INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    Pengembangan Buku Berjendela Pengenalan Karier Sebagai Media Bimbingan Kelompok Di Sekolah Dasar

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan kepada peserta didik mengenai pengenalan karier terkait ragam profesi atau jenis – jenis pekerjaan yang dapat berguna bagi masa depan mereka salah satunya dengan media buku berjendela. Rata – rata pengetahuan peserta didik mencapai 58.33 % artinya pengetahuan rata – rata rendah akan ragam pekerjaan atau jenis – jenis pekerjaan. Pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh atau total. Sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas 4 yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian berbasis desain (design-based research). Pengumpulan data menggunakan instrumen rancangan pengetahuan ragam pekerjaan di Sekolah Dasar (SD), angket, dan wawancara. Penelitian ini sampai tahap evaluasi uji ahli materi dan media.  Hasil uji ahli materi mendapatkan skor dengan persentase 75 % (layak) dan uji ahli media mendapatkan skor dengan persentase 81,81% (sangat layak). Dapat disimpulkan bahwa buku ini sangat baik digunakan dalam proses layanan Bimbingan dan Konseling (BK) khususnya layanan bimbingan kelompok untuk pengenalan karier di Sekolah Dasar (SD) Sekolah Alam Matoa namun masih perlu diperbaiki terkait dengan perlunya mencantumkan pekerjaan pada masa revolusi industri atau pemanfaatan bisnis digital dan gambaran penghasilan dari sebuah profesi/ pekerjaan.  Peneliti selanjutnya diharapkan untuk mneruskan penelitian sampai tahap tahap refleksi dengan uji coba terhadap peserta didi

    Hubungan antara Self-Care dan Professional Quality of Life Pada Guru Bimbingan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-care dan professional quality of life (ProQOL) pada Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di DKI Jakarta. Populasi penelitian merupakan Guru BK pada jenjang SMP, SMA, dan SMK. Sampel penelitian berjumlah 185 Guru BK yang diperoleh dengan menggunakkan teknik accidental sampling. Penelitian menggunakkan metode korelasional dengan alat ukur berupa skala kuisioner professional quality of life scale dan professional self-care scale. Pada variabel self-care, 91% Guru BK memiliki tingkat self-care tinggi. Pada variabel ProQOL, diperoleh kategori sedang pada compassion satisfaction (CS), serta kategori rendah pada burnout (BO) dan secondary traumatic stress (STS). Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif signifikan antara self-care dan CS, sedangkan terdapat hubungan negatif signifikan antara self-care dan BO, tetapi tidak terdapat hubungan signifikan antara self-care dan STS. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self-care dan professional quality of life, melainkan hanya terdapat hubungan antara self-care dengan CS dan BO pada guru BK di DKI Jakart

    PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN KONSELING SINEMA BERKELOMPOK UNTUK MENANGANI REMAJA YANG MENGALAMI TINDAKAN KEKERASAN EMOSIONAL DALAM PENGASUHAN

    Full text link
    Metode penelitian berbasis desain penelitian pendidikan  digunakan dalam pengembangan panduan konseling sinema berkelompok untuk menangani isu kekerasan emosional pada remaja dalam pengasuhan. Tahapan dari metode penelitian ini terdiri atas analisis dan ekplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian instrumen pada siswa usia 12 -15 tahun dan melibatkan proses wawancara dengan guru BK serta  siswa yang memperoleh skor tertinggi di SMP Negeri 40 Jakarta.  Hasil penyebaran instrumen terhadap 200 responden, menunjukkan hasil sebanyak 169 remaja mengalami paparan tindakan kekerasan emosional kategori sedang dengan presentase sebesar 84,5% dan  sebanyak 31 remaja berada kategori tinggi dengan presentase 15,5 %. Pengujian panduan (alpha testing) dengan ahli media memperoleh presentase sebesar 91% dengan kriteria sangat layak. Pengujian ahli materi memperoleh presentase sebesar 91,3 dengan perolehan kriteria sangat layak.  Pengujian keefektifan atau keterbacaan (uji pilot) panduan terhadap dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama negeri memperoleh presentase sebesar 83% dan 97% dengan kriteria sangat layak . Selanjutnya, pengujian keterbacaan (pilot testing) terhadap  dua guru BK tingkat Sekolah Menengah Pertama  swasta, memperoleh penilaian berturut –turut sebesar, 96,3% dan 99,4% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan rangkaian pengujian tersebut, panduan mengenai  konseling sinema berkelompok untuk menangani remaja yang mengalami tindakan kekerasan emosional, dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media bagi guru BK.   Kata Kunci: konseling sinema, panduan konseling,kekerasan emosional, konseling kelompok. The educational design-based research was implemented as a research method to develop a guidebook about group cinema counseling to deal with the issue of emotional violence that affected adolescents in parenting. The stages of this research method consist of analysis and exploration, design and construction, and evaluation and reflection. The data collection method carried off by giving the instruments of child abuse scale to students on age level 12-15 years and an interview process with the school counselor and students that received the highest score based on the child abuse scale at SMP Negeri 40 Jakarta. The results of the distribution of the instrument to 200 respondents showed that 169 adolescents experienced exposure to acts of emotional violence in the moderate category with a percentage of 84.5%. Thus, 31 adolescents were in the high categories with a number percentage of  15.5%. The Alpha testing of this guidebook using media expert appraisals,  obtain a score of 91% and accomplish very feasible as the criteria. Thus, the material expert appraisals on the guidebook have obtained a percentage of 91.3% and declared it as very viable. Testing the guidebook based on the effectiveness of readability (pilot test) for two school counselors at the state junior high school level obtained a percentage of 83% and 97% with very decent as the criteria, respectively. Furthermore, the readability test (pilot test) on two school counselors in private junior high schools obtained an appraisal of 96.3% and 99.4%, respectively, with very decent criteria. Based on the series of tests, the guidebook on group cinema counseling to deal with adolescents who have experienced acts of emotional violence in parenting was declared very suitable to be implemented as a medium for school counselors.   &nbsp

    Layanan Konseling Krisis: Mengatasi Masalah Traumatik Siswa Yang Menjadi Korban Bullying

    Full text link
    Kasus bullying tidak dapat dianggap sebagai permasalahan yang sepele. Masih banyak kasus bullying yang terjadi pada siswa di Indonesia. Kejadian-kejadian bullying tersebut dapat menimbulkan kondisi krisis pada siswa. Adanya layanan bimbingan dan konseling di sekolah dapat memudahkan siswa untuk mengatasi atau melewati kondisi krisis tersebut. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengkaji layanan konseling krisis untuk membantu siswa yang menjadi korban bullying. Metode yang digunakan yaitu berupa kajian literatur. Dimana penulis mengkaji data-data yang ditemukan dari karya penulis lain. Konseling krisis merupakan sebuah pendekatan dalam memberikan bantuan oleh seorang profesional terhadap individu yang mengalami kondisi krisis dalam dirinya. Terdapat berbagai variasi pendekatan dapat digunakan dalam pelaksanaan konseling krisis dapat misalnya  pendekatan realita, pendekatan perilaku (behavioral), pendekatan SFBC, pendekatan person centered, pendekatan kognitif, dan sebagainya. Konseling krisis juga memiliki beberapa tahapan yaitu tahap awal, tahap transisi, tahap kerja, dan tahap terminasi. Penerapan konseling krisis tersebut sangat bermanfaat bagi siswa, dimana siswa berhasil melewati kondisi krisisnya sehingga tidak menimbulkan trauma yang mendalam.      Kata Kunci: Konseling Krisis, Siswa, Bullying, Traumati

    Konstruksi Karier pada Biseksual: Studi Kasus

    No full text
    Penelitian ini melaporkan efektivitas konseling konstruksi karier dengan seorang biseksual. Klien dipilih secara purposive, dengan kriteria seleksi seorang wanita biseksual muda dewasa yang sedang mencari pekerjaan dan cakap dalam bercerita. Intervensi melibatkan administrasi wawancara Career Construction Interview (CCI) untuk pembentukan potret kehidupan melalui narasi yang diceritakan klien. Desain penelitian berupa kualitatif paradigma interpretatif. CCI diberikan untuk mengumpulkan data kualitatif dibantu dengan strategi delapan langkah Savickas untuk melengkapi data. Penelitian memiliki banyak kekurangan, sehingga pembentukan potret kehidupan tidak dilakukan secara maksimal sebab data yang diperoleh tidak mencukupi. Namun, setelah intervensi klien menunjukkan pemahaman baru tentang dirinya yang sangat dipengaruhi oleh emosi sang Ibu, sehingga proses konseling berhasil membuat klien membentuk rencana langkah-langkah perbaikan

    Buku Bantuan Diri Dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif Untuk Meningkatkan Harga Diri Remaja Putus Cinta di DKI Jakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku bantuan diri untuk meningkatkan harga diri menggunakan teknik restrukturisasi kognitif pada remaja yang mengalami putus cinta di DKI Jakarta. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik convenience sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian berbasis desain (Design-Based Research) yang terdiri dari tahap analisis masalah dan eksplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kepada remaja putus cinta. Berdasarkan hasil uji ahli media mendapatkan skor 85% (sangat layak) dan uji ahli materi mendapatkan skor 78.4% (layak). Buku bantuan diri untuk meningkatkan harga diri terbagi menjadi 5 bagian yang terdiri dari mengukur tingkat harga diri, mengenal harga diri, mengamati pengalaman awal kehidupan, putus cinta sebagai peristiwa menyakitkan, dan membangun harga diri melalui tahapan restrukturisasi kognitif. Dapat disimpulkan bahwa buku bantuan diri dianggap layak namun masih perlu diperbaiki terkait penggunaan bahasa agar sesuai dengan target penelitian yaitu remaja. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan uji coba pilot untuk menilai efektivitas buku bantuan diri

    Gambaran Tingkat Mindful Self-Care Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang Sedang Menyusun Skripsi

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gambaran tingkat mindful self-care (perawatan diri penuh perhatian) pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang sedang menyusun skripsi, mengingat masa penyusunan skripsi adalah masa dengan dengan kerentanan akan kesehatan fisik, mental, dan emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek berjumlah 392 mahasiswa yang mengambil mata kuliah skripsi. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling, dengan alat pengumpul data Mindful Self-Care Scale (MSCS). Hasil uji validitas menunjukkan terdapat 4 pernyataan yang tidak valid, namun tetap digunakan dengan kalimat yang telah diformulasikan kembali. Hasil uji reliabilitas menunjukkan instrumen MSCS reliabel dengan skor Cronbach’s Alpha 0.909. Hasil penelitian menunjukkan tingkat mindful self-care mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang sedang menyusun skripsi berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 3.8 dari 5, yang berarti rata-rata responden melakukan mindful self-care kurang lebih 3-4 hari dalam satu minggu. Aspek yang memiliki skor rata-rata paling tinggi adalah Mindful Awareness, yaitu mahasiswa menyadari dan menerima mengenai pikiran dan perasaannya; dan melibatkan pikiran dan perasaannya sebelum bertindak, dan paling rendah adalah Physical Care, yaitu mahasiswa tidak berolahraga setidaknya 30 - 60 menit perhari; tidak melakukan olahraga yang terjadwal; memilih kegiatan yang lebih santai dibanding berolahraga; dan tidak menjadwalkan olahraga setiap hari. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki memiliki skor rata-rata yang sedikit lebih tinggi yaitu sebesar 3.84, sementara perempuan memiliki skor rata-rata sebesar 3.78. Dari 8 fakultas yang dilibatkan dalam penelitian, Fakultas Ilmu Keolahragaan mendapat skor tertinggi, sementara Fakultas Ilmu Pendidikan mendapat skor terendah. Penjelasan dapat dibaca lebih jauh dalam pembahasan hasil penelitian

    Gambaran Self-Acceptance (Penerimaan Diri) Pada Remaja yang Tinggal Bersama Orang Tua Tunggal Ibu: Sebuah Penelitian Kualitatif

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang penerimaan diri pada remaja yang tinggal dengan orang tua tunggal ibu. Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Informan utama dalam penelitian ini adalah 1 orang remaja akhir yang hidup dalam pengasuhan orangtua tunggal. eknik sampel yang digunakan adalah teknik purposif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam atau indepth interview. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara yang dikembangkan berdasar pada teori penerimaan diri Arthur Thomas Jersild (1978). Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan melakukan triangulasi sumber, dengan melibatkan Ibu dan juga sahabat dari informan utama, triangulasi teori, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki penerimaan diri yang baik. Penerimaan diri yang baik karena adanya dukungan, motivasi, pola pengasuhan tunggal yang baik serta peran keluarga yang harmonis sehingga mempengaruhi penerimaan diri informan

    Pengembangan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Board Game untuk Siswa yang Mengalami Kekerasan Emosional

    Full text link
    Penelitian jenis pengembangan dengan menggunakan metode Design By Research ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa papan permainan dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) pada isu kekerasan emosional untuk peserta didik tingkat SMP. Pengumpulan data menggunakan adaptasi Emotional Abuse Questionnare (EAQ), pedoman wawancara, instrumen uji ahli materi, instrumen uji media, dan instrumen uji pengguna. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas analisis, statistik deskriptif (kategorisasi dan presentase). Tinjauan lapangan berupa penyebaran angket didapatkan total 310 siswa, wawancara siswa, dan guru bimbingan dan konseling. Hasil dari penelitian ini berupa CBT board game dengan mengakomodir life events, early learning & inhiretence biological, automatic thought, core belief & cognitive distortions & automatic thought, serta reactions (pemikiran, emosional dan perilaku), dan juga dispute, pemikiran baru, planning, dan homework dari konsep CBT dengan fokus isu kekerasan emosional. Hasil uji ahli materi mendapatkan nilai sangat layak. Kemudian hasil uji ahli media 1 mendapatkan nilai layak. Sedangkan uji ahli media 2 mendapatkan nilai sangat layak. Kemudian, hasil refleksi dengan uji pengguna ke salah satu guru BK mendapatkan nilai sangat layak. Maka dapat disimpulkan CBT board game layak untuk digunakan untuk konseling seting sekolah. Meskipun sudah dinyatakan layak, peneliti berharap CBT board game dilakukan uji coba secara komprehensif dan skala besar agar tingkat efektifitas dan kegunaannya optimal

    Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Media Cynema Theraphy Untuk Meningkatkan Self Efficacy Siswa: indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media cynema theraphy dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan self efficacy pada siswa. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian One Group Pre-Test Post-Test Design. Penelitian ini terdiri dari variabel terikat yaitu self efficacy dan variabel bebas yaitu adalah layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan media cynema theraphy. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA dan SMK di RT 3 dan 4 di Desa Kepuh Kiriman, dari populasi itu diambil sampel penelitian 5 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat peningkatan rata-rata skor self efficacy siswa di Desa Kepuh Kiriman dari nilai rata-rata pre-test 36,2 dalam kategori rendah dan skor rata-rata setelah siswa diberikan treatment, rata-rata hasil post-test 66 dalam kategori tinggi. Sehingga, membuktikan bahwa adanya pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media cynema theraphy dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan self efficacy siswa

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇