INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    Pengembangan Media Narco Card Dengan Metode Make A Match Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Narkotika Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas

    Full text link
    Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja tahun 2018 semakin meningkat sebesar 24 hingga 28 persen. Penyalahgunaan narkotika pada remaja penting sekali untuk diperhatikan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memberikan layanan preventif di sekolah. Metode make-a-match (mencari pasangan) merupakan salah satu metode pembelajaran yang menggunakan kartu sebagai media. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media kartu yang dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa sekolah menengah atas tentang bahaya penyalahgunaan narkotika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode Research and Development dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, Evaluation) yang dibatasi sampai tahap pengembangan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi, guru BK, dan peserta didik. Hasil penilaian ahli media mencapai 85% dan ahli materi 72%. Kemudian, hasil uji pengguna pada guru BK mencapai 82%, uji coba pengguna pada peserta didik 89%, dan hasil uji kinerja peserta didik mencapai 89%. Hasil keseluruhan dari pengembangan media Narco Card sebagai media untuk pemberian informasi narkotika dikategorikan sangat layak

    Dampak Pernikahan Dini (Studi Kasus pada Tiga Orang yang Mengalami Pernikahan Dini di Kecamatan Cikande)

    Full text link
    Penelitian ini berangkat dari marakanya pernikahan dini di Indonesia, terkhusus di Kecamatan Cikande. Pernikahan dini hari terus berlanjut, hal ini tentu menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi kita semua. Yang menikah pada usia ini merupakan remaja, di mana fase ini merupakan penentu untuk kehidupan dewasa. Penelitian ini membahas mengenai dampak dari pernikahan dini dan faktor pemicu apa saja yang mendorong pernikahan dini di Kecamatan Cikande. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif kasus, dimana penelitian ini akan mencoba menggambarkan tiga kasus pernikahan dini di Cikande. Data-data penelitian yang didapat melalui wawacara, observasi, dan dokumentasi, hal ini dilakukan untuk memberikan penjelasan utuh atas pertanyaan penelitian ini. Untuk menggambarkan hal tersebut, penelitian ini menggunakan teori fase perkembangan remaja Hurlock, di mana dengan teori ini akan membantu menggambarkan perkembangan remaja, kemudian dapat menjabarkan dampak dan faktor pemicu dari pernikahan dini di Cikande: putus sekolah di tingkat menengah atas (SMA), lalu faktor pemicu dari pernikahan ini adalah kurangnya pengetahuan mengenai pernikahan dini, yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja. yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja. yang dapat memberikan efek domino pada setiap hal kehidupan remaja. Untuk itu, bagian edukasi ini peneliti menilai bahwa studi Bimbingan dan Konseling dapat berperan dalam ruang publik atau kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam kelas saja.&nbsp

    Pengembangan Website Mindful Self-Compassion bagi Remaja yang Mengalami Tekanan Putus Cinta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website Mindful Self-Compassion bagi remaja remaja yang mengalami tekanan putus cinta dengan nama “Free Me”. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel remaja di wilayah DKI Jakarta dan berusia 15 – 21 tahun. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Breakup Distress Scale dan instrumen kebutuhan media website. Penelitian ini telah menghasilkan website Free Me yang memiliki enam menu, yaitu: 1) Beranda, 2) Asesmen, 3) Wawasan, 4) Pelatihan Mindful Self-Compassion,  5) Tentang Pengembang, dan 6) Kontak Kami. Hasil uji ahli media website memperoleh kategori “Sangat Layak”, hasil uji ahli materi memperoleh kategori “Layak”, dan hasil uji pengguna memperoleh kategori “Sangat Layak”. Hasil ini menunjukkan bahwa Free Me dapat digunakan sebagai website bantuan diri bagi remaja yang mengalami tekanan putus cinta. Berdasarkan hal tersebut, remaja yang mengalami putus cinta diharapkan untuk mengakses Free Me untuk mengetahui seberapa besar tekanan putus cinta yang dialami, dan selanjutnya remaja mampu menjadi teman bagi dirinya sendiri ketika mengalami tekanan akibat putus cinta yang tinggi

    PANDEMIC COVID 19 APAKAH NOMOPHOBIA MENINGKAT? BAGAIMANA IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN KONSELING

    Full text link
    Pandemic covid 19 membuat mahasiswa lebih banyak menghabiskan harinya dengan handphone. pembelajaran jarak jauh dijadikan alasan untuk lebih banyak menggunakan handphone. tanpa disadari kondisi ini membuat mereka banyak mengalami nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tingkat nomophobia mahasiswa dimasa pandemic, serta bagaimana implikasi bimbingan konseling terhadap masalah nomophobia. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin dengan sampel sebanyak 368 mahasiswa yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan dengan nomophobia questioner (NPM-Q) versi Indonesia. dengan alfa cronbach 0.93. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 135 mahasiswa memiliki tingkat nomophobia pada kategori tinggi atau sebesar 36.7% dan sebanyak 88 mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi atau sebesar 29.3%. Sebanyak 111 mahasiswa kategori sedang dan 34 mahasiswa berada pada kategori rendah atau sebesar 30.2% dan 9.2%. Implikasinya dalam bimbingan konseling, para penderita nomophobia dapat diberikan bimbingan untuk membantu mereka agar bisa lepas dari ketakutan dan kecanduan akan handphone melalui layanan dalam bimbingan konseling. &nbsp

    Gambaran Dimensi Body Image Siswi Terhadap Pengembangan Self-Help Book Dengan Body Image Cognitive Behavioral Therapy

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dimensi body image pada siswi di salah satu sekolah SMK Negeri Jakarta dan kebutuhan untuk meningkatkan dimensi body image dengan self-help book. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sebanyak 141 peserta didik. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire – Appearance Scales (MBSRQ-AS) dan studi kebutuhan self-help book mengenai dimensi body image. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran dimensi body image pada siswi berada pada kategori positif 8,9%, netral 9,2% dan negatif 9,9% . Hal tersebut dimensi body image siswi dalam kategori negatif, sebagian besar siswi belum memiliki pengetahuan mengenai materi dimensi body image, semua siswi pada studi kebutuhan mengenai self-help book terdapat hasil 71,3% dari 141 siswi belum pernah membaca self-help book, dan 79,7% yaitu 114 siswi yang tertarik untuk mengetahui lebih jauh dan membaca self-help book ini. Oleh karena itu, pengembangan self-help book sangat penting untuk membantu siswi dalam meningkatkan dimensi body image

    Resiliensi Remaja dan Implikasinya Terhadap Kebutuhan Pengembangan Buku Bantuan Diri

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliensi pada remaja di salah satu sekolah unggulan dan kebutuhan untuk mengembangkan resiliensi dengan buku bantuan diri. Sampel penelitian ini menggunakan teknik insidental sampling dengan jumlah sebanyak 106 remaja. Alat ukur yang digunakan adalah Child Youth Resilience Measure-Revised (CYRM-R) dan studi kebutuhan buku bantuan diri mengenai resiliensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya remaja memiliki tingkat resiliensi sedang dengan skor 67,2. Remaja yang memiliki resiliensi luar biasa sebanyak 3,74% (4 orang), resiliensi tinggi sebanyak 25,23% (27 orang), resiliensi sedang sebanyak 46,73% (50 orang), dan resiliensi rendah sebanyak 23,36% (25 orang). Tingkat resiliensi pada remaja laki-laki lebih tinggi dengan rerata 67,6 dibanding remaja perempuan dengan rerata 66,86. Rerata aspek personal resilience sebesar 39,93 lebih tinggi dibanding rerata aspek caregiver resilience sebesar 27,26. Meskipun tingkat resiliensi yang dimiliki remaja rata-rata pada kategori sedang, mereka tidak pernah mendapatkan materi pengembangan resiliensi dalam layanan bimbingan konseling di sekolah. Sebanyak 80% remaja tertarik untuk menggunakan media buku bantuan diri dalam layanan BK. Oleh karena itu, pengembangan buku bantuan diri sangat penting untuk membantu remaja dalam mengembangkan kemampuan resiliensi yang mereka miliki. Buku bantuan diri mengenai resiliensi berjudul “Terus Melangkah: Tak Perlu Takut Ketika Hidup Menjadi Sedikit Sulit” dengan materi dan lembar kerja yang tersedia untuk mengembangkan resiliensi mendapatkan hasil uji validasi dengan ahli media dengan skor 84,5% (sangat layak) dan hasil uji validasi dengan ahli materi dengan skor 80,3% (layak). Sehingga rata-rata kelayakan buku bantuan diri mengenai resiliensi yaitu 82,4% (sangat layak)

    Hubungan antara Resiliensi dan Dukungan Sosial dengan Stress Akademik Mahasiswa Baru di Jakarta pada Masa Pandemi Covid-19

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial dengan stress akademik mahasiswa baru di Jakarta pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi. Sampel penelitian berjumlah 470 mahasiswa baru di Universitas Negeri Jakarta yang ditentukan dengan teknik insidental. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MPSS), dan Student Stress Inventory (SSI). Data dianalisis menggunakan uji korelasi berganda. Penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara resilliensi dan dukungan sosial dengan stress akademik pada mahasiswa baru UNJ dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar -0.309 serta didapatkan nilai Sig. F Change sejumlah 0,000 < 0,05 yang berarti berkorelasi dan signifikan. Artinya, resiliensi dan dukungan sosial terbukti sebagai faktor yang mempengaruhi stress akademik. Hasil penelitian dapat memberikan informasi mengenai kondisi psikologis terkait resiliensi, dukungan sosial, serta stress akademik pada mahasiswa baru dan dijadikan sebagai bahan acuan untuk memberikan layanan psikologis bagi mahasiswa baru UNJ

    Mereduksi Tingkat Stres Ketua Ekstrakurikuler Dengan Mindfulness-Based Stress Reduction

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) mampu untuk mereduksi tingkat stress yang dialami ketua ekstrakurikuler salah satu MA Negeri di Kota Serang. Populasi yang digunakan sebanyak 19 siswa ketua ekstrakurikuler dan sampel diambil sebanyak 1 siswa ketua ekstrakurikuler yang memiliki tingkat stress sangat tinggi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Pengumpulan data menggunakan instrument stres Perceived Stress Scale (PSS) dengan jumlah butir 7 pernyataan valid dan nilai reliabilitas 0,779. Hasil analisis data menggunakan dua metode yakni analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi, diperoleh tingkat stres dengan skor 23 kategori sangat berat turun menjadi skor 6 kategori normal. Hasil penelitian terjadi penurunan tingkat stres ketua ekstrakurikuler PMR sebesar 74%. Kesimpulan adanya pengaruh teknik mindfulness-based reduction efektif menurunkan tingkat stres ketua ekstrakurikuler PMR di salah satu MA Negeri di Kota Serang. Penelitian dapat dilakukan lebih lanjut untuk mendukung terlaksananya program BK di sekolah

    Pengembangan Self Help Book untuk Mengatasi Kesepian pada Remaja dengan Teknik Menulis Cerita

    Full text link
    This study aims to produce an instructional book about to overcome loneliness by story writing aimed at class VIII in junior high schools in Tangerang. The research method used is the Design By Research (DBR) method which consists of four stages of the model, analysis-exploration, design-construction, analysis-reflection, implementation. Formative evaluation had be done by a validation evaluation 88% (very feasible), validity of the material experts is 78% (adequate), validity of guidance counseling teacher is 100% (very feasible) and the students are 90% (very feasible). The result of the research is a book that contains the stages of story writing using story theory from the perspective of narrative therapy

    Hubungan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Pertama

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Cibadak. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 165 siswa kelas IX. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan tiga instrumen penelitian, yaitu instrumen Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang merupakan hasil adaptasi dari Ramadanti (2021), sedangkan instrumen General Self-Efficacy Scale (GSES) dan instrumen Procrastination Assessment Scale-Student (PASS) diadaptasi oleh peneliti. Hasil uji validitas menunjukkan semua butir valid. Uji reliabilitas pada GSES sebesar 0.720, MSPSS sebesar 0.864 dan pada PASS sebesar 0,902. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan prokrastinasi akademik, hal ini menjelaskan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial tidak terbukti sebagai faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇