INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA KELAS IX SMP PGRI TAMBUN SELATAN MELANJUTKAN STUDI KE SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa SMP PGRI Tambun Selatan yang melanjutkan studi ke sekolah menengah kejuruan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP PGRI Tambun Selatan yang memiliki minat melanjutkan studi ke SMK sebanyak 165 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dari semua anggota populasi yaitu sebanyak 165 siswa. Uji coba instrumen berisikan 48 butir pernyataan yang diberikan kepada 46 responden. Hasil perhitungan uji validitas diperoleh 33 butir pernyataan yang valid dan 15 butir pernyataan yang drop. Uji reliabilitas terhadap butir pernyataan yang valid memperoleh hasil sebesar 0,858. Angka tersebut menunjukan bahwa instrumen yang digunakan mempunyai reliabilitas yang sangat tinggi. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif presentase untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa kelas IX SMP PGRI Tambun Selatan melanjutkan studi ke SMK. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi minat melanjutkan studi ke SMK adalah faktor dorongan dari dalam (The Factor of Inner Urges) sebesar 26.52%, faktor motif sosial (The Factor of Social Motive) sebesar 37.96%, dan faktor emosional (Emosional Factors) dengan persentase sebesar 35.53%. Kesimpulan penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP PGRI Tambun Selatan yang minat melanjutan studi ke sekolah menengah kejuruan didominasi oleh faktor motif sosial (The Factor of Social Motive). Implikasi dari hasil penelitian ini adalah Guru BK memaksimalkan peranan dengan melakukan strategi penyelenggaraan pela-yanan bimbingan karir dan memaksimalkan kompetensi siswa sesuai dengan minat yang dimilikinya. Kata kunci : Faktor-faktor yang mempengaruhi minat, Siswa SM

    KONDISI EMOSI PELAKU BULLYING: (Studi Kasus Pada Siswa Kelas VIII di SMP DIPONEGORO 1 Jakarta)

    Get PDF
    Abstrak Tujuan untuk memperoleh informasi lebih mendalam dan data empiris mengenai kondisi emosi siswa pelaku bullying di SMP DIPONEGORO 1 Jakarta. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP DIPONEGORO 1 Jakarta dengan tiga subjek, yaitu R, F dan D. Subjek dipilih berdasarkan angket perilaku bullying yang diberikan kepada seluruh siswa kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui studi kasus, adapun penyajian data berupa narasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian keseluruhan menunjukkan emosi yang dialami pelaku bullying mempengaruhi mereka dalam melakukan bullying. Subjek R, F, dan D mengalami emosi marah, tidak sabar dan benci saat sebelum melakukan bullying. Setelah melakukan bullying, mereka merasa senang dan puas karena dapat melakukan perlawanan terhadap tekanan yang mereka terima. Di sisi lain, mereka mengalami emosi sedih dan tertekan setelah melakukan bullying. Setelah melakukan bullying, pelaku merasa bersalah atau menyesal. Hasil penelitian ini menunjukkan kurangnya kemampuan pelaku dalam mengontrol emosi menjadi penyebab pelaku melakukan bullying. Perlunya penanganan konseling dengan teknik yang tepat untuk mengatasi emosi pelaku bullying seperti teknik relaksasi. Kata kunci : kondisi emosi, pelaku bullying

    HUBUNGAN ASPIRASI EDUKASI ORANG TUA DENGAN PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER SISWA DI SMA 36 JAKARTA

    Get PDF
    Berdasarkan hasil pengolahan data antara variabel dihasilkan korelasi sebesar 0,601 dengan demikian ada hubungan positif kuat antar variabel, artinya bila variabel aspirasi edukasi orang tua meningkat atau ditingkatkan maka akan diikuti penguatan variabel pengambilan keputusan karier siswa.Nilai persamana regresi Ŷ=50,719+0,514X menujukan bahwa nilai murni atas variabel Proses pengambilan keputusan karier Siswa SMA Negeri 36 Jakarta Timur sebesar 50.719 sedangkan kontribusi variabel aspriasi edukasi orang tua sebesar 0,514 hasil uji hipotesis terlihat t hitung 6,425>t tabel 1,980 maka (Ha) diterima dengan Ï=0,000<α=0,05 dengan demikian variable aspriasi edukasi orang tua (X) dinyatakan signifikan terhadap Proses Pengambilan Keputusan Karier (Y), sehingga hipotesis penelitian diterima, artinya variable Aspriasi Edukasi Orang Tua dapat dijadikan tolok ukur terhadap Proses Pengambilan Keputusan Karier

    PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN METODE BERMAIN TERHADAP PERILAKU RENDAH HATI SISWA KELAS II: (Studi Eksperimen SD Negeri Pulogebang 25 Pagi Jakarta Timur)

    Get PDF
    Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data empiris tentang pengaruh bimbingan kelompok dengan metode bermain ular tangga terhadap peningkatan rendah hati siswa kelas 2 SDN Pulogebang 25 Pagi. Metode yang digunakan adalah true experimen dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan probability sampling dengan teknik pengambilan simple random sampling. Pengujian perhitungan validitas instrumen diolah menggunakan Microsoft Excel dengan rumus Product Moment. Hasil perhitungan validitas menyatakan 21 butir item valid dan 9 butir item tidak valid, sedangkan reliabilitas intrumen dihitung menggunakan rumus Alpha menunjukkan 0.826 yang berarti instrumen termasuk dalam kategori reliabilitas yang tinggi. Teknik analisis data untuk hipotesis menggunakan Mann Whitney U-Test. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan bantuan program SPSS 17.0 for windows yang menunjukan bahwa nilai Asymp. sig sebesar 0,001, yang berarti lebih kecil dari nilai signifikansi α 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Skor rata-rata peningkatan rendah hati siswa kelompok eksperimen berupa bimbingan kelompok dengan metode bermain ular tangga lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata rendah hati siswa yang tidak mendapatkan perlakuan berupa bimbingan kelompok dengan metode bermain ular tangga. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini, bimbingan kelompok dengan metode bermain ular tangga dapat meningkatkan rendah hati siswa kelas II SDN Pulogebang 25 Pagi. Kata Kunci : rendah hati, bimbingan kelompok, metode bermain, ular tangg

    PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER TOLERANSI (Studi Pre-Experiment Pada Siswa Kelas VII SMP Labschool Jakarta)

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling terhadap peningkatan karakter toleransi siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November – Desember 2013. Penelitian ini menggunakan metode pre-experiment dengan desain one group time pre test-post test design, yaitu tanpa menggunakan kelompok pembanding. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Labschool Jakarta, yang berjumlah 240 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana jumlah subjek penelitian yang terpilih adalah 11 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test yang dilakukan dengan menggunakan Statistic Product and Service Solution 16.0 for Windows, diperoleh nilai Asymp.Sig = 0.003 < nilai signifikansi α = 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terjadi peningkatan karakter toleransi yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih untuk diterapkan dan terus dikembangkan dalam rangka meningkatkan karakter toleransi siswa. Semakin tinggi penguatan dan motivasi yang diberikan, maka dimungkinkan semakin baik siswa dengan karakter toleransi rendah dapat meningkat karakter toleransinya. Kerjasama dengan orangtua serta penanaman nilai karakter toleransi pada setiap mata pelajaran merupakan faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan karakter toleransi. Kata Kunci : bimbingan kelompok, teknik modeling, karakter tolerans

    PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN ADLERIAN TERHADAP PENGENDALIAN DIRI SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI JATINEGARA 10 PAGI JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Adlerian terhadap pengendalian diri siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Jatinegara 10 Pagi pada bulan Oktober sampai denga November 2014. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan bentuk Pretest – Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 16 orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan penggunaan pendekatan Adlerian dilakukan dalam bentuk konseling kelompok. Pengukuran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan instrumen pengendalian diri berdasarkan teori dari Thomas Lickona. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas yang telah dilakukan, instrumen ini memiliki 32 item pernyataan yang valid dan memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,915, yang berarti instrumen tersebut layak digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis pada penelitian ini adalah Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh hasil nilai Asymp. Sig = 0.010. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikansi α = 0.05 atau dengan tingkat kesalahan sebesar 5%, maka Nilai Asymp. Sig = 0.010 < nilai signifikansi α = 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan Adlerian berpengaruh secara positif terhadap pengendalian diri siswa kelas VI SDN Jatinegara 10 Pagi

    PERBANDINGAN SELF-REGULATED LEARNING PADA MAHASISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI JURUSAN BIMBINGAN KONSELING PADA SEMESTER 100 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Get PDF
    Perguruan tinggi dapat menjadi waktu penemuan intelektual dan perkembangan diri, khususnya dalam ketrampilan verbal dan kuantitatif, berpikir kritis, dan pemikiran moral. Mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dalam belajar. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk melihat Perbandingan Tingkat Self-Regulated Learning Pada Mahasiswa Laki-Laki Dan Perempuan Di Jurusan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan di jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang aktif pada semester 100 tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 309 orang, sedangkan pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan sampel kuota dengan 80 responden, masing- masing 40 untuk tiap jenis kelamin. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan teknik analisis Uji Mann-Whitney U-Test.yang dilakukan dengan aplikasi Statistic Product and Service Solution (SPSS) versi 16.0, diperoleh data Self-Regulated Learning mahasiswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan Self-Regulated Learning mahasiswa laki-laki (245.30 < 261.02) dilihat dari Mean. Berdasarkan Levene’s test untuk uji homogenitas(perbedaan varians). Tampak bahwa F=4,304 (p=0,041). Karena nilai t (- 2,081) lebih rendah dibandingkan taraf signifikansi (0,05), maka dapat dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan antara skor Self-Regulated Learning pria dan wanita. Dengan kata lain data Self-Regulated Learning antara mahasiswa laki-laki dan perempuan tidak homogen

    PENGEMBANGAN BUKU TEKS BIDANG BIMBINGAN SOSIAL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENGATASI MASALAH KONFLIK INTERPERSONAL

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk pembelajaran berbentuk buku teks yang dapat digunakan sebagai penunjang guru Bimbingan dan Konseling dalam memberikan bimbingan kepada siswa dalam menangani konflik interpersonal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) /R&D yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Pengembangan buku teks dapat dijadikan sebagai pedoman guru Bimbingan dan Konseling dalam memberikan layanan bidang bimbingan sosial baik secara klasikal maupun kelompok terhadap masalah konflik interpersonal. Buku teks dibuat karena metode yang digunakan guru Bimbingan dan Konseling dalam penanganan konflik siswa, masih dilakukan secara otodidak, berdasarkan pengalaman, membaca dari berbagai sumber media, karena belum memiliki buku panduan secara khusus. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah penelitian pengembangan produk, untuk menghasilkan media pembelajaran bagi guru Bimbingan dan Konseling, sebagai upaya meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi konflik interpersonal bagi siswa SMP

    PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING TEKNIK TWO STAY TWO STRAY DAN MEDIA KOMIK TERHADAP PEMAHAMAN KESEHATAN REPRODUKSI (Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas VIII SMP 9 Tambun Selatan)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metodecooperative learning teknik two stay two stray dan media komik terhadap pemahaman kesehatan reproduksi peserta didik Kelas VIII di SMPN 9 Tambun Selatan.Metodepenelitian yang digunakan adalah metodekuasi eksperimen, dengan desainNonequivalent Control Group Design pretest. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes pemahaman berbentuk multiple choice dengan angka realibilitas0,87.Berdasarkan pengukuran normalitas dan homogenitas didapatkan bahwa semua data normal dan homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-testmenunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu terdapat pengaruh penggunaan metode Cooperative Learningteknik Two Stay Two Stray dan media komik terhadap pemahaman kesehatan reproduksi

    GAYA KEPEMIMPINAN PEREMPUAN (Studi Pada Ketua OSIS diSMA Se-Jakarta Timur)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan perempuan (studi pada ketua OSIS di SMA se-Jakarta Timur). Penelitian ini menggunakan metode survei. Subyek dalam penelitian ini adalah ketua OSIS perempuan di SMA wilayah Jakarta Timur sebanyak 32 orang di 123 SMA yang terdapat di wilayah Jakarta Timur dari 40 SMA Negeri dan 83 SMA Swasta . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen gaya kepemimpinan yang dibuat berdasarkan teori dari Ronald Lippit and Ralp K. White yang menyatakan bahwa ada 3 gaya kepemimpinan yaitu otoriter, demokratis, laissez faire. Telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Menghasilkan 56 butir pernyataan yang valid dan 38 butir pernyataan yang tidak valid dari 94 keseluruhan butir pernyataan, agar instrumen lebih proposional maka setiap indikator hanya terdiri 2 butir pernyataan yang valid sehingga didapat 66 butir pernyataan sedangkan reliabilitasnya sebesar 0,9501 yang berarti tinggi.Hasil Penelitian diketahui bahwa ketua OSIS yang menggunakan gaya kepemimpinan otoriter sebesar 31% yang artinya gaya kepemimpinan yang mempunyai kekuasaan pada seorang pemimpin. Kepemimpinan demokratis adalah pemimpin yang mempunyai kekuasaan secara bersama (ketua dan pengurus) sebesar 59%. Sedangkan gaya kepemimpinan laissez faire 10% yang artinya kepemimpinan laissez faire pada kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan namun lebih banyak diserahkan kepada bawahan.Ketua OSIS perempuan masih jarang terdapat di SMA, oleh karena itu bagi guru BK harus mampu memfasilitasi siswa melalui layanan dan fungsi BK untuk melakukan layanan informasi, penempatan dan penyaluran untuk menyediakan pemenuhan kebutuhan siswa dan melihat potensi, bakat dan minat siswa, sehingga bagi siswa perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pemimpin di berbagai organisasi di sekolah sebagai gerbang bagi siswa perempan untuk menjadi pemimpin. Implikasinya adalah dengan diketahuinya gaya kepemimpinan perempuan studi pada ketua OSIS, memberikan perluasan akses perempuan dalam mengembangkan kegiatan OSIS terutama pada kepemimpinan di Sekolah

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇