INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    PENGARUH METODE PENCATATAN PETA PIKIRAN (MIND MAP) TERHADAP PEMAHAMAN TIPE-TIPE KEPRIBADIAN HOLLAND (Studi Pre-Eksperimen Kelas XI IPA SMAN 1 Cibungbulang Bogor)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman siswa terhadap tipetipe kepribadian, kemudian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode pencatatan peta pikiran (mind map) terhadap pemahaman tipe-tipe kepribadian Holland. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimen dengan desain Pre-Experimental design berbentuk one group pre-test post-test design.Teknik analisi data yang digunakan adalah uji-t pada taraf signifikan 0,5dan analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) skor rata-rata pemahaman berubah dari pre-test sebesar 11,61 menjadi 21,11, terjadi peningkatan sebesar 9,5. (2) Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 23,09 dan ttabel sebesar 1,69, dengan membandingkan nilai thitung dengan ttabel, diperoleh hasil thitung = 23,09 > ttabel = 1,69 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode pencatatan peta pikiran (mind map) terhadap pemahaman tipe-tipe kepribadian berdasarkan teori Holland

    PENGARUH PELATIHAN ASERTIF UNTUK MENINGKATKAN ASERTIVITAS TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Single Subject Research Anak didik di Lapas Anak Pria Tangerang)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data mengenai pengaruh pelatihan asertif untuk meningkatkan asertivitas terhadap penyalahgunaan narkoba, dengan satu responden yaitu anak didik dengan kasus penyalahgunaan narkoba. Responden diambil dengan pertimbangan dan tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode Single Subject Research dengan menggunakan desain A-B. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan perilaku asertif dengan melakukan latihan asertif yang telah diterapkan kepada anak didik dalam waktu empat belas hari. Anak didik tersebut dapat meningkatkan asertivitas baik verbal maupun non verbal dengan langkah-langkah yang terdapat dalam latihan asertif. Teknik ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh anak didik, diasumsikan anak didik mampu dan memiliki keberanian dalam meningkatkan asertivitas terutama dalam penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut terbukti dalam penelitian Single Subject Research yang telah dilakukan oleh peneliti, bahwa pentingnya memiliki perilaku asertif dalam kehidupan sehari-hari dan terutama pada usia remaja

    GAMBARAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU MATA PELAJARAN DENGAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMPN 1 JAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran komunikasi interpersonal guru mata pelajaran dengan guru BK di SMP Negeri 1 jakarta. Penelitian dilaksanakan dengan subjek penelitian 34 orang guru mata pelajaran dengan menggunakan teknik sampling jenuh. . Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner . Berdasarkan hasil penelitian bahwa komunikasi interpersonal guru mata pelajaran di SMP Negeri 1 Jakarta masuk dalam kategori sedang dengan persentase 64,71% Data ini ditunjukkan dengan hasil kategorisasi dimana persentase terbesar pada masing-masing aspek berada pada kategori sedang, yaitu aspek keterbukaan dengan persentase 91,18%, Aspek empati dengan persentase 76,47%, kemudian aspek sikap mendukung dengan persentase 79,41%, lalu aspek sikap positif dengan persentase 76,47%, dan aspek kesetaraan dengan persentase 73,53%. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini dapat dijadikan informasi bagi guru mata pelajaran untuk dapat melakukan upaya meningkatkan aspek komunikasi interpersonal yang belum optimal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara turut berpartisipasi dalam seminar maupun pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang komunikasi interpersonal yang ada pada diri guru mata pelajaran. Apabila penelitian ini tidak dilakukan maka tidak akan diketahui kondisi komunikasi interpersonal guru mata pelajaran dengan guru BK. Hal ini berdampak tidak adanya evaluasi pada guru mata pelajaran di SMP Negeri 1 Jakarta

    KONTROL DIRI SISWI KELAS VIII DALAM MENGHADAPI KONFLIK SEBAYA DI SMP DIPONEGORO 1 JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap berbagai fakta tentang kontrol diri siswi kelas VIII dalam menghadapi konflik sebaya. Metode yang digunakan adalah stusi kasus dalam pendekatan kualitatif studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Diponegoro 1 Jakarta Timur dengan dua subjek. Kedua subjek memiliki masalah pada kontrol diri yang tergambar dari kekurangmampuan diri dalam mengontrol verbalnya. Hasil penelitian keseluruhan menunjukkan bahwa permasalahan pada keduanya yaitu memiliki kontrol diri rendah yang berdampak pada keharmonisan hubungan sosial dengan teman sebaya mereka. Lima aspek yang menggambarkan bahwa seorang individu memiliki masalah dengan kontrol dirinya adalah apabila individu tidak dapat mengontrol kelima aspek tersebut. Kelima aspek tersebut adalah: 1. Kontrol kognitif 2. Kontrol emosi 3. Kontrol impuls 4. Kontrol performa dan 5. Kontrol penghentian kebiasaan buruk. Mengacu pada kelima aspek tersebut hasil penelitian ini menemukan bahwa kedua subjek memiliki kontrol diri yang rendah. Kedua subjek dapat dikatakan memiliki kontrol diri yang rendah dikarenakan mereka sering bertindak tanpa memedulikan kelima aspek yang tersebut di atas

    Pengaruh Metode The Six Thinking Hats Dalam Bimbingan Klasikal Untuk Meningkatkan Emotional Literacy

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh metode the six thinking hats dalam bimbingan klasikal untuk meningkatkan emotional literacy peserta didik kelas VII di SMP Dharma Putra Nusantara 86 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pretestposttest control group design. Sampel penelitian ini populasinya berjumlah 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan melalui aspek-aspek emotional literacy yang dikemukakan Claude Steiner tahun 2003. Teknik analisis data untuk memperoleh gambaran emotional literacy menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan teknik analisis data untuk uji hipotesis membandingkan kedua rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan membandingkan kedua rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata kelompok eksperimen meningkat sebesar 11% setelah dilakukan eksperimen, sedangkan pada kelompok kontrol meningkat 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan emotional literacy peserta didik yang mendapatkan bimbingan klasikal menggunakan metode the six thinking hats lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang mendapatkan bimbingan klasikal menggunakan metode ceramah. Oleh sebab itu, peserta didik serta guru bimbingan dan konseling dapat memanfaatkan metode the six thinking hats yang digunakan dalam penelitian ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan emotional literacy peserta didik

    Review Buku : The Art of Integrative Counseling

    Get PDF

    GAMBARAN KETERBUKAAN DIRI (Studi Deskriptif pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta)

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran keterbukaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 288 siswa dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling dilakukan secara acak dengan undian sehingga 144 siswa digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan instrumen keterbukaan diri yang dibuat berdasarkan teori dari Johnson. Berdasarkan hasil uji coba dari 105 butir pernyataan, diketahui 86 butir valid dan 19 butir drop, karena jumlah pernyataan yang valid pada tiap indikator berbeda, maka butir pernyataan di tiap indikator diseimbangkan. Hal ini dilakukan agar masing-masing indikator memiliki keterwakilan yang sama sehingga jumlah instrumen final sebanyak 62 butir pernyataan dengan realibilitas 0,731 yang berarti cukup. Keseluruhan hasil penelitian menunjukkan keterbukaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 48 Jakarta berada dalam kategori sedang. Sebanyak 17 siswa (12%) berada dalam kategori tinggi yang berarti mampu terbuka dirinya dalam komunikasi, sebanyak 118 siswa (81,95%) berada dalam kategori sedang yang berarti cukup mampu terbuka dirinya dalam komunikasi, dan sebanyak 9 siswa (6,25%) berada dalam kategori rendah yang berarti kurang mampu terbuka dirinya dalam komunikasi. Kata Kunci : Keterbukaan Diri Sisw

    KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING) SISWA YANG ORANGTUANYA BERCERAI (Studi Deskriptif yang Dilakukan pada Siswa di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta)

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesejahteraan psikologis siswa yang orangtuanya bercerai di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa yang memiliki latar belakang orangtua bercerai. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner kesejahteraan psikologis. Hasil uji validitas didapatkan 46 butir pernyataan valid dan 22 butir pernyataan yang drop. Uji reliabilitas dari instrumen ini didapat sebesar 0.928 yang berarti instrumen ini memiliki reliabilitas tinggi dan dapat dipercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 52% siswa memiliki kesejahteraan psikologis yang rendah, sebesar 42% siswa memiliki kesejahteraan psikologis yang tinggi, dan 6% siswa memiliki kesejahteraan psikologis yang sedang/ cukup. Kesejahteraan psikologis siswa yang orangtuanya bercerai pada penelitian ini berada dalam taraf rendah yang berarti perlu adanya penanganan lebih lanjut agar kesejahteraan psikologis siswa menjadi tinggi. Jika siswa yang orangtuanya bercerai memiliki kesejahteraan psikologis yang tinggi dalam hal ini maka dapat membantu siswa dalam melewati tugas-tugas perkembangan, menghadapi tantangan, menjalankan hidupnya dengan bahagia, tenang dan mampu mengatasi segala masalah yang dihadapi

    PENGARUH MEDIA DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENGATURAN DIRI SISWA KELAS XI DI SMAN 56 JAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaturan diri antara siswa dalam bimbingan kelompok yang menggunakan media dengan siswa yang hanya mengikuti bimbingan kelompok tanpa menggunakan media pada siswa kelas XI IPS SMAN 56 Jakarta. Penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment).dengan rancangan “post test only control group designâ€. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMAN 56 Jakarta. Sampel penelitian sebanyak 20 orang siswa diambil menggunakan teknik sampling purposive sampling. Sampel terbagi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan instrument pengaturan diri. Berdasarkan hasil uji, instrumen ini memiliki 12 pernyataan yang valid dengan reliabilitas sebesar 0,718, hal tersebut menyimpulkan bahwa instrument ini layak dijadikan alat ukur dalam penelitian. Teknik analisisi data untuk menguji hipotesis menggunakan Wilcoxon Match Pairs didapatkan hasil Asymp. Sig. (2 tailed) sebesar 0.012 yang berarti lebih kecil dari nilai signifikan α=0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, yaitu terjadi perbedaan yang signifikan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan media. Kesimpulannya berdasarkan hasil penelitian ini, penggunaan media dalam layanan bimbingan kelompok dapat diterapkan terhadap pengaturan diri siswa kelas XI IPS SMAN 56 Jakarta.&nbsp

    PENGARUH GABUNGAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN TANYA JAWAB TERHADAP PEMAHAMAN SISWA MENGENAI FAKULTAS EKONOMI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gabungan model cooperative learning dengan menggunakan metode NHT (Numbered Heads Together) tanya jawab terhadap pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi. Disamping itu juga bertujuan untuk melihat gambaran pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi. Penelitian dilaksanakan di SMAN 36 pada bulan April-Mei 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen berjenis penelitian Quasi Eksperimen, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan gabungan metode NHT (Numbered Heads Together)dan tanya jawab dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol diberikan perlakuan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi yang dicapai oleh kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan yang dicapai oleh kelompok kontrol. Hal ini disebabkan oleh pemberian materi dengan menggunakan gabungan metode NHT (Numbered Heads Together) dan tanya jawab

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇