INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
358 research outputs found
Sort by
Pengembangan Media Video Tutorial untuk Mengenalkan Treatment Mengelola Emosi Marah Pada Peserta Didik Kelas X di SMK Cipta Karya Jakarta
Abstrak
Masa remaja dapat dikatakan sebagai periode peralihan. Perubahan perilaku dan sikap juga berlangsung pesat pada masa remaja, salah satunya adalah meningginya emosi yang intensitasnya bergantung pada tingkat perubahan fisik dan psikologis yang terjadi (Hurlock, 2003). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran video tutorial mengenai cara mengelola emosi marah yang ditujukan untuk kelas X di SMK Cipta Karya. Jumlah populasi penelitian terdiri dari 3 kelas X. Sampel yang diambil pada penelitian sebanyak 67 peserta didik. Peneliti menggunakan teknik sampel jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Video tutorial yang dikembangkan berdurasi 29 menit dan terbagi dalam 3 sesi. Hasil penilaian ahli media sebesar 95%, ahli konten 1 96%, ahli konten 2 75%, minat peserta didik 89,5%, dan capaian kinerja 90%. Hasil dari pengembangan video tutorial cara mengelola emosi marah dikategorikan sangat baik.
Kata Kunci: Pengembangan, Model ADDIE, Mengelola Emosi, Marah.
Abstract
Adolescence can be said to be a transitional period. Changes in behavior and attitudes also take place rapidly in adolescence, one of which is elevating emotions whose intensity depends on the level of physical and psychological changes that occur (Hurlock, 2003). This study aims to produce a tutorial video as an instructional media about how to manage angry emotion designed for the 10th grade students of Cipta Karya Vocational High School (SMK) Jakarta. Study population consists of 3 classes of 10th grade. Samples were taken from 67 students. The researcher used saturated sampling. The research method used is the Research and Development (RnD) method using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) model. The developed tutorial video divided into 3 sessions with 29 minute duration. The formative evaluation conducted by the media expert is 95%, content expert 1 is 96%, content expert 2 is 75%, the students assessment about media interest is 89,5%, and the students assessment about learning attainment is 90%. The result of the development of tutorial video in managing the angry emotion is categorized as excellent.
Keywords: Development, ADDIE Model, Managing, Emotion, Angr
Pengaruh Bimbingan Klasikal dengan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Siswa: Studi Eksperimen Siswa Kelas XII Audio Video 2 SMKN 5 Jakarta
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Project Based Learning dalam bimbingan klasikal untuk meningkatkan tanggung jawab siswa kelas XII Jurusan Audio Video di SMKN 5 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Sampel penelitian sebanyak 49 siswa, diambil dengan menggunakan teknik non-probabilitas sampling. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh peneliti dan berdasarkan aspek-aspek pembentuk tanggung jawab yang dikemukakan Sukiat tahun 1993. Berdasarkan hasil uji coba, instrumen ini memiliki 65 item valid dengan realiabilitas sebesar 0,905. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen diketahui bahwa gambaran tanggung jawab siswa saat pretest 12,5% berada pada kategori rendah, 41,67% berada pada kategori sedang, dan 45,83% berada pada kategori tinggi. Sedangkan, gambaran tanggung jawab siswa saat posttest adalah 20,83% berada pada kategori sedang, 37,5% berada pada kategori tinggi, dan 41,67 % berada pada kategori sangat tinggi. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil nilai Asymp. Sig = 0.000. Hipotesis penelitian diuji pada taraf signifikan = 0.05 atau dengan tingkat kesalahan 5% maka nilai Asym. Sig = 0.000 < nilai signifikan = 0.05. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata peningkatan tanggung jawab siswa yang mendapatkan bimbingan klasikal dengan menggunakan model Project Based Learning lebih besar, dibandingkan rata-rata peningkatan tanggung jawab siswa yang tidak mendapatkan bimbingan klasikal dengan menggunakan model Project Based Learning
Kreativitas Siswa dan Upaya Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor dalam Pengembangannya
Creativity is a person's ability to create something new. Creativity of students need to be cultivated by all of their environment, such as their parents, teacher’s subjects, or guidance and counseling teacher. This research aims to describe the creativity of the students in SMPN 2 Padang, and describe the efforts to be made by the teacher guidance and counseling in developing the creativity of students. The type of this research is the research of combinations (Mixed method), the populations of this research are 536 people, with 88 samples using proportional random sampling technique. The source of this data research is from primary data collected by using paper test to appereance the creativity (AUKREF) and interviews with the guidance and counseling teachers. The results of this research are: (1) The creativity level of the students are in good category (71.6%) with the average score of student is 54.34. (2) The efforts made by guidance and counseling in developing students' creativity is to create a sense of safe to the students, recognizing the advantages of students creative, strategies or tips in favor of the students to be more creative, to help student who has the creativity to understanding their differences with the other children, give opportunities for creative students to communicate ideas, and provide guidance and counseling services in developing students' creativity. Based on these findings, it hopefully the guidance and counseling teacher can optimize guidance and counseling services in developing students' creativity at SMPN 2 Padang
Latihan Asertif: Sebuah Intervensi yang Efektif
Latihan asertif dalam pendekatan konseling behavioral adalah sebuah cara yang digunakan untuk mengajarkan individu mengenai cara mengekspresikan perasaan positif dan negatif secara terbuka dan langsung. Hal ini menjadi penting karena seorang individu memiliki hak untuk mengekspresikan perasaannya secara terbuka. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diberbagai tempat didunia, latihan asertif merupakan teknik yang efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial seperti prilaku asertifitas, kemampuan individu dalam mengekspresikan perasaan, dan keterampilan berkomunikasi secara terbuka kepada orang lain. Tulisan ini akan membahas efektifitas latihan asertif dalam meningkatkan keterampilan sosial individu
Pengembangan Ensiklopedia Pekerjaan Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) untuk Peserta Didik Kelas X di SMA Suluh Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa ensiklopedia pekerjaan bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) untuk peserta didik kelas X di SMA Suluh Jakarta yang dapat digunakan sebagai layanan perencanaan individual. Populasi pada penelitian ini berjumlah 71 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D) model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Tahapan dalam penelitian ini adalah analisis, desain dan pengembangan. Alat pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan studi dokumentasi. Ensiklopedia berisi pekerjaan ahli analisis riset operasional (quality control), ahli astronomi, ahli biokimia, ahli biologi, ahli fisika, ahli genetika, ahli hidrologi, ahli kimia, ahli matematika, ahli mikrobiologi, ahli statistika, ahli zoologi dan aktuaris. Hasil penilaian evaluasi formatif yang diperoleh yaitu ahli materi 85,8%, ahli media 92% dan peserta didik 80,2%.
This study aims to develop an encyclopedia about the mathematics and natural sciences jobs for student class X at Suluh Senior High School that can be used as individual planning services. The population in this study amounted to 71 peoples. The sampling technique used is non-probability sampling with saturated sampling technique. The method used is a method of research and development (R&D) model of ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). The stages in this research is analyze, design and development. Data collection tools in the form of questionnaires, interviews and documentation study. The Encyclopedia contains is analysis operational research (quality control), astronomers, biochemists, biologists, physicists, geneticists, hydrologists, chemists, mathematicians, microbiologists, statisticians, zoologists and actuaries. Results of the formative evaluation is 85.8% of material experts, media experts 92% and 80.2% of students
Pengaruh Model Simulasi Dalam Bimbingan Kelompok Terhadap Disiplin Diri Peserta Didik Kelas XI: (Studi Eksperimen Di SMK Negeri 26 Jakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model simulasi dalam bimbingan kelompok terhadap disiplin diri di kelas XI SMK Negeri 26 Jakarta. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling sesuai tujuan yang akan dicapai peneliti, yang terdiri dari 10 orang pada kelompok eksperimen dan 10 orang pada kelompok kontrol. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen, Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan data menggunakan instrumen disiplin diri. Analisis yang digunakan adalah analisis Mann Whitney U test, yang bertujuan menguji pengaruh hasil kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis yang didapatkan H0 ditolak dan H1 diterima, dengan nilai sig=0.000, hal ini menunjukan probabilitas lebih kecil dari nilai signifikansi α=0.05. Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor disiplin diri peserta didik yang mendapatkan bimbingan kelompok dengan menggunakan model simulasi lebih besar dibandingkan rata-rata peningkatan disiplin diri peserta didik yang tidak mendapatkan bimbingan kelompok dengan menggunakan model simulasi.
Kata Kunci: Model Simulasi, Bimbingan Kelompok, Disiplin Diri
Pengembangan Software Manajemen Pengumpulan Data BK Komprehansif Untuk SMA Muhammadiyah di DKI Jakarta
Pengelolaan data atau manajemen dalam paradigma BK komprehensif memiliki kedudukan penting. Kegiatan manajemen sama pentingnya dengan tiga komponen program lainnya yaitu pembuatan dasar program, sistem layanan dan evaluasi. Berdasarkan kesadaran tersebut maka dilakukan penelitian yang menghasilkan model manajemen data BK. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dihasilkan produk berupa desain alur manajemen data BK dan modul panduan pelaksanaanya. Produk yang dihasilkan telah melalui uji hipotetik yaitu ahli konten BK 86 %, uji ahli grafika 80 % dan praktisi 76 %. Berdasarkan hal tersebut produk sudah pada kategori baik. Hal itu berarti produk yang dihasilkan, ditinjau dari ahli, dapat digunakan untuk mempermudah pelaksanaan manajemen data guru Muhammadiayah di Jakarta. Produk tersebut masih dalam bentuk pelaksanaan model hipotetik. Model tersebut pada tahap penelitian ini dikembangkan menjadi software manajemen data atau yang disebut Acmata. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development. Berdasarkan uji ahli software produk telah sesuai 100% artinya dari segi materi software ini sesuai dengan konsep rancangannya dan uji pengguna terbatas menggunakan usability test sebesar 74% atau pada kategori cukup. Hasil menunjukan software masih memiliki kekurangan. Kekurangan pada aspek learnability, efficienci, memorability, errors, dan statification. Oleh karena itu, hasil penelitian ini perlu dikembangkan kembali dan diuji efektivitasnya pada kondisi yang sebenarnya dalam proses manajemen data
Media Komik untuk Mengembangkan Pemahaman Kemandirian Emosional Siswa Kelas XI SMA Negeri 111 Jakarta
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa komik mengenai kemandirian emosional yang ditujukan untuk kelas XI di SMA Negeri 111 Jakarta. Jumlah populasi penelitian terdiri dari 4 kelas XI jurusan IPA dan IPS. Sampel yang diambil pada penelitian sebanyak 96 peserta didik. Menggunakan teknik simple random sampling dalam pengambilan sampel. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode pengembangan Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Adapun tahapan pengembangan yang dilakukan adalah analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpul data berupa angket, instrumen kemandirian emosional dan pedoman wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli konten dan peserta didik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa hasil evaluasi formatif yang dilakukan oleh ahli media 77,5%, penilaian ahli konten 75%, dan penilaian peserta didik mencapai 89%. Hasil Pengembangan komik untuk meningkatkan pemahaman kemandirian emosional dikategorikan sangat baik.
 
Pengaruh Teknik Self-Instructional dalam Layanan Konseling Individu untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa (Penelitian Subjek Tunggal Siswa Kelas V SDN Utan Kayu Utara 01)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-instructional dalam layanan konseling individu untuk meningkatkan percaya diri siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian subjek tunggal dengan desain A-B. Subjek dalam penelitian ini, seorang siswi perempuan kelas V SDN Utan Kayu Utara 01, dengan tingkat percaya diri rendah yang diperoleh berdasarkan hasil pengisian angket percaya diri pada studi pendahuluan, wawancara dan observasi. Data yang diperoleh, dianalisis dengan cara analisis dalam kondisi pada kondisi baseline (A) dan kondisi intervensi (B) serta dilakukan analisis antar kondisi baseline (A) dengan kondisi intervensi (B). Kemudian hasil analisis tersebut divisualisasikan ke dalam grafik. Secara umum, teknik self-instructional dapat meningkatkan percaya diri subjek. Skor rata-rata percaya diri konseli sebelum diberikan intervensi adalah 45,5 (berada pada kategori rendah) kemudian meningkat menjadi 63,2 (berada pada kategori sedang) setelah diberikan intervensi. Peningkatan terjadi khususnya pada indikator percaya diri yakni komunikasi dan ketegasan. Sedangkan pada indikator penampilan diri dan pengendalian perasaan, peningkatan skor tidak terlalu besar. Pada kondisi intervensi, terjadi fluktuasi skor yang diperoleh subjek selama proses penerapan teknik self-instructional dalam konseling yang dilakukan
KETERAMPILAN BELAJAR (STUDY SKILLS) MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING FIP UNJ
Penelitian ini bertujuan untuk memetakan keterampilan belajar (study skills)mahasiswa bimbingan dan konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta.Penelitian ini menggunakan metode survey dengan populasi seluruh mahasiswajurusan Bimbingan dan Konseling FIP UNJ angkatan 2010 dan 2011 sebanyak129 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah the Learning and Study StrategiesInventory (LASSI) yang telah dikembangkan selama sepuluh tahun oleh Weinstein,Palmer and Schulte (1987). Berdasarkan hasil analisis data didapat bahwa mahasiswaangkatan 2010 memiliki keterampilan belajar yang lebih baik dari mahasiswa angkatan2011 namun masih banyak mahasiswa yang membutuhkan bantuan segera untukmeningkatkan keterampilan belajarnya. Aspek yang perlu mendapat perhatian segeraadalah konsentrasi, bantuan belajar, manajemen waktu, pengujian diri, dan kecemasan.KataKunci: keterampilan belajar, bantuan belajar, manajemen waktu