INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    Studi Kasus Regulasi Diri Mahasiswi Pekerja Seks Komersial di Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami regulasi diri yang dilakukan oleh mahasiswi yang bekerja sebagai pekerja seks komersial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (indepth interview) dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah perspektif fenomenologi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 2 orang informan wanita, berstatus sebagai mahasiswi di Jakarta dan bekerja sebagai pekerja seks komersial. Informan memiliki karakteristik berbeda yaitu wanita kelab malam dan wanita simpanan pria dewasa. Dari penelitian ini teridentifikasi 4 tema utama, yaitu 1) Faktor penyebab mahasiswi menjadi “ayam kampus” dengan sub-tema faktor sosial-ekonomi, kurangnya kontrol orang tua, korban pelecehan seksual, dan pergaulan atau ajakan teman, 2) Dampak dari bekerja sampingan sebagai PSK dengan sub-tema khawatir atau cemas, gaya hidup mewah, membatasi relasi sosial atau menutup diri, ancaman, dan coping, 3) Regulasi diri dengan sub-tema latar belakang munculnya regulasi diri, strategi regulasi diri, makna regulasi diri, coping dan pilihan karir pendidikan lanjutan atau karir pekerjaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswi pekerja seks komersial memiliki regulasi diri untuk mencapai keberhasilannya dalam pendidikan

    Pengaruh Sibling Relationship Terhadap Kesejahteraan Psikologis Peserta Didik SMA Negeri dJakarta Barat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pada dimensi sibling relationship (warmth, relative power, conflict dan rivalry) terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik SMA Negeri di Jakarta Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel yaitu 356 peserta didik SMA Negeri di Jakarta Barat (132 laki-laki dan 224 perempuan), usia 15-17 tahun, memiliki saudara kandung. Penentuan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket adaptasi, Sibling Relatonship Questionnaire (SRQ) yang disusun oleh Furman dan Buhrmester (1990) sebanyak 48 item dan Scale of Psychological Well-Being (SPWB) milik Ryff (1989) sebanyak 84 item. Uji validitas menggunakan expert judgement dan uji coba instrumen dengan rumus Person’s Product Moment. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan SPSS v.25, diperoleh koefisien reliabilitas SRQ sebesar 0,916 dan SPWB sebesar 0,669. Teknik analisis data menggunakan Pearson’s Product Moment dan hipotesisnya diuji dengan One-Way ANOVA menggunakan program SPSS v.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi warmth berpengaruh secara positif terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik (0,178 > 0,05), dimensi relative power berpengaruh secara positif terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik (0,109 > 0,05), dimensi conflict berpengaruh secara negatif terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik (-0,105 > 0,05) dan dimensi rivalry memiliki pengaruh negatif terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik (-0,114 > 0,05). Hasil uji hipotesis ANOVA menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel atau 4,786 > 2,39, dengan demikian sibling relationship secara keseluruhan memiliki pengaruh yang berbeda terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik SMA Negeri di Jakarta Barat. Namun, berdasarkan hasil Pearson Correlation dibandingkan dengan tabel koefisien korelasi, didapati bahwa pengaruh yang terjadi dari masing-masing dimensi pada sibling relationship terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik sangat rendah. Uji Tukey HSD juga menunjukkan bahwa hanya dimensi rivalry yang memiliki pengaruh berbeda dengan ketiga dimensi lainnya (warmth, relative power, conflict) terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik SMA Negeri di Jakarta Barat.   This study aims to determine the difference in affect of dimensions of sibling relationship (warmth, relative power, conflict and rivalry) on psychological well-being in senior high school students at West Jakarta. Suggestions used in this research are quantitative with correlational type. The samples were 356 high school students at West Jakarta (132 males and 224 females), age 15-17, has sibling. Determination of the sample multistage random sampling technique. Data collected by forms of an questionnaire which adapted, that is Sibling Relationship Questionnaire (SRQ) organized by Furman and Buhrmester (1990) amount 48 items, and Scale of Psychological Well-Being (SPWB) by Ryff (1989) amount 84 items. Validity test uses expert judgement and instrument testing with the Pearson’s Product Moment. Realibility test using the Cronbach Alpha with SPSS v.25 obtained the reliability coefficient SRQ is 0,916 and SPWB is 0.669. Data analyzed using Pearson’s Product Moment and the hypothesis was tested by One-Way ANOVA with SPSS v.25. The results showed that warmth dimension had a positive effect on psychological well-being of students (0,178 > 0,05), relative power dimension had a positive effect on psychological well-being of students (0,109 > 0,05), conflict dimension had a negative effect on psychological well-being of students (- 0,105 > 0,05), and rivalry dimension had a negative effect on psychological well-being of students (-0,114 > 0,05). Hypothesis test by ANOVA results that Fcount > Ftable or 4,786 > 2,39, means sibling relationship has a different effect on psychological well-being in senior high school students at West Jakarta. However, based on the results of Pearson Correlation compared to the correlational coefficient table, was found that the effect of each diomension of sibling relationship on psychological well-being of students was very low. Tukey HSD test also shows that only rivalry dimension has a different effect from the other three dimensions (warmth, relative power, conflict) on psychlogicall well-being in senior high school students at West Jakarta

    Profil Dukungan Sosial-Psikologis Yang Dibutuhkan Dan Diperoleh Orangtua Dengan Anak Sakit Kanker (Survey Di Komunitas Kantong Doraemon)

    Get PDF
    Orangtua dengan anak sakit kanker membutuhkan dukungan sosial-psikologis untuk membantunya menghadapi kondisi yang ada. Dukungan sosial-psikologis adalah bantuan yang diterima oleh seseorang dari orang lain dalam bentuk dukungan emosional, bantuan instrumental, memberi informasi, penilaian diri dan interaksi yang mendukung agar dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mengenai dukungan sosial-psikologis yang dibutukan dan diperoleh orangtua dengan anak sakit kanker di komunitas kantong doraemon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 partisipan yang memiliki anak sakit kanker di komunitas dengan menggunakan teknik sampling jenuh, yang berarti seluruh populasi digunakan. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh. Temuan dari hasil penelitian ini adalah: (1) Dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan mendapatkan hasil pada tiga kategori, yaitu 45% tinggi, 35% sedang dan 20% rendah; (2) Dukungan sosial-psikologis yang diperoleh mendapatkan hasil pada tiga kategori, yaitu 25% tinggi, 55% sedang dan 20% rendah; (3) Dari lima indikator dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh, masing-masing mendapatkan nilai yang beragam karena adanya berbagai faktor. Bagi orangtua dengan dukungan sosial-psikologis yang dibutuhkan dan diperoleh termasuk kategori tinggi maka akan berfungsi dengan baik karena kesesuaian diantara keduanya. Namun bagi orangtua yang belum memperoleh dukungan sosial-psikologis sesuai dengan yang dibutuhkan, maka penyedia dukungan berperan penting untuk memenuhi dukungan sosial-psikologis tersebut

    Evaluasi Pelaksanaan Program Pusat Sumber Pendidikan Inklusif di DKI Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pencapaian implementasi program di pusat sumber daya sekolah pendidikan khusus yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai Pusat Sumber Daya Pendidikan Inklusif. Studi evaluatif ini dilakukan dengan metode mix-methode yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Evaluasi dilakukan dengan model Context, Input, Process, Product and Outcome (CIPPO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Seluruh aspek dan indikator komponen konteks telah memenuhi kriteria; (2) Komponen masukan belum memenuhi kriteria; (3) Proses komponen belum memenuhi kriteria; (4) Komponen produk telah memenuhi kriteria; dan (5) Komponen hasil belum memenuhi kriteria

    Pengembangan Buku Bantuan Diri untuk Membantu Remaja Memelihara Ikatan Kelekatan (Attachment Bond) yang Orangtuanya Bercerai SMA Se-DKI Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media berupa buku bantuan diri untuk membantu remaja SMA di DKI Jakarta yang orangtuanya bercerai memelihara ikatan kelekatan. Buku bantuan diri dapat digunakan secara individual maupun oleh guru bimbingan dan konseling dalam proses konseling. Buku bantuan diri yang dikembangkan terdiri dari tujuh bab. Bab 1 sampai dengan 4 merupakan pemahaman diri konseli mengenai perceraian dan perasaan peserta didik. Membantu peserta didik untuk menyadari, menerima, dan mengekpresikan perasaan. Pada bab 5 dan 6 merupakan treatment dalam buku. Membantu peserta didik memiliki harapan yang aman terhadap orangtua. Pada bab 7 yaitu mengenai pemeliharaan yang merupakan kesimpulan dan refleksi diri setelah merampungkan buku bantuan diri. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model pengembangan yang dilakukan adalah analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan pedoman wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi dan peserta didik. Dari hasil uji validasi tersebut diperoleh rata-rata persentase dengan validasi ahli media 93,26%, validasi ahli materi 93,75%, peserta didik 91,77%, dan guru bimbingan dan konseling 92,04%. Hasil pengembangan buku bantuan diri untuk memelihara ikatan kelekatan bagi remaja yang orangtuanya bercerai dikategorikan layak. Kata Kunci : Ikatan Kelekatan (Attachment Bond), Buku Bantuan Diri, Model ADDIE, Perceraian ABSTRACT This study aims to develop a media that is a self help book to help high school adolescents in DKI Jakarta maintain attachment bond after their parents' divorce. The book can be used individually or by school counselors in the counseling process. The book consists of seven chapters. Chapters 1 to 4 discuss student's self-understanding of the divorce and their feelings. They help students realize, accept, and express their feelings. While chapters 5 and 6 are about treatments. They help students have secure expectancies to their parents. Chapter 7 is about self maintenance which is a conclusion and a self reflection after completing a self-help book. The method is Research and Development (RnD) with ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). The stages of the development model are analysis, design, and development. The technique of data collections is utilizing forms of questionnaires and interview. The evaluation of media was done by validators from the expert of media, the expert of material, students, and school counselors. Based on the validation test, it was obtained that the average percentage 93.75% of media expert, 93.75% of material expert, 91.77% of students, and 92.04% of school counselors. The result of the development of self help book is to help adolescents maintain attachment bond after their parents' divorce was categorized as appropriate. Keywords: Attachment Bond, Self Help Book, ADDIE Model, Divorc

    Pengembangan Video Tutorial Mengenai Strategi Problem Focused Coping Pada Stres Akademik dalam Menghadapi Ujian untuk Peserta Didik Kelas X SMA Labschool Rawamangun Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis video tutorial mengenai strategi problem focused coping pada stres akademik dalam menghadapi ujian. Metode penelitian yang digunakan adalah riset dan pengembangan. Prosedur pengembangan media dilakukan melalui : (1) Tahap studi pendahuluan, mencakup studi literatur dan studi lapangan. (2) Tahap pengembangan, merancang media dalam tiga bagian, diantaranya menyusun materi, membuat naskah dan menyiapkan storyboard, pembuatan dan editing video. Hasil penelitian ini adalah : (1) Produk berupa DVD  berdurasi 18 menit dengan ukuran 2 Gb. (2) Desain video tutorial yang memuat lima teknik strategi problem focused coping pada stres akademik dalam menghadapi ujian (3). Evaluasi formatif yang dilakukan oleh ahli media dan ahli materi menghasilkan persentase masing-masing sebesar 90.90% dan 93.18%. Hasil uji coba terbatas pada 10 peserta didik menghasilkan persentase sebesar 88%. Hal ini menunjukkan bahwa video tutorial yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak

    Pengembangan Buku Pop-Up Karier untuk Kesadaran Karier Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Kesadaran karier merupakan hal yang penting dimiliki siswa di sekolah dasar. Perkembangan karier di sekolah dasar menjadi tugas dari guru bimbingan dan konseling atau konselor kunjung. Media bimbingan dan konseling di sekolah dasar masih minim. Oleh karena itu peneliti mencoba mengembangan buku pop-up karier untuk membantu memberikan layanan bimbingan karier di sekolah dasar terutama dalam tahap kesadaran karier. Metode penelitian dan pengambangan yang digunakan ada 3 tahapan yakni studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap uji media

    Pengembangan Video Dokumenter Mengenai Role Model yang Memiliki Employability Skills Untuk Peserta Didik Kelas XII IPS SMA Negeri 14 Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berupa video dokumenter mengenai role model yang memiliki employability skills. Penelitian ini ditujukan kepada peserta didik kelas XII IPS SMA Negeri 14 Jakarta. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 72 orang peserta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel 72 orang peserta didik. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Adapun tahapan pengembangan yang dilakukan peneliti yaitu tahap analisis, desain, dan pengembangan. Video dokumenter ini memuat informasi mengenai definisi, ciri-ciri individu yang memiliki keterampilan tersebut, dan urgensi keterampilan tersebut dalam dunia karier pada keterampilan manajemen diri, komunikasi, kepemimpinan, kecerdasan emosional, kerjasama, keberanian berusaha, kesadaran pada karier, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan mengelola teknologi dan informasi, dan keterampilan matematik. Penilaian produk dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Berdasarkan penilaian media yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji validitas media 81,25% dan termasuk kategori layak. Uji validitas materi memperoleh hasil 77,56% dan termasuk kategori layak. Serta penilaian peserta didik memperoleh hasil 71,25% dan termasuk kategori layak

    Pengaruh Penerapan Psikodrama dalam Layanan Konseling Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Anak Asuh Panti Asuhan Pada Usia Sekolah Dasar Kelas Tinggi 4 - 6 SD (Studi Quasi Eksperimen di Yayasan Panti Asuhan Rahmansyah)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Psikodrama dalam konseling kelompok berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif anak asuh panti asuhan pada usia sekolah dasar kelas tinggi 4-6 SD. Menggunakan metode quasi-experimental design dengan bentuk pretest-posttest nonequivalent group design berupa layanan konseling kelompok dengan pendekatan psikodrama dan menggunakan beberapa teknik, seperti pembalikan peran, pelatihan peran, cermin, dan pengulangan. Populasi dalam penelitian adalah anak-anak asuh dari Yayasan Panti Asuhan Rahmansyah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan bentuk purposive sampling. Anak asuh dari Yayasan Panti Asuhan yang dijadikan sampel dalam penelitian adalah 12 orang dengan skor kecenderungan perilaku agresif berada dalam kategori sedang yaitu ditandai dengan melakukan beberapa perilaku agresif dalam bentuk agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Kelompok kontrol pada saat pretest mendapatkan total skor 740 dan posttest dengan total skor 748. Kelompok eksperimen pada saat pretest mendapat total skor 921 dan posttest dengan total skor 641, kecenderungan perilaku agresif kelompok eksperimen setelah treatment, dua anggota berada pada kategori sangat rendah ditandai dengan hampir tidak pernah melakukan perilaku agresif dan empat anggota berada pada kategori rendah ditandai dengan melakukan beberapa perilaku agresif. Hal ini memberikan bukti bahwa penerapan psikodrama dalam konseling kelompok efektif dalam membantu anak-anak menurunkan kecenderungan perilaku agresinya tersebut. Dengan demikian, konselor dapat memaksimalkan penerapan psikodrama ketika intervensi anak-anak yang berkecenderungan agresif sebagai salah satu alternatif teknik konseling dalam membantu anak menurunkan kecenderungan perilaku agresif. Kata Kunci: psikodrama, konseling kelompok, agresi, agresivitas, anak asuh panti asuhan

    Aplikasi Penguatan kepada Siswa di Sekolah: Studi Pada SMA Negeri Kota Sungai Penuh

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya peran guru dalam memberikan penguatan terhadap perilaku positif yang ditampilkan siswa dan penguatan belum menjadi prioritas penting dalam proses pembelajaran. Kualitas pemahaman tentang penguatan merupakan faktor yang diduga mempengaruhi pemberian penguatan kepada siswa. Populasi penelitian adalah semua Guru Mata Pelajaran dan Guru BK atau Konselor, serta siswa SMAN Kota Sungai Penuh, dengan jumlah sampel 101 guru yang ditentukan dengan teknik purposive sampling dan 160 siswa yang dipilih dengan proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan untuk melihat tingkat keberartian atau signifikan perbedaan dari dua skor rata-rata, dianalisis dengan T-test, kemudian untuk membandingkan antara skor rata-rata Guru BK dan Guru MP dalam penelitian ini menggunakan teknik Man-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas penguatan Guru MP/BK-K kepada siswa di sekolah berada pada kategori baik, dengan skor rata-rata Guru BK atau Konselor lebih tinggi dibandingkan skor rata-rata Guru Mata Pelajaran. Kemudian, skor rata-rata pemahaman guru terkait dengan materi tujuan penguatan berada pada kategori baik dan bentuk penguatan berada pada kategori cukup, serta (2) pendapat siswa tentang penguatan yang diberikan oleh Guru MP/BK-K secara keseluruhan berada pada kategori cukup, secara khusus: (a) pendapat siswa berdasarkan jenis kelamin, jurusan dan kelas, (b) pendapat siswa tentang strategi guru memberikan penguatan, dan (c) dampak penguatan yang diberikan oleh guru masing-masing memperoleh skor rata-rata pada kategori cukup, dengan perbedaan yang tidak signifikan

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇