INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
Not a member yet
    358 research outputs found

    Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling SMP di Sub Rayon 01 Kota Bekasi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja Guru Bimbingan dan Konseling (BK) berdasarkan: Kualifikasi Akademik dan status kepegawaian. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah siswa asuh dengan kinerja Guru Bimbingan dan Konseling. Populasi dan sampel penelitian adalah semua Guru Bimbingan dan Konseling SMP di Sub Rayon 01 Kota Bekasi yang berjumlah adalah Guru Bimbingan dan Konseling sebanyak 53 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Instrumen PKG dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Mann-Whitney U-Test. hasil bahwa kinerja Guru Bimbingan dan Konseling yang Kualifikasi Akademik S1-BK memiliki kinerja yang lebih tinggi dengan Guru Bimbingan dan Konseling yang non BK. Berdasarkan status kepegawaian Guru Bimbingan dan Konseling PNS memiliki kinerja yang lebih tinggi dibandingkan dengan guru BK non PNS

    Pengembangan Media Pembelajaran Visual dengan Menggunakan Flipchart untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Melalui Layanan Bimbingan Kelompok

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran visual dengan menggunakan flipchart untuk meningkatkan motivasi berprestasi melalui layanan bimbingan kelompok peserta didik kelas X di SMAN 11 Jakarta. Peneliti menggunakan teknik cluster sampling dengan memilih 6 kelas dengan jumlah populasi dan sampel secara keseluruhan yaitu 198 peserta didik kelas X. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode pengembangan Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Adapun tahapan model pengembangan yang dilakukan adalah analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpul data berupa angket dan wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi dan peserta didik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa hasil evaluasi formatif yang dilakukan oleh ahli media 95%, penilaian ahli materi 98%, dan penilaian peserta didik mencapai 95%. Hasil media pembelajaran visual dengan menggunakan flipchart untuk meningkatkan motivasi berprestasi melalui layanan bimbingan kelompok pada 10 peserta didik kelas X di SMAN 11 Jakarta yaitu 100% peserta didik mengetahui motivasi berprestasi dan 100% peserta didik menyatakan media flipchart adalah media yang mampu menyajikan pembelajaran secara ringkas dan praktis. Media pembelajaran visual dengan menggunakan flipchart untuk meningkatkan motivasi berprestasi melalui layanan bimbingan kelompok peserta didik kelas X di SMAN 11 Jakarta dikategoriikan sangat baik untuk menjadi media pembelajaran yang cocok untuk peserta didik yang memiliki gaya belajar visual

    Tingkat Resiliensi Mahasiswa Perantau di Jurusan Bimbingan Konseling Islam Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak

    Get PDF
    Diketahui 62% dari seluruh jumlah mahasiswa prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak adalah mahasiswa perantau. Mahasiswa perantau menjumpai gejolak perbedaan, penyesuaian kultur, serta dinamika baru di lingkungan tempat tinggal dan perguruan tinggi. Hasil wawancara pribadi pada 26 orang mahasiswa perantau secara random di bulan Juli 2019 ditemukan bahwa pada awal masa orientasi mereka banyak mengalami culture shock dan stress yang berdampak pada motivasi belajar, keadaan suasana hati yang berubah-ubah dan jam tidur yang tidak teratur. Resiliensi adalah kemampuan manusia untuk bertahan dan beradaptasi serta kapasitas manusia untuk menghadapi dan memecahkan masalah setelah mengalami kesengsaraan (Grotberg, 1999). Penelitian ini akan mengambarkan bagaimana tingkat resiliensi mahasiswa perantau di prodi BKI IAIN Pontianak.  Metode dalam penelitian adalah studi deskriptif kuantitatif melalui analisis instrumen resiliensi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa perantau pada program studi bimbingan konseling Islam FUAD IAIN Pontianak. Teknik pengambilan sampel yang dipergunakan adalah probability sampling dengan metode convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 74 orang mahasiswa perantau atau sekitar 62% dari seluruh sampel memiliki nilai total skor terkategori sedang. Selain itu diketahui dari 7 aspek resiliensi mahasiswa perantau, terdapat dua aspek dengan nilai terendah namun dalam jumlah sampel terbanyak yaitu aspek efikasi diri (100%) dan aspek control terhadap implus (61%). Hasil analisis tingkat resiliensi berdasarkan kelompok gender, etnis, kelas sosial (pendapatan sebulan), status pernikahan dan tingkat tahun angkatan tidak menunjukkan tingkat perbedaan yang signifikan. Mayoritas pada masing-masing kelompok memiliki tingkat resiliensi yang sedang. Kata kunci : resiliensi; mahasiswa; peranta

    Hubungan Antara Kepuasan Hidup dan Kesejahteraan Psikologis pada Siswa SMA Negeri Se-Jakarta Pusat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMA Negeri Se-Jakarta Pusat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa di SMA Negeri Se-Jakarta Pusat yang terdiri dari 13 sekolah dengan sampel 1.253 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan skala kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis. Uji validitas menggunakan expert judgment dan uji coba intrumen dengan penentuan gugur atau tidaknya item dengan rumus Product Moment dari Pearson’s. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan program SPSS for Windowsrelease16.0 diperoleh koefisien reliabilitas skala skala kepuasan hidup sebesar 0,710 dan kesejahteraan psikologis sebesar 0,877. Analisis data menggunakan korelasi product moment dari Pearson’s dengan program SPSS for Windowdsrelease16.0. Hasil penelitian menujukan bahwa mayoritas siswa di SMA Negeri Se-Jakarta Pusat memiliki tingkat kepuasan hidup pada kategori sedang (71%) sebanyak 894 siswa dan tingkat kesejahteraan psikologis pada kategori sedang (73%) sebanyak 910 siswa. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa r hitung = 0,494 dengan taraf signifikansi 0,05%, maka diperoleh r table = 0,062, didapatkan bahwa r hitung > r table, dengan demikian terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMA Negeri Se-Jakarta Pusat

    Pengembangan Buku Cerita Mengenai Gaya Pengambilan Keputusan Pada Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 1 Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah buku cerita yang berisi materi gaya pengambilan keputusan pada kelas XI di SMA Negeri 1 Jakarta. Buku cerita ini akan menjadi media penunjang pembelajaran yang dapat guru BK gunakan dalam memberikan layanan klasikal di sekolah. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 248 peserta didik dan jumlah sampel sebanyak 154 peserta didik. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate). Namun, tahapan yang dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil validasi dari ahli media diperoleh sebesar 95%, ahli materi sebesar 86,5% dan hasil uji coba kelompok kecil sebesar 88%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media buku cerita mengenai gaya pengambilan keputusan dikategorikan sangat layak dengan dilakukan perbaikan buku cerita terdiri dari judul buku, beberapa kosakata, mengubah warna pada kotak pengenalan tokoh, memberikan kotak pada kesimpulan pada setiap akhir bagian cerita, dan menambahkan ajakan untuk berkonsultasi ke guru BK. Selain itu, media memiliki keunggulan dari media adalah warnanya yang menarik dan alur cerita yang sudah baik. Sebagian besar peserta didik juga dapat memahami nformasi mengenai gaya pengambilan keputusan pada buku cerita

    Pengembangan Film Pendek Mengenai Tahapan Pengambilan Keputusan Karier Dengan Model Prescreening, In Depth Exploration, Choice (PIC) Untuk Peserta Didik Kelas XI SMAN 29 Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan film tentang tahapan pengambilan keputusan karier model prescreening, in depth exploration, choice (PIC) untuk peserta didik kelas XI di SMA N 29 Jakarta. Jumlah populasi penelitian sebanyak 241 orang peserta didik dan sampel sebanyak 150 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model ADDIE telah dilakukan peneliti berupa analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpul data berupa angket dan wawancara. Evaluasi formatif dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Data tersebut menunjukkan hasil evaluasi validitas ahli media 96,66%, validitasi ahli materi 92,30%, uji coba keterbacaan peserta didik menunjukkan hasil 71,5%, pilot test menunjukkan rerata hasil yang peserta didik peroleh sebesar 79%. Film berisi tentang tahapan pengambilan keputusan karier dengan model prescreening, in depth exploration, choice

    Gambaran Self-Compassion Siswa di SMA Negeri Se-Jakarta Pusat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran self-compassion siswa di SMA Negeri se-Jakarta Pusat. Sampel penelitian ini adalah siswa di SMA Negeri se-Jakarta Pusat sebanyak 1348 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survei dan dianalisis dengan menggunakan persentase Hasil penelitian menunjukkan self-compassion siswa di SMA Negeri se-Jakarta Pusat cukup baik, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang sebesar 68.47%. Hasil ini menunjukkan bahwa siswa masih perlu diadakan peningkatan karena masih ada kecenderungan untuk melakukan kritik diri, merasa terasing, dan melebih-lebihkan masalah dan perasaan saat mengalami masalah. Oleh sebab itu, guru BK perlu memberikan layanan preventif dan responsif untuk meningkatkan self-compassion pada siswa melalui layanan klasikal maupun layanan individual

    Evaluasi Model Discrepancy: Salah Satu Model Evaluasi Program Konseling

    Get PDF
    Konseling adalah jantung hati layanan bimbingan dan konseling. Pentingnya layanan konseling merupakan sebuah peluang dan sekaligus tantangan. Peluang dalam hal ini, konselor memiliki peluang yang besar jika mampu mengimplementasikan program konseling dengan baik untuk mengentaskan masalah siswa. sekaligus tantangan, konselor tidak bisa dihindarkan dari kebiasan konselor yang mengimplementasikan program konseling yang tidak sesuai dengan standar. Pentingnya program konseling ini, tentunya membutuhkan satu usaha untuk menilai keberhasilan program konseling. Salah satunya adalah dengan melaksanakan evaluasi. Tipe evaluasi yang bisa digunakan adalah evaluasi dengan model discrepancy. Makalah ini akan mendeskripsikan evaluasi model discrepancy untuk melihat kesenjangan performa program konseling dengan standar yang ditentukan

    Konsep Diri Sosial Pada Siswa Kelas VII Ditinjau dari Status Teman Sebaya di SMP Negeri 1 Kota Mojokerto

    Get PDF
    Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti di SMP Negeri 1 Kota Mojokerto terdapat beberapa permasalahan perselisihan yang terjadi antar peserta didik baru kelas VII. Dampaknya adalah peserta didik yang menjadi korban cenderung menjadi pendiam saat dikelas. Kondisi tersebut memungkinkan adanya pandangan atau penilaian yang negatif tentang dirinya dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konsep diri sosial peserta didik ditinjau dari status teman sebaya di kelas VII. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Bentuk desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Alat pengumpul data yang dipakai adalah wawancara, observasi serta dokumentasi sebagai alat pelengkap. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 peserta didik dari kelas VII di SMP Negeri 1 Kota Mojokerto yang mewakili tiap kategori status kelompok sebaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data metode alir dari Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa ada 4 peserta didik yang memiliki konsep diri sosial yang positif dan 1 peserta didik yang memiliki konsep diri sosial yang negatif. Untuk konsep diri sosial positif terdiri dari anak populer, anak terabaikan, anak kontroversial, dan anak rata-rata. Sedangkan konsep diri sosial negatif terdiri anak yang ditolak. Dari faktor penerimaan sosial sudah dapat diketahui konsep diri sosial peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan, 4 peserta didik yang memiliki konsep diri sosial positif merasa diterima di kelas. Sehingga tidak ada masalah bagi mereka untuk berbaur dengan teman di kelas

    Perlawanan Siswa Disabilitas Korban Bullying: Studi fenomenologi di SMKN 1 Probolinggo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan tiga hal. Pertama mengetahui perilaku bullying apa saja yang dialami siswa disabilitas SMKN 1 Probolinggo. Kedua, mengetahui perlawanan siswa disabilitas korban bullying SMKN 1 Probolinggo. Ketiga, mengetahui perasaan yang muncul pada siswa disabilitas korban bullying SMKN 1 Probolinggo. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi mengenai bullying pada IS selaku siswa disabilitas lingkungan SMKN 1 Probolinggo.  Jenis disabilitasnya tuna daksa. Ada pun metode yang digunakan adalah kualitatif. Jenisnya fenomenologi. Yakni membiarkan realitas berbicara sendiri dan merefleksikan perasaan subjek penelitian atas fenomena yang dialami. Hasil penelitian ini didapatkan tiga hal; Pertama, subjek IS mengalami bullying fisik, verbal, finansial, sosial, dan cyberbullying. Kedua, pelawanan subjek IS yang menjadi korban bullying antara lain memaafkan, membalikkan bullying verbal pada pelaku, tersenyum tulus, aktif kegiatan bersama komunitas, balas memukul, dan tidak membenci pelaku. Ketiga, perasaan yang dirasakan subjek IS antara lain; sakit hati, sabar, berani, dan mandiri. Temuan ini dapat menjadi salah satu referensi mengenal karakter peserta didik disabilitas yang mengalami bullying.      Kata kunci: perlawanan, disabilitas, bullyin

    331

    full texts

    358

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇