445 research outputs found
Sort by
ABDULLAH AHMAD AN-NA’IM DAN KONSEP PEMIKIRAN HUKUM LIBERALISNYA
Abdullah Ahmad An-Na’im wants to understand Islam according to historical context at the time Islam all that rules were coming. The rule of Syaria, in every steps and in every period to ulama had proved that syaria was a kind of historical product which only compatible to the era, but there is no guarantee will be compatible for the modern era. Therefore, the way to understand syaria in this modern era is doing hermeunetic study, and it has proved that the An-Na’im the- ory has changed the understanding of the pioneer`s ulama and even rejecting all the rules which had been qath’i by the ulama before. Beside that, Abdullah is the one of the international fighter in humanism`s rights. He is really assure that for this time syaria should be understand in international rights`s context. It is exist to create the equality and the widely acceptance in international world to existence of Islam with its syari
Kontrol Hukum Terhadap kekuasaan Pemerintah Dalam Sistem Demokrasi
State without power will be weak and powerless, while a country with no legal injustice will occur. Therefore the power of the law in a country like that can not be separated, but the state said the law states (rechtstaat) in the state when the law is above politics and power, the law as a tool to regulate power and politics, not vice versa. Meanwhile, in a country can not be avoided to give power to a group of people/organizations to run the government, so the government will inevitably always be involved in various aspects of the community life, especially in the concept of the welfare state (welfare state) government interference in people's lives will much more. Therefore, to avoid abuse of power by the government (a bus de droit) will require supervision (control). In the state of law submitted to the supervisory authority of the law (juridical control)
KEWIRAUSAHAAN Membangun Jiwa Entrepreneurship Dengan Pendekatan Ajaran Islam
Buku yang berjudul, Kewirausahaan (Membangun Jiwa Entrepreneurship Dengan Pendekatan Ajaran Islam ), berisikan beberapa pokok bahasan tentang kewirausahaan. Materi yang dimuat di dalam buku ini adalah materi-materi yang memberikan stimulus ke pada peserta didik untuk berfikir dan bertindak sebagai seorang wirausaha. Dan penyusunan materi-materi bahasan tentang kewirausahaan merujuk kepada silabus yang dipakai oleh beberapa perguruan tinggi negeri Islam maupun umu
Metode Ijtihad Muhammad Syahrur
In the contempory world figure usul fiqh Muhammad syahrur including a phenomenal figure and contradictory figure
Suluk Dalam Tareqat Naqsyabandi Haqqani
Suluk merupakan salah satu amalan dalam tareqak naqsyabandi haqqani. Tidak semua jamaah naqsyabandi haqqani berkesempatan melakukan ibadah suluk, karena ibadah ini merupakan panggilan dan undangan khusus secara batin antara murid dan guru, maka berbahagialah mereka yang dapat mengikuti suluk. Suluk dilaksanakan di tempat khusus, seperti zawiyah, yang dibuat sedemikian rupa, sehingga jamaah dapat nyaman dalam beribadah, melakukan aktivitas harian (MCK). Adapun waktunya, biasa pada bulan Rajab, Sya'ban dan Ramadhan selama 10-30 hari
Islamic Cyber Campus (ICYCA) dan Pengukurannya Menggunakan Paradigma ICT Pura (Sebuah Model Pengembangan ICT di Pengajian Tinggi)
Implementasi Teknologi Maklumat dan Komunikasi (TIK) di Pengajian Tinggi saat ini
sudah menjadi strategi kompetitif bagi PengajianTinggi untuk menghasilkan outcome
PengajianTinggi yang berdaya saing. Akan tetapi implementasi TIK cenderung tidak mencapai
maklamat seperti yang diinginkan hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya tidak adanya
analisis keperluan yang komperehensif serta tidak adanya model atau acuan yang boleh dijadikan
standarisasi implementasi TIK di PengajianTinggi.Model pemetaan Information and
Communication Technology (ICT) Pura dari Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk
memetakan penggunakan ICT di bandar dapat dijadikan acuan dalam mengembang TIK di
PengajianTinggi. Cyber Campus ataupun Islamic Cyber Campus (ICYCA) boleh dibangun dengan
merujuk pada konsep dasar ICT Pura tersebut. Terdapat 5 (lima) dimensi (variabel) untuk
membangun atau merancang ICYCA iaitu dimensi iaitu dimensi keperluan dan keselarasan;
dimensi proses dan tata kelola penyelenggaraan; dimensi sumber daya teknologi (infrastruktur);
dimensi komunitas; dimensi keluaran dan manfaat (outcome). Dengan menggunakan metode
Research dan Development (R & D ) versi ADDIE (Analysis – Design – Development –
Implementation – Evaluation). ICYCA dirancang berdasarkan ke-5 (lima) dimensi di atas.
Implementasi ICYCA diukur dengan menggunakan paradigma pengukuran ICT Pura yang
mencakup 3 (tiga) domain, iaitu pemetaan entitas, perhitungan indeks serta pemeringkatan untuk
mengetahui sejauh mana keberhasilan implementasi ICYCA dengan menggunakan Instrumen
berupa kuesioner yang mencakup 5 (lima) variable yang dipakai.ICYCA dapat dibangun dan
diimplemetasikan secara efektif jika telah menggunakan model pengembangan yang sistematis dan
evaluasi yang berkala. Penggunakan model pemetaan dan pengukuran dengan paradigm ICT Pura
boleh dijadikan satu alternative dalam mengembangkan dan mengeimplementasikan ICYCA.
ICYCA dapat lebih efektif dan “sustainable” jika ICYCA telah mampu meresap dan berakar dalam
seluruh level pengajian tinggi. Dalam banyak hal, ICYCA menjadi strategis jika masuk dan
mempunyai pengaruh pada pengajiantinggi secara merata dan menyeluruh
Pola Interaksi Antar Etnis Tionghoa dan Masyarakat Lokal Di Kampung Cina Bukittinggi
In nature, the reality of people's lives is a plural, changing and dynamic reality. Dynamics can be driven by a plurality of culture, ethnic, religioun, ideology, social politics, and economic interests. In this pluralistic society, conflict often takes place. Pluralistic conditions of Bukittinggi society that has existed many years ago opens big opportunity for social conflict. It could be caused by several factors such as economic inequality, culture
Pengaturan Perkawinan Beda Agama di Indonesia
Heterogenity religion professed by the people of Indonesia in its interactions will impact the marriage
Keterampilan Kooperatif Siswa dalam Pembelajaran Kooeratif tipe STAD
Keterampilan Kooperatif Siswa dalam Pembelajaran Kooeratif tipe STA
Memahami Paradigma Pendidikan dan Pembelajaran
Sebagai suatu disiplin, ilmu pendidikan berangkat dari fenomena dan realitas pendidikan, sama tuanya seumur hidup manusia, dengan arti kata, ilmu pendidikan itu lahir dari fenomena yang terjadi dalam kehidupan manusia. Pendidikan bagi manusia sebelum sebagai suatu ilmu berdasarkan intuisi, instink, dan pengalaman, demikian juga anak manusia pertama di muka bumi ini belajar dari pengalaman seperti perkelahian Habilo dan Qabil, hanya belajar dari seekor burung gagak yang juga berkelahi dan salah satunya dikuburkan