JURNAL GALUNG TROPIKA
Not a member yet
    401 research outputs found

    DINAMIKA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI BIOETANOL DAN DOSIS MIKORIZA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian bioetanol dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan ulangan sebanyak tiga kali, perlakuan pertama adalah bioetanol yang terdiri dari tiga taraf konsentrasi, yaitu 0% (kontrol), 10%, dan 20%. Sedangkan perlakuan kedua adalah mikoriza yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji duncan jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman tertinggi diperoleh dari perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Analisis ragam jumlah daun berbeda nyata (?=0.05) terhadap interaksi bioetanol dan mikoriza umur 14 hst. Pengamatan ILD diperoleh nilai tertinggi umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1, sedang nilai tertinggi LAN umur 43 hst pada perlakuan kontrol, dan nilai tertinggi LTR umur 43 hst pada perlakuan bioetanol 20% dan mikoriza 8 g.tan-1. Hasil produksi tertinggi diperoleh pada perlakuan bioetanol 10% dan mikoriza 8 g.tan-1

    PENGARUH BERBAGAI METODE BUDIDAYA DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii (KASUS DI KECAMATAN MANDALLE KABUPATEN PANGKEP)

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai metode budidaya dalam meningkatkan produksi rumput laut Kappaphycus alvarezii di Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan metode bentangan memiliki produksi lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit, dimana produksi tertinggi pada metode bentangan sebesar 279,75 kg lebih tinggi dibandingkan dengan metode rakit dengan produksi tertinggi sebesar 124 kg. Hal ini diduga disebabkan karena pada metode bentangan aspek lingkungan terutama arus dan gelombang relatif lebih baik dibandingkan metode raki

    PENGGUNAAN LAPISAN EDIBEL DARI KARAGENAN SEBAGAI BAHAN PENGAWET IKAN SEGAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar untuk mempertahankan mutu selama penyimpanan. Pada penelitian ini diterapkan tiga perlakuan (peubah) yaitu;  (1) bentuk ikan segar (utuh dan fillet); (2) Lama pencelupan (1 menit, 3 menit dan 5 menit); (3) Suhu penyimpanan (suhu ruang dan suhu dingin). Setiap peubah dibandingkan dengan kontrol (tanpa lapisan). Pengujian mutu dilakukan pada akhir penyimpanan yaitu 8 jam untuk suhu ruang dan 30 hari untuk penyimpanan suhu dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan ikan utuh segar (A1) dengan lama pencelupan 5 menit untuk membentuk lapisan edibel (B3) dan penyimpanan suhu dingin (C2) merupakan perlakuan yang terbaik untuk dapat mempertahankan sifat kesegaran ikan. Penggunaan lapisan edibel dari karagenan pada ikan segar dapat mencegah terjadinya penurunan mutu terutama jika dikombinasikan dengan penyimpanan suhu dingin. Hal ini disebabkan karena lapisan edibel dari karagenan mampu mengurangi terjadinya kehilangan air dari daging ikan dan absorbsi air dari udara, penguraian protein, dan oksidasi lemak.Demikian pula dengan nilai pH yang relatif stabil selama penyimpanan

    KECERNAAN IN-VITRO KOMBINASI FERMENTASI JERAMI JAGUNG DAN DEDAK KASAR DENGAN PENAMBAHAN Aspergillus niger

    No full text
    Penelitian mengenai kecernaan in-vitro dari kombinasi fermentasi jerami jagung dan dedak kasar dengan penambahan Aspergillus niger dilaksanakan di kelurahan Ujung Baru kecamatan Ssoreang Kota Parepare, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian jerami jagung dan dedak kasar dengan penambahan Aspergillus niger terhadap kecernaan in-vitro bahan kering dan bahan organik pada pakan ruminansia. Percobaan disusun berdasarkan rancangan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah kombinasi jerami jagung dan dedak kasar (dedak kasar 25% + jerami jagung 75%, dedak kasar 50% + jerami jagung 50% dan  dedak kasar 75% + jerami jagung 25%) dan faktor kedua adalah penambahan berbagai taraf mikroba Aspergillus niger (level mikroba 0,5%, 0,75% dan 1%). Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 27 satuan percobaaan.  Hasil yang diperoleh adalah pemberian kombinasi jerami jagung dan dedak kasar dengan penambahan Aspergillus niger berpengaruh nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik.  Adapun kombinasi perlakuan yang terbaik adalah pada perlakuan A1B3 (dedak kasar 25% + jerami jagung 75% dengan level mikroba 1%

    APLIKASI MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill)

    No full text
    Pertambahan penduduk mengakibatkan pertumbuhan industri menggunakan kedelai turut meningkat, namun tidak diikuti oleh peningkatan produktivitas kedelai sehingga impor kedelai masih dibutuhkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis mikoriza vesikular arbuskular terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar dengan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) sebanyak tiga kelompok, perlakuan mikoriza terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa Mikoriza sebagai kontrol, 4 g.tan-1, dan 8 g.tan-1 yang dilanjutkan dengan uji BNT jika perlakuan berpengaruh nyata. Hasil percobaan menunjukkan tinggi tanaman, ILD, LAN, LTR dan berat biji tidak berpengaruh nyata, sedang jumlah daun berbeda nyata pada ?=0.05

    APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK DAN TANAMAN HERBAL PADA AYAM BROILER

    No full text
    Sebagian besar masyarakat menolak membeli produk peternakan yang diketahuinya menggunakan antibiotik atau bahan kimia dalam prosesnya, karena adanya residu  dan berkembangnya mikroba yang resisten dalam tubuh ternak maupun tubuh manusia yang mengkomsumsinya. Sehingga diperlukan produk probiotik dan tanaman herbal yang nantinya dapat mengurangi ketergantungan terhadap antibiotik dan obat-obatan kimia.   Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian dan komposisi jamu probiotik dan tanaman herbal pada air minum terhadap pertambahan bobot badan, berat karkas, persentase karkas, kualitas karkas dan mortalitas ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan Pertambahan bobot badan yang terbaik adalah  pemberian probiotik lengkap (J1) yang rata-rata pertambahan bobot badan 0,78 kg perhari  dan meningkatkan berat dan kualitas karkas ayam broiler, dengan berat rata-rata 1,25 Kg/ek. dan ditinjau dari kualitasnya perlemakan sub kutan yang relatif sedikit. Pemberian jamu probiotik dapat menekan angka mortalitas ternak yang diakibatkan oleh infeksi penyakit.  Adanya angka mortalitas rata-rata 0,05% diduga ternak stress akibat perubahan cuaca yang ekstrim atau cuaca yang sangat panas

    EFEKTIFITAS PENGGUNAAN PROBIOTIK DAN ANTIBIOTIK TERHADAP KUALITAS AIR DALAM MENINGKATKAN SINTASAN POST LARVA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis probiotik Bacillus Plus-1 dan antibiotik yang paling efektif dan efisien dalam memperbaiki dan mengontrol kualitas air media pemeliharaan post larva. Disain yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok dengan bahan uji yang diaplikasikan adalah probiotik Bacillus dengan dosis 0,75 mg/l, 1,0 mg/l dan 1,25 mg/l, bakteri Vibrio harveyi resisten rifamvicin 6 mg/l, serta Oxytetracyclin dan Erytromicin masing-masing 1 mg/l.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan udang windu cukup baik, akan tetapi perlakuan C2 (perlakuan probiotik 1,25 ppm dan erytromicin) dan B1 (perlakuan probiotik 1,00 ppm dan oxytetracycline) memiliki pertumbuhan tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Sintasan tertinggi udang windu selama pemeliharaan diperoleh pada perlakuan C1 (perlakuan probiotik 1,25 dan oxytetracycline), menyusul perlakuan D (kontrol). Pada saat uji tantang larva udang windu dengan bakteri Vibrio harveyi pada tingkat kepadatan 105, maka perlakuan kontrol memiliki tingkat kematian yan tertinggi. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa baik pertumbuhan, sintasan maupun uji tantang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap larva udang windu yang diuji

    PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS. L) YANG DITUMPANGSARIKAN DENGAN UBI KAYU (MANIHOT ESCULENTA) PADA WAKTU TANAM YANG BERBEDA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah (I) Mengetahui tingkat pertumbuhan tanaman jagung sebagai tanaman tumpangsari dengan waktu tanam yang berbeda pada lahan pertanaman ubi kayu, (II) Mengetahui tingkat produksi tanaman jagung sebagai tanaman tumpangsari dengan waktu tanam yang berbeda pada lahan pertanaman ubi kayu (III) Mengatahui waktu tanam tanaman tumpangsari yang dapat memberikan alternatif yang lebih baik sebagai penyangga produksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan dengan menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu jagung ditanam lebih awal 5 hari dari ubi kayu (W1), jagung ditanam lebih awal 10 hari dari ubi kayu.(W2), jagung ditanam lebih awal 15 hari dari ubi kayu (W3), jagung di tanam bersamaan dengan ubi kayu / kontrol (W4), jagung ditanam lebih lambat 5 hari dari ubi kayu (W5), jagung ditanam lebih lambat 10 hari dari ubi kayu (W6), jagung ditanam lebih lambat  15 hari dari ubi kayu (W7). Komponen yang diamati adalah komponen pertumbuhan dan komponen produksi. Hasil percobaan yang dilakukan dengan waktu tanamam jagung yang berbeda di simpulkan: (I) Pertumbuhan jagung yang baik di peroleh pada tanaman jagung yang ditanam lebih awal dari ubi kayu. (II) Produksi jagung yang tinggi di peroleh pada waktu tanam tanamam jagung yang di tanam lebih awal dari ubi kayu. (III) Waktu tanam jagung yang dapat menjadi alternatil sebagai penyangga produksi adalah waktu tanam jagung yang di tanam lebih awal 5 hari dari ubi kayu

    OPTIMASI KOMBINASI NAA, BAP DAN GA3 PADA PLANLET KENTANG SECARA IN VITRO

    No full text
    The research held in Agricultural Biotechnology Laboratorium of Hasanuddin University Research Center on January-October 2009.  This research aimed to know the effect of NAA, BAP and GA3 combination to potato growth in vitro.  We hope that the result could be use as information to develop qualified potato seed production through in vitro. This research used Complete Randomized Design with NAA, BAP and GA3 combination treatment.  The treatments were  kontrol, NAA 0,01 mg L-1 + BAP 0,05 mg l-1 +  GA3  0,1 mg l-1 , NAA 0,01 mg l-1 + BAP 0,05 mg l-1 +  GA3  0,2 mg l-1 ), R3 (NAA 0,01 mg l-1 + BAP 0,1 mg l-1 +  GA3  0,1 mg l-1 ), R4 (NAA 0,01 mg l-1 + BAP 0,1 mg l-1 +  GA3  0,2 mg l-1 ), R5 (NAA 0,1 mg l-1 + BAP 0,05 mg l-1 +  GA3  0,1 mg l-1 ), R6 (NAA 0,1 mg l-1 + BAP 0,05 mg l-1 +  GA3  0,2 mg l-1 ), R7 (NAA 0,1 mg l-1 + BAP 0,1 mg l-1 +  GA3  0,1 mg l-1 ), R8 (NAA 0,1 mg l-1 + BAP 0,1 mg l-1 +  GA3  0,2 mg l-1 ).  Each treatment consists of 2 experiment units.  Each treatment has 3 replication so there were 54 experiment units. The result showed that NAA 0,1 mg l-1 + BAP 0,1 mg l-1  + GA3 0,1  mg l-1 combination gave the best potato growth in number of twigs, number of leaves and planlet height

    STUDI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN SISTEM KOLAM AIR DERAS DI SUNGAI CARAMELE KOTA PAREPARE SULAWESI SELATAN

    No full text
    Caramele river as upper of karajae river in the parepare city potencial development running water fish pond culture and integrated of tourism and environment sustainability resource.  This aimed study to evaluated technical and non technical feasibility aspect arounded karajae river for running water fish pond system.The study  used purpose sampling method and variable investigated include; (1) water quality (temperature, velocity, vegetation, soil texture, bentic organism, oxygen,pH,accesability, etc.), (2) environment and social economic impact for native people in the around area. Investigation area fixed three station.The result of the study revealed that feasibility each stations appromixately are Station I (71,3%), Station II (71,3%) and Station III (71,0%). The stations feasibility for development  of running water fish pond system are Station I and II

    0

    full texts

    401

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL GALUNG TROPIKA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇