SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM
Not a member yet
    1269 research outputs found

    Penerapan Model Pembelajaran PBL (Project Based Learning) Berbasis Lingkungan Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI DPIB pada Mata Pelajaran Gambar Interior dan Eksterior Bangunan di SMK Negeri 1 Sidoarjo

    No full text
    Kata Kunci: Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Lingkungan, Prestasi Belajar SiswaDalam proses kegiatan belajar mengajar sering dijumpai berbagai jenis masalah, salah satunya yaitu adanya siswa yang sering bosan terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan. Akibatnya siswa susah memahami materi pembelajaran dan menyebabkan prestasi belajar rendah. Metode pembelajaran sangatlah mendukung ketika terjadi penyampaian materi, dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran Project Based Learing berbasis lingkungan pada mata pelajaran Gambar Interior dan Eksterior Bangunan sebagai salah satu alternaif pembelajaran.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbasis lingkungan dan meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Gambar Interior dan Eksterior Bangunan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama 2 siklus dan masing-masing siklus menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbasis lingkungan. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI DPIB-1 SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan jumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes dan observasi aktivitas siswa. Pengujian soal tes menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas.Hasil penelitian menyatakan(1) Model pembelajaran Project Based Learning berbasis lingkungan memberi kesempatan siswa mengetahui keterampilannya mengelola sumber belajar yang terdapat pada lingkungan sekolah. (2) Rata-rata kelas pada kondisi awal yaitu 73,18, pada siklus I sebesar 82,42 dan pada siklus II mencapai 95,45.  (3) Keaktifan belajar siswa pada siklus I mencapai presentase 65% dan pada ssiklus II mencapai presentase 80%. Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbasis lingkungan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan meningkatkan aktivitas belajar siswa

    Analisis Perbedaan Antara Produktivitas Alat Berat dan AHSP Dalam Permen PUPR Nomor: 28/PRT/M/2016Pada Proyek Jembatan Tol Kertosono Solo di Jombang

    No full text
    RINGKASANBashori, Ahmad. 2019. Analisis Perbedaan Antara Produktivitas Alat Berat dan AHSP Dalam Permen PUPR Nomor: 28/PRT/M/2016Pada Proyek Jembatan Tol Kertosono Solo di Jombang. Skripsi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Suparno, M.T. (II) Drs. N. Bambang Revantoro, S.T., M.T.Kata Kunci : Produktivitas, Excavator, Dumptruck, Permen PUPR Nomor: 28/PRT/M/2016Dimasa sekarang di dalam proyek banyak sekali hambatan teknis maupun nonteknis, pada produktivitas alat berat disaat pelaksanaannya, yang akan membuat turunnya kinerja proyek, maka dari itu dibutuhkan suatu penelitian, yang menjadi referensi untuk kontraktor proyek dalam penggunaan alat berat. Dan juga melakukan penelitian dengan observasi pendataan di lapangan, dan dengan membandingan dengan rumus-rumus yang ada di salah satu teori, didalam penelitian ini penulis menggunakan rumus yang ada di Permen PUPR  No. 28 Tahun 2016Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengevaluasi dan mengetahui  produktivitas excavator yang dihitung dengan time study dan Permen PUPRNomor: 28/PRT/M/2016. (2) mengevaluasi dan mengetahui  produktivitas dumptruck yang dihitung dengan time study dan Permen PUPRNomor: 28/PRT/M/2016. (3) mengetahui perbedaan antara produktivitas excavator yang dihitung dengan time study dan Permen PUPRNomor: 28/PRT/M/2016. (4) mengetahui perbedaan antara produktivitas dumptruck yang dihitung dengan time study dan Permen PUPRNomor: 28/PRT/M/2016.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif, dengan obyek penelitiannya adalah proyek galian tanah di  Jombang. Perhitungan produktivitas dilakukan dengan metode time study. Metode time study adalah metode pengukuran produktivitas di lapangan dengan cara menentukan standard time suatu pekerjaan. Pada pengamatan akan diukur nilai basic time yang akan diolah menjadi standard time, dan digunakan untuk menghitung nilai produktivitas. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah one sample t test.Dari hasil perhitungan diperoleh nilai produktivitas alat berat pada pekerjaan galian tanah dengan produktivitas sebagai berikut: (1) excavator pada pekerjaan galian tanah yang dihitung dengan time study rata-rata sebesar23,58 m3/jam, sedangkan menurut Permen PUPR  Nomor: 28/PRT/M/2016 sebesar 26,87 m3/jam. (2) Produktivitas dump truckp ada pekerjaan galian tanah yang dihitung dengan time study rata-rata sebesar4,45 m3/jam, sedangkan menurut Permen PUPR  Nomor: 28/PRT/M/2016 sebesar 6,72 m3/jam. (3) penelitian ini ada perbedaan antara rata-rata produktivitas alat berat excavator yang dihitung dengan time study danPermen PUPR  Nomor: 28/PRT/M/2016.  (4) penelitian ada perbedaan antara rata-rata produktivitas alat berat dump truck yang dihitung dengan time study dan Permen PUPR Nomor: 28/PRT/M/2016

    Kuat Tekan Beton Penampang Persegi Tulangan Bambu Dengan Menggunakan Pengekangan Tulangan Silang Kait 90°

    No full text
    RINGKASANFeriansyah S. M, Achmad. 2019. Kuat Tekan Beton Penampang Persegi Tulangan Bambu Dengan Menggunakan Pengekangan Tulangan Silang Kait 90°. Program Studi S1 Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nindyawati, S.T., M.T. (II) Mohammad Sulton, S.T., M.TKata Kunci: Pengekangan, Tulangan Silang, Tulangan BambuKonsep pengekangan pada elemen struktur kolom beton bertulang dimaksudkan agar pada saat selimut kolom hancur maka tulangan pengekang dapat mengekang inti beton sehingga memiliki kekuatan paling tidak sama dengan kekuatan pada saat selimut kolom belum terkelupas. Salah satu metode yang dapat digunakan sebagai solusi adalah penambahan tulangan silang kait 90° (crosstie). kebutuhan baja dari hari ke hari meningkat dan berbanding lurus dengan harganya karena baja merupakan bahan yang suatu saat berpotensi habis dan tidak dapat diperbarui lagi. Maka dari itu, sangat diperlukan suatu alternatif lain guna menggantikan tulangan baja. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan adalah menggunakan bambu sebagai material penyusun beton bertulang guna mereduksi penggunaan baja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Niai kuat tekan, (2) Presentase peningkatan kuat tekan, (3) Regangan, (4) Hubungan tegangan-regangan, (5) Nilai Modulus Elastisitas, (6) Pola keruntuhan dari beton bertulang bambu kait sengkang 135° dengan penambahan crosstie (BBB), beton bertulang bambu kait sengkang 135° (BBA), dan beton bertulang baja kait sengkang 90° (BJ).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental di laboratorium berupa pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas pada inti beton bertulang usia 28 hari. Ukuran benda uji yang digunakan adalah beton penampang persegi dengan sisi 15 cm x 15 cm dan tinggi 30 cm dengan variasi : beton bertulang baja kait sengkang 90° (BJ), beton bertulang bambu kait sengkang 135° (BBA), dan beton bertulang bambu kait sengkang 135° dengan penambahan crosstie (BBB).Hasil penelitian adalah : (1) Nilai tekan inti beton BJ, BBA, BBB masin-masing adalah 26.368, 23.364, 28.604 MPa, (2) Presentase peningkatan penambhan kuat tekan BBB terhada BBA adalah 22% sedangkan BBB terhadap BJ adalah 8%, (3) Regangan setelah titik luluh dan beban ultimit menuju titik putus adalah BBB > BBA > BJ, (4) Penambahan crosstie efektif dalam menambah nilai tegangan dan regangan, (5) Perlakuan penggunaan tulangan bambu penambahan crosstie pada BBB meningkatkan modulus elastisitas sehingga material mencapai titik luluh pada beban yang cukup tinggi dengan deformasi yang kecil,(6) Pola keruntuhan yang terjadi adalah columnar. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tulangan bambu dengan penambahan crosstie efektif dalam menambah nilai tegangan dan regangan beton  saat menuju titik putus

    Hubungan Sikap Siswa terhadap Guru dengan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak Siswa Kelas XII Di SMK Negeri 2 Kota Probolinggo.

    No full text
    Sikap adalah kecenderungan untuk bertindak, berfikir, dan merasa dalam menghadapi objek. Objek tersebut biasa berupa orang, benda, tempat, gagasan, maupun situasi. Sikap siswa yang positif terhadap guru merupakan pertanda awal yang baik bagi proses belajar siswa tersebut. Sebaliknya, sikap negatif dapat menimbulkan kesulitan belajar bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Bagaimana sikap siswa terhadap guru dalam Mata Pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak Siswa Kelas XII di SMK Negeri 2 Kota Probolinggo. (2) Bagaimana Prestasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak Siswa Kelas XII di SMK Negeri 2 Kota Probolinggo. (3) Apakah terdapat hubungan antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa dalam Mata Pelajaran Menggambar dengan Perangkat Lunak Siswa Kelas XII di SMK Negeri 2 Kota Probolinggo.Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasional, untuk menjelaskan hubungan antara satu variabel dan variabel lain dengan menggunakan angka-angka. Variabel dalam penelitian ini adalah sikap siswa terhadap guru (x), dan prestasi belajar (y), subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII yang menempuh matapelajaran menggambar dengan perangkat lunak di SMKN 2 kota Probolinggo. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah angket/kuesioner Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah product moment.Hasil uji analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sikap siswa terhadap guru dalam matapelajaran menggambar dengan perangkat lunak siswa kelas XII di SMKNegeri 2 Kota Probolinggo termasuk pada kategori yang baik. Prestasi belajar siswa dalam matapelajaran menggambar dengan perangkat lunak siswa kelas XII di SMK Negeri 2 kota Probolinggo termasuk kategori memuaskan. Terdapat keeraatan hubungan yang rendah antara sikap siswa terhadap guru dengan prestasi belajar siswa dalam matapelajaran menggambar dengan perangkat lunak siswa kelas XII di SMK Negeri 2 kota Probolinggo

    . Studi Karakteristik dan Pemodelan Parkir Kendaraan Bermotor pada Sekolah Menengah Atas di Kota Malang

    No full text
    Kota Malang sebagai kota pendidikan yang mempunyai banyak sekolah dan Universitas terkemuka di Jawa Timur pasti akan mengalami tingginya penggunaan kendaraan bermotor. Terutama pada Sekolah Menengah Atas yang banyak dari siswanya menggunakan moda transportasi sepeda motor. Hal ini akan berpengaruh pada lahan parkir disekolah itu sendiri yang tidak sebanding dengan jumlah siswa yang membawa sepeda motor sehingga banyak dari siswa itu yang mengunakan parkir diluar sekolah dan mengganggu pengguna jalan tersebut. Kemudian tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik parkir kendaraan bermotor pada Sekolah Menengah Atas di Kota Malang dan Pemodelan parkir pada Sekolah Menengah Atas dikota Malang. Sedankan Rancangan penelitian ini diawali dengan tahap awal dilakukan survey kondisi lapangan yang kemudian dilakukan survey selama 3 hari pada sekolah yang akan dijadikan sampel penelitian selama lebih dari 10 Jam/hari. Dari hasil survey tersebut akan didapat Volume parkir, Akumulasi parkir, Durasi parkir, Angka Pergantian Parkir (Parking Turnover), Indeks parkir dan Pemodelan Parkir. Hasil Penelitian bahwa dapat dilihat Volume parkir sepeda motor tertinggi pada SMA 8 sebesar 784 sepeda motor dan pada SMA 3 sebesar 33 mobil. Volume parkir terendah  pada SMA 2  sebesar 328 sepeda motor dan pada SMA 4  sebesar 11 mobil. Akumulasi parkir sepeda motor tertinggi pada SMA 8 sebesar 779 sepeda motor dan SMA 3 sebesar 12 mobil. Akumulasi parkir sepeda motor terendah  pada SMA 2 sebesar 325 sepeda motor dan pada SMA 7 sebesar 1 mobil. Durasi Parkir rata-rata tertinggi pada SMA untuk mobil dan sepeda motor yaitu 9-10 Jam/hari. Angka pergantian parkir (parking turn over) rata-rata angka pergantian parkir dalam satu SRP parkir melayani lebih dari satu kendaraan. Angka pergantian parkir sepeda motor tertinggi pada SMA 8 sebesar 5,33 kend/SRP dan angka pergantian parkir mobil tertinggi pada SMA 8 sebesar 5,25 kend/SRP sedangkan angka pergantian parkir sepeda motor terendah pada SMA 9 sebesar 1,92 kend/SRP dan angka pergantian parkir mobil terendah pada SMA 4 sebesar 1,75 kend/SRP. Indeks parkir rata-rata motor >100%, hal ini menunjukkan bahwa fasilitas parkir pada Sekolah Menengah Atas dikota Malang bermasalah dan tidak memenuhi standart. Sedangkan untuk indeks parkir mobi

    Hybrid Anaerobic Baffled Reactor–FilterUpflow sebagai Instalasi Pengolahan Air Limbah Guna Mendukung Penerapan Green Building Pada Bangunan Tinggi

    No full text
    Kata Kunci: HABR, filter upflow,green building Anaerobic Baffled Reactor (ABR) merupakan sistem pengolahan air limbah tersuspensi aerobik dan memiliki kompartemen-kompartemen yang dibatasi oleh sekat vertikal. Sistem pengolahan air limbah ini umum diterapkan di kota Malang. Namun sistem tersebut memiliki beberapa kendala teknis, salah satunya adalah effluen air limbah pada ABR belum memenuhi syarat baku mutu air limbah. Sehingga pada penelitian ini, dilakukan pengembangan pengolahan lanjutan dengan cara memodifikasi sistem ABR dengan penambahan kompartemen filter dengan filter aliran upflowuntuk menghasilkan efluen yang mampu dimanfaatkan kembali atau dibuang langsung ke lingkungan. Sistem ini disebut Hybrid Anaerobic Baffled Reactor – FilterUpflow (HABR-FU).Pola aliran U-shapedigunakan untuk mengalirkan air limbah dari inlet menuju outlet.Dimensi reaktor dihitung berdasarkan teori dasar waktu tinggal dalam teori DEWATS. Volume air limbah yang direncanakan dalam reaktor adalah 60 liter. Berdasarkan volume tersebut, dimensi reaktor skala laboratorium yang memiliki beberapa kompartemen adalah 75 cm x 20 cm x 40 cm untuk total panjang, lebar, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HABR-FU lebih unggul dalam menyisihkan kadar BOD hingga 96% dan TSS hingga 98%. Nilai rata-rata air limbah dari beberapa parameter seperti pH, suhu, DO, BOD, TSS, TKN dan TC telah memenuhi standar kualitas air limbah. Kinerja penyisihan HABR-FU adalah 96% dari BOD, 98% dari TSS, 92% dari TKN, 26% dari TP, dan 89% dari TC. Namun, TP berada di atas standar baku mutu air limbah

    Aplikasi Logika Fuzzy Sugeno Pada Prediksi KuatTekan, Modulus Elastisitas, dan Kuat Tarik Belah Beton

    No full text
    Kata Kunci: Logika Fuzzy Sugeno, Kuat Tekan, Modulus Elastisitas, Kuat Tarik Belah, Prediksi, MATLAB R2015a   Beton sebagai material struktur bangunan memiliki beberapa sifat mekanik yang dijadikan sebagai dasar untuk menentukan mutu beton yaitu kuat tekan, modulus elastisitas, dan kuat tarik belah. Untuk mempermudah dalam mengetahui ketiga sifat tersebut yang masih menggunakan metode konvensional, maka digunakan metode prediksi. Metode prediksi yang ada hingga saat ini masih memiliki berbagai kekurangan yaitu rumit dan single output, sehingga digunakan metode baru yaitu logika fuzzy Sugeno dengan system kerja Multiple Input Triple Output (MITO). Metode logika fuzzy Sugeno bertujuan untuk mempermudah dalam mengetahui kuat tekan, modulus elastisitas, dan kuat tarik belah beton sebagai triple output tanpa harus melakukan pengujian di laboratorium. Tujuan penelitian adalah menentukan variable multiple input dan triple output aplikasi logika fuzzy Sugeno, menyusun himpunan fuzzy Sugeno, menghitung cara manual fuzzy Sugeno, menghitung cara komputasi fuzzy Sugeno, mengetahui validasi aplikasi, dan mengetahui hasil simulasi dari prediksi triple output dengan software fuzzy MATLAB R2015a. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental aplikatif. Data yang digunakan sebanyak 60 yang merupakan data sekunder penelitian terdahulu. Data penelitian dibagi menjadi 2 yaitu data untuk eksperimen aplikatif yang digunakan untuk menyusun semesta pembicaraan dan data untuk validasi yang digunakan untuk uji validitas. Tahap pertama yaitu pengumpulan data, kemudian penyusunan himpunan fuzzy, selanjutnya aplikasi fungsi implikasi dengan membuat aturan fuzzy. Setelah itu, dilakukan perhitungan cara manual dan komputasi. Hasil output fuzzy selanjutnya diuji validasi dengan cara membandingkan output cara manual dengan komputasi, uji linearitas, dan ujibeda. Setelah dinyatakan valid, selanjutnya dilakukan 7 simulasi untuk mengetahui hasil prediksi terhadap teori di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; output cara manual sama dengan output cara komputasi yaitu kuat tekan = 21,90 MPa, modulus elastisitas = 21,10 GPa, dan kuat Tarik belah = 2,51 MPa. Pada uji linieritas, untuk kuat tekan diperoleh nilai R2 = 0,958, modulus elastisitas diperoleh nilai R2 = 0,960, dan kuat tarik belah diperoleh nilai R2 = 0,957 dimana nilai hasil uji linieritas mendekati 1,00 sehingga dapat dikatakan baik.Pada uji beda rerata (T-test) untuk kuat tekan diperoleh nilai P-value = 0,580, modulus elastisitas diperoleh nilai P-value = 0,119, dan kuat tarik belah diperoleh nilai P-value = 0,555 dimana lebih besar dari nilai α (0,05) sehingga dapat dikatakan tidak terjadi perbedaan secara signifikan. Berdasarkan 3 cara tersebut, aplikasi logika fuzzy Sugeno pada prediksi kuat tekan, modulus elastisitas, dan kuat tarik belah beton dikatakan valid dan layak digunakan. Hasil simulasi sesuai dengan teori yang ada di lapangan

    Pengaruh Kerjasama Tim Terhadap Keberhasilan Suatu Proyek Konstruksi di Kota Malang

    No full text
    ABSTRAKArganata, Dio. 2018. Pengaruh Kerja sama Tim Terhadap Keberhasilan Suatu Proyek Konstruksi di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M.Pd, M.T., (II) Drs. N. Bambang Revantoro, S.T., M.T.Kata Kunci : Pengaruh kerja sama, kerja sama tim, keberhasilan proyekSebuah proyek konstruksi umumnya berlangsung dalam jangka waktu pendek atau terbatas. Agar suatu proyek dikatakan berhasil dan dapat selesai dalam waktu yang sudah disepakati tentu banyak aspek-aspek yang harus diperhatikan seperti perencanaan yang matang, struktur organisasi yang terinci, pendanaan yang lancar, serta waktu yang harus diperhatikan. Selain itu keberhasilan suatu proyek dapat dilihat dari kerjasama tim yang dibangun. Oleh karenanya perlu dilakukan identifikasi terhadap faktor-faktor kerja sama tim dalam proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terbesar apa yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi dilihat dari faktor kerjasama tim dan pengaruhnya terhadap waktu penyelesaian proyek konstruksi di Kota Malang.Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket atau kuisioner sebagai instrumen berdasarkan data BPC GAPENSI Kota Malang tahun 2017. Populasi yang diperoleh sebanyak 135 perusahaan jasa konstruksi kelas menengah dan kelas kecil. Sampel diambil 27 perusahaan dengan responden sebesar 54 orang. Dalam penelitian ini analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi dengan menggunakan software IBM SPSS for Windows versi 25.0.Dari hasil analisis didapatkan data faktor hubungan dengan tugas(16.9%), faktor hubungan antar anggota (16.8%), faktor manfaat kerjasama tim secara psikologis (16.0%),faktor manfaat kerja sama tim secara ekonomi (17.17%), faktor manfaat kerjas ama tim secara sosial (17.0%), dan faktor manfaat kerja sama tim secara budaya (16.3%). Dari perhitungan analisis faktor,diperoleh manfaat kerja sama tim secara ekonomi adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan proyek konstruksi di Kota Malang

    Aplikasi Logika Fuzzy Mamdani untuk Prediksi Faktor Keamanan pada Analisis Stabilitas Lereng

    No full text
    Analisis stabilitas lereng digunakan untuk menentukan nilai faktor keamanan lereng dengan berbagai metode. Pada umumnya dihitung menggunakan analisis pemodelan dan program komputer geoteknik. Selain cara tersebut, logika fuzzy Mamdani adalah salah satu metode yang dapat digunakan. Beberapa kelebihan yang dimiliki logika fuzzy Mamdani adalah cepat, hemat biaya dan memiliki sistem penyelesaian yang cepat. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dicoba prediksi faktor keamanan lereng menggunakan logika fuzzy Mamdani. Tujuan penelitian ini antara lain: (1) mendeskripsikan variabel input dan variabel output logika fuzzy Mamdani, (2) menyusun himpunan fuzzy Mamdani untuk prediksi faktor keamanan lereng, (3) menghitung prediksi faktor keamanan secara manual berdasarkan himpunan fuzzy Mamdani, (4) menghitung prediksi faktor keamanan secara komputasi menggunakan software MATLAB versi 8.5.0.197613 R2015a, (5) mengetahui validasi dengan membandingkan output cara manual dengan output cara komputasi dan hasil uji linieritas, dan (6) mengetahui hasil simulasi prediksi faktor keamanan lereng. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian aplikatif terapan dan ekperimental. Aplikatif terapan dilakukan menggunakan aplikasi logika fuzzy Mamdani dengan software MATLAB versi 8.5.0.197613 R2015a. Sedangkan ekperimental dilakukan dengan memberi 2 perlakuan berbeda yaitu perhitungan manual dan perhitungan komputasi. Analisis penelitian dilakukan pada 20 data sekunder yang bersumber dari jurnal. Selanjutnya dilakukan simulasi program dengan membentuk aturan fuzzy (if…and…then) sebanyak 16 rules. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) variabel input dan variabel output disusun dengan sistem Multiple Input Single Output (MISO) terdiri dari multiple input: kohesi (2,9-92,2kN/m2); sudut gesek dalam (11-370); berat volume tanah (10,5-30,79kN/m3); tinggi lereng (7,1-100m); sudut kemiringan lereng (16-660), dan single output: faktor keamanan lereng (0,842-1,780), (2) himpunan fuzzy disusun menggunakan himpunan linguistik Min-Max dengan fungsi keanggotaan trapesium, (3) hasil perhitungan prediksi faktor keamanan lereng secara manual berdasarkan himpunan fuzzy dengan penegasan centroid adalah 0,962, (4) hasil perhitungan prediksi faktor keamanan lereng secara komputasi menggunakan software MATLAB versi 8.5.0197613 R2015a dengan 2 rules adalah 0,962, (5) validasi dilakukan dengan 2 cara yaitu membandingkan output cara manual dengan cara komputasi diperoleh SF yang sama yaitu 0,962 dan uji linieritas diperoleh nilai R2 = 0,9823 sehingga program dinyatakan valid dapat digunakan untuk simulasi, (6) Simulasi dilakukan sebanyak 5 kali dengan hasil SF berturut-turut adalah 0,842, 1,22, 1,25, 1,5, 1,62. Sehingga nilai faktor keamanan maksimum diperoleh jika semua nilai input minimum

    ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS (ANDALALIN) PADA KAWASAN HOTEL WHIZ PRIME DI JALAN BASUKI RAHMAT KOTA MALANG

    No full text
    Analisis Dampak Lalu Lintas (andalalin) merupakan analisis pengaruh pengembangan tata guna lahan terhadap sistem pergerakan arus lalu lintas disekitarnya. Perkembangan jumlah penduduk yang terus meningkat dan menjadi salah satu kota tujuan wisata menjadikan pemerintah kota Malang harus menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang kelancaran pertumbuhan kota seperti pembangunan hotel, apartemen, city walk, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pelayanan ruas jalan dan kinerja simpang bersinyal dikawasan Hotel Whiz Prime pada saat kondisi eksisting dan setelah beroperasinya hotel tersebut. Rancangan Penelitian ini diawali dengan identifikasi masalah lalu melakukan studi literatur tahap selanjunya pengumpulan data primer dan sekunder. Populasi dan sampel pada penelitian ini yaitu sebagai berikut (1) Populasi dari penelitian yaitu lalu lintas harian rata-rata (LHR) simpang bersinyal dan ruas jalan pada hari kerja dan hari libur. Tanggal 01 Mei 2017 dijadian sebagai acuan hari libur dan tanggal 02 Mei 2017 dijadikan acuan hari kerja, (2) Sampel dari penelitian yaitu lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada pukul 06.00-09.00, 11.00-14.00 dan 16.00-19.00 yang digunakan sebagai acuan penentuan jam sibuk pagi, siang, dan sore pada waktu penelitian. Setelah data terkumpul tahap selanjutnya yaitu melakukan analisis menggunakan MKJI. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) Pada tahun 2017 (kondisi eksisting) nilai tundaan rata-rata pada simpang Basuki Rahmat sebesar 23,25 det/smp dengan volume lalu lintas sebesar 3919 smp/jam. Berdasarkan nilai tundaan tingkat pelayanannya termasuk dalam katagori C, (2) Pada tahun 2022 (Hotel Whiz Prime telah beroperasi) arus lalu lintas meningkat 10,14% per tahun. Arus lalu lintas pada simpang Basuki Rahmat menjadi 6352 smp/jam dengan nilai tundaan rata-rata sebesar 27,13 det/smp dan tingkat pelayanan dikatagorikan D, (3) Pada tahun 2017 nilai tundaan rata-rata pada simpang Slamet Riyadi sebesar 21,71 det/smp dengan volume lalu lintas sebesar 20720 smp/jam. Berdasarkan nilai tundaan tingkat pelayanannya termasuk dalam katagori C, (4) Pada tahun 2022 arus lalu lintas sebesar 4409 smp/jam dengan nilai tundaan rata-rata sebesar 27,73 det/smp dan tingkat pelayanan dikatagorikan D, (5) Nilai DS pada ruas jalan tahun 2017 terbesar terjadi pada ruas Jalan Basuki Rahmat (Selatan) arah pergerakan Selatan ke Utara sebesar 0,31. Nilai tersebut dikatagorikan dalam tingkat pelayanan B, (6) Nilai DS ruas jalan pada tahun 2022 terbesar terjadi pada ruas Jalan Basuki Rahmat (Selatan) arah pergerakan Selatan ke Utara sebesar 0,52. Nilai tersebut dikatagorikan dalam tingkat pelayanan C

    0

    full texts

    1,269

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇