Buletin Al-Turas
Not a member yet
530 research outputs found
Sort by
Kearifan Lokal dalam Membentuk Daya Pangan Lokal Komunitas Molamahu Pulubala Gorontalo
Abstrak Perspektif budaya memandang makanan bukanlah sesuatu yang dipandang semata-mata berhubungan dengan aspek fisiologis dan biologis manusia melainkan secara menyeluruh terserap dalam suatu sistem budaya pangan. Sistem budaya pangan (makanan) mencakup kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi makanan yang di dalamnya tersirat pemenuhan kebutuhan manusia- -primer, sosial, dan budaya dalam rangka melangsungkan kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga, dan masyarakatnya. Tradisi kuliner berbasis pangan lokal merupakan bentuk kearifan local sebagai gambaran pola-pola hidup masyarakat yang mampu menghadirkan identitas kolektivitas dan representasi sosial budaya dalam mengkonsepkan makanan, fungsi sosial makanan. ---AbstractThe persepective of culture considers food not only as a physicological and biologial aspect of human but also includes it in a food culture system. Food culture system includes how food is produced, distributed and consumed. It also implicitly tells how the people tries to fulfill their need of food, social and cultural aspect in order to preserve their life, as a family and society. The culinary tradition which based on local food is a form of local genius as a description of how people lives in many patterns. These patterns present collective identity in concepting food as social funcion
Analisis Sosiolinguistik Perubahan Bahasa Pada Masa Pra-Pasca Pubertas
AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh dua masalah, pertama bahasa sebagai instrumen komunikasi yang digunakan anak, dan kedua anak sebagai pengguna dan pemakai bahasa. Dari segi bahasa kita dapat amati bahwa sifat bahasa sangat dinamis dan cenderung mengalami perubahan. Sedangkan dari segi pengguna bahasa, kita juga dapat amati adanya dinamika bahasa yang terjadi pada anak secara terus menerus.Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui perubahan bahasa anak yang mengalami masa transisi dari masa pra-pubertas ke masa pasca-pubertas awal 2) Mengetahui perubahan bahasa pada masa pasca-pubertas dalam pertalian antara bahasa dan pikiran; apakah bahasa yang mempengaruhi pikiran, atau pikiran yang mempengaruhi perubahan bahasa. 3) Mengetahu hubungan perubahan bahasa dengan kesantunan bahasa pada masa pra-pasca pubertas.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan terhadap fakta dan fenomena empiris yang disaksikan peneliti apa adanya. Oleh karena itu semua fenomena yang nampak, direkam dan dirinci dengan tidak mempertimbangkan benar atau salahnya. Dengan demikian penelitian ini berusaha memberikan refleksi terhadap data yang diperoleh dari objek penelitian secara langsung.Hasil temuan penelitian ini adalah 1)Perubahan bahasa masa pra-pubertas mengalami peralihan karena faktor usia dan relasi yang dibangun penutur pada masa pasca pubertas. 2) Bahasa anak yang mengalami masa transisi bersifat resiprokal dengan pikirannya. Karenanya bahasa pada masa pasca pubertas dapat mempengaruhi pikiran dan pikiran juga dapat mempengaruhi perubahan bahasa seseorang.3) Kesantunan bahasa anak pada masa pasca pubertas tidak dapat dilihat melalui norma kesantunan semata tapi juga harus melihat faktor solidaritas bahasa teman-teman sebaya bagi penutur dan petutur dalam prinsip kerjasama tuturan.---AbstractThe research was distributed by two issues, firstly the language as an instrument of communication that is used, and the second two children as users and users of language. In terms of the language we can observe that the nature of the language is very dynamic and tend to experience change. While the language of the user, we can also observe the presence of the dynamics of language that occur in children continuously. The purpose of this study is to: 1) Mengetahui change language of children who experienced the transition from the pre-puberty to the time of initial puberty post-baby 2) know the language changes in the post-war period of puberty in the nexus between language and mind; does language affect the mind, or mind affecting change language. 3) Knows the relationship with politeness language change language on pre-post puberty. It is a qualitative descriptive study. The researchof dilwithkukan through observation of confinedap facts and empirical phenomena being witnessed by researchers. Therefore all phenomena appear, recorded and specified by not considering is right or wrong. Thus this study sought to provide a reflection against data obtained from research object directly. The results of these research findings is 1) changes the language of the pre-puberty experience the transition because of the age factor and the relationships that were built in the post-war period speakers of puberty.) Bahasa children undergoing transition are reciprocally with his mind. Hence the language in the post-war period of puberty can affect the mind and the mind can also affect change language person. 3) Kesantunan language of the child at the time of post puberty cannot be seen through the sheer politeness norms but should also see the solidarity factor language friends-peers for the speakers and the cooperation principle in speech petutur
Novel dan Kritik Politik Luar Negeri (Studi Sastra Realis Historis Al-Zaynī Barakāt Karya Al-Ghitani)
AbstrakPenelitian ini ini membuktikan bahwa salah satu kritik politik Novelis al-Ghitani di dalam novel al-Zayni> Baraka>t ialah kritikan terhadap kinerja Presiden Nasser atas kekalahan Arab pada perang Arab-Israel tahun 1967. Menurutnya, pemerintah ini terlalu disibukkan dengan memperbaiki internal Mesir sehingga kurang memperhatikan eskternal. Dengan kata lain, sepanjang tahun 1960-an, Presiden terlalu disibukkan dengan penanaman pan-Arabisme sehingga kurang dalam persiapan dan perencanaan melawan Israel tahun 1967.---AbstractThis research this proves that one of the criticisms of the political Novelist al-Ghitani in novel Zayni al-Baraka is the criticism of the performance of President Nasser over the defeat of the Arabs in the Arab-Israel war of 1967. According to him, the Government is too preoccupied with internal fix Egypt so little regard for external. In other words, throughout the 1960s, the President is too preoccupied with planting of pan-Arabism so lacking in preparation and planning against Israel in 1967
Membincang Historiografi Islam Abad Pertengahan
AbstrakIslam merupakan agama yang memiliki peradaban tinggi. Hal ini terlihat ketika kita membicarakan perkembangan ilmu pengetahuannya yang begitu menawan. Boleh dikatakan, modernisasi yang kita lihat sekarang ini tentu tidak dapat tergelar tanpa sumbangsih Islam. Bagaimanapun, Islam telah menorehkan tinta emas sebagai agama yang tidak saja menenggelamkan diri dalam ibadah ritualistik melainkan juga turut memperhatikan perkembangan umat manusia. salah satu hal yang menjadi perhatian Islam adalah perkembangan penulisan sejarah. Di abad pertengahan Islam, banyak ditemukan langgam-langgam historiografi yang berbeda dengan masa sebelumnya.---AbstractIslam is a religion which has a high civilization. it is can be seen when we talk about its developing knowledge. Hence, it can be said that modernization, as we see now day, is cannot be standing without the work of Islam. However, Islam had painted a masterpiece as a religion that is not only sinking itself in aspects of ritualistic but it also has a responsibility to fulfill the mankind’s need. One of them is the emerging of historiography. In the Islamic middle ages, there are many styles of historiographies which are different from previous era
Layanan Deposit Skripsi di Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora Uin Jakarta
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan deposit skripsi di perpustakan Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan, petugas perpustakaan, para pemustaka dan pimpinan fakultas. Hasil penelitian menunjukan bahwa layanan deposit skripsi di perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora sudah dapat dilaksanakan, namun masih terdapat beberapa kekurangan, yaitu kurangnya petugas, perawatan sistem otomasi perpustakaan yang tidak teratur, dan ruang pengolahan yang terbatas, sementara itu jumlah skripsinya tiap tahun akan terus bertambah. Perpustakaan telah melakukan berbagai upaya untuk menghadapi permasalahan tersebut. Penelitian ini juga memberikan berbagai saran untuk peningkatan layanan deposit skripsi tersebut.---AbstractThis research is aim to describe thesis deposit service in the library of Adab and humanity faculty, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. It is a descriptive research which uses a qualitative approach. Its informants are the chief of library, librarian, users, and faculty superior. The result shows that thesis deposit service in the library has been carried out but with some obstacles to cope with, namely the unscheduled computer system maintenance, minimum human resource and room in thesis processing. The library has tried to overcome these problem, because day by the day the thesis number is increasing. These efforts have been examined and give some recommendations on how to keep the service better
Menakar Ulang Kualitas Buku-Buku Terjemahan di Indonesia
AbstrakPenerjemahan buku-buku Islam di Indonesia semakin marak dilakukan. Akan tetapi, kegiatan penerjemahan tersebut belum seiring dengan kualitas buku terjemahan yang dihasilkan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut. Kecerobohan penerjemah, waktu penerjemahan (deadline) yang sangat singkat, dan apresiasi yang diberikan kepada penerjemah yang masih minim, merupakan sebagian faktor penyebabnya. Salah satu upaya untuk memperbaiki iklim penerjemahan di Indonesia adalah adanya pihak yang turut serta dalam mengontrol kualitas buku-buku terjemahan. Dengan kontrol inilah tinggi rendahnya kualitas buku terjemahan dapat diketahui. Sementara itu, mengontrol kualitas suatu karya terjemahan itu dapat dilakukan dengan beragam cara, di antaranya memberikan kritik atau penilaian. Kritik dalam arti memberikan apresiasi dan penilaian secara objektif, mengoreksi kekurangan dan kelebihan suatu karya terjemahan. Dari kritik itu pula hubungan dialektik antara teori dan praktik dalam menerjemahkan serta kriteria dan standar penilaian dapat diketahui.---AbstractTranslating book is a trend in Indonesia nowadays. Unfortunatelly, its quality is not good enough. There are many factors which caused it, including the carelessness of translator, the time of translating, and a little appreciation to the translator. While, there is an effort to recover such bad thing, that is an institution to control its quality. By this control, the quality of translation books could be measured. This control can be carried in may ways, by criticizing and assessing for example. Criticizing means making an objective assessment of the works. This kind of criticism will observe the relation between theory and practice in translating
Borrowing Words in Newspaper Seputar Indonesia Desember 2009
AbstrakPenelitian ini bertujuang untuk mengidentifikasi serapan kata bahasa Inggris dalam bahasa Indonesia. Objek dari penelitian ini adalah surar kabar Seputar Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 27 bulan Desember 2009. Penelitian ini, hanya mengambil beberapa artikel untuk dianalisis kata-kata serapannya, karena banyak sekali artikel dalam surat kabar tersebut, seperti pendidikan, hiburan, olahraga, ilmu pengetahuan, teknologi, hobi, gaya hidup, politik dan berita internasional. Selain itu, penelitian ini dilakukan karena surat kabar ini lebih dikenal sebagai surat kabar yang sering menggunakan kata-kata baru atau bahasa serapan daripada surat kabar lain. Hasil penelitian ini menunjukan ada sekitar 45 bahasa serapana dari surat kabar itu, yaitu perluasan, penyempitan, persamaan makna dan kebanyakan di antara kata tersebut adalah kata serapan campuran, lima kata serapan yaitu duel, mode, model, target, dan survey serta tidak terjadi pergeseran pinjaman (loan Shift).---AbstractThis research is aimed at identifying the English borrowing words from English into Indonesian. The object of this research is Indonesian newspaper, Seputar Indonesia, published on December 27th, 2009. This research, however, takes only certain articles to analyze in terms of borrowing words, since there are so many articles in it, such as education, entertainment, sport, science, technology, hobbies, lifestyle, politics and International news. In addition, this research is conducted for it is known as the Indonesia leading newspaper in using new words or borrowing words compared than the other newspapers. As the result, this research finds forty five borrowing words from the newspaper, namely extension, narrowing, same meaning and most of them are loan blend, five loanwords they are duel, mode, model, target, and survey and no loan shift. On the other hand, the change of meaning does not have regeneration and degeneration
Peran Elit Masyarakat: Studi Kebertahanan Adat Istiadat di Kampung Adat Urug Bogor
AbstrakTulisan ini merupakan penelitian studi lapangan dengan Judul Peran Elit Masyarakat: Studi Kebertahanan Adat Istiadat Di Kampung Adat Urug Bogor ini bertujuan pertama, menguji teori Ajip Rosidi mengenai Perubahan Sosial Budaya melalui data lapangan atau secara empiris. Kedua untuk mengungkapkan nilai-nilai budaya dalam adat istiadat atau kearifan lokal di Kampung Adat Urug dan menjelaskan peran Ketua Adatnya sebagai elit masyarakat dalam menjaga keberlangsungan adat istiadat tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif dengan menggunakan pendekatan Antropologis, Sosiologis dan Hermeunitik. Sementara Subjek kajiannya adalah masyarakat kontemporer di Kampung Adat Urug, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya kabupaten Bogor, terutama Ketua Adat yang berjumlah tiga orang dan sebagian warga sebagai informan---AbstractThesis research field studies with title Role Of Elite Society: Studies Of Viability Customs In Kampung Adat Urug Bogor aims first to test the theory of Ajip Rosidi on social-cultural change through field data or empirically. Second to express cultural values in customs or local wisdom in Kampung Adat Urug Bogor and explains the role of chairman of the customary as an elite society in maintaining the continuity of traition. This research is a descriptive-qualitative anthropological, sociological and hermeunitik. While the subject of study is of contemporary society in Kampung Adat Urug, Kiarapandak village, Sukajaya District, Bogor regency, especially indigenous Chairman of three people and some residents as informants
Transformasi Dompet Dhuafa dari Lembaga Amil Zakat menjadi Lembaga Sosial-Kemanusiaan
AbstrakTulisan ini mengulas sejarah perkembangan Dompet Dhuafa dari Lembaga Amil Zakat(LAZ) menjadi Lembaga sosial-kemanusiaan. Penulis berasumsi, bahwa Dompet Dhuafa bertransformasi dari Lembaga Amil Zakat dan berkembang menjadi Lembaga Sosial-Kemanusiaan. Dompet Dhuafa berbeda dengan LAZ yang lain karena memiliki program sosial-kemanusiaan. Pembahasan tulisan ini langsung tertuju pada periode sosial-kemanusiaan Dompet Dhuafa (2004-2012) dan selanjutnya analisis transformasi Dompet Dhuafa.Fenomena perkembangan lembaga filantropi Islam di Indonesia, kini telah berkembang dengan cukup baik. Dompet Dhuafa merupakan salah satu lembaga filantropi Islam Indonesia yang terbilang cukup sukses, dimana lembaga ini menggunakan manajemen modern. Dompet Dhuafa berkembang seiring berjalan waktu dan pergantian kepemerintahan Orde Baru menuju era Reformasi, perubahan kekuasaan banyak mendapat pengaruh positif dari munculnya Reformasi tersebut. Transformasi program karena bukan hanya sebagai lembaga yang bertugas mengurus penghimpunan zakat saja tetapi sosial-kemanusiaan pun telah dijalankannya menjadi program lembaga.Penelitian ini mengkaji dan mengungkapkan perkembangan transformasi Dompet Dhuafa. Adapun tulisan ini merupakan sejarah kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis dan lebih bersifat deskriptif- Analitis terhadap gambaran dan penguraian sejarah perkembangan Dompet Dhuafa.---AbstractThis paper reviews the historical development of the Amil of Dompet Dhuafa Zakat (LAZ) became social-humanitarian Agencies. The authors assume, that transformed the institution of Dompet Dhuafa Amil Zakat and developed into a Social-Humanitarian Agencies. Dompet Dhuafa is different to the others because it has a LAZ social program-humanity. Discussion this paper is directly fixed on the social-humanitarian period of Dompet Dhuafa (2004-2012) and the subsequent analysis of the transformation of Dompet Dhuafa. The phenomenon of the development of Islamic philanthropic institutions in Indonesia, has now grown quite well. Dompet Dhuafa is one of the Indonesia Islamic philanthropic institutions is quite successful, where the Agency is using modern management. Dompet Dhuafa grow as time goes on and the turn toward the new order era of National Reform, the change of power gets a positive influence of the rise of the Reformation. The transformation of the program because not just an institution collecting zakat but also social humanity program.This reseach found the development of Dompet Dhuafa in contemporer side. This using historical dan descriptive analysis method to the development of it history
The Power of Hegemonic Classes in F. Scott Fitzgerald’s The Great Gatsby
Topik dari tulisan ini adalah untuk membahas kajian budaya dengan berfokus pada hegemoni budaya, memperkenalkan gagasan dari kelompok yang berkuasa untuk mengontrol masyarakat. Tulisan ini akan mengangkat isu bagaimana kelas-kelas yang menguasai hidup pada tahun 1920an. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis The Great Gatsby karya Scott Fitgerald untuk menyimpulkan tentang gambaran kelas dan kekuatan aristrokrasi untuk mendominasi kelompok yang tidak berkuasa, dengan menggunakan kajian budaya, dari teori hegemoni Antonio Gramci. Secara khusus, penelitian ini berfokus pada perjuangan Jay Gatsby untuk menghadapi hegemoni kelompok aristokratik, yang kekuasaannya sangat berpengaruh. Dalam cerita tersebut, kelompok kaya baru, yang diwakili oleh Jay Gatsby, hidup di daerah West Egg, sementara kelompok aristokratik, yang diwakili oleh Tom Buchanan, tinggal di East Egg. Tom selalu menjadi pemenang karena dia datang dari kelompok aristokratik, yang keluarganya sangat berpengaruh. Oleh karena itu, Gatsby selalu kalah dalam persaingan melawan Tom walaupun sebesar apapun Gatsby berkuasa. Dengan mempelajari perjuangan Gatsby dalam novel ini, kita mendapatkan sebuah pemahaman yang lebih baik bagaimana kelompok yang lemah, bukan hanya di masyarakat Amerika, tetapi juga masyarakat lain di dunia juga akan berjuang untuk berkompetisi dengan kelompok aristrokratik.---AbstractThe topic of this paper is the pursuit of cultural studies focusing on cultural Hegemony, introduces the notion of the dominant groups’ power to control society. It will also raise the issue of how hegemonic classes live in 1920s. The objective is to analyze, using cultural studies, Antonio Gramsci’s Hegemony, Scott Fitzgerald’s The Great Gatsby in order to come to some conclusions about depictions of aristocratic classes and powers in order to dominate powerless groups. Specifically, the research focuses on Jay Gatsby’s struggles to face the hegemony of aristocratic groups, whose affluent supremacy. In the story, the new moneyed group, represented by Jay Gatsby, lives in West Egg while the aristocratic group, represented by Tom Buchanan, lives in East Egg. Tom is always the winner because he comes from the aristocratic groups, whose prestigious family. Therefore, Gatsby always loses compete against Tom no matter how hard Gatsby tries. By learning Gatsby’s struggle in this novel, we gain a better understanding of how other powerless groups, not only in American society, but also other society in the world, who also struggle to compete with the aristocratic groups