Buletin Al-Turas
Not a member yet
530 research outputs found
Sort by
Historiografi dan Metodologi Sejarah
Historiografi selain dimengerti sebagai hasil karya sejarah dapat pula dijabarkan sebagai suatu proses penulisan sejarah. Pengertian yang prtama berkenaan dengan studi hasil tentang karya tulis sejarah. Studi ini padapokoknya mempelajari ciri-ciri dan kecendrungan dari materi yang ditulis. Sedangkan penegrtian kedua berkaitan dengan tahap-tahap metode penelitian sejarah yang biasa dikenal dengan;Heuristik, kritik, sistesa fakta atau disebut juga penulisan sejarah (historio+Sejarah;grafi=penulisan). Ada pula yang menyebut sintesa fakta sebagai gabungan tahap interpretasi dan tahap historiografi. Metodologi sejarah yang ingin dibatasi penegrtiannya di sini adalah suatu ilmu bagaimana cara mengetahui mengenai langkah-langkah sekaligus wawasan teori yang berkenaan dengan penulisan sejarah. Pengertian inijela smempunyai hubungan erta dengan batasan kdua dari historiografi seperti dikemukakan di atas. Makalah ini akan membahas dua hal pokok, pertama tinjauan tntang jenis-jenis, ciri-ciri serta kecendrungan historiografi khususnya dalam sejarah Indonesia, dan kedua, pmbahasan tntang kaitan antara proses penulisan sejarah dengan metodologi
Nisbat Gelar Daulah di Masa Pemerintahan Bani Buwaih (334-447 H/ 945-1055 M)
Dinasti Abbasiyah adalah pengganti dinasti Bani Umayyah. Dalam perjalanan sejarahnya selama 500 tahun lebih (132- 656 H 750-1258 M), dinasti ini mengalami pasang surut dalam pemerintahannya. Keadaan pasang surut ini sebagaimana dikatakan Harun Nasution dikarenakan khalifah Abbasiyah tidak secara terus-menerus dan berkesinambungan memegang tampuk pemerintahan. Meskipun Bani Abbas tetap berstatus sebagai kepala negara (khalifah), namun jabatan kepala pemerintahan (Wazir/ sulan) kerap kali berpindah tangan dari satu dinasti (keluarga) kepada dinasti lain yang tidak memiliki hubungan darah dengan Abbasiyah. Salah satu dinasti yang pernah memerintah di dalam kekuasaan Abbasiyah adalah Bani Buwaih dariPersia (Iran) antara 334-447 H/ 945-1055 M
Napak Tilas Tarekat Tijaniyah di Cirebon
Secara harfiah, tarekatberarti jalan, cara atau metode (Shorter Encyclopedia of Islam, 1974:574).Dalam lapangan tasawuf, istilah ini sampai abad ke 11 (5H) dipakai dengan pengertian jalan yang harus ditempuh oleh setiap calon sufiuntuk tujuan berada sedekat mungkin kepada kepada Allah meskipun dibatasi oleh hijab. hijab dapat dikatakan suatu kiasan yang mengandung makna sebagai pemisah atau didnding yang membatasi mata batin sesorang dengan ALLAH SWT
Dalam Irama Shalawat Gembung
Ini adalah kisah sendu. Di beberapa pojok wilayah Jawa Barat, kerap diselenggarakan acara baca shalawt dengan iringan gembyung sebagai pengimbang kata-kata yang disentakan. Bunyi tuduhan begitu lirih, sahut bersahut di antara puji-puji yangdiselipkan
Sirah Nabawiyah
Kenabian adalah anugrah Tuhan, tak dapat dicapai dengan usaha, akan tetapi ilmu dan kebijaksanaan Allah yang berlaku, diberikan kepada orang yang sedia menerimanya, yang sanggup memikul segala bebannya. Allah lebih mengetahui dimana risalah-Nya itu akan ditempatkan
Jamaluddin Al-Afghani: "API" PAN-ISLAMISME DAN KEGIATAN POLITIK
Jamaluddin AlAfghani was like a motivating spirit everywhere. He was a 19th century moslem reformist who propaganded the unity of Islam through his Pan-IsLamism movement.
Slavery in Narrative of the Life of Frederick Douglas by Himself
Pendekatan obyektif dalam tulisan ini dipakai untuk mengungkap elemen praktik slavery dalam Narative of the Life of Frederick Douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen slavery dapat diketahui melalui apa yang dijalani. Tema besar karya ini adalah perbudakan kulit putih terhadap kulit hitam (negro) di Amerika Serikat. Slave benar-benar diperlakukan seperti binatang. Mulai dari cara memberi makan yang kurang dan disatukan dengan binatang, tidak diberi pakaian yang cukup; tidur sekandang dengan babi, kuda, atau hewan lain; tidak diberi kesempatan untuk istirahat/ tidur cukup; dilarang untuk belajar; dipaksa kerja keras tanpa berhenti; dipaksa mengembalikan upah hasil jerih payahny; kaum perempuan dicambuk dan disika setengah mati, bahkan tidak hanya itu, anak-anakpun disiksa hinggameninggal. Semua itu adalah contoh kebiadaban para slaveholder
Konsep Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Perspektif Syariat Islam
Human being is a God\u27s creation (the Al mighty) that has basic right called human basic right to guarantee the existence of their values and prestiges and environment harmonization. The God also gives human being the freedom to manage and to take care the entire world responsibly in order to get the prosperity. Therefore, there are a forbidden of discrimination based on sex, race, and religion. Eventhough, this is not noticed by shariat, but international convension had admitted as a part of basichuman right
Abu Nawas Dalam Miras Dan Sajak Taubat
Itulah dua bait sajak yang banyak dikumandangkan di masjid-masjid, biasanya menjelang shalat fardhu atau usai shalat jumu\u27ah, di Indonesia. Kuat dugaan, sejak itu karangan Abu nawas, meskipun ada yang menduga hasil karya Imam Syafi\u27i.Tetapi, siapa sebenarnya Abu Nawas? Selain pngetahuan tentang Sajak Taubat itu, masyarakat Indonesia hanya tahusi Abu Nawas dengan kombinasi sifat-sifat berwarna-warni; tukang banyol, cerdik atau gendeng! Abu Nawas "ngakalin" Harun al-Rasyid, sehingga Baginda selalu dapat dikalahkan. "Akal" Abu Nawas mengangkat masjid atau pura-pura gila agara tidak diangkat jadi Kadi dan kisah-kisah (yang sebenarnya lebih sekdar dongeng) lan yang kandung lengket di masyarakat, memperkuat legnda Abu Nawas ssebagai tokoh dongeng yang turun temurun bebrapa dasawarsa