Buletin Al-Turas
Not a member yet
530 research outputs found
Sort by
Hukum dan Kekuasaan: POtret Penegakan Hukum Dinasti Abbasiyah (132-656H/750-1258M)
GALIBNYA; dalam diskursus sejarah umum dan sejarah umum dan sejarah kebudayaan (cultural history), perhatian khusus selalu diarahkan kepada amatan politis. Pandangan ini tentu saja mengandung suatu kebenaran. Bukan hanya karena berkisah tentang politik dianggap menarik atau politik merupakan salah satu bidang kebudayaan, namun lebih dari itu politik menjadi faktor signifikan yang mampu memerankan fungsinya secara determinan dalam menentukan corak kebudayaan sepanjang lintas perjalanan sejarah kemanusiaan
Adverbs In Expressions of Disagreement: a Corpus Study
This study examined the occurrences of expressions of disagreement in the textbook and corpora namely Corpus of Contemporary American English (COCA) and British National Corpus (BNC). Besides, this study scrutinized the concordance lines in which disagreement occur to obtain other language functions that were usually used together in expressions of disagreement. It also studied the used of adverbs in expressions of disagreement. They were categorized based on semantic categories develop by Biber, et al. (1999). Some expressions of disagreement given in the textbook were not found in BNC. The findings from the corpora showed that the speakers tend to give opinions and reasons in stating disagreement. They, moreover, showed direct respect to the interlocutors in order to manage the relationship. These language functions were not found in the expressions of disagreement in the textbook. The adverbs that belonged to the categories of degree and stance were more salient than any other categories. The adverbs intensified the level of disagreement and represent speakers’ certainty. Furthermore, the adverbs indicate speakers’ attitude toward the issues of disagreement. It seemed that adverbs played a role in stating disagreement. However, no expressions of disagreement in the textbook contained adverbs.---Penelitian ini bertujuan untuk mengecek kemunculan ungkapan yang digunakan untuk menyatakan tidak setuju di buku teks dan korpus. Korpus tersebut adalah Corpus of Contemporary American English (COCA) dan British National Corpus (BNC). Selain itu, penelitian ini mengkaji ungkapan lain yang biasanya muncul ketika menyatakan tidak setuju dengan menganalisa baris konkordansi. Lebih dalam lagi, penelitian ini menganalisa adverbial yang muncul dalam ungkapan menyatakan tidak setuju. Adverbia dikategorikan berdasarkan klasifikasi yang dikembangkan oleh Biber, dkk (1999). Beberapa ungkapan yang muncul di buku teks tidak ditemukan di BNC. Penutur cenderung memberikan pendapat dan alasan ketika menyatakan tidak setuju. Mereka juga menunjukan sikap hormat kepada lawan bicaranya untuk menjaga hubungan. Hali seperti ini tidak ditemui di ungkapan menyatakan tidak setuju yang terdapat di buku teks. Adverbia yang berfungsi untuk menunjukan kadar dan kepastian dalam ungkapan tidak setuju merupakan fitur penting. Selain itu, adverbia yang merefleksikan sikap penutur juga menjadi fitur yang menonjol dalam menyatakan tidak setuju. Hal ini menunjukan bahwa adverbia memiliki peranan tersendiri ketika penutur menyatakan tidak setuju. Namun, semua ungkapan menyatakan tidak setuju di buku teks tidak memuat adverbia.DOI : 10.15408/bat.v24i1.701
Metode Penerjemahan Dalam Penerjemahan Bahasa Mandarin Ke Bahasa Indonesia Pada Buku Ajar Bahasa Tionghoa Tingkat Sma/Ma Kelas X
Translation is one of communication, therefore, the translator must be able to find the equivalence between the text translated with the translation. A translator other than claimed to be able to solve problems in translation, is also required to theory, methods, techniques and translation strategies. Based on the observation, there are still many translations in the exercise instruction and vocabulary in the high school Mandarin / MA textbook published by Depdikbud which misrepresents the purpose of the source language (Mandarin) to the target language (Indonesian). Failure of translation will result in the textbook is not communicative because the meaning or message conveyed is not understood by teachers and students, so the textbook is less able to help and motivate teachers and students in the learning process. The results show that the method used by many translators is the method of free translation, the rest using the method of literal translation and word by word that causes the translation to be unequal and less acceptable.---Terjemahan merupakan salah satu bentuk komunikasi, oleh karena itu, penerjemah harus mampu mencari kesepadanan antara teks yang diterjemahkan dengan terjemahannya. Seorang penerjemah selain dituntut untuk dapat memecahkan permasalahan dalam penerjemahan, juga dituntut untuk menguasai teori dan metode serta teknik dan strategi penerjemahan. Berdasarkan pengamatan peneliti, masih banyak terjemahan dalam instruksi latihan , kosakata bahkan penjelasan dalam buku ajar bahasa Mandarin SMA/MA terbitan Depdikbud yang menyimpang atau salah menyampaikan maksud dari bahasa sumber (bahasa Mandarin) ke bahasa sasaran (bahasa Indonesia). Kegagalan terjemahan akan mengakibatkan buku ajar tersebut tidak komunikatif karena makna atau pesan yang disampaikan tidak dipahami baik oleh guru maupun siswa, sehingga buku ajar tersebut kurang dapat membantu dan memotivasi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan metode yang banyak digunakan oleh penerjemah adalah metode penerjemahan bebas, selebihnya menggunakan metode penerjemahan harfiah dan kata per kata yang menyebabkan terjemahan menjadi tidak sepadan dan kurang berterim
Kasus Sastrawan yang Dihukum Mati pada Masa Rasulullah
Dalam buku sejarah Islam atau Sejarah HIdup Rasulullah saw dikatakan bahwa di awal masa Islam ada beberapa penyair yang dihukum mati, baik dari kalangan penyair musyrik maupun Yahudi. Selanjutnya, disebutkan beberapa nama seperti Abu Ifk bin Ahud Bani Amru bin Auf, Abdullah bin Khatl \u27l-Quraisyi, Maqyas bin Shubabah \u27l-Kanani, Abu \u27izzah \u27l-Jumhy, Ashma binti Marwan, Kaab bin \u27l-Asyraf dan Abu Raff Salam bin Abi \u27l- Huqaik. selain itu, terdapat pula, beberapa penyait yang dihukum mati, namun tidak terlaksana, karena melarikan diri seperti HUbairah bin Ubay Wahab \u27l-Mahzum dan yang menyatakan tobat seperti Asyad bin Ubay Unas dan Ka\u27ab bin Zuhair bin Abi Salma
Islam dan Pergumulan Budaya: Warisan Dahlan kepada Penerus Muhamadiyah
This article explains the aculturation process between Islam and Indonesian traditional culture. The processcovers three procedures: ignoring Islamic teaching and accomodating the traditional values, combining Islamic teachingand old tradition like in pesantren community, and liberating people from old tradition by reform movemen
I\u27jaz Al- Quran al- Lughawi
Al-Qur\u27an is Allah\u27s verses revealed to the universe and as a miracle of Rasulullah (pbuh) arranged in good and beautifulArabic, in which Arabs and their poets at that time could not equal and make it well even little. The miracle of Qur\u27an well knownin its language and literature which includes all aspects like in phisical structure (language style) and inner structure (its contentand message
Rekonstruksi Kriteria Kesahihan dan Penerapan Hadis Menurut Muh. Al- Gazali
Muh. Al-Gazali is a Muslim scholar who is brave to make criticism towards a group of society who less accepted "kehujjahan Hadis\u27, \u27itihad, and critical reinterpretation towards \u27Hadis texts\u27that contained in Sahih Bukhari and Sahih Muslim books. This is made him accused as a sunnah refuse. The arise problem includes \u27Hadis position\u27, formulation of valid Hadis criteria, and how to interact with Prophet Hadis Methodology that is used in this discussion is pure descriptive. This research made the writing of al-Gazali as a primary source that much discuss about Hadis problems Al-Gazali considered that all Hadis could become \u27hujjah\u27, except \u27Hadis ahad\u27 that relates with faith and \u27Hadis dhaif\u27 about every things. On valid Hadis criteriais the same as by salaf Muslim Scholar, it is only added on the extem aspect ie, the carefulness in the processing of data and avoiding the repetitiveness of carnal desire. And the intern aspect,the meaning of Hadis must be the same as/parallel with Al-Quran content
Pasang surut Politik Islami Di Indonesia
Wacana politik Indonesia tidak akan sempurna tanpa menyertakan faktorislam di dalamnya. sejak jaman kolonial, jaman kemerdekaan. Orde Lama, awal ordeBaru hingga era kontemporer dewasa ini. Islam merupakan aktor yang determinan dalam percaturan politik di Indonesia. ada suatu masa peran Islam begitu menonjol, dan pada masa yang lain terjadi marginalisasi Islam dalam pentas politi
Sejarah Perkembangan Pemikiran Gerakan Salafiyah
Salafiyah is a reform movement focusing on the matters of akidah and Islamic puritanism. The Islamic teaching should not be treated as a doctrine (das sein) in the society but it should be actualized as stipulated by al-Qur\u27an and Hadis (das sollen
Religion and Modernization in Southeast Asia (Book Review)
the book which was written by Fred. R. Vonder Mehden, an Albert Thomas Professor of Political Science, at Rice University, Houston, is actually a result of efforts to understand the nature of th interrelationship of religion and modernization in Southeast Asia in the light of the theoritical assumptions presented by postwar social scientists. It is no doubt that where as religions like Islam and Buddhism in countries such as Malaysia, Indonesia, and Thailand have acted both as inhibutors and agents of change, the social science literature spoke primarily to the negative role of rligion from the more possitive perspective. Mehden demonstrates the weakness of the theories developed by Social scientists in Western Europe and the U.S. without adequate field research and embodying major biases and misconceptionabout indigenous cultures and religions