SELAMI
Not a member yet
96 research outputs found
Sort by
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR ANTARA MAHASISWA BIDIKMISI DENGAN MAHASISWA NON BIDIKMISI (Studi di Jurusan/Program Studi PPKn Universitas Halu Oleo)
Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dengan non bidikmisi pada program studi PPKn FKIP UHO dan 2) untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima bidikmisi dan yang non bidikmisi. Jenis penelitian adalah penelitian gabungan antara kuantitatif dan kualitatif dengan cara membuat data statistik dari perolehan data berdasarkan perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa penerima beasiswa dengan yang bukan penerima beasiswa dan kemudian faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi antara mahasiswa yang mendapat beasiswa dan yang bukan penerima beasiswa. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 142 orang mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 88 orang yang diambil secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data yaitu penelitian kepustakaan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi yang dibuktikan dengan uji t, dimana diperoleh nilai thitung > ttabel dengan α = 0,05 dimana nilai thitung = 2,031 dan ttabel = 1,671. Sesuai dengan uji hipotesis yang mengatakan bahwa jika thitung > ttabel maka Ha diterima. Dengan kata lain ada perbedaan prestasi mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi. Sedangkan faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan prestasi belajar mahasiswa bidikmisi dengan mahasiswa non bidikmisi adalah faktor kecerdasan, faktor motivasi, dan faktor lingkungan dimana mahasiswa bidikmisi dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun, jika tidak terpenuhi aturan tersebut maka mahasiswa tersebut dapat dikeluarkan dari daftar penerima beasiswa bidikmisi. Sedangkan mahasiswa non bidikmisi tidak harus dituntut untuk memenuhi IPK 3,0 dan selesai kuliah tepat waktu yaitu 4 tahun. Selain itu, faktor lingkungan dapat mempengaruhi perbedaan prestasi, karena mahasiswa bidikmisi tinggal dilingkungan kondusif karena di asramakan serta difasilitasi oleh kampus.Kata Kunci: Prestasi Belajar, Mahasiswa Bidikmisi dan non-Bidikmis
PERARANAN TOKOH ADAT DALAM PERKAWINAN PINANG DI DESA NAPA KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan maksud menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan maksud mendeskripsikan fenomena yang ada di dalam lokasi penelitian dengan menggunakan data kualitatif yaitu memperoleh data dalam bentuk uraian atau narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa adalah (a) sebagai mediator yaitu sebagai perantara dan juru bicara dari pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan dalam pelaksanaan perkawinan pinang. (b) sebagai fasilitator yaitu menyiapkan kelengkapan-kelengkapan adat yang dibutuhkan dalam perkawinan pinang. (c) sebagai organisator yaitu mengelompokan diri bersama-sama keluarga laki-laki dan keluarga perempuan agar perkawinan pinang dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan adat setempat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa adalah sebagai mediator, fasilitator, dan organisator yaitu sebagai perantara kedua keluarga bela pihak dan menyiapkan kelengkapan adat serta mengelompokan diri bersama-sama keluarga calon mempelai agar perkawinan pinang dapat berjalan lancar. Kata kunci : Tokoh Adat, Perkawinan Pinan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT PADA SISWA SMA NEGERI 1 SAMPARA KABUPATEN KONAWE
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa, serta untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru dalam pembelajaran sosiologi melalui model pembelajaran kooperatif Script. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang berlangsung selama dua sikus. Subjek penelitian berjumlah 37 orang. Pengumpulan data menggunakan tes dan pengamatan, data dianalisis dengan menggunakan analisis persentase rata-rata. Indikator keberhasilan proses tindakan apabila telah mencapai 80% hasil belajar siswa yang dikategorikan tuntas secara klasikal yaitu memperoleh nilai ≥70, sedangkan indikator keberhasilan perorangan apabila siswa telah mencapai nilai ≥70. Hasil Penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Script dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Sosiologi. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas pembalajaran dari 37 orang siswa pada siklus I dimana rata-rata siswa aktif sebesar 61,89 % kemudian mengalami peningkatan pada siklus II rata-rata siswa aktif sebesar 71,26 %. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Script dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini ditunjukkan dengan jumlah siswa yang berhasil mencapai KKM yang ditetapkan sekolah yaitu70, pada Ulangan Semester Ganjil sebanyak 59,50% (22 orang siswa) meningkat sebesar 64, 84% (24 orang siswa) dalam post tes siklus I, kemudian meningkat menjadi 89,19% (33 orang siswa) dalam post tes siklus II. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Script dapat meningkatkan aktivitas guru dalam pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan aktivitas guru dari 23 aspek pembelajaran yang diamati, dalam pelaksanaan pembelajaran siklus I Guru aktif rata-rata sebesar 82, 61% aspek pembelajaran kemudian mengalami peningkatan pada pelaksanaan siklus II, rata-rata sebesar 92,22% aspek pembelajaran. Kata Kunci : Peningkatan hasil belajar, Kooperatif tipe Script, Aktivitas Sisw
KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MENINGKATKAN KERJA PEGAWAI DI KANTOR LURAH KOLAKAASI KECAMATAN LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA
Abstrak: Kepemimpinan Lurah dalam meningkatkan Kerja Pegawai di Kantor Lurah Kolakaasi, Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka antara lain sikap tegas dalam memberikan sanksi kepada para stafnya yang melakukan pelanggaran, serta kurangnya pengetahuan dikarenakan jarangnya Lurah mengikuti seminar-seminar maupun pelatihan-pelatihan tentang jiwa ketegasan yang diadakan oleh lembaga-lembaga terkait. Hasil penelitian juga menyatakan bahwa inisiatif dengan cara melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Kepemimpinan Lurah Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka dalam tanggung jawab sudah dilaksanakan dengan baik, dalam meningkatkan kerja pegawai, Lurah mempertanggungjawabkan semua yang dilakukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai lurah di Kelurahan yang dibantu oleh para pegawai dan staf. Kata Kunci :Kepemimpinan Lurah, Kerja Pegawai
HUBUNGAN TINGKAT PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LASALIMU SELATAN
Abstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah apakah hubungan tingkat pendapatan orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Lasalimu Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besarkah hubungan tingkat pendapatan orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Lasalimu Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, kuesioner dan studi dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lasalimu Selatan yang berjumlah 127 siswa yang tersebar kedalam empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat bantu program SPSS untuk mengetahui hubungan tingkat pendapatan orang tua dengan prestasi belajar siswa. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pendapatan orang tua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lasalimu Selatan memiliki hubungan yang kuat dengan prestasi belajar siswa karena dari 8 siswa yang berprestasi belajar tinggi didominasi oleh siswa yang tingkat pendapatan orang tuanya berkategori tinggi yaitu sebesar 62,5%; dari 28 siswa yang berprestasi belajar sedang didominasi oleh siswa yang tingkat pendapatan orang tuanya berkategori sedang yaitu sebesar 42,9% serta dari 18 siswa yang berprestasi belajar rendah didominasi oleh siswa yang tingkat pendapatan orang tuanya berkategori rendah yaitu sebesar 44,4% dan koefisien korelasi yang dihasilkan berada pada rentang nilai korelasi kuat antara 0,50 - 0,69 yaitu sebesar 0,61. Kesimpulan penelitian yaitu prestasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Lasalimu selatan memiliki hubungan yang kuat dengan tingkat pendapatan orang tua. Kata Kunci: Tingkat Pendapatan Orang Tua dan Prestasi Belajar Sisw
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA PERIODE 2013-2019 (Studi Di Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna)
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan kepala desa Periode 2013-2019 di Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dan kuantitatif berdasarkan deskriptif Mixed Method. Populasi adalah seluruh wajib pilih sebanyak 1045 orang. Responden sebanyak 100 orang, 10% dari jumlah pemilih terdaftar. Dengan informan berjumlah 10 orang, terdiri dari: 2 orang aparatur desa, 2 orang anggota BPD, dan 6 orang Panitia Pilkades. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan kepala desa periode 2013-2019 (Studi di Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna) dari bentuk-bentuk partisipasi politik: (1). Partisipasi responden pada saat sosialisasi calon kepala desa masih sangat rendah; (2). Partisipasi responden dalam kegiatan kampanye calon kepala sudah maksimal; (3). Partisipasi responden pada saat pemberian suara cukup tinggi; (4). Partisipasi responden pada saat perhitungan atau penetapan suara sudah maksimal.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah dari empat bentuk partisipasi politik secara konvensional sudah diterapkan dengan baik namun ada beberapa bentuk partisipasi politik yang belum maksimal dalam penerapannya masih terdapat beberapa kendala. Kata Kunci: Partisipasi Politik, Pemilihan Kepala Des
PERHATIAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (STUDI DI DESA LAKAPERA KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH
Abstrak: Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di Desa Lakapera Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, sumber data yaitu data primer, data sekunder dan informan, dalam penelitian ini, informan di ambil secara sengaja (purposive sampling), maka di tetapkan 11 orang tua sebagai informan kunci (informant key) dan informan tambahan 3 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar (Studi di Desa Lakapera Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah) yaitu: a) pemberian bimbingan atau nasehat adalah pada saat siswa belajar di rumah orang tua selalu memberikan bimbingan dan mendampingi siswa belajar dirumah; b) pengawasan terhadap anak adalah orang tua siswa selalu mengingatkan dan mengontrol anak dalam belajar; c) pemberian penghargaan yaitu orang tua selalu memberikan penghargaan kepada anaknya sesuai kemampuan ekonominya; d) Pemenuhan fasilitas, adalah orang tua memberikan fasiltas kepada anaknya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan; e) Penciptaan suasana yang tenang nyaman dan tentram adalah mendukung anak dengan mudah untuk berkosentrasi belajar. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar (studi di Desa Lakapera Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah) yaitu: a) orang tua memberikan bimbingan dan mendampingi siswa belajar; b) mengontrol dan mengingatkan waktu belajar anak; c) pemberian penghargaan atau hadiah kepada anaknya,memberikan fasiltas kepada siswa/anaknya dalam belajar; d) mendukung anak berkosentrasi belajar di rumah. Kata kunci: Perhatian Orang Tua, Prestasi Belaja
TRADISI KAMOMOOSE PADA MASYARAKAT GU DI KECAMATAN LAKUDO KABUPATEN BUTON TENGAH
Abstrak: Manusia dalam kehidupannya selalu membutuhkan orang lain, begitupun antara laki-laki dan perempuan yang telah memasuki usia dewasa dan telah memenuhi ketentuan hukumnya, lazimnya ini disebut pernikahan, namun sebelum pada tahap pernikahan pada masyarakat lokal terdapat tahapan yang unik yaitu tahapan pemilihan pasangan atau jodoh. Realitas tersebut terdapat pada masyarakat Gu di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang disebut dengan istilah kamomoose, namun dengan seiring perkembangan kehidupan manusia yang selalu dipengaruhi oleh perkembangan zaman menyebabkan tradisi ini mengalami pergeseran tujuan dan alat pelaksanaannya. Namun demikian tradisi ini masih tetap hidup dan dilestarikan dikalangan masyarakat lokal, denganberbagai upaya yang dilakuakan agar tetap eksis ditengah perkembangan zaman.Kata Kunci: Tradisi Kamomoose, dan pencarian jodoh pada Masyarakat Gu Lakud
NILAI-NILAI GOTONG ROYONG DALAM PEMBANGUNAN DESA PADA MASYARAKAT SIOMPU (Studi di Desa Karae Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan)
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis gotong royong dalam pembangunan pedesaan di masyarakat Desa Karae Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan; (2) untuk mengetahui nilai gotong royong yang terkandung dalam pembangunan desa di masyarakat Desa Karae Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan; (3) untuk mengetahui nilai gotong royong yang bergeser dalam pembangunan pedesaan di masyarakat Desa Karae Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah: kepala desa, 3 kepala dusun, 2 pemimpin pendidikan, 2 pemimpin tradisional, 2 pemuka agama, 1 tokoh perempuan dan 4 anggota masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan penelitian kepustakaan dengan menggunakan teknik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah: kepala desa, 3 kepala dusun, 2 pemimpin pendidikan, 2 pemimpin tradisional, 2 tokoh agama Islam, 1 tokoh perempuan dan 4 anggota masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) penelitian kepustakaan; 2) penelitian lapangan yaitu dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah: 1) Jenis gotong royong dalam pembangunan pedesaan di masyarakat Desa Karae, Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan, antara lain: (a) gotong royong Di kantor pembersihan dan desa; (b) gotong royong di jalan pertanian; (c) gotong royong dalam pembersihan dan eksekusi masjid; (d) gotong royong dalam pembangunan waduk air bersih dan (e) gotong royong dalam pengembangan lingkungan desa. 2) Nilai gotong royong terkandung dalam pembangunan Desa di masyarakat desa Karae yaitu (a) nilai kebersamaan; (b) nilai ekonomis; (c) nilai etika/moral; (d) nilai-nilai agama. 3) Nilai gotong royong yang bergeser dalam pembangunan pedesaan di masyarakat Desa Karae Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan yaitu: (a) nilai ekonomi; dan (b) nilai agama akibat globalisasi dan modernisasi, sehingga beberapa orang menjadi individualistis dan materialistik.Kata Kunci: Nilai Gotong Royong, Pembangunan Des
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA KELAS VIII MTs NEGERI 1 KENDARI
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk meningkatkan aktivitas mengajar guru dalam pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, (2) Untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, dan (3) Untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, subyeknya adalah siswa kelas VIII-2 MTs Negeri 1 Kendari yang berjumlah 33 orang. Dalam Penelitian Tindakan Kelas ini mengikuti tahapan dalam PTK yaitu: (1) Perencanaan; (2) Pelaksanaan tindakan; (3) Observasi; (4) Evaluasi dan (5) Refleksi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I hasil belajar siswa dari 33 orang siswa hanya 16 orang atau 48,48% yang memperoleh nilai tuntas sebanyak 17 orang atau 51,52% belum tuntas. Hasil pembelajaran Siklus II menunjukkan bahwa sebanyak 31 orang atau 93,93% siswa berada pada kategori tuntas dan 2 orang atau 6,07% siswa tidak tuntas. Pada aspek aktivitas belajar Siklus I pertemuan 1 hanya mencapai 44,44% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 61,11%. Aktivitas belajar siswa pada Siklus II pertemuan 1 menjadi 88,89% dan pada pertemuan 2 berada pada level 100,00%. Pada aspek aktivitas guru Siklus I pertemuan 1 persentase yang diperoleh adalah 61,11% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 83,33%.. Pada Siklus II pertemuan 1, dan aktivitas guru mencapai 100,00%. Pada siklus II pertemuan 2 juga 100,00%. Kesimpulannya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran sekaligus meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-2 MTs Negeri 1 Kendari. Kata kunci: Team Games Tournament (TGT), hasil belajar IP