Biospecies
Not a member yet
260 research outputs found
Sort by
KEANEKARAGAMAN AMFIBI (ORDO ANURA) DI HUTAN LINDUNG GAMBUT LONDERANG TANJUNG JABUNG TIMUR
Hutan gambut merupakan hutan tropis dan menjadi sumber daya alam yang unik yang dapat mendukung keanekaragaman flora dan fauna termasuk amfibi. Hutan gambut sering mengalami kebakaran pada saat musim kemarau. Kebakaran dapat mengancam kelangsungan hidup sejumlah flora dan fauna tak terkecuali amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan komposisi amfibi serta untuk mengetahui indeks keanekaragaman dan kemerataan amfibi di Hutan Lindung Gambut (HLG) Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) yang dikombinasikan dengan transek. Transek merupakan transek akuatik yang dibuat sepanjang 500m. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan Indeks Shannon Wiener dan dengan menghitung kemerataan jenis. Hasil penelitian yaitu jenis amfibi yang didapat ada 4 jenis (Fejervarya limnocharis, Fejervarya cancrivora, Hylarana erythraea dan Pulchrana baramica). Nilai keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai H’= 1, 03. Hal ini menunjukkan secara ekologis kondisi habitat di HLG Londerang mampu untuk mendukung keberadaan jenis amfibi. Nilai kemerataan jenis amfibi menunjukkan nilai E= 0,74 yang berarti pensebaran amfibi tergolong cukup merata
Bahasa Indonesia
Macroalgae have an important role in the coastal environment and human beings. Unfortunately, the research on species identification of macroalgae is very poor. On the other hand, data collection of macroalgae is essential to be used for effectiveness in conservation efforts for coastal ecosystem resources. Thereby, the identification of macroalgae is needed, particularly for brown algae as the database that can be used in the management of coastal resources in Tomini Bay. This research was conducted for 45 days, from November 15 to December 29, 2020, in the Blue Marlin Beach, Tomini Bay, Gorontalo City. GPS coordinate, sea current, seawater temperature, and waves were measured with Fishing Points Software. Sample collection was performed by a search method. Each specimen that was found was kept in a plastic zipper bag and stored in a coolbox containing an ice-cube to maintain the fresh sample. After collection, the specimens were carried out to the laboratory for identification and measurement as soon as possible. The results show three brown algae species in the Blue marlin Beach, i.e., Padina australis, Turbenaria decurrens, and Sargassum polycystum. The average of seawater temperature, sea current, and waves during the study is 31 C, 0.1 m/s, and 0,2 m, respectively.Makroalga memiliki peranan yang sangat penting bagi lingkungan perairan dan manusia. Sayangnya, penelitian tentang inventarisasi jenis makroalga masih sangat minim. Sementara itu, data tersebut sangat penting digunakan untuk efektivitas upaya konservasi ekosistem sumber daya pesisir. Karena itu, perlu dilakukan pendataan jenis-jenis makroalga khususnya alga cokelat sebagai data dasar yang dapat digunakan dalam pengelolaan sumber daya pesisir yang ada di Kawasan Teluk Tomini. Penelitian ini dilakukan selama 45 hari mulai tanggal 15 November sampai pada tanggal 29 Desember 2020 di Pantai Blue Marlin, Teluk Tomini, Kota Gorontalo. Pengukuran titik GPS, kecepatan arus, temperature dan tinggi gelombang dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Fishing Points. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode jelajah. Setiap sampel yang ditemukan dimasukkan dalam plastik zipperbag dan dimasukkan dalam coolbox yang berisi es-balok agar terjaga kesegarannya. Selanjutnya diangkut ke laboratorium untuk dilakukan identifikasi dan pengukuran. Hasilnya, ditemukan 3 jenis makroalga cokelat yaitu Padina australis, Turbenaria decurrens, dan Sargassum polycystum. Suhu rata-rata perairan selama penelitian adalah 31C dengan kecepatan arus 0,1 m/s dan tinggi gelombang permukaan 0,3 m
STRUKTUR DAN KOMPOSISI TUMBUHAN INVASIF DI HUTAN LINDUNG GAMBUT SUNGAI BULUH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
The Study of structure and compotition of invasive species in protected peat forest area of ​​the Sungai Buluh, Tanjung Jabung Timur was conducted from April to September 2020. This research was conducted in open space area. Data were collected with systematic sampling method in 2 x 2 m plot in tree long transects 500 m. Every transect has 5 plots with the same distance of 100 m, so that the total plots are 25 plots. The data obtained were analyzed to determine the importance value indeks of plant species, diversity indeks and Eveness index of plants in the location. Based on the identification results, were found 31 invasive spesies in Protected Peat Forest Sungai Buluh. Cynodon dactylon was found high Important Value Index 28.60%. Diversity index was found 2,65 and the value of the evenness index 0,77 in research location
- pengaruh pemberian campuran madu dan kuning telur terhadap kualitas spermatozoa,fertilitas dan daya tetas ayam sentul: pengaruh pemberian campuran madu dan kuning telur terhadap kualitas spermatozoa,fertilitas dan daya tetas ayam sentul
Honey end egg yolk are one of the food supplements that contain antioxidants very high.This study aims to determine the quality of sentul male spermatozoa fed honey and egg yolk before artificial insemination on the quality of spermatozoa fertility hacchability of hacching eggs.This research was conducted by an experimental method with 4 levels 0 ml honey (control),3 ml honey,5 ml honey and 7 ml honey, Factor B giving egg yolk to sentul roosters with 4 levels 0 ml egg yolk (control),3 ml egg yolk,5 ml egg yolk, end 7 ml egg yolk.The results of the study showed that based on statistical analysis it was a very significant interaction between the combination of treatment levels of honey and egg yolk administraton on semen volume(0,85%),spermatozoa motility concentration(3,92x109),motility Spermatozoa(90,00%) spermatozoa abnormalities(5,00%) ,spermatozoa fertility eggs(91,67%),embryo mortality(7%),and egg hatchability(93%).From the results of the study it can be conluded that the administration of 5 ml honey and 5 ml egg yolk significantly gives the best results.Madu dan kuning telur merupakan salah satu feed suplement yang mengandung antioksidan sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Spermatozoa ayam jantan Sentul yang diberi madu dan kuning telur sebelum Inseminasi Buatan terhadap kualitas spermatozoa,fertilitas,dan daya tetas telur.Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial dengan 3 kali ulangan.Faktor A pemberian madu padaayam jantan Sentul dengan 4 level yaitu 0 ml (kontrol),3 ml madu,5 ml madu, dan 7 ml madu.Faktor B pemberian kuning telur pada ayam jantan Sentul dengan 4 level yaitu 0 ml kuning telur (kontrol),3 ml kuning telur,5 ml kuning telur,dan 7 ml kuning telur.Hasil penelitian menunjukkan analisis statistik terdapat interaksi sangat nyata (P< 0,01) antara kombinasi perlakuan yaitu pemberian madu dan kuning telur terhadap volume semen (0,85ml),konsentrasi spermatozoa (3,92 x 109),motilitas spermatozoa (90,00%), abnormalitas spermatozoa(5,00%), fertilitas telur (91,67%),mortalitas embrio(7%),dan daya tetas telur(93%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian 5 ml madu dan 5 ml kuning telur yang terbai
- EFEKTIVITAS PRP TERHADAP PERUBAHAN PROFIL LIPID DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) DIABETES MELITUS YANG DI INDUKSI STREPTOZOTOCIN: EFEKTIVITAS PRP TERHADAP PERUBAHAN PROFIL LIPID DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus Norvegicus) DIABETES MELITUS YANG DI INDUKSI STREPTOZOTOCIN
Diabetes mellitus is a disease problem in Indonesia due to the inability of the pancreas to produce insulin so the body's metabolic processes are disrupted. Platelet Rich Plasma is widely known to be a treatment in various fields of medicine because it contains many growth factors (GFs) which are useful for triggering growth, tissue, and cell regeneration. This study was conducted to determine the effectiveness of PRP at doses of 0.5, 1.0, and 1.5 ml/kg BW for improving lipid profiles. This study used an experimental method where PRP was made twice centrifugation, then divided into each treatment, each group was given twice a week for three weeks. The Shapiro-Wilk test was used for normally distributed data followed by the Kruskal-Wallis test followed by the analysis Mann-Whitney with a significant value of P <0.05, that is, there was an effect of PRP administration on improving levels of lipid profiles. The PRP dose of 0.5 ml/kg BW gave the effect of increasing the lipid profile except for HDL levels and a higher PRP dose was required to significantly increase HDL levels compared to the control group.  Diabetes melitus menjadi masalah penyakit di Indonesia akibat ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin sehingga proses metabolisme tubuh menjadi terganggu. Platelet Rich Plasma banyak diketahui menjadi pengobatan di berbagai bidang kedokteran karena mengandung banyak faktor-faktor pertumbuhan (GFs) yang berguna untuk memicu pertumbuhan, regenerasi jaringan, dan sel. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas PRP dengan dosis 0.5, 1.0, dan 1,5 ml/kg BB terhadap perbaikan profil lipid. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pembuatan PRP dilakukan dua kali sentrifugasi, selanjutnya dibagi kepada  masing-masing perlakuan tiap kelompok diberikan sebanyak dua kali seminggu selama tiga minggu. Uji Shapiro-wilk digunakan untuk data berdistribusi normal dilanjutkan uji Kruskal-Wallis diikuti dengan analisa Mann-whitney dengan nilai signifikan P < 0.05, yaitu terdapat pengaruh pemberian PRP dengan perbaikan kadar profil lipid. Dosis PRP 0.5 ml/kg BB memberikan efek perbaikkan profil lipid kecuali kadar HDL dan dibutuhkan dosis PRP yang lebih tinggi untuk meningkatkan secara signifikan kadar HDL dibandingkan dengan kelompok kontrol.  Â
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI DANAU SIPIN KOTA JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari spesies penyusun makrozoobenthos, tingkat keanekaragaman jenis, dan mengetahui kualitas air di Danau Sipin Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan penempatan stasiun dilakukan secara “Purposive Random Samplingâ€. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ditemukan kehadiran spesies makrozoobenthos di stasiun pengamatan yang diartikan hasilnya adalah 0 (nol). Dengan analisis lebih lanjut bahwa indeks keanekaragaman jenis makrozoobenthos adalah 0 (nol) yang memiliki arti bahwa H’ < 1 maka keanekaragaman jenis tergolong rendah, produktivitas sangat rendah sebagai indikasi adanya tekanan yang berat dan ekosistem yang tidak stabil. Indeks Keseragaman (E) memiliki hasil nilai 0<E≤0,5 maka komunitas tertekan keseragaman rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kehadiran yang nihil menunjukkan bahwa keanekaragaman rendah, produktivitas sangat rendah sebagai indikasi adanya tekanan yang berat dan ekosistem tidak stabil. Akibat dari komunitas yang tertekan menyebabkan keseragaman rendah dan dominansi rendah. Berdasarkan hasil indeks keanekaragaman makrozoobenthos yang < 1,0 dan faktor lingkungan maka diindikasikan bahwa kualitas air Danau Sipin Kota Jambi dalam standar klasifikasi tingkat pencemaran tergolong berat/tinggi yang hanya layak dimanfaatkan sebagai penyedia air untuk pertamanan, atau usaha perkotaan atau usaha lain yang sesuai dengan persyaratan mutu air golongan IV
PEMANFAATAN TANAMAN PENINGKAT DAYA TAHAN TUBUH PADA MASYARAKAT DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT SELAMA PANDEMI COVID-19
Selama pandemi Covid-19, masyarakat disarankan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat menjaga ataupun meningkatkan daya tahan tubuh. Di Indonesia, banyak terdapat tanaman obat keluarga (TOGA) yang dapat menjaga atau meningkatkan daya tahan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanaman obat apa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama pandemi Covid-19. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei dengan 60 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang dibutuhkan adalah angket dan literatur-literatur lainnya yang mendukung. Dari hasil kajian literasi sebelumnya ada sekitar 19 tanaman obat yang dapat menjaga ataupun meningkatkan daya tahan tubuh yang kemudian disurvei kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan tanaman untuk menjaga daya tahan tubuh yang dimanfaatkan oleh masyarakat Provinsi Kalimantan Barat dengan rincian jahe 100 %, jahe merah 72 %, temu lawak 77 %, temu manga 40 %, kunyit 98 %, kencur 91 %, lengkuas 91%, cengkeh 75 %, jintan hitam 54 %, bawang putih 95 %, cabe merah 80 %, pegagan 56 %, meniran 23 %, sambiloto 28 %, kelor 54 %, mengkudu 72 %, kantong semar 23 %, kelapa 100 % dan jambu biji 100
- Uji Efektivitas Daun Kelor Terhadap Shigella Dysenteriae: Uji Efektivitas Daun Kelor Terhadap Shigella Dysenteriae
Diarrheal disease is a disease that often occurs in developing countries and one of the factors causing the incidence of diarrhea is the bacteria Shigella dysenteriae. Moringa oleifera Lamk leaves contain alkaloid compounds, tannins, saponins, flavonoids, triterpenes / steroids, and polyphenols which are reported to have high antimicrobial and antioxidant activity. This study aims to measure the effectiveness of Moringa oleifera Lamk leaf extract in inhibiting the growth of Shigella dysentriae. This study uses a Post-Test Only Control Group Design research design and uses the disc diffusion method where the extract on MHA media has been inoculated with Shigella dysentriae bacteria. The data taken is primary data, namely the inhibition zone formed at a concentration of 15%, 30%, 45 %, 60%, 75%. The test results have shown that Moringa oleifera Lamk leaves can inhibit bacteria at a concentration of 75% with an average inhibition zone of 91.1 mm.Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang masih sering terjadi di negara berkembang dan salah satu faktor penyebab terjadinya diare adalah bakteri Shigella dysenteriae. Daun kelor (Moringa oleifera Lamk) terdapat senyawa alkaloid, tanin, saponin, flavonoid, triterpen/ steroid, dan polifenol yang dilaporkan memiliki aktivitas antimikroba dan antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamk) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Post-Test Only Control Group Design dan menggunakan metode disc diffusion dimana ekstrak diletakkan pada media MHA yang telah diinokulasi dengan bakteri Shigella dysentriae. Data yang diambil merupakan data primer yang diperoleh dengan mengamati zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 15%, 30%, 45%, 60%, 75%. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa daun kelor (Moringa oleifera Lamk) mampu menghambat bakteri pada konsentrasi 75% dengan rata-rata zona hambat 91.1 mm
Keseragaman dan Kestabilan Karakter Tanaman Melon (Cucumis Melo L. ‘Tacapa Gold’) Berdasarkan Karakter Fenotip dan Inter-Simple Sequence Repeat
Melon ‘Tacapa Gold’ merupakan varietas melon hasil pemuliaan yang dilakukan oleh Laboratorium Genetika dan Pemuliaan yang memiliki karakter berupa bentuk globular, kulit muda hingga tua berwarna dasar kuning dengan net pada kulit buahnya serta warna daging buah hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keseragaman dan kestabilan karakter fenotip berdasarkan karakter morfologis dan molekuler. Metode yang yaitu pengamatan karakter fenotip dan amplifikasi DNA dengan PCR-ISSR. Analisis karakter kuantitatif menggunakan analisis sidik ragam menggunakan PKBT-STAT 3.1. dengan metode Turkey (5%). Pengambilan data keseragaman secara molekuler dilakukan dengan menggunakan metode PCR-ISSR dengan primer UBC-807, UBC-808, UBC- 810, dan UBC-824. Hasil analisis fenotip kualitatif menunjukkan karakter melon ‘Tacapa Gold’ seragam. Karakter fenotip secara kuantitatif cenderung masih bervariasi dan belum seragam apabila dibandingkan dengan melon 'Tacapa Gold’ generasi sebelumnya. Hasil keseragaman fenotip melon ‘Tacapa Gold’ berdasarkan penanda ISSR memiliki tingkat keseragaman yang tinggi (indeks similaritas ≥70%). Rata-rata polimorfisme pada melon ‘Tacapa Gold’ rendah yaitu 24,25%
KUALITAS FISIKOKIMIA DAN SENSORI PASTA GIGI Anadara granosa YANG DITAMBAHKAN Citrus medica
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume perasan buah Citrus medica dan ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa terhadap nilai viskositas, daya sebar, pH dan organoleptik pasta gigi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Biologi, FMIPA. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari dua faktor yaitu faktor volume perasan buah Citrus medica (0 mL, 2 mL, 4 mL dan 6 mL) dan faktor ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa (140 mesh dan 200 mesh). Analisis data menggunakan Analisis Varians Two Ways dan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume perasan buah Citrus medica 0 mL, 2 mL, 4 mL dan 6 mL dan ukuran partikel tepung cangkang Anadara granosa 140 mesh dan 200 mesh berpengaruh terhadap nilai viskostas, daya sebar, pH dan organoleptik warna, aroma, tekstur serta rasa pasta gigi. Semua kombinasi perlakuan pada penelitian ini memiliki interaksi yang signifikan (<0,05) terhadap nilai viskositas, pH dan organoleptik warna, tekstur serta rasa pasta gigi, namun tidak memiliki interaksi yang signifikan terhadap nilai daya sebar dan nilai organoleptik aroma pasta gigi. Perlakuan ukuran partikel tepung 140 mesh dengan penambahan volume perasan 6 mL memiliki kualitas fisikokimia pasta gigi sesuai syarat mutu SNI.
Kata Kunci: Pasta Gigi, Citrus medica, Cangkang, Anadara granos