260 research outputs found

    Isolasi dan Identifikasi Bakteri Probiotik pada Rastrelliger sp.

    Get PDF
    Probiotik merupakan mikroba menguntungkan yang bermanfaat untuk memperbaiki keseimbangan mikroba di dalam saluran pencernaan. Isolasi bakteri probotik dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan bakteri yang berpotensi sebagai probiotik pada ikan kembung (Rastrelliger sp.). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima isolat bakteri yang berpotensi sebagai probiotik. Hasil uji fisiologis untuk identifikasi bakteri menunjukkan adanya tiga genera (Micrococcus, Staphylococcus dan Bacillus) dan satu spesies bakteri (Hafnia alvei) yang berpotensi sebagai probiotik pada ikan kembung (Rastrelliger sp.)

    Karakter Makromorfologi dan Mikromorfologi Duku, Kokosan, Langsat dalam Penentuan Status Taksonomi pada Kategori Infraspesies

    Get PDF
    Duku, kokosan dan langsat merupakan buah-buahan yang populer dan memiliki nilai ekonomi yang penting. Secara morfologi duku, kokosan dan langsat  hampir mirip satu sama lain sehingga menyulitkan dalam penentuan pada tingkat infraspesies bagi para pemulia tanaman. Berbagai pendekatan untuk penentuan morfologi ini telah banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini menentukan status taksonomi duku, kokosan dan langsat pada ketegori infraspesies berdasarkan karakteritik makro dan mikromorfologi. Berbagai variasi duku, langsat dan kokosan dikoleksi dari beberapa pusat pertanaman di Indonesia, meliputi wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Preparasi herbarium tumbuhan meliputi koleksi sampel, persiapan, penempelan dan identifikasi. Analisis morfologi menggunakan metode pengamatan dan deskripsi, pengukuran karakter morfologi dilakukan baik pada organ generatif dan vegetatif meliputi bunga, batang, biji dan buah, dan semua sampel didokumentasikan dengan menggunakan foto. Hasil penelitian ini menunjukkan ditemukan 29 variasi dari duku, kokosan, dan langsat yang terdiri dari 19 duku, 2 kokosan dan 8 langsat dari semua wilayah. Hasil karakterisasi makro dan mikromorfologi menunjukkan duku, kokosan, dan langsat dari berbagai daerah di Indonesia dapat dinyatakan duku, kokosan, dan langsat merupakan marga Lansium, untuk kategori jenis adalah L. domesticum Correa dan pada kategori infraspesies dapat dibagi menjadi dua group yaitu group duku dan group kokosan-langsat

    Morfologi Kepiting Biola (Uca spp.) di Desa Tungkal I Tanjung Jabung Barat Jambi

    Get PDF
    Kepiting biola memiliki dimorfisme seksual pada bagian capit individu jantan. Kepiting biola berperan dalam menjaga keseimbangan rantai makanan dan siklus nitrogen dalam ekosistem mangrove. Kepiting biola berperan sebagai pemakan detritus (detrititus) di ekosistem mangrove. Morfologi merupakan salah satu faktor penunjang kepiting biola dalam melakukan peranannya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui morfologi kepiting biola (Uca spp.) di Desa Tungkal I Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melihat adanya variasi warna, bentuk karapas, capit dan abomen pada satu jenis yang sama maupun antar jenis kepiting biola. Ditemukan tiga jenis kepiting biola di stasiun penelitian, yaitu Uca forcipata, U. rosea, dan U. dussumieri. Warna tubuh kepiting biola yang ditemukan adalah medium purple, red orange, dan dark orange. U. dussumieri memiliki warna yang tidak ditemukan pada U. forcipata dan U. rosea. Bentuk capit dan karapas antara ketiga jenis kepiting biola berbeda antara satu dan yang lainnya. Terdapat lima bentuk variasi capit pada U. forcipata, sedangkan pada masing-masing jenis U. rosea dan U. dussumieri tidak ditemukan variasi bentuk capit. Bentuk karapas pada masing-masing jenis kepiting biola berbeda, sehingga dapat menunjukkan karakteristik dari masing-masing jenis kepiting tersebut. Dari ketiga jenis kepiting biola yang diamati, perbedaan bentuk abdomen hanya terlihat antara individu jantan dan betina

    Inventarisasi Tumbuhan Kantung Semar (Nepenthes spp.) di Lahan Gambut Bukit Rawi, Kalimatan Tengah

    Get PDF
    Gambut merupakan salah satu ciri khas tanah di wilayah Bukit Rawi Kalimantan Tengah  dengan jenis tanah gambut ombrogen yang miskin unsur hara.   Salah satu jenis tumbuhan yang beradaptasi dengan baik pada kondisi tanah gambut adalah kantung semar. Berdasarkan hasil inventarisasi di wilayah Bukit Rawi menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis  tumbuhan  kantung  semar yaitu  N. mirabilis, N. reinwardtiana, dan N. gracilis

    Induksi Kalus Cabai (Capsicum annuum L.) secara in vitro

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi auksin dansitokinin dalam menginduksi kalus dari anter cabai secara in vitro. Penelitian disusun menggunakanrancangan acak lengkap dengan dengan 2 faktorial dan 5 ulangan. Faktor pertama adalah kultivarcabai yaitu cabai keriting cemeti, cabai keriting laris, cabai besar tombak dan cabai besar LV 2319.Faktor ke dua adalah konsentrasi auksin dan sitokinin yaitu tanpa 2,4 D dan kinetin, 0,01 mg/l 2,4 D +0,01 mg/l kinetin; 0,1 mg/l 2,4 D + 0,1 mg/l kinetin; 0,5 mg/l 2,4 D + 0.5 mg/l kinetin; 2 mg/l 2,4 D + 2mg/l kinetin; 2 mg/l 2,4 D + 0,2 mg/l kinetin; 0,2 mg/l 2,4 D + 2 mg/l kinetin.Parameter yang diamatiadalh persentase terbentuknya kalus dan plantlet. Hasil penelitian menunjukan 2,4 D dan kinetinpada media dapat menginduksi kalus dan planlet. Pengaruh 2.4 D dan kinetin ini tergantung kepadakonsentrasi yang diberikan dan kultivar cabai yang digunakan. Kultivar Tombak lebih responsifdibandingkan dengan kultivar lainnya dalam pembentukan kalus. Planlet didapatkan dari kultivar laris

    Studi Segregasi dan Pewarisan Marka-marka RAPD pada Tanaman Karet Hasil Persilangan PB 260 dengan PN

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari pola pewarisan sertasegregasi marka-marka RAPD pada tanaman karet hasil persilangan PB 260 dengan PN. Tanamankaret yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas dua populasi turunan pertama yaitu populasi A(PB260 x PN 7) dan populasi C (PB260 x PN7111) serta masing-masing tanaman tetua jantan dantetua betina. Berdasarkan hasil analisis segregasi dapat diketahui bahwa sebagian besar markaRAPD bersegregasi pada tanaman turunan pertama populasi A dan C, dan diwariskan mengikuti polapewarisan Mendelian

    Pengaruh Beberapa Ukuran dan Jenis Ikan sebagai Inang Terhadap Densitas Penempelan Glokidia Kijing Taiwan (Anodonta woodiana Lea)

    Get PDF
    Penelitian mengenai pengaruh beberapa ukuran dan jenis ikan sebagai inang terhadap densitas penempelan glokidia Anodonta woodiana Lea telah dilakukan di Laboratorium Biologi PMIPA FKIP Universitas Jambi dimulai dari April-Juni 2006. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor A berupa jenis ikan inang (ikan mas, ikan sepat dan sepatung) dan faktor B berupa ukuran ikan dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata antara ukuran dan jenis ikan inang yang digunakan dengan densitas penempelan glokidia. Densitas penempelan tertinggi terdapat pada ukuran terbesar dari ikan  inang. Densitas penempelan tertinggi terdapat pada ikan sepat dan nyata berbeda dibandingkan jenis ikan inang lainnya. Glokidia pada ikan mas dengan ukuran kecil memiliki densitas penempelan terendah

    Kemampuan Bakteri Pelarut Fosfat Isolat Asal Sei Garo dalam Penyediaan Fosfat Terlarut dan Serapannya pada Tanaman Kedelai

    Get PDF
    Bakteri pelarut fosfat dari tanah gambut asal Sei. Garo telah diuji potensinya padamedium Pikovskaya dan tanah PMK. Delapan isolat berhasil didapatkan, 3 diantaranya memilikikriteria tinggi melarutkan fosfat. Isolat dengan kriteria tinggi dan campurannya diuji potensinya dalampenyediaan fosfat pada medium Pikovskaya cair dan tanah PMK. Kemampuan tertinggi melarutkanfosfat pada medium Pikovskaya cair adalah isolat GGO1 (I1) yaitu 0,4736%. Secara keseluruhan adakecenderungan bahwa inokulum memiliki kemampuan dalam penyediaan fosfat pada tanah PMKnamun hasil menunjukkan tidak ada interaksi antara tanah dan inokulum terhadap kandungan fosfattersedia tanah dan serapannya pada tanaman. Perlakuan tanah tanpa sterilisasi berpengaruh nyataterhadap kandungan fosfat tersedia tanah

    Trichoderma sp. dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Tomat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Trichoderma sp dalam pengendalianpenyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca FakultasPertanian Universitas Jambi, perlakuannya terdiri dari : t0 = tanpa Trichoderma sp; t1 = 25 gTrichoderma sp/8 kg media; t2 = 50 g Trichoderma sp/8 kg media; t3 = 75 g Trichoderma sp/8 kgmedia; dan t4 = 100 g Trichoderma sp /8 kg media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichodermasp berperan dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. TakaranTrichoderma sp yang paling baik dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomatadalah pada perlakuan 50 g Trichoderma sp/8 kg media

    Eksplorasi Pengetahuan Lokal tentang Tumbuhan Obat di Suku Batin, Jambi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menginventarisasi pemanfaatan tumbuhan obat berdasarkan gejala penyakit/penyakit pada Suku Batin di Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dengan mewawancarai 5 Battra (dukun) di kecamatan tersebut.  Hasil penelitian menemukan 86 jenis tumbuhan obat yang digunakan masyarakat Suku Batin.  Tumbuhan obat diperoleh dari halamanan, ladang, tepi sungai dan hutan. Bagian tumbuhan yang digunakan meliputi daun, batang, akar, buah, bunga, kulit batang. Dosis ramuan memakai ukuran sederhana seperti segenggam, helai, sepucuk, dan ukuran jari. Pada umumnya masyarakat Batin menggunakan ramuan untuk berbagai pengobatan.  Kemampuan untuk menggunakan ramuan ini diperoleh secara secara turun–temurun. Pada umumnya tanaman obat masih diperoleh secara liar seperti di tepi sungai dan hutan, sebagian tanaman obat telah mulai dibudidayakan di perkarangan rumah

    228

    full texts

    260

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Biospecies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇