IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Dampak Kelelahan Kinerja Guru pada Aktivitas Pembelajaran di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kelelahan kinerja
guru terhadap aktivitas pembelajaran di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin,
mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta menggambarkan strategi yang
digunakan guru dalam mengatasi kelelahan tersebut. Kelelahan kinerja guru yang
mencakup aspek fisik, mental, dan emosional terbukti memengaruhi fokus, emosi,
dan semangat dalam proses mengajar, yang pada akhirnya berdampak pada
efektivitas pembelajaran siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Subjek penelitian terdiri dari 10 guru serta kepala sekolah dan tenaga kependidikan
sebagai informan pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan guru menyebabkan
penurunan konsentrasi, kesalahan dalam penyampaian materi, emosi yang sulit
dikontrol, dan rendahnya motivasi mengajar. Faktor penyebab kelelahan berasal dari
beban kerja berlebih, tuntutan administratif, kurangnya waktu istirahat, dan
lingkungan kerja yang kurang mendukung. Dampak dari kelelahan ini dirasakan
langsung dalam bentuk pembelajaran yang tidak efektif, penurunan hasil belajar
siswa, serta terganggunya komunikasi guru dengan siswa dan rekan kerja.
Adapun strategi yang diterapkan untuk mengurangi kelelahan antara lain
manajemen waktu, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, serta
dukungan sistemik dari pihak sekolah dalam bentuk pembagian tugas yang
seimbang, ruang istirahat, layanan konseling, dan pelatihan pengelolaan stres.
Penelitian ini menyimpulkan pentingnya kolaborasi antara guru dan manajemen
sekolah untuk menjaga kesejahteraan guru demi meningkatkan mutu pendidikan
Kolaborasi antara Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Pembimbing Khusus dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus di SMPN 8 Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi antara guru
bimbingan dan konseling dengan guru pembimbing khusus dalam mendukung
pendidikan inklusif, khususnya dalam menangani anak berkebutuhan khusus di
sekolah. Di SMPN 8 Banjarmasin kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk
memastikan layanan pendidikan yang optimal dan menyeluruh. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi yang dilakukan oleh guru
bimbingan dan konseling dengan guru pembimbing khusus, mengidentifikasi faktor
pendukung serta penghambat dalam pelaksanaannya, dan mengetahui strategi yang
digunakan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru
bimbingan dan konseling, guru pembimbing khusus, kepala sekolah, guru mata
pelajaran dan wali kelas di SMPN 8 Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara guru bimbingan dan
konseling dan guru pembimbing khusus dilakukan melalui tahap perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi yang menyeluruh. Bentuk kolaborasi pada tahap
pelaksanaan mencakup pendampingan pembelajaran, pendampingan emosional
dan sosial, pemanggilan orang tua, konsultasi, dan konseling keluarga. Faktor
pendukung meliputi dukungan teman sebaya dan guru mata pelajaran, sarana
sekolah, serta kerja sama orang tua. Adapun faktor penghambat mencakup
keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya partisipasi sebagian orang tua,
kondisi fisik dan psikologis anak berkebutuhan khusus. Strategi yang digunakan
untuk mengatasi hambatan di antaranya adalah pembagian peran dan tanggung
jawab yang jelas, peningkatan kualitas komunikasi dengan orang tua anak
berkebutuhan khusus, serta penyesuaian jadwal dan strategi pembelajaran yang
fleksibel. Kolaborasi ini terbukti meningkatkan perkembangan emosional,
akademik, dan sosial anak berkebutuhan khusus di SMPN 8 Banjarmasin
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Promosi Perpustakaan Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Banjar
Perpustakaan sebagai pusat informasi memiliki tanggung jawab untuk terus
berinovasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Salah satu bentuk
inovasi tersebut adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemanfaatkan media sosial sebagai
sarana promosi perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Banjar
Penelitian ini menggunakan penelitian field research atau penelitian lapangan
dengan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,
wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tiga
informan, yaitu bagian media sosial. Sumber data terdiri dari data primer yang
diperoleh langsung dari informan melalui wawancara dan observasi, serta data
sekunder berupa dokumen yang relevan dengan penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Banjar telah memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti
Instagram, Tiktok, dan Facebook untuk menyampaikan informasi layanan,
membagikan kegiatan literasi. Namun ada, beberapa kendala yang dihadapi, antara
lain keterbatasan waktu dalam pembuatan dan pengunggahan konten, serta
tantangan dalam menjaga keberlangsungan ide dan kreativitas konten promos
Implementasi Kegiatan Shalat Dhuha Melalui Metode Pembiasaan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru
Penanaman nilai-nilai karakter religius dan disiplin di lingkungan sekolah
dasar menjadi aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam menghadapi
tantangan moral dan spiritual generasi muda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh
pentingnya pembentukan karakter melalui pendekatan yang aplikatif dan spiritual,
salah satunya melalui kegiatan shalat Dhuha secara rutin di Madrasah Ibtidaiyah
Darul Ilmi Banjarbaru. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
pelaksanaan kegiatan shalat Dhuha dalam membentuk karakter disiplin dan religius
siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam
implementasinya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan shalat
Dhuha melalui metode pembiasaan dalam membangun karakter siswa, baik dari
aspek kedisiplinan maupun religiusitas, serta mengungkap faktor-faktor yang
memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi
langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi
kegiatan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan shalat Dhuha
dengan metode pembiasaan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Banjarbaru mampu
membentuk karakter disiplin dan religius siswa. Karakter disiplin tercermin melalui
keteraturan waktu, tanggung jawab pribadi, dan kepatuhan terhadap aturan,
sementara karakter religius berkembang melalui penghayatan nilai-nilai keislaman
dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari. Keberhasilan program ini didukung oleh
lingkungan sekolah yang religius serta keteladanan guru sebagai pembimbing
spiritual yang konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan ibadah dapat
menjadi strategi yang tepat dalam membentuk karakter Islami peserta didik sejak
dini.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan shalat dhuha melalui
metode pembiasaan memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter
disiplin dan religius siswa, serta menjadi bagian penting dari pembentukan
kepribadian Islami di lingkungan pendidikan madrasah
Strategi Pengembangan Usaha Pada Galeri Kembang Ilung Di Desa Banyu Hirang Amuntai Selatan. Skripsi
Skripsi ini membahas strategi pengembangan usaha pada Galeri Kembang
Ilung yang terletak di Desa Banyu Hirang, Amuntai Selatan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh galeri serta
kendala yang dihadapi dalam proses pengembangan usaha. Metode yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian lapangan untuk
mendapatkan data yang mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Galeri Kembang Ilung telah berhasil
menerapkan berbagai inovasi produk, termasuk penggabungan bahan dan
desain yang sesuai dengan tren pasar. Inovasi ini berkontribusi pada
peningkatan daya saing produk kerajinan tangan yang dihasilkan. Selain itu,
pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan juga
berperan penting dalam meningkatkan kualitas produk serta kesejahteraan para
pengrajin.
Meskipun galeri ini menghadapi beberapa kendala, seperti pemasaran,
regulasi pemerintah, dan pengelolaan sumber daya manusia, mereka
menunjukkan sikap proaktif dalam mengatasi tantangan tersebut. Dengan
melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi yang diperlukan, Galeri Kembang
Ilung berupaya untuk terus berkembang dan meningkatkan keberlanjutan
usahany
Penerapan Strategi Reading Aloud pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Khadijah
Diperlukan strategi pembelajaran yang menarik dan dapat meningkatkan
keterlibatan siswa secara efektif dalam proses pembelajaran Al-Qur’an Hadits
salah satunya yaitu strategi reading aloud. Strategi ini ialah membaca dengan
keras yang bertujuan untuk lebih memotivasi siswa dalam membaca, memperbaiki
ucapan, membenarkan bacaan, dan mengetahui kesalahan siswa dalam membaca.
Dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits, kemampuan membaca surah sesuai
dengan kaidahnya sangat penting.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan
strategi reading aloud pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Khadijah dan
untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapan strategi reading aloud
pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MI Khadijah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Terdapat langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis data
melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan.
Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Penerapan Strategi Reading Aloud pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits
kelas IV di MI Khadijah berjalan dengan baik. Pada penerapannya melibatkan
beberapa tahapan yaitu perencanaan pembelajaran yang didalamnya terdapat
komponen penting. Pelaksanaan pembelajaran yaitu pada pendahuluan, inti, dan
penutup. Evaluasi pembelajaran menggunakan tes kinerja berupa tes lisan.
Namun, dibalik keunggulan dari setiap strategi tentu memiliki kendala tersendiri.
Kendala tersebut yaitu ada siswa yang memiliki volume suara rendah, ada yang
terlalu bersemangat sehingga tidak sesuai kaidah bacaannya, terbatasnya media
pembelajaran, kondisi kelas yang tidak kondusif dan sebagian siswa cepat bosan
mendengarkan bacaan siswa lain yang terus berulang-ulang
Korelasi Kualitas Bacaan Al-Qur’an dengan Tingkat Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al Qur’an Husada Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi karena diduga adanya permasalahan dalam
pelaksanaan program tahfidz di salah satu lembaga pesantren tahfidz Al-Qur’an, di
mana beberapa mahasiswi menunjukkan kemampuan menghafal yang relatif
lambat, serta ada pula yang mengalami kesulitan dalam membaca ayat Al-Qur’an
dengan benar. Di sisi lain, peneliti juga mengamati bahwa mahasiswi yang memiliki
kualitas bacaan Al-Qur’an yang lebih baik cenderung lebih cepat dalam proses
menghafal dan lebih mampu mempertahankan hafalannya. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mendeskripsikan kualitas bacaan Al-Qur’an mahasiswi, untuk
mendeskripsikan kemampuan menghafal Al-Qur’an mahasiswi, untuk mengetahui
apakah ada korelasi antara kualitas bacaan Al-Qur’an dengan tingkat kemampuan
menghafal Al-Qur’an mahasiswi, dan untuk mengetahui seberapa besar korelasi
antara kualitas bacaan Al-Quran dengan tingkat kemampuan menghafal Al-Quran
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin. Jenis penelitian
ini adalah jenis penelitian lapangan (field research) yang menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin yang berjumlah 30
mahasiswi. Adapun untuk sampel yang digunakan yaitu seluruh mahasiswi atau 30
mahasiswi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis
menggunakan statistik korelasi dengan rumus korelasi Spearman. Berdasarkan
hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur’an
mahasiswi di Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin berada pada
tingkat ”baik” yaitu dengan skor rata-rata 23 dengan skor maksimal 25. Sedangkan
untuk tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an berada pada tingkat ”baik” juga
yaitu dengan skor rata-rata 14 dengan skor maksimal 15. Adapun pada uji hipotesis
terdapat korelasi yang ”sangat kuat” dan signifikan antara kualitas bacaan Al
Qur’an dengan tingkat kemampuan menghafal Al-Qur’an mahasiswi di Pesantren
Tahfidz Al-Qur’an Husada Banjarmasin dengan nilai koefisien korelasi sebesar
0,933 dan nilai signifikansi 0,000 (sig. < 0,01) dan nilai koefisien determinasi
sebesar 87
Pengembangan Media Animasi Hidrolisis Garam Berbasis Inkuiri Terbimbing Menggunakan Powtoon
Media pembelajaran merupakan salah satu pendukung keaktifan siswa dalam
proses pembelajaran. Hasil wawancara langsung dengan guru mata pelajaran di MA
Nurul Fikri Banjarbaru diketahui bahwa sekolah tersebut belum pernah
menggunakan media pembelajaran animasi berbasis inkuiri terbimbing dengan
bantuan aplikasi Powtoon. Peneliti juga mewawancarai salah satu siswa di sekolah
yang sama diketahui bahwa media pembelajaran yang digunakan masih bersifat
konvensional seperti buku membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan media pembelajaran yang menarik
dan interaktif. Media animasi Powtoon dapat mengembangkan kreativitas,
meningkatkan partisipasi siswa, serta motivasi dalam mencapai tujuan
pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kevalidan dan (2)
tingkat kepraktisan media animasi hidrolisis garam berbasis inkuiri terbimbing
menggunakan Powtoon untuk kelas XI MIPA .
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau R&D dengan
menggunakan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap Define, Design,
Develop, dan Disseminate. Instrumen tes berupa angket validasi dan kepraktisan.
Pengumpulan data diperoleh dari validator ahli media dan ahli materi, serta
responden terdiri dari guru dan 15 siswa kelas XI MA Nurul Fikri Banjarbaru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil (1) validasi ahli media sebesar
78,75% dengan kategori valid dan validasi ahli materi sebesar 79,71% dengan
kategori valid. (2) kepraktisan diperoleh dari respon guru sebesar 92,85% dengan
kategori sangat praktis dan siswa sebesar 64,61% dengan kategori prakti
Hubungan Disposisi Matematis Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa pada Materi Relasi dan Fungsi di Kelas VIII MTs Raudhatusysyubban Kabupaten Banjar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya disposisi matematis dan
kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika serta memiliki
peranan signifikan dalam membentuk keterampilan berpikir kritis dan analitis
siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu mengetahui disposisi
matematis siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII MTs
Raudhatusysyubban, mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa pada
materi relasi dan fungsi di kelas VIII MTs Raudhatusysyubban, mengetahui
apakah ada hubungan yang signifikan antara disposisi matematis terhadap
kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII
MTs Raudhatusysyubban.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan atau field research.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode
penelitian korelasional untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara dua
variabel atau lebih, yaitu variabel bebas disposisi matematis dengan variabel
terikat kemampuan pemecahan matematika. Populasi dari penelitian ini adalah
seluruh siswa di kelas VIII MTs Raudhatusysyubban yang berjumlah 137 siswa.
Sedangkan sampel adalah siswa di kelas VIII-B dan VIII-D dengan jumlah 67
orang dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Penelitian menunjukkan hasil (1) Disposisi matematis siswa pada materi
relasi dan fungsi di kelas VIII MTs Raudhatusysyubhan Kabupaten Banjar
memiliki disposisi matematis sedang (2) Pada variabel pemecahan masalah
diketahui bahwa memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang (3) terdapat
hubungan yang signifikan antara antara disposisi matematis dengan kemampuan
pemecahan masalah matematika siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII
MTs Raudatusysyubhan Kabupaten Banjar
Pengaruh Pelaksanaan Full Day School Terhadap Stres Akademik Siswa di MTsN 2 Kota Banjarmasin
Pendidikan di Indonesia terus berkembang dengan berbagai inovasi untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu model pendidikan yang diterapkan
beberapa sekolah adalah full day school yang menawarkan waktu belajar lebih lama
dibandingkan sekolah reguler. Namun, penerapan full day school bisa berdampak
terhadap stres akademik siswa. Beberapa siswa mengalami tekanan berat akibat
beban belajar yang meningkat dan aktivitas yang padat. Jadi penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana tingkat stres akademik siswa di MTsN 2 Kota
Banjarmasin dan pengaruh pelaksanaan full day school terhadap stres akademik
siswa di MTsN 2 Kota Banjarmasin.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian lapangan. Populasi penelitian ini berjumlah 627 siswa kelas 7 dan 8 di
MTsN 2 Kota Banjarmasin. Sampel penelitian sebanyak 244 siswa yang diambil
menggunakan teknik convenience sampling dan rumus slovin. Data dikumpulkan
melalui angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji
prasyarat (uji normalitas, uji linearitas dan uji heteroskedastisitas) serta
menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk verifikasi hipotesis.
Hasil penenlitian menunjukan bahwa 64,3% siswa memiliki tingkat stres
akademik sedang. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan bahwa
terdapat pengaruh antara full day school terhadap stres akademik siswa dengan
nilai T hitung sebesar 12,698 lebih besar dari T tabel 1,970. Nilai R square
menunjukan bahwa pengaruh full day school terhadap stres akademik siswa sebesar
40%