IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengetahuan Hukum Masyarakat Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala Tentang Zakat Produktif
Zakat merupakan rukun Islam yang wajib ditunaikan bagi setiap muslim,
salah satunya adalah zakat mal. Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala
masyarakatnya berprofesi sebagai pengusaha, pedagang, pemilik toko emas dan
PNS sehingga sangat layak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
sentuhan zakat produktif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengetahuan hukum
para muzaki di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala yang hanya
beracuan pada metode penyaluran secara konsumtif sehingga menyebabkan peran
dan fungsi zakat dalam mengentaskan kemiskinan tidak maksimal untuk
diwujudkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan
hukum masyarakat Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala tentang zakat
produktif serta mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan
hukum masyarakat
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian
hukum empiris, yaitu salah satu jenis penelitian hukum yang menganalisis dan
mengkaji tentang perilaku hukum individu atau masyarakat dalam kaitannya
dengan hukum dan sumber data. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan
data dengan cara wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian yang dipilih
adalah Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala. Objek penelitian yaitu
pengetahuan hukum masyarakat tentang zakat produktif. kemudian data tersebut
diolah melalui tahapan peninjauan ulang, klasifikasi, verifikasi, dan sistematisasi.
Setelah data tersistematisasi, penulis menganalisis dengan teknik analisis
kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan hukum masyarakat
Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala tentang zakat produktif dianggap
belum sempurna. Data menunjukkan bahwa sebagian masyarakat mengetahui
zakat produktif. Tetapi, sebagian masyarakat lain belum mengetahui tentang zakat
produktif, dikarenakan secara turun-temurun selalu menggunakan penyaluran
zakat konsumtif yakni membagikan harta zakat kepada banyak mustahik dengan
nilai uang yang kecil. Hal ini disebabkan pengetahuan hukum masyarakat sangat
berbeda-beda terhadap zakat produktif tergantung dari faktor fungsional dan
struktural yang mempengaruhi pengetahuan hukum masyaraka
Pemenuhan Aksesibilitas Bagi Penyandang Disabilitas pada UIN Antasari Banjarmasin
Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan aksesibilitas bagi
penyandang disabilitas dapat dilihat pada ketersediaan dan kelayakan fasilitas
yang ramah disabilitas. Ketersediaan sarana dan prasarana yang ramah bagi
penyandang disabilitas yang masih sangat terbatas dibeberapa perguruan tinggi
Indonesia pada umumnya, dan di UIN Antasari Banjarmasin pada khususnya.
Dimana hal tersebut berdampak negatif kepada para penyandang disabilitas
terlebih kepada mahasiswa yang memiliki hambatan atau bisa disebut mahasiswa
disabilitas, yang mana para penyandang disabilitas tidak mampu berperan dalam
lingkungan sosialnya dan tidak memperoleh kesempatan yang sama dalam bidang
pendidikan kampus ataupun universitas sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengenai pemenuhan
aksesibilitas bagi penyandang disabilitas pada UIN Antasari Banjarmasin dan
mengetahui kendala pemenuhan aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas pada
UIN Antasari Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan,
subjek penelitian ini adalah fasilitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas
pada UIN Antasari Banjarmasin, teknik pengumpulan data berupa observasi,
wawancara dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan analisis deskriptif
kualitatif.
Hasil penelitian yaitu dapat dikatakan belum sepenuhnya terpenuhi, dilihat
dari akses jalan yang belum layak untuk ditempuh dan memenuhi aksesibilitas
bagi penyandang disabilitas dan sarana dan prasarana lain untuk menunjang
fasilitas untuk perkuliahan sesuai dengan acuan Permendikbud No 22 Tahun 2023
Tentang Standar Sarana dan Prasarana khususnya untuk penyandang disabilitas.
Namun pihak UIN Antasari Banjarmasin dan pihak yang terkait terus
mengupayakan Pemenuhan Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas pada UIN
Antasari Banjarmasin, pengelolaan program agar tepat sasaran dalam proses dan
hasil. Sasaran hasil berupa mendorong untuk terus mengupayakan, sementara
sasaran proses yang hanya memfokuskan meneliti dan melihat sejauhmana
Pemenuhan Aksesibilitas bagi Penyandang Disabilitas pada UIN Antasari
Banjarmasin. Adapun kendala dari penyandang disabilitas sendiri pun terletak
pada fasilitas yang beberapa yang masih belum terpenuhi, jalan landai untuk kursi
roda, tangga, toilet khusus disabilittas yang belum ada pada semua fakultas,
fasilitas lainnya juga belum ada untuk menunjang sarana dan prasarana
perkuliahan dan akses bagi disabilitas terkhusus mahasiswa yang berkuliah
Kontribusi Kebersyukuran terhadap Kesejahteraan Psikologis pada guru PAUD/TK di Desa Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara
Profesi guru PAUD/TK merupakan profesi yang tidaklah mudah selain
mereka menjadi garda terdepan dalam memberikan jasa dan layanan agar dapat
mewujudkan pembangunan karakter, pembentukan kualitas serta kuantitas para
murid dalam proses pembelajaran. Guru PAUD/TK juga harus mempersiapkan diri
agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Jika guru tidak dapat
mempersiapkan diri dengan baik maka akan berakibat guru tersebut mengalami
penurunan kesejahteraan psikologis. Kesejahteraan psikologis adalah saat guru
terbebas dari tekanan dan masalah mental serta berfungsinya psikis dengan baik.
dan kebersyukuran atau rasa syukur merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi tinggi rendahnya kesejahteraan psikologis.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi
kebersyukuran terhadap kesejahteraan psikologis pada guru PAUD/TK di Desa
Danau Panggang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional
dengan jumlah subjek penelitian berjumlah 32 orang guru PAUD/TK di Desa
Danau Panggang, menggunakan teknik total sampling. Dengan model analisis
regresi linier sederhana, dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22.
Berdasarkan hasil yang diperoleh yaitu 1). Tingkat kebersyukuran guru
PAUD/TK bisa dikatakan tinggi, karena dari 32 orang guru. 26 orang di antaranya
memiliki tingkat kebersyukuran tinggi yakni 81.3%. 2). Tingkat kesejahteraan
psikologis guru PAUD/TK masuk dikategori sedang, karena dari 32 orang guru.
Terdapat 17 orang guru diantaranya yang memiliki tingkat kesejahteraan psikologis
sedang yakni 53,1% 3). Terdapat kontribusi yang signifikan antara kebersyukuran
terhadap kesejahteraan psikologis dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari
pada 0,05. Sehingga hipotesis dapat diterima. Dengan nilai kontribusi
kebersyukuran sebesar 29,6% terhadap kesejahteraan psikologis guru PAUD/TK di
Desa Danau Panggang. Sedang kan 70,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di
luar penelitian in
Pendapat Istri Kedua Terhadap Rumah Tangga Poligaminya (Studi Kasus Desa Kertak Hanyar II Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar)
Pernikahan adalah sebuah perjanjian yang sakral yang menghalalkan
hubungan antara seorang laki-laki dan perempuan. Poligami adalah praktik dimana
seseorang menikah dengan lebih dari satu pasangan pada saat yang sama, berbeda
dengan monogami, dimana seseorang hanya memiliki satu pasangan dalam satu
waktu. Poligami termasuk suatu persoalan klasik dalam perkawinan yang menarik
untuk dibahas. Pada saat melakukan observasi awal di Desa Kertak Hanyar II, ada
3 keluarga yang melakukan poligami di bawah tangan. Salah satunya ada yang
melakukan poligami secara terang-terangan atau diketahui oleh istri pertama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat istri kedua terhadap Gambaran
rumah tangga poligaminya dan alasan mereka berpendapat demikian.
Jenis penelitian ini ialah penelitian hukum empiris. Pada penelitian ini
penulis menggunakan pendekatan sosiologis. Dengan subjek 3 orang istri kedua dan
objeknya pendapat istri kedua. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul selanjutnya diolah melalui proses
editing, deskripsi, klasifikasi, dan matriks. Setelahnya data tersebut di analisis.
Berdasarkan metode yang digunakan diperoleh hasil penelitian sebagai
berikut: pertama, pendapat istri kedua Desa Kertak Hanyar II Kecamatan Kertak
Hanyar Kabupaten Banjar terhadap rumah tangga poligaminya terbagi menjadi dua,
kelompok pertama terdiri dari 2 orang informan yang sama-sama diketahui istri
pertama keberadaannya menyatakan bahagia dengan pernikahan ini dan suami
berlaku adil maka status hukum poligaminya ialah mubah. Kelompok kedua yang
terdiri dari 1 informan yang keberadaannya tidak diketahui istri pertama
menyatakan selalu merasa cemas atau takut diketahui oleh istri pertama akan
pernikahan mereka yang disembunyikan maka status hukum poligaminya ialah
makruh. Dan semua informan menyetujui bahwa poligami di bawah tangan itu sah
saja secara agama. Mereka berpendapat baik melakukan pernikahan poligami untuk
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kedua, alasan yang mendasari istri
kedua berpendapat demikian ialah istri kedua mensyukuri pernikahan poligami ini
karena haknya terpenuhi, istri kedua merasa puas karena haknya terpenuhi
walaupun hak diberi giliran tidak terpenuhi, dan istri kedua mengalami perasaan
campur aduk karena hak non materinya tidak terpenuhi
Studi Korelasi Antara Distress Dengan Kepuasan Kerja Pegawai Di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Pegawai yang merasa tidak puas dengan pekerjaannya, kinerja mereka
cenderung rendah dan bahkan mungkin menunjukkan perilaku negatif seperti
kurang motivasi, kurang disiplin, dan sebagainya. Hal ini tentu berdampak pada
pencapaian tujuan organisasi. Oleh karena itu, penting bagi organisasi atau
perusahaan untuk memperhatikan masalah kepuasan kerja guna menjaga
kelangsungan operasionalnya. Distress merupakan faktor kunci dalam industri,
terutama dalam hubungannya dengan kinerja pegawai. Dengan demikian peneliti
ingin mengetahui hubungan antara Distress dengan kepuasan kerja di kantor Dinas
Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Jenis penelitian penelitian ini adalah non eksperimental dengan pendekatan
korelasi yang diukur secara kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 209 orang
dengan sampel 75 orang pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.
Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dengan kriteria inklusi,
diukur menggunakan skala Distress dan kepuasan kerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak tingkat Distress
pegawai berada pada kategori rendah (69,3%). Khusus yang mengalami Distress
tinggi gejala yang menonjol seperti hampir panik saat ada deadline tugas, merasa
terancam ketika berada pada situasi tertekan, merasa kurang percaya diri, dan tidak
kuat untuk melakukan tugas, merasa kehilangan minat bekerja, tidak dapat
merasakan kecintaan pada tugas-tugas saat bekerja dan rendah inisiatif. Adapun
paling banyak tingkat kepuasan kerja pegawai berada pada kategori sedang
(70,7%). Khusus yang memiliki kepuasan kerja rendah mengalami persepsi negatif
pada besaran gaji yang diterima dianggap tidak layak, pekerjaan yang dilakukan
tidak menyenangkan, tidak diberi kesempatan seluas-luasnya untuk berkarir dan
promosi jabatan, merasa pimpinan tidak membantu apabila ada kesulitan, dan
rekan kerja tidak mendukung dalam melaksanakan pekerjaan. Terdapat hubungan
negatif signifikan antara Distress dengan kepuasan kerja (r = -885; n = 75, dan p <
0,02 two tailed). Semakin tinggi tingkat Distress seseorang maka akan semakin
rendah kepuasan kerja seseorang, begitupun sebalikny
Dampak Bisnis Jukung Terhadap Perekonomian di Desa Pulau Sewang,Kecamata Alalak Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya usaha jukung yang sudah lama
dilakukan oleh pembuat jukung di Desa Pulau Sewangi Kecamatan Alalak. Hal ini
membuat peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam bagaimana para pembuat
jukung dapat mempertahankan usahanya di era sekarang walaupun perekonomian
didesa ini khususnya bagi yang mempunyai usaha jukung penjualannya cukup
mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
gambaran perekonomian masyarakat desa pulau sewangi, mengetahui dampak
industri jukung pada perekonomian sekitar serta untuk mengetahui faktor
penyebab menurunnya industri jukung didesa pulau sewangi.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah orang yang memiliki usaha
jukung, sedangkan objeknya adalah dampak bisnis jukung terhadap
perekonomian. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara dan
dokumentasi, dilakukan dengan teknik pengolahan data, dianalisis menggunakan
langkah kualitatif yang mengacu kepada landasan teori.
Hasil penelitian adalah gambaran perekonomian Desa Pulau Sewangi
bergantung pada pembuatan jukung, namun perkembangan transportasi darat yang
lebih efisien menurunkan permintaan jukung. Banyak produsen beralih ke usaha
lain seperti ojek, perdagangan, atau kerajinan tangan dari limbah kayu. Dampak
industri jukung yang pernah menjadi pilar ekonomi desa mengalami penurunan
sejak 2011, meskipun masih berdampak positif melalui pariwisata karena Desa
Pulau Sewangi ditetapkan sebagai situs Geopark Pegunungan Meratus Nasional.
Faktor-faktor seperti keterbatasan modal, kesulitan mendapatkan kayu berkualitas,
dan penurunan permintaan serta kemajuan transportasi darat menyebabkan
produsen hanya mampu memproduksi 10-16 jukung per tahun, jauh menurun dari
48 jukung per tahun pada puncakny
Penyebutan Nasab Anak Temuan dalam Ijab Qabul (Studi Kasus Pernikahan di Desa Nalui Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong)
Istilhaq merupakan pengakuan seorang laki-laki kepada anak yang tidak
diketahui asal-usul atau nasabnya, akibat hukum yang terjadi dari konsep istilhaq
menurut hukum Islam yaitu timbulnya hak dan kewajiban antara kedua orang
yang terlibat dalam proses pengakuan atau iqrar nasab anak yang diakui dapat
memperoleh hak kewarisan, nasab dan perwalian. Mengenai istilhaq atau
pengakuan seorang mukallaf sebagai ayah atau mengakui dan mengistinbatkan
nasab. Penulis menemukan kasus yang menarik untuk diteliti tentang anak temuan
(al-laqith). yang mana al-laqith ini menikah dengan nasabnya diistibathkan ke
Siti Hawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dinisbatkannya nasab
anak temuan kepada Siti Hawa serta bagaimana pandangan hukum Islam terhadap
permasalahan tersebut.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris dengan
menggali data secara langsung di lalpalngaln (field resealrch) dengan pendekatan
kasus. Penulis melakukan penggalian data melalui wawancara, penulis
menggunakan tanya jawab langsung kepada informan secara lisan yang berjumlah
7 orang, kemudian penulis menganalisis dengan analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ni menunjukkan bahwa Ada tiga faktor penyebab
dinisbatkannya nasab anak temuan kepada siti Hawa dalam ijab qabul pernikahan
di desa Nalui. Pertama, ketidaktahuan tentang istilhaq, kedua, tidak adanya wali
yang sah, ketiga, persepsi bahwa manusia berasal dari rahim yang sama yakni
rahim dari seorang ibu
Gaya Retorika Dakwah KH Ahmad Zuhdiannoor dalam Channel Youtube Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai
Dahulu, ulama menyampaikan dakwah hanya di lingkungan dimana ulama
tersebut berada, sekarang ulama dapat menyampaikan pesan dakwah di rumah atau di tempat majelisnya namun orang-orang dapat melihat dan mendengarkan pesan dakwah tersebut di manapun berada, salah satunya melalui media online, yaitu channel Youtube Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai. Pada channel ini memiliki video ceramah ulama kharismatik yang memiliki gaya retorika yang khas sehingga disukai oleh orang-orang khususnya penduduk Kota Banjarmasin. Orang-orang dapat melihat dan mendengarkan ceramah KH Ahmad Zuhdiannoor langsung maupun tunda. Namun belum diketahui, jenis dan bagaimana gaya retorika yang digunakan oleh KH Ahmad Zuhdiannoor dalam menyampaikan ceramah agama di Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya retorika dakwah KH Ahmad Zuhdiannoor dalam channel youtube Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kepustakaan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan teori gaya retorika Gorys Keraf.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 4 dimensi gaya retorika Gorys Keraf, yaitu pilihan kata : Gaya bahasa tidak resmi, gaya bahasa percakapan. Langsung atau tidaknya sebuah makna : Gaya bahasa retoris, gaya bahasa kiasan. Nada : Nada sederhana, nada bertenaga, nada menengah. Pilihan kalimat : Klimaks, antiklimaks, repetisi.Pilihan kalimat digunakan secara holistik oleh KH Ahmad Zuhdiannoor pada pengajian di Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai. Gaya bahasa tidak resmi yang dipadukan dengan gaya bahasa percakapan, penggunaan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan, adanya kalimat-kalimat yang mengandung klimaks, antiklimaks, dan kadang direpetisi, nada yang terkadang sederhana, kadang menggunakan nada menengah, dan ada juga nada bertenaga membuat jamaah KH Ahmad Zuhdiannoor tidak bosan dan menyukai cara beliau menyampaikan dakwah.
Kesimpulan penelitian ini adalah gaya retorika dakwah KH Ahmad Zuhdiannoor dalam channel youtube Masjid Ar-Raudhah Sungai Andai menggunakan dan menggabungkan semua dimensi gaya retorika Gorys Keraf untuk memberikan pemahaman pesan dakwah kepada semua jamaah, dari hasil penelitian 3 video tersebut gaya bahasa yang paling menonjol adalah gaya bahasa tidak resmi dengan 6 paragraf, gaya bahasa tidak resmi 16 paragraf dan gaya bahasa percakapan sebanyak 12
Sikap Beberapa Kepala KUA di Kabupaten Banjar Tentang Pendaftaran Nikah Pada Masa ‘Iddah
Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya perbedaan pendapat dari dua
Kepala KUA mengenai pendaftaran nikah dengan calon mempelai wanita masih
dalam masa ‘iddah. Pendapat pertama tetap mendaftarkan pernikahan tersebut,
sedangkan pendapat kedua menolak menikahkan. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui sikap, dan dasar hukum beberapa Kepala KUA di Kabupaten
Banjar terhadap pendaftaran nikah pada masa ‘Iddah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan
hukum sosiologis. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan
sumber data 4 orang informan. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif
kualitatif.
Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ada dua sikap beberapa Kepala
KUA di Kabupaten Banjar terkait pendaftaran pernikahan dalam masa ‘Iddah.
Pertama, menerima berkas pendaftaran dengan catatan tidak mendaftarkannya
pada SIMKAH dan juga tidak membuat pemberitahuan kehendak nikah. Ini
dilakukan oleh KUA Kecamatan Gambut. Kedua, menolak pendaftaran nikah dan
kembali mendaftarkan ketika masa ‘Iddah sudah selesai. Ini dilakukan oleh KUA
Kecamatan Kertak Hanyar, KUA Kecamatan Beruntung Baru, dan KUA
Kecamatan Sungai Tabuk. Alasan KUA yang menerima pendaftaran adalah
mempertimbangkan kemaslahatan agar pasangan tidak menikah siri. Dan KUA
yang menolak mendaftarkan mempertimbangkan larangan yang ada dalam Al-Qur‟an dan juga aturan hukum di Indonesia. Ada beberapa dasar hukum yang
digunakan oleh KUA Kecamatan di Kabupaten Banjar terkait dengan pendaftaran
nikah dalam masa ‘Iddah. Pertama, ketentuan dalam Q.S. al-Baqarah/2: 238.
Kedua, Kompilasi Hukum Islam Pasal 12 ayat (2) dan Pasal 40 huruf (b). Ketiga,
PMA Nomor 34 Tahun 2016 dan PMA Nomor 20 Tahun 2019
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pekerjaan dan Pendapatan Terhadap Keputusan Berasuransi Syariah di PT Takaful Keluarga Cabang Makassar(Tim Antasari Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan, pekerjaan dan
pendapatan yang berbeda-beda. Masih rendahnya kesadaran pentingnya asuransi
bagi masyarakat, rendahnya pertumbuhan asuransi salah satunya diakibatkan
rendahnya pendidikan masyarakat indonesia sehingga juga akan berhubungan
dengan pekerjaan dan pendapatan seseorang. masyarakat masih anti dengan
asuransi serta menganggap bahwa asuransi itu haram dan tidak penting, selain itu
masyarakat menganggap asuransi itu sama dengan riba dan masyarakat anti dengan
asuransi karena menganggap bahwa asuransi syariah hukum dan prakteknya sama
saja dengan asuransi konvensional. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana pengaruh tingkat pendidikan, pekerjaan dan pendapatan secara parsial
dan simultan terhadap keputusan berasuransi syariah di PT Takaful Keluarga
Cabang Makassar (Tim Antasari Banjarmasin).
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian
ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam
penelitian ini berjumlah 34 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan
analisis data menggunakan uji instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas,
uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji
multikolinearilitas, analisis linear berganda, uji determinasi, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan tidak
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan berasuransi syariah dengan nilai
thitung 0.970 lebih kecil dari ttabel 2,042 dengan tingkat signifikasi 0,340 lebih
besar dari 0,05. variabel pekerjaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap
keputusan berasuransi syariah dengan nilai thitung 1,967 lebih kecil dari ttabel 2,042
dengan tingkat signifikasi 0,059 lebih besar dari 0,05.variabel pendapatan
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan berasuransi syariah dengan nilai
thitung 3,214 lebih besar dari ttabel 2,042 dengan tingkat signifikasi 0,003 lebih
kecil dari 0,05. variabel tingkat pendidikan, variabel pekerjaan dan variabel
pendapatan secara simultan berpengaruh terhadap keputusan berasuransi syariah
di PT Takaful Keluarga Cabang Makassar (Tim Antasari Banjarmasin) dengan nilai
Fhitung = sebesar 15,692 dan Ftabel 2,922 dengan nilai sig 0,000 < 0,0