IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
تعليم اللغة العربية في إطار معرفة المحتوى التربوي التكنولوجي TPACK في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الرابعة تابين كاليمنتان الجنوبية = Pembelajaran Bahasa Arab berbasis TPACK Di Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Tapin Kalimantan Selatan
Pembelajaran berbasis TPACK merupakan bagian dari pendekatan yang
direkomendasikan dalam kurikulum Merdeka. Dengan tuntutan pemerintah
melalui kurikulum merdeka sementara guru masih belum terlalu familiar dengan
desain pembelajaran berbasis TPACK walaupun sudah ada pelatihan, hanya saja
guru merasa efek dari desain pembelajaran yang di desain itu masih belum
optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
kesesuaian desain, menganalisis pelaksanaan, serta mengetahui kendala
pembelajaran Bahasa Arab berbasis TPACK di kelas VII MTsN 4 Tapin.
Penelitian ini merupakan studi lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Subjek penelitian meliputi guru Bahasa Arab dan siswa kelas VII, sedangkan
objek yang dikaji adalah pembelajaran berbasis TPACK mencakup aspek desain,
pelaksanaan, dan kendala. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dianalisis melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya, Integrasi TPACK dalam
pembelajaran bahasa Arab di kelas VII MTsN 4 Tapin sesuai dengan teori
TPACK, didukung Modul ajar yang di desain sudah memuat tujuh aspek TPACK,
Pembelajaran berlangsung secara aktif dan adaptif melalui penggunaan media
seperti diskusi kelompok dan permainan edukatif berbasis teknologi, yaitu Game
Run on the Board. Kendala yang dihadapi meliputi kendala pedagogis, teknologis,
dan karakteristik siswa. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dalam kajian
implementasi TPACK berdasarkan pengalaman guru di madrasah yang terletak di
daerah pedesaan, yang menghadapi berbagai tantangan dari segi pedagogis,
teknologis, maupun karakteristik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pendekatan TPACK tetap dapat diadaptasi secara fleksibel melalui pemanfaatan
teknologi, strategi, dan media yang relevan
القيم التربوية لأغاني ماهر زين في ألبوم "Forgive Me" = Analisis Nilai-nilai Pendidikan Pada Lagu Maher Zain dalam Album "Forgive Me"
Pendidikan merupakan proses yang tidak hanya berorientasi pada
pengembangan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter serta kepribadian
yang utuh. dalam konteks pendidikan Islam, nilai-nilai pendidikan seperti akhlak,
afeksi, toleransi, serta spiritualitas menjadi bagian penting yang harus ditanamkan
sejak dini. Nilai-nilai pendidikan ini tidak hanya diperoleh melalui jalur formal di
sekolah, tetapi juga melalui berbagai media lain, termasuk seni dan budaya, salah
satunya adalah musik. Karena di dalam musik terdapat lirik lagu yang
mengandunhg nilai-nilai Pendidikan, namun tidak semua orang setiap
mendengarkan musik mengetahui makna dalam lirik lagu tersebut. Apalagi lagu
yang berbahasa arab terutama karya Maher Zain, orang-orang hanya akan
menganggab bahwa lagu yang berbahasa arab itu sudah pasti hanya unsur
keagamaan tanpa tau bahwa ada unsur nilai Pendidikan juga.
Jenis penelitian ini adalah ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Metode utama yang akan digunakan adalah analisis isi
(content analysis). Analisis isi adalah teknik penelitian untuk membuat inferensi
yang dapat direplikasi dan valid dari data ke konteksnya atau penelitian yang
bersifat pembahasan mendalam terhadap isi suatu informasi tertulis atau tercetak
dalam media massa.
Setelah penelitian ini dilakukan, penulis memperoleh hasil penelitian analisis
nilai-nilai Pendidikan dalam lagu Maher Zain dalam album “forgive me”. Adapun
nilai yang terkandung di dalamnya yaitu nilai Pendidikan karakter, nilai spiritual,
nilai religius, nilai moral, nilai sosial, dan nilai pendidikan islam yaitu aqidah,
ibadah dan akhla
Pemanfaatan Payung Baca di Perpustakaan Sekolah Dasar Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin
Pengenalan terhadap literasi baca tulis lebih tepat dilakukan sejak Sekolah
Dasar karena membaca dan menulis di level SD ditekankan pada penumbuhan
kecintaan dan sikap siswa kepada bacaan dalam kegiatan membaca. Minat
membaca bukan suatu hal yang secara otomatis tumbuh sendiri, tetapi harus
dipupuk dan dibina. Sebelum melakukan pembinaan perpustakaan Sekolah harus
berperan penting dalam upaya peningkatan literasi membaca siswa yang rendah
yang masih memprihatinkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali pemanfaatan payung baca
oleh siswa di Perpustakaan Sekolah Dasar Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin.
Payung baca diharapkan dapat menjadi alat untuk meningkatkan minat membaca
dan menciptakan tempat literasi yang menarik bagi siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kualitatif. Adapun analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa, kepala
perpustakaan dan pustakawan dengan objek penelitian yaitu pemanfaatan payung
baca di Perpustakaan Sekolah Dasar Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan payung baca di
Perpustakaan Sekolah Dasar Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin dapat
digunakan sebagai ruang literasi alternatif, sebagai sarana literasi, sebagai media
interaksi sosial literatif untuk meningkatkan literasi siswa, dan sebagai sarana
pendukung program literasi sekola
Korelasi Hasil Belajar Akidah Akhlak dengan Perilaku Anak Madrasah Ibtidaiyah Kelas V MIN 4 Kabupaten Banjar
Pendidikan Akidah Akhlak memainkan peran krusial dalam membentuk
karakter peserta didik, terutama di era globalisasi yang rentan terhadap pengaruh
negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara hasil belajar
Akidah Akhlak dengan perilaku siswa, mengingat pentingnya internalisasi nilai
nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis
tingkat pencapaian hasil belajar Akidah Akhlak peserta didik kelas V MIN 4 Banjar.
(2) Mengkaji karakteristik perilaku peserta didik kelas V MIN 4 Banjar dalam
konteks kehidupan sehari-hari. (3) Menilai tingkat korelasi antara hasil belajar
Akidah Akhlak dengan perilaku aktual peserta didik. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 23 siswa kelas V MIN 4 Banjar.
Data dikumpulkan melalui nilai rapor (variabel X) dan kuesioner perilaku (variabel
Y),
kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan
korelasi Product Moment Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar Akidah Akhlak peserta
didik kelas V MIN 4 Banjar berada pada kualifikasi sangat tinggi dengan nilai rata
rata sebesar 87,25. Hal ini mengindikasikan bahwa peserta didik telah mencapai
pemahaman yang baik terhadap materi Akidah Akhlak, baik dari aspek kognitif,
afektif, maupun psikomotorik. Sementara itu, perilaku peserta didik juga
tergolong tinggi dengan nilai rata-rata 83, yang mencerminkan penerapan nilai
nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Analisis korelasi menggunakan Product
Moment Pearson mengungkapkan adanya hubungan positif yang kuat antara hasil
belajar Akidah Akhlak dengan perilaku peserta didik, dengan koefisien korelasi
sebesar 0,798. Nilai ini signifikan pada taraf 5% dan 1%, menunjukkan bahwa
peningkatan hasil belajar Akidah Akhlak berkorelasi dengan peningkatan kualitas
perilaku siswa. Temuan ini memperkuat pentingnya pembelajaran Akidah Akhlak
yang tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada pembiasaan
dan internalisasi nilai-nilai akhlak dalam praktik nyata. Dengan demikian,
penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa pendidikan Akidah Akhlak
berperan krusial dalam membentuk karakter dan perilaku positif peserta didik.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Hasil belajar Akidah Akhlak
berkorelasi signifikan dengan perilaku siswa. Semakin tinggi pemahaman dan
internalisasi nilai Akidah Akhlak, semakin baik pula perilaku peserta didik.
Temuan ini mendukung pentingnya pendekatan pembelajaran yang holistik,
integratif, dan kontekstual dalam pendidikan agama Isla
Pengembangan Pedoman Praktikum Penjernihan Air Menggunakan Karbon Aktif Ampas Tebu untuk Pembelajaran Materi Kimia Hijau di SMAN 3 Banjarbaru
Kimia hijau menjadi materi baru yang diajarkan dalam Kurikulum
Merdeka. Materi kimia hijau (green chemistry) berisi pembahasan mengenai
pengurangan limbah, penggunaan katalis, penggunaan pelarut dan reagen yang
aman, penggunaan materi awal yang dapat diperbarui, efisiensi energi, penggunaan
bahan ramah lingkungan dan dapat di daur ulang. Sejak baru dilaksanakannya
pembelajaran materi kimia hijau hingga saat ini masih terdapat kendala dalam
pelaksanaan pembelajaran materi kimia hijau, seperti hasil wawancara guru kimia
SMAN 3 Banjarbaru yang mengatakan kurangnya referensi media pembelajaran
materi kimia hijau. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dicarikan
alternatif pemecahan masalahnya. Salah satunya dengan mengembangkan media
pembelajaran berupa pedoman praktikum untuk pembelajaran materi kimia hijau.
Metode dan pendekatan yang digunakan adalah Research and Development
dengan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh adalah hasil uji validitas
ahli materi dan ahli media serta uji kepraktisan dari guru dan peserta didik terhadap
produk yang dikembangkan.
Hasil penelitian adalah pengembangan pedoman praktikum yang
dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE, isinya mengacu pada model
pembelajaran inkuiri terbimbing, menggunakan aplikasi Canva, dan dicetak
menggunakan kertas HVS ukuran A4. Validitas materi dan media pedoman
praktikum sebesar 92,05% dan 93% yang masuk kategori “sangat valid”.
Kepraktisan pedoman praktikum sebesar 98% dan 88% yang masuk kategori
“sangat praktis”. Berdasarkan hasil penelitian, pedoman praktikum penjernihan air
menggunakan karbon aktif ampas tebu untuk pembelajaran materi kimia hijau
sangat layak/valid dan sangat praktis untuk digunakan
حرف جر من ومعانيه في سورة البقرة = Huruf Jar Min dan Makna-Maknanya dalam Surah al-Baqarah
Ilmu nahwu merupakan salah satu ilmu bahasa Arab. Salah satu
pembahasan ilmu nahwu adalah huruf jar yaitu faktor yang mempengaruhi pada
susunan kalimat dalam bahasa Arab. Huruf jar hanya memasuki isim saja dan
memajrurkan isim yang biasa disebut dengan isim majrur. Salah satu dari huruf jar
adalah huruf min yang banyak ditemukan dalam Al-Qur’an terutama dalam surah
al-Baqarah.
Adapun permasalahan dalam penelitian ini, yaitu: ayat-ayat apa saja yang
didalamnya terdapat huruf jar min, apa saja makna-maknanya dan apa pengaruhnya
menurut tafsir Al-Qur’an di dalam surah Al-Baqarah. Oleh karena itu penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui ayat-ayat apa saja yang mengandung huruf jar min dan
makna-maknanya dan mengetahui kejelasan pengaruh huruf jar min pada tafsir
ayat Al-Qur’an dalam surah Al-Baqarah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan
kualitatif. Adapun data primer pada penelitian ini adalah Al-Qur’an, dan data
sekunder pada penelitian ini diambil dari buku-buku yang terkait dengan penelitian.
Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini, yaitu
dengan cara menentukan ayat apa saja yang didalamnya terdapat huruf jar min dan
menentukan makna-maknanya. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan
teknis analisis konten.
Dan hasil dari penelitian ini, terdapat (159) yang didalamnya terdapat huruf
min, huruf jar min terulang dalam surah Al-Baqarah sebanyak (269) kali dengan
makna yang berbeda-beda. At-tab’idh (86), at-tab’id fi at-tafdhil (1), al-ibtida (32),
ibtida al-ghayah (15) al-ibtida az-zamani (10), ibtida al-ghayah az-zamaniyah
(19), al-ibtida al-makani (13), ibtida al-ghayah al-makaniyah (14), ibtida al
ghayah fi at-tafdhil (3), as-sababiyah (9), al-bayaniyah (50), al-bayaniyah fi at
tafdhil (5), zaidah (18), az-zharfiyah (6), badal (5), ma’na ‘An (1)
Penerapan Etika Bisnis Islam dalam Persaingan Antar Pelaku Industri Amplang Ikan Tenggiri (Studi Kasus Pengusaha Amplang di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan industri kerupuk
amplang ikan tenggiri di Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu,
yang memunculkan persaingan ketat antar pelaku usaha. Dalam konteks masyarakat yang
mayoritas beragama Islam, penerapan etika bisnis Islam menjadi penting untuk
memastikan persaingan berjalan secara sehat dan adil, serta menghindari praktik-praktik
yang merugikan.
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan etika bisnis islam dalam
persaingan antar pelaku industri kerupuk amplang di Kota Pagatan Kecamatan Kusan Hilir
Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research)
menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada pengusaha amplang di Kota
Pagatan, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan
pelaku usaha, dan dokumentasi.
Penerapan etika bisnis islam dalam persaingan antar pelaku industri amplang ikan
tenggiri di kota pagatan kecamatan kusan hilir kabupaten tanah bumbu umumnya telah
berjalan dengan baik, di mana para pengusaha telah menerapkan prinsip tauhid, keadilan,
kebebasan, kebenaran dan tanggung jawab, dalam menjalankan usaha serta bersaing secara
sehat. Kemudian persaingan yang sehat mendorong para pengusaha untuk terus berinovasi,
meningkatkan kualitas produk, memperbaiki pelayanan, serta mengembangkan strategi
pemasaran yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Hal ini berdampak positif pada
pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar
Pengaruh Sumber Informasi terhadap Faktor Memilih Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin pada Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2023/2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber informasi
terhadap faktor memilih Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin
pada mahasiswa baru Tahun Akademik 2023/2024. Sumber informasi merupakan
salah satu faktor penting yang memengaruhi pengambilan keputusan calon
mahasiswa dalam menentukan pilihan perguruan tinggi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan teknik
pengambilan sampel probability sampling melalui simple random sampling.
Sampel dalam penelitian ini berjumlah 239 responden dari total populasi 1.972
mahasiswa baru.
Instrumen yang digunakan berupa angket berskala Likert 4 poin yang telah
diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data dilakukan melalui uji
regresi linier sederhana menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan
antara sumber informasi terhadap faktor memilih UIN Antasari Banjarmasin,
dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,402. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 40,2% keputusan mahasiswa
baru dalam memilih UIN Antasari Banjarmasin dipengaruhi oleh sumber
informasi yang mereka peroleh, baik melalui media sosial, guru, alumni, maupun
situs resmi kampus.
Hasil analisis menunjukkan bahwa sumber informasi memiliki pengaruh
yang signifikan terhadap keputusan memilih UIN Antasari Banjarmasin. Temuan
ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi kampus melalui berbagai media
informasi yang tepat sasaran, karena persepsi calon mahasiswa sangat dipengaruhi
oleh kualitas dan kepercayaan terhadap informasi yang diterim
Metode Dakwah Habib Ali Bin Abdurrahman Al Baity S.Pd dalam Mensyiarkan Islam pada Majelis Taklim Al Khuluqul Hasan Di Banjarmasin
Skripsi ini membahas metode dakwah yang diterapkan oleh Habib Ali bin
Abdurrahman Al Baity S.Pd dalam mensyiarkan Islam di Majelis Taklim Al
Khuluqul Hasan, Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
metode dakwah yang digunakan serta menganalisis penerapannya dalam
membimbing jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Ali menerapkan berbagai metode
dakwah, di antaranya metode bil-hikmah, mau’izhah hasanah, dan mujadalah
billati hiya ahsan. Beliau menggunakan pendekatan yang mudah dipahami dengan
bahasa yang santun dan penyampaian yang menarik, termasuk melalui kesenian
Islam seperti musik religi. Selain itu, kepeduliannya terhadap jamaah ditunjukkan
dengan menyediakan fasilitas transportasi bagi mereka yang kesulitan menghadiri
majelis. Keberhasilan beliau dalam mensyiarkan Islam pada Majelis Taklim Al
Khuluqul Hasan Banjarmasin di dukung pada pemilihan metode yang sesuai
dengan kebutuhan mad’u (penerima dakwah) serta pemanfaatan berbagai media,
seperti ceramah langsung, platform digital, dan pendekatan sosial. Dengan
demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi dan
fleksibilitas dalam metode dakwah untuk menarik lebih banyak jamaah serta
meningkatkan efektivitas penyampaian ajaran Islam