IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Konsep Kewarisan Istimewa Gharâwain dalam Perspektif Maqâshid al-Syarî'ah
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya permasalahan gharâwain
yang menjadi perdebatan diantara para ulama dari awal munculnya permasalahan
tersebut. Dalam permasalahan tersebut hanya terjadi pada dua struktur ahli waris
saja, yakni suami, ibu dan ayah atau istri, ibu dan ayah. Umar bin Khathab sebagai
orang yang menyelesaikan masalah tersebut memberikan 1/3 dari sisa harta
kepada ibu. Ibnu Abbas berpendapat lain, yakni dengan memberikan 1/3 dari
seluruh harta kepada ibu. Ibnu Sirin dan Abu Tsaur memberikan kepada ibu 1/3
dari sisa pada struktur ahli waris suami, ibu dan ayah, tetapi memberikan kepada
ibu 1/3 dari seluruh harta pada struktur ahli waris istri, ibu dan ayah. Maka dari itu
penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perspektif maqâshid al-syarî'ah
terutama pada tingkatannya terkait permasalaha gharâwain dalam kewarisan
Islam.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan
pendekatan filosofis. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam
penelitian ini adalah studi dokumen atau pustaka.. Dalam penelitian ini penulis
menggunakan teknik analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Maksud dari
metode ini adalah untuk menganalisis data yang diperoleh dari berbagai sumber
sesuai dengan metode pengumpulan dokumentasi atau pustaka yang berkaitan
dengan apa yang penulis kaji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi gharâwain jika dianggap
sebagai alternatif penyelesaian dalam masalah gharâwain hanya akan berada pada
tingkatan al-ẖâjiyyah saja. Sedangkan konsep gharâwain jika dianggap sebagai
penyelesaian yang paling tepat dan shaẖih (benar) dalam masalah gharâwain
dengan diketahui ‘illahnya, maka konsep gharâwain ini akan berada pada
tingkatan al-dharûriyyah. Akan tetapi jika ‘illah tidak terpenuhi, asas
proposional/keadilan berimbang dilanggar dan tidak terdapat maslahat
didalamnya akan tetapi malah menimbulkan mudharat, maka konsep gharâwain
(tsuluts al-bâqî) bisa saja turun dari tingkatan al-dharûriyyah menuju ke al
ẖâjiyyah saja sebagai pelengkap dalam perhitungan dalam kewarisan Isla
Capturing the Teacher’s Emotional Experiences and Challenges in Teaching Vocabulary by Using Wordwall Application
This study aims to find the emotional experiences and difficulties faced by
teachers at SD Islam Creative when teaching vocabulary using the Wordwall
application. This study uses a qualitative research design with the Photovoice
method, which allows teachers to document their experiences through photos and
reflective narratives. Data were collected from English teachers at SD Islam
Creative through interviews, and documentation.The findings showed that when
utilizing Wordwall, teachers' feelings might be both inspiring and annoying. While
interactive elements like timers, rating systems, and quizzes improve student
participation and vocabulary retention, technological problems like erratic internet
and a shortage of projectors make implementation difficult. Additionally, some
educators found it challenging to adapt Wordwall features to their lesson plans. The
researcher used a thematic approach to examine the data, connecting the teachers'
reflections to the students' emotional reactions to Wordwall learning. Providing
professional support and enhancing Wordwall features can help teachers enhance
their vocabulary instruction, according to the study's findings. To make vocabulary
learning more interesting and successful, educators are urged to experiment with
and modify the tool
Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Keterampilan Berbicara dan Kepedulian Sosial Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V di MI Siti Mariam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara dan
kepedulian sosial siswa kelas V pada pembelajaran Bahasa Indonesia di MI Siti
Mariam, akibat metode yang digunakan dalam pembelajaran masih belum sesuai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan berbicara dan kepedulian
sosial siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V di MI Siti Mariam
sebelum dan sesudah menggunakan metode sosiodrama, serta mengetahui apakah
terdapat pengaruh yang signifikan dari metode sosiodrama terhadap keterampilan
berbicara dan kepedulian sosial siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V
di MI Siti Mariam.
Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan jenis penelitian eksperimen yaitu pre -eksperiment design dengan desain
One- Group Pre-test-Post-test Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa
kelas V MI Siti Mariam yang berjumlah 16 siswa yang diambil dengan Teknik total
sampling. Data dikumpulkan melalui angket, tes berbicara, wawancara, dan
dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan analisis komparatif dengan rumus
Paired Sample T- Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sosiodrama memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa dengan
peningkatan skor posttest yang lebih tinggi dibandingkan pretest dengan nilai rata
rata sebelum metode sosiodrama 74,84, sesudah menggunakan metode sosiodrama
nilai rat-rata meningkat menjadi 94,38. Selain itu, terdapat peningkatan dalam
aspek kepedulian sosial siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan nilai
rata-rata pretest 76 pada saat posttest meningkat menjadi 90,13. Selain itu terdapat
pengaruh yang signifikan dari metode sosiodrama terhadap ketermpilan berbicara
dan kepedulian sosial berdasarkan uji hipotesis nilai signifkansi (2- tailed) sebesar
0,000 lebih kecil dari 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima
Implementasi Supervisi Akademik Pengawas Mandrasah Sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Kabupaten Tanah Laut
Rendahnya kinerja dan profesionalisme guru di Madrasah Aliyah Tanah
Laut menjadi permasalahan yang berdampak pada mutu pendidikan. Guru memiliki
peran penting dalam mencapai tujuan pendidikan, namun masih ditemukan
keterbatasan dalam penguasaan metode mengajar, teknologi, dan penilaian. Supervisi
akademik oleh pengawas madrasah diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru dan
memperbaiki kualitas pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi
akademik oleh pengawas madrasah, mengeksplorasi model supervisi yang
diterapkan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja guru. Penelitian
menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan manajerial. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di beberapa Madrasah
Aliyah di Kabupaten Tanah Laut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan
secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Model
supervisi yang digunakan meliputi supervisi konvensional, klinis, dan kolaboratif.
Supervisi klinis terbukti efektif dalam membantu guru meningkatkan keterampilan
mengajar melalui observasi langsung dan umpan balik konstruktif. Selain itu,
pendekatan kolaboratif yang melibatkan diskusi dan refleksi bersama berkontribusi
dalam membangun hubungan positif antara pengawas dan guru
Analisis Framing Moderasi Beragama Melalui Fenomena War Takjil Lintas Agama Pada Platform Media Digital Kumparan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena War Takjil yang menjadi perbincangan di media sosial dan platform berita digital, salah satunya Kumparan. Fenomena ini mencerminkan interaksi sosial lintas agama dalam konteks pembelian takjil menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Partisipasi lintas agama dalam fenomena ini menciptakan dinamika yang unik, yang kemudian dibingkai oleh media dengan berbagai sudut pandang. Beberapa pemberitaan menyoroti bagaimana umat Muslim dan non-Muslim turut serta dalam kompetisi mendapatkan takjil, yang bukan hanya sekadar transaksi ekonomi tetapi juga mencerminkan aspek sosial dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media digital Kumparan membingkai fenomena War Takjil dalam kaitannya dengan moderasi beragama. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan teknik analisis Framing model Robert N. Entman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi pemberitaan yang dimuat di platform Kumparan terkait fenomena ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kumparan membingkai War Takjil sebagai bentuk moderasi beragama yang mencerminkan kebersamaan lintas agama. Namun, di sisi lain, pemberitaan juga menyoroti adanya aspek kompetitif dalam pembelian takjil yang dipengaruhi oleh perbedaan agama dan budaya masyarakat. Beberapa berita juga memperlihatkan adanya kritik terhadap fenomena ini, dengan anggapan bahwa aktivitas tersebut dapat menggeser makna berbagi dalam Ramadan menjadi ajang kompetisi belaka. Framing yang digunakan media turut membentuk persepsi publik mengenai makna berbagi dalam Ramadan serta menguatkan diskursus tentang toleransi beragama di Indonesia. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana media digital membingkai isu-isu keberagaman dan moderasi beragama, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam kajian komunikasi dan sosial keagamaan
Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Masjid Jami’ Sungai Banar Kota Amuntai
Masjid Jami’ Sungai Banar di Kota Amuntai merupakan simbol penting bagi
komunitas Islam setempat. Masjid ini menggabungkan keindahan seni arsitektur
khas Banjar dengan gaya Timur Tengah, menyimpan nilai-nilai sejarah dan aspek
filosofi Islami yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
konsep-konsep matematika, khususnya geometri, dalam bangunan Masjid Jami’
Sungai Banar, dengan pendekatan berguna etnomatematika yang dapat memadukan
secara harmonis nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan
pendekatan etnografi, dilaksanakan di Desa Jarang Kuantan, Kecamatan Amuntai
Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Subjek penelitian meliputi pengurus
masjid, tokoh masyarakat dan kaum masjid. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif serta
diverifikasi melalui triangulasi metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masjid ini mengandung berbagai
konsep matematika, diantaranya garis, sudut, segitiga, persegi, persegi panjang,
lingkaran, setengah lingkaran, trapesium, belah ketupat, segi banyak beraturan,
balok, limas, prisma, bola, setengah bola, translasi, refleksi, dilatasi, rotasi,
perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, kesebangunan, kekongruenan,
segi-n beraturan pada konsep trigonometri dan konsep integral metode kulit tabung.
Sejarah pendirian Masjid Jami’ Sungai Banar dan aspek filosofi Islami yang
terkandung di dalamnya memberikan wawasan mendalam tentang hubungan antara
budaya, agama dan ilmu pengetahuan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya
pemahaman tentang integrasi nilai budaya dalam pembelajaran matematika serta
memperkuat hubungan antara ilmu pengetahuan dan dimensi spiritual
A Practical Model Of Embedding Religious Moderation Values In English Language Teaching Activities
Upaya Legalisasi Pernikahan di Bawah Tangan (Studi Kasus di Desa Sungai Punggu Baru Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala)
Skripsi ini dilatarbelakangi oleh pernikahan di bawah tangan yang
dilakukan oleh beberapa pasangan di Desa Sungai Punggu Baru. Pernikahan
tersebut terjadi karena terkendalanya administrasi kependudukan yang belum
lengkap serta usia pasangan yang belum memenuhi syarat untuk melangsungkan
pernikahan secara resmi. Upaya untuk mengatasi pernikahan di bawah tangan ini
berguna untuk memberikan legalitas hukum kepada pasangan yang bersangkutan.
Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai hambatan yang menyebabkan
tidak semua pasangan berhasil memperoleh legalisasi.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan
sosiologi hukum. Subjek penelitian adalah warga desa sungai punggu baru yang
melakukan pernikahan di bawah tangan, seperti pasangan (A & HP) dan (N &
TR). Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian diolah
menggunakan teknik editing, klaifikasi, dan deskripsi. Selanjutnya, analisis
dilakukan dengan metode deskriptif.
Hasil penelitian mengungkapkan untuk mengesahkan pernikahan yang
telah dilakukan tanpa pencatatan resmi harus melakukan isbat nikah. Isbat nikah
diajukan ke pengadilan agama untuk mendapatkan pengakuan hukum atas
pernikahan yang telah berlangsung, setelah penetapan isbat nikah di keluarkan
oleh Pengadilan Agama, penetapan tersebut di serahkan ke KUA setempat guna
untuk mencatat pernikahan dalam administrasi mereka, setelah verifikasi selesai
KUA akan segera menerbitkan buku nikah resmi yang di akui negara. Dengan
cara ini, status pernikahan di bawah tangan dapat dilegalkan secara sah menurut
huku
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Materi Relasi dan Fungsi Siswa Kelas VIII di MTsN 6 Hulu Sungai Tengah
Kemampuan komunikasi matematis di MTsN 6 Hulu Sungai Tengah masih
perlu perbaikan. Hal ini sejalan dengan wawancara awal bersama guru yang
mengatakan bahwa kurangnya interaksi dan partisipasi aktif siswa saat pembelajaran
matematika berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan
komunikasi matematis siswa sebelum menggunakan model CIRC (2) kemampuan
komunikasi matematis siswa sesudah menggunakan model CIRC (3) pengaruh
kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model
pembelajaran CIRC.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif,
digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan tes yaitu pretest dan posttest yang
telah diuji validitas oleh validator ahli. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas VIII MTsN 6 Hulu Sungai Tengah dengan sampel kelas VIII D, yang
dipilih berdasarkan kriteria nilai ulangan harian paling rendah. Pengumpulan data
dilakukan dengan tes dan dokumentasi. Kemudian data yang terkumpul dianalisis
dengan uji prasyarat yaitu uji normalitas, linieritas, dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Hasil tes kemampuan komunikasi matematis
siswa sebelum menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading
and Composition (CIRC) dengan nilai rata-rata pretest sebesar 45,03 (2) Hasil tes
kemampuan komunikasi matematis siswa sesudah menggunakan model pembelajaran
Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan nilai rata-rata
postest sebesar 74,71 (3) Pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated
Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa
kelas VIII D MTsN 6 Hulu Sungai Tengah dapat dilihat berdasarkan selisih nilai rata
rata hasil tes kemampuan komunikasi matematis siswa adalah -24,315 yang artinya ada
pengaruh kemampuan komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah
menggunakan model pembelajaran CIR
Aktivitas Keagamaan dan Implementasinya pada Santri Pondok Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan
Pendidikan agama di Indonesia memainkan peranan penting dalam membentuk
karakter dan moral generasi muda, terutama di lingkungan pondok pesantren. Pondok
Pesantren Nurul Hidayah Lok Baintan merupakan salah satu lembaga yang berkomitmen
untuk mendidik santrinya melalui berbagai aktivitas keagamaan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis aktivitas keagamaan yang dilakukan oleh santri serta implementasinya
dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan memahami aktivitas ini, diharapkan dapat
diperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai pengaruh pendidikan agama terhadap
perkembangan kepribadian santri, nilai-nilai sosial yang ditanamkan, serta faktor-faktor
yang mendukung atau menghambat aktivitas tersebut.
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif
dengan desain penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui observasi langsung terhadap kegiatan yang berlangsung di pondok, wawancara
mendalam dengan sejumlah informan kunci yang terdiri dari pimpinan ponpes, pengajar,
dan santri serta pengumpulan dokumen yang berhubungan dengan aktivitas keagamaan di
Pondok Pesantren Nurul Hidayah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan
metode analisis deskriptif, di mana peneliti berusaha memberikan gambaran yang jelas
tentang aktivitas keagamaan yang dilakukan, serta bagaimana nilai-nilai agama
diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari santri. Selain itu, penelitian ini juga
memperhatikan faktor penunjang dan penghambat yang mempengaruhi partisipasi santri
dalam aktivitas tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan di Pondok Pesantren
Nurul Hidayah mencakup berbagai kegiatan, antara lain salat berjamaah, pembelajaran kitab
kuning, tadarus Al-Qur'an, dan kegiatan muhadharah. Aktivitas ini dilaksanakan secara rutin
dan memiliki dampak positif signifikan terhadap pemahaman agama santri serta
pembentukan akhlak yang baik. Meskipun terdapat kendala seperti kurangnya konsentrasi
dalam belajar dan keterbatasan waktu untuk melaksanakan aktivitas di luar pembelajaran,
sejumlah faktor penunjang seperti metode pengajaran yang menarik, dan dukungan dari
pengajar. Santri menunjukkan semangat dan keinginan yang tinggi untuk memahami ajaran
agama, yang menjadi pendorong utama dalam pelaksanaan aktivitas keagamaan