IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis POE (Predict, Observe, And Explain) pada Materi Lingkaran Kelas XI MA Darul Ilmi Tahun Ajaran 2024/2025
Proses pembelajaran matematika yang masih berorientasi pada guru
(teacher-centered) berimplikasi pada rendahnya partisipasi aktif siswa dalam
memahami konsep secara mendalam. Kondisi tersebut menegaskan urgensi
inovasi dalam pengembangan bahan ajar yang mampu mengakomodasi
keterlibatan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
modul ajar matematika berbasis Predict-Observe-Explain (POE) pada materi
lingkaran kelas XI serta mengkaji tingkat validitas, kemenarikan, dan efektivitas
modul tersebut dalam mendukung pencapaian hasil belajar siswa.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and
Development) dengan pendekatan model 4D (Define, Design, Develop,
Disseminate). Instrumen yang digunakan mencakup lembar wawancara, angket
respon peserta didik, serta lembar validasi yang melibatkan ahli materi dan ahli
media. Validasi dilakukan untuk menilai kelayakan substansi materi dan kualitas
penyajian media sebelum dilakukan uji coba terbatas kepada peserta didik di kelas
yang relevan.
Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berbasis POE memperoleh
kategori “sangat baik”, dengan skor 88,75% dari ahli materi dan 87,5% dari ahli
media, yang menunjukkan kelayakan produk untuk digunakan dalam
pembelajaran. Uji coba terhadap siswa mengindikasikan bahwa modul tersebut
memiliki tingkat kemenarikan sebesar 82,82% dan efektivitas pembelajaran
mencapai 85,96%. Dengan demikian, modul ajar berbasis POE dinilai layak,
menarik, dan efektif sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika
yang berpusat pada siswa
trategi Guru Laki-Laki dalam Pembelajaran di TK Negeri Melati Kota Puruk Cahu Kalimantan Tengah dan TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami bagaimana strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru laki-laki di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), mengingat sebagian besar tenaga pendidik di jenjang ini adalah perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru laki-laki dalam proses belajar mengajar, dengan fokus pada empat aspek utama: pemberian apresiasi, pengelolaan kelas, langkah-langkah pembelajaran, dan komunikasi dengan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di dua lembaga, yaitu TK Negeri Melati Kota Puruk Cahu Kalimantan Tengah dan TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru laki-laki mampu menciptakan suasana pembelajaran yang hangat, responsif, dan komunikatif. Strategi yang digunakan cukup efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan anak dan mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan belajar. Namun demikian, aspek perencanaan dan evaluasi masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal dokumentasi dan penggunaan data pembelajaran untuk refleksi. Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap guru laki-laki di PAUD melalui pelatihan berbasis praktik dan supervisi pedagogi
Pelaksanaan Remedial Teaching Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum Batu Mulya, Kabupaten Tanah Laut
Pendidikan berperan dalam mengembangkan potensi individu secara
menyeluruh, baik jasmani maupun rohani. Dalam Islam, menuntut ilmu merupakan
suatu kewajiban. Akan tetapi, tidak semua siswa dapat memahami materi dengan
baik, sehingga diperlukan layanan bimbingan belajar sebagai solusinya. Di MTs
Miftahul Ulum Batu Mulya, pendekatan ini diterapkan dalam pembelajaran Akidah
Akhlak untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam
mencapai kompetensi.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan remedial teaching
pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Ulum Batu Mulya Kabupaten
Tanah Laut. Fokus utama penelitian ini meliputi proses pelaksanaan assessment dan
tindak lanjutnya melalui kegiatan remedial teaching yang ditujukan kepada siswa
yang mengalami kesulitan dalam mencapai kompetensi yang ditetapkan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa kelas VI,VII, IX, guru
Akidah Akhlak dan kepala sekolah di Madrasah Tsanawiyah Miftahul Ulum Batu
Mulya, Kabupaten Tanah Laut. Objek penelitian yaitu Pelaksanaan Remedial
Teaching Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah Miftahul
Ulum Batu Mulya, Kabupaten Tanah Laut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses assessment dilakukan secara
berkesinambungan untuk mengidentifikasi siswa yang belum memenuhi standar
KKM. Berdasarkan hasil assessment, guru melaksanakan program remedial
teaching dengan metode yang disesuaikan dengan jenis kesulitan yang dialami
siswa, seperti mengulang materi, memberikan soal tambahan, atau bimbingan
secara individual. Strategi pembelajaran yang diterapkan bersifat adaptif dan
mempertimbangkan kemampuan masing-masing siswa. Beberapa kendala yang
dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan kurangnya semangat belajar siswa.
Namun demikian, pelaksanaan kegiatan tersebut cukup membantu dalam
meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah
Akhlak
Teacher’s Assessment Techniques in Teaching Speaking for Young Learners
Penelitian ini bertujuan untuk menggali teknik asesmen yang digunakan
oleh guru Bahasa Inggris dalam mengajarkan keterampilan berbicara kepada
peserta didik usia dini, dengan fokus pada SDN-SN Surgi Mufti 1 Banjarmasin.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis teknik penilaian yang
diterapkan oleh guru serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi selama
proses asesmen berlangsung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif,
dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan observasi di
dalam kelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan beberapa teknik
penilaian, antara lain penilaian teman sebaya (peer assessment) dan daftar periksa
penilaian diri (self-assessment checklist). Sementara itu, teknik seperti portofolio
digital dan asesmen berbasis permainan jarang digunakan karena keterbatasan akses
terhadap perangkat teknologi di kalangan siswa serta beban administrasi yang
tinggi pada guru. Beberapa hambatan utama yang ditemukan dalam penelitian ini
meliputi keterbatasan dalam memberikan umpan balik yang konsisten, keterbatasan
alat asesmen yang sesuai, serta ketidakkonsistenan dalam penerapan teknik
asesmen.
Meski menghadapi berbagai kendala, guru menunjukkan pemahaman yang
baik mengenai pentingnya teknik asesmen yang interaktif dan bermakna untuk
meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Teknik penilaian teman sebaya dinilai
sebagai metode yang paling efektif dan praktis dalam konteks kelas, karena dapat
mendorong kolaborasi dan komunikasi antar siswa secara langsung.
Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari pihak sekolah dan
pengambil kebijakan dalam bentuk penyediaan fasilitas yang memadai,
pengurangan beban administrasi, serta pelatihan profesional untuk meningkatkan
kompetensi guru dalam menerapkan teknik asesmen yang beragam dan adaptif.
Dengan begitu, proses pembelajaran keterampilan berbicara pada anak usia dini
dapat berlangsung lebih optimal dan berkontribusi pada peningkatan kemampuan
komunikasi mereka sejak din
Nilai Pendidikan Akhak Pada Tradisi Ma’ary Di Desa Lumbang Randu Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong
Latar belakang Penelitian ini yaitu membahas tentang nilai pendidikan
akhlak apa saja yang terdapat dalam sebuah melalui tradisi ma’ary. Tradisi ma’ary
merupakan salah satu bentuk budaya lokal yang masih dipertahankan oleh
masyarakat setempat dan memiliki makna yang mendalam, upaya untuk
mengerahui nilai pendidikan apa saja yang didapat dalam sebuah tradisi, salah
satunya tradisi ma’ary yang ada diantara masyarakat lokal.
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan
akhlak yang terdapat pada tradisi ma’ary, serta faktor pendukung dan pengambat
dari pelaksanaan tradisi ma’ary.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Subjek penelitian adalah tokoh masyarakat yang terlibat langsung
dalam pelaksanaan tradisi ma’ary. Objek penelitian adalah menjelaskan bagaimana
nilai pendidikan serta manfaat dan kekurangan yang terdapat pada tradisi ma’ary.
Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan akhlak yang terdapat
adalah nilai gotong royong dan nilai silaturahmi. Nilai yang tercermin dalam
praktek pelaksanaan tradisi ma’ary di masyarakat menimbulkan beberapa faktor
pendukung dan penghambat.Faktor pendukung tradisi ma’ary bisa diterima oleh
generasi muda sedangkan faktor penghambatnya terletak pada kurangnya dokumentasi
Senior High School Teacher’s Cognition on The Influence of Mood on Students’ Learning Comprehension
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru sekolah
menengah atas memaknai pengaruh suasana hati mereka terhadap pemahaman
siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1
Banjarmasin dengan pendekatan kualitatif fenomenologis untuk menggali sejauh
mana kondisi emosional guru memengaruhi interaksi kelas dan kualitas pengajaran.
Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi kelas
terhadap seorang guru Bahasa Inggris yang berpengalaman. Analisis dilakukan
menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) guna
menangkap pengalaman emosional dan refleksi pribadi guru secara mendalam.
Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa kesadaran dan pengaturan emosi
merupakan unsur penting dalam efektivitas mengajar. Guru tidak hanya berperan
dalam menyampaikan materi secara kognitif, tetapi juga berkontribusi dalam
membentuk pengalaman emosional siswa di kelas. Oleh karena itu, pelatihan
kecerdasan emosional sebaiknya menjadi bagian dari program pengembangan
profesional guru untuk mendukung kesejahteraan pendidik dan meningkatkan
pemahaman sisw
Ketersediaan Sarana Prasarana perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa pada Madrasah Aliyah Negeri 3 Tapin
Penelitian ini membahas tentang bagaimana ketersediaan sarana prasarana
perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa, yang bertujuan untuk
mengetahui pengelolan sarana prasarana perpustakaan mulai dari perencanaan,
pengadaan dan pemeliharan, upaya yang dilakukan dalam meningkatkan minat baca
siswa, serta kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan minat baca siswa
Madrasah Aliyah Negeri 3 Tapin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala perpustakaan, pustakawan,
kepala sekolah serta para siswa, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini
adalah pengelolaan sarana prasarana perpustakaan dalam meningkatkan minat baca
siswa pada Madrasah Aliyah Negeri 3 Tapin. Pengumpulan data menggunakan
wawancara, observasi serta dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dimana data yang terkumpul,
tersusun, dan diklasifikasikan sehingga dapat menjawab dari rumusan masalah.
Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa pengelolaan sarana
prasarana perpustakaan MAN 3 Tapin dilaksanakan melalui melalui tahapan
perencanaan, pelaksanaan, dan pengadaan, yakni merencanakan kegiatan,
melakukan pengadaan buku, penyusunan, inventarisasi dan pemeliharaan, serta
evaluasi dengan melakukan koordinasi dan perbaikan berkesinambungan.
Pengelolaan sarana prasarana perpustakaan dalam meningkatkan minat baca siswa
dilakukan dengan menyediakan ruangan yang lebih menarik, penataan buku dengan
display book, jam wajib belajar di perpustakaan, memberikan reward bagi siswa
yang sering berkunjung dan meminjam buku, mengadakan promosi perpustakaan,
memperbaharui koleksi perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka,
serta bekerja sama dengan guru untuk mengadakan program pembelajaran untuk
meningkatkan minat baca siswa. Adapun kendala yang dihadapi dalam pengelolaan
dan prasarana perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa yaitu kurangnya
fasilitas atau terbatasnya koleksi perpustakaan, dan perawatan sarana, serta
terbatasnya jam kunjungan yang sangat singkat mempengaruhi minat baca siswa
terbatas dalam berkunjung atau keinginan membaca buku di perpustakaan
Potensi dan Tantangan Penjualan pada Produk Makanan dan Minuman bagi UMKM Komunitas PERWIRA KALSEL (Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia Kalimantan Selatan) Setelah Mendapatkan Sertifikasi Halal
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pernyataan dalam website
BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk halal) bahwa Makanan halal
memiliki potensi pasar yang besar di Indonesia, karena Indonesia memiliki
penduduk mayoritas muslim 82,7% sehingga potensi makanan halal selaras
dengan mayoritas muslim yaitu sebanyak 82,7% potensi makanan dan minuman
halal. meskipun besarnya potensi makanan halal yang dimiliki tentunya tidak
luput juga bagi UMKM tantangan menghadapi potensi tersebut dikarenakan
menurut Penelitian, Dea Mitra Ayu, berjudul Awaraness Konsumen dalam
Membeli Makanan Halal menunjukkan label halal dalam keputusan konsumen
dalam pembelian masih menjadi paling rendah. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui potensi penjualan yang dapat diperoleh oleh UMKM komunitas
PERWIRA KALSEL setelah mendapatkan sertifikasi halal dan untuk mengetahui
tantangan apa saja yang dihadapi UMKM komunitas PERWIRA KALSEL untuk
mewujudkan potensi setelah mendapatkan sertifikasi halal untuk produk makanan
dan minuman.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Informan terdiri dari Ketua dan Anggota UMKM
Komunitas PERWIRA KALSEL yang menjual produk makanan dan minuman.
Menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi
serta dengan teknik analisis data menggunakan analisis dari faktor-faktor volume
penjualan Basu Swastha.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi penjualan makanan dan
minuman setelah sertifikasi halal bagi UMKM komunitas PERWIRA KALSEL
mengalami peningkatan penjualan hingga 200% dibanding sebelum sertifikasi
halal, dan akan terus meningkat hingga 400% jika dapat mengoptimalkan faktor
peningkatan penjualan. Dari hasil penelitian ini faktor peningkatan penjualan
sudah sangat optimal dalam faktor produk dan harga sebab dalam segi produk
sudah memilih bahan-bahan yang berkualitas tinggi dan memperbaiki kemasan,
sekaligus dapat menyesuaikan harga dengan keinginan konsumen. Namun
UMKM PERWIRA KALSEL belum memanfaatkan faktor distribusi dan promosi
secara optimal, yaitu dalam faktor distribusi masih mengutamakan menjual sendiri
dalam pemasaran tanpa memiliki banyak perantara yang menjualkan. Faktor
promosi hanya memanfaatkan aplikasi komunikasi pribadi dan belum dapat
memanfaatkan media sosial dan marketplace dalam pelaksanaan penjuala
Potensi Pengembangan Usaha Kerajinan Kopiah Jangang di Kecamatan Candi Laras Selatan
Kopiah jangang merupakan produk khas Kalimantan Selatan yang dibuat
dari akar pohon jangang, dan memiliki nilai budaya serta ekonomi yang tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki, cara
pengembangan usaha kerajinan, serta menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang,
dan ancaman (SWOT) dalam usaha tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode
field research. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur kepada
tiga informan pengrajin sekaligus pedagang, serta dokumentasi. Teknik analisis
data menggunakan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan
eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha kopiah jangang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kerajinan kopiah jangang
memiliki potensi besar dari segi keterampilan turun-temurun, dan pasar lokal
maupun luar daerah. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan bahan baku dan
teknologi produksi. Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada keterampilan dan
budaya unik, kelemahan pada promosi dan inovasi, peluang dari pasar luas,
ancaman dari globalisasi sehingga diperlukan strategi inovatif dan kolaboratif
Pengelolaan Dokumen Haji Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan
Penelitian ini berangkat dari pentingnya pengelolaan dokumen haji sebagai
bagian dari administrasi penyelenggaraan ibadah haji yang tertib dan efisien.
Kantor Wilayah Kementerian Agama memiliki peran utama dalam memastikan
bahwa berbagai dokumen jemaah, seperti paspor dan visa dikelola secara sistematis
agar proses keberangkatan haji berjalan lancar. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengkaji sistem pengelolaan dokumen haji di Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Kalimantan Selatan yang mencakup fase krusial dalam
pelaksanaanya yaitu masa pra-operasional haji dan masa operasional haji dengan
menerapkan prinsip manajemen yang mencakup perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengendalian
(controlling).
Penelitian ini berfokus pada bagaimana sistem pengelolaan dokumen haji
diterapkan sesuai dengan prinsip manajemen serta faktor-faktor yang mendukung
dan menghambat proses tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian lapangan, jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara serta dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pengelolaan dokumen haji di
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan telah
dilaksanakan cukup baik dan sistematis melalui pembagian tugas yang jelas, serta
pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi dokumen. Namun, masih
terdapat kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia serta hambatan teknis
dalam penerapan sistem digitalisasi dokumen. Oleh karena itu, diperlukan
penguatan di berbagai aspek agar pengelolaan dokumen haji dapat berjalan lebih
efektif dan efisie