IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Problematika Pemanggilan Dalam Persidangan Secara Elektronik Di Pengadilan Agama Palangkaraya
Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya perkembangan teknologi
informasi yang mendorong sistem peradilan di Indonesia terkait masalah
administrasi
dan persidangan secara elektronik, yang bertujuan untuk
meningkatkan efisiensi dan transparansi proses hukum. Namun, implementasi
sistem yang terjadi Pengadilan Agama Palangkaraya masih menghadapi berbagai
kendala, terutama dalam hal pemanggilan para pihak yang terlibat dalam perkara.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris
dengan pendekatan kualitatitif. Fokus penelitian ini adalah terkait kendala
pemanggilan seecara elektronik melaui e-mail dan kantor pos serta upaya dan
langkah yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Palangkaraya terhadap
permasalahan pemanggilan secara elektronik. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara dengan 2 orang hakim, dan 2 orang jurusita di Pengadilan
Agama Palangkaraya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala pemanggilan melalui e-mail
adalah e-mail yang dilkirimkan tidak terbaca oleh penerima di karenakan kekurang
pahamannya pihak penerima e-mail terebut terhadap penggunaan dari e-mail,
alamat e-mail yang di tuju tersebut tidak akurat atau tidak valid, kemudian kendala
pemanggilan melaui kantor pos adalah alamat pihak tergugat tidak di temukan oleh
pihak kantor pos, perbedaan prosedur pos dengan jurusita, serta rendahnya
anggaran untuk pengiriman surat, kemudian upaya yang dilakukann oleh
Pengadilan Agama Palangkaraya adalah dengan mengadakan pertemuan dengan
pihak kantor pos, pengiriman surat ganda ke kelurahan, rencana pemanggilan
kembali secara manual melalui jurusit
Analisis Pembayaran Transaksi Buket Uang Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Di Kota Banjarmasin)
Pada era sekarang ini sedang maraknya karangan bunga yang dijadikan buket
untuk melengkapi hari spesial seperti seminar, kelulusan, wisuda, ulang tahun dan
momen-momen bahagia lainnya. Salah satu buket yang paling banyak diminati selain
buket bunga ialah buket uang, dalam pertukaran uang dengan uang tentunya kita harus
berhati-hati dalam melakukan suatu transaksi. Di Kota Banjarmasin, banyak pelaku
usaha diantaranya Ami Florist, Yumna Florist dan Lav Florist yang menyediakan
layanan pembuatan buket uang dengan harga yang bervariasi tergantung jumlah uang
yang disusun, jenis bahan tambahan yang digunakan, serta kerumitan desain.
Berdasarkan fenomena yang peneliti amati belakangan ini, dalam transaksi pembelian
buket uang terdapat pembayaran yang menggunakan Shopee PayLater dan transaksi
dengan sistem DP (Down Payment), tidak menggunakan akad ijārah atau ṣharf. Hal ini
tentu saja tidak sesuai dengan ketentuan yang telah diatur oleh Hukum Ekonomi
Syariah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembayaran transaksi buket uang di
Kota Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
penelitian Hukum Empiris yang menganalisis dan mengkaji bekerjanya hukum di
dalam masyarakat.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa praktik pembayaran transaksi buket uang
yang terjadi di Ami Florist sesuai dalam Hukum Ekonomi Syariah karena memenuhi
syarat dan rukun akad salam. Adapun transaksi pembayaran pada Yuma Florist untuk
pemesanan buket uang menggunakan sistem cicilan Shopee PayLater tidak sesuai
karena mengandung unsur ribā. Dan praktik pembayaran di Lav Florist tidak sesuai
dengan akad ṣharf. Ketidak sesuaiannya terjadi karena adanya penundaan dalam
penyerahan uang yang ingin dirangkai, yang seharusnya dilakukan secara tunai dan
langsung dalam akad ṣharf
Pengaruh Penggunaan Metode Kauny Quantum Memory Terhadap Kemampuan Menghafal Mufrodat Siswa (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas IV di MIN 2 Batola)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menghafal pesesrta
didik dan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode Kauny Quantum
Memory kemampuan menghafal peserta didik. Berdasarakan permasalahan yang
terjadi disekolah siswa cenderung memperoleh nilai yang rendah pada kegiatan
teori saat belajar. Salah Satu alasannya yaitu komposisi waktu pelaksanaan
pembelajaran yang kurang Berimbang. Pembelajaran Bahasa Arab lebih sering
menggunakan metode biasa
Jenis penelitian ini, peneliti menggunakan pretest-posttest control groub
design. Hal tersebut dilakukan karena adanya kelas perbandingan (kelas
eksperimen dan kontrol) dalam eksperimen ini, dan berikut gambar dari
PretestPosttest control design. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif. Populasi dalam penelitian yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas
IV A 18 dan IV B 18 orang. Teknik pengumpulan menggunakan tes (pretest dan
posttest), observasi dan dokumentasi. Kegiatan tes dilaksanakan dengan
menggunakan 25 butir soal dalam bentuk pilihan ganda, yang diambil dari
instrumen soal yang telah dilakukan uji ahli, uji validitas dan reabilitas. Teknik
analisis data yang digunakan ada 2, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis
statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji Homogenitas dan uji
Hipotesis.
Berdasarkan pretest yang dilakukan oleh peneliti, maka didapatkan nilai
kemampuan menghafal sebelum menggunakan metode Kauny Quantum Memory
kelas eksperimen adalah 50,67 dan kelas control 42,89. Sedangkan nilai setelah
menggunakan metode Kauny Kuantum Memory pada kelas ekperimen adalah
85,11 dan kelas control yang tidak menggunakan metode Kauny Quantum
Memory adalah 72,44. Berdasarkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar ,000 maka dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan
menghafal mufradat dalam pembelajaran Bahasa Arab berdasarkan data pretest
dan postest kelas eksperimen
Pengaruh Penerapan Strategi Genius Learning Menggunakan Media Flash Card Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Lengkung Siswa Kelas IX di MtsN 1 Barito Kuala
Tingkat kemahiran siswa terhadap pelajaran matematika yang berkaitan
dengan geometri masih sangat rendah dan belum mencapai hasil yang baik.
Berbagai faktor mempengaruhi hal tersebut seperti siswa yang kesulitan memahami
konsep materi dan metode pembelajaran yang kurang tepat atau monoton.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Penerapan strategi genius learning
menggunakan media flash card pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung,
(2) Tingkat hasil belajar pada pokok bahasan bangun ruang sisi lengkung dengan
strategi genius learning menggunakan media flash card, dan (3) Pengaruh
penerapan strategi genius learning menggunaka media flash card terhadap hasil
belajar matematika.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan penelitian
kuantitatif. Untuk mengumpulkan data menggunakan tes hasil belajar. Populasi
pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX di MTsN 1 Barito Kuala dengan
teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Sampel penelitian ini adalah
siswa kelas IX B sebagai kelas eksperimen dan kelas IX D sebagai kelas kontrol.
Teknik pengumpulan data meliputi, tes tertulis, observasi, wawancara dan
dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif
dan uji prasyarat analisis data yakni, uji normalitas, uji homogenitas dan uji
hipotesis.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Keterlaksanaan penerapan strategi
genius learning menggunakan media flash card pada pokok bahasan bangun ruang
sisi lengkung dengan kategori sangat baik, (2) Hasil belajar matematika materi
bangun ruang sisi lengkung dengan menerapkan strategi genius learning
menggunakan media flash card memiliki nilai rata-rata hasil tes belajar pada
kategori baik. (3) Terdapat pengaruh penerapan strategi genius learning
menggunakan media flash card terhadap hasil belajar matematika sisw
Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Relaksasi untuk Mereduksi Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Siswa Kelas VII di SMPN 7 Karang Intan
Kecemasan berbicara di depan umum merupakan permasalahan yang sering
dialami oleh siswa di sekolah. Jika tidak segera di atasi kecemasan ini akan berdampak
negatif pada kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi siswa. Dalam jangka
panjang, dapat menyebabkan siswa merasa takut untuk tampil berbicara di depan
umum. Sebagai guru BK, peran penting yang dapat diambil untuk membantu siswa
mengurangi tingkat kecemasan adalah dengan memberikan layanan konseling
kelompok. Konseling yang dianggap sesuai untuk mengatasi permasalahan seperti
kecemasan berbicara di depan umum adalah konseling kelompok dengan teknik
relaksasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan berbicara di
depan umum sebelum sesudah, dan keefektivitasan konseling kelompok dengan teknik
relaksasi untuk mereduksi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental
desain dengan bentuk one group pretest-posttest desain. Populasi sebanyak 40 siswa
dan sampel sebanyak 5 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling
yang memenuhi kriteria kecemasan berbicara di depan umum sangat tinggi. Uji
normalitas menunjukkan nilai sig 0,20 > 0,05 berarti data tersebut berdistribusi normal.
Uji Homogenitas menunjukkan sig 0,182 > 0,05 yang berarti data tersebut homogen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasan
berbicara di depan umum sebelum dan sesudah diberikan treatment menggunakan
konseling kelompok dengan teknik relaksasi yaitu dari 83% menjadi 47%. Konseling
kelompok dengan teknik relaksasi efektif untuk mereduksi kecemasan berbicara di
depan umum pada siswa dengan hasil uji paired T-test dengan nilai sig 0,000 < 0,05
sehingga Ha dapat diterima. Persentase kecemasan berbicara di depan umum menurun
sebanyak 36% setelah diberikan treatmen
Pendekatan Pengelolaan Kelas Guru Mata Pelajaran Fiqih pada MTsN 3 Kota Banjarmasin
Tantangan dalam pengelolaan kelas yaitu terdapat pada permasalahan
ketertiban kelas seperti peserta didik yang sering datang terlambat masuk kelas.
Adanya peserta didk yang tidak mengerjakan tugas. Dan juga siswa ribut di kelas.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan
pengelolaan kelas guru mata pelajaran Fiqih. Juga untuk mendeskripsikan dan
menganalisis pengaturan ruang kelas guru mata pelajaran Fiqih MTsN 3 Kota
Banjarmasin.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data
dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini
adalah guru mata pelajaran Fiqih pada kelas VII pada MTsN 3 Kota Banjarmasin.
Sedangkan objek penelitian ini adalah pendekatan pengelolaan kelas dan pengaturan
ruang kelas.
Hasil penelitian ini adalah pendekatan yang paling dominan di terapkan oleh
guru fiqih saat mengelola kelas dalam mengatasi permasalahan siswa terlambat, siswa
tidak mengerjakan tugas dan ribut dikelas adalah pendekatan keteladanan seperti guru
Fiqih mencontohkan pribadi yang disiplin datang ke kelas tepat waktu, pendekatan
kekuasaan seperti siswa yang susah di atur ketika ribut dikelas maka akan dikeluarkan,
dan pendekatan ancaman seperti guru memberikan peringatan kepada siswa apabila
ada yang tidak mengerjakan tugas maka akan menjadi perhitungan untuk naik kelas.
Penempatan alat-alat pengajaran yang tepat, penataan keindahan dan kebersihan serta
pengaturan ventilasi dan cahaya kelas. Semua itu adalah menjadi pendukung utama
dalam kelancaran proses pembelajaran Fiqh di MTsN 3 Kota Banjarmasi
Nilai-Nilai Sufistik dalam Buku “Soto Sufi dari Madura” Karya D. Zawawi Imron
Tasawuf dan sastra Indonesia adalah dua bidang yang saling berhubungan.
Tasawuf, sebagai bagian dari tradisi Islam, telah mempengaruhi banyak aspek
kehidupan di Indonesia, termasuk sastra. Dalam karya sastra Indonesia, pengaruh
tasawuf dapat dilihat dalam bentuk tema, gaya, dan bahasa. Ungkapan dalam dunia
karya sastra, termasuk puisi, cerpen, novel, dan drama, terlihat jelas bahwa karya
karya tersebut tidak berdiri sendiri. Penelitian ini menunjukkan bahwa sastra
sufistik tidak hanya sebagai media penyampaian ajaran spiritual, tetapi juga
memiliki dimensi sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan modern.
Menganalisis nilai-nilai sufistik yang terdapat dalam buku “Soto Sufi dari Madura”
Karya D. Zawawi Imron serta relevansinya di era modern. Sastra sufistik
merupakan salah satu bentuk ekspresi spiritual yang menyampaikan ajaran tasawuf
melalui simbol, metafora, dan pengalaman ruhani. Studi ini mengidentifikasi
konsep maqāmāt (tingkatan spiritual) dan aḥwāl (keadaan spiritual) yang tercermin
dalam cerpen-cerpen dalam buku tersebut, seperti nilai taubat, zuhud, sabar,
syukur, shiddīq, dan mahabbah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
pustaka (library research). Data primer diambil dari Buku “Soto Sufi Dari Madura”
Karya D. Zawawi Imron data sekunder berasal dari kitab Risalah Qusyairiyah yang
ditulis oleh Abd Al-Karîm Al-Qusyayri, jurnal, artikel, dan literatur lain yang
relevan.
Hasil Penelitian ini menemukan bahwa terdapat nilai-nilai sufitik dalam
buku “Soto Sufi dari Madura” Karya D. Zawawi Imron seperti, nilai taubat, zuhud,
sabar, syukur, shiddīq, dan mahabbah. Buku “Soto Sufi dari Madura” Karya D.
Zawawi Imron juga memiliki relevansi nilai-nilai sufistik yang relevan dengan
kehidupan modern. Buku ini merupakan, sebuah karya sastra bernuansa sufistik
tidak hanya sebagai media penyampaian ajaran spiritual, tetapi juga memiliki
dimensi sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan modern
Ayat-ayat Al-Qur’an sebagai Media Pengobatan Manyamak di Desa Awayan Hilir Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan
Penelitian ini membahas tentang penggunaan ayat-ayat Al-Qur‟an sebagai
media pengobatan manyamak di Desa Awayan Hilir, Kecamatan Awayan,
Kabupaten Balangan. Manyamak merupakan penyakit yang dikenal dalam
masyarakat Banjar dan sering kali dikaitkan dengan gangguan kesehatan. Dalam
melakukan pengobatannya, masyarakat setempat mendatangi orang yang mampu
menyembuhkannya dengan cara-cara tertentu, yang mana lebih dikenal oleh
masyarakat Banjar sebagai seorang pananamba. Dalam praktiknya, pananamba
setempat menggunakan ayat-ayat Al-Qur‟an sebagai media pengobatannya.
Mereka yang melakukan praktik pengobatan ini meyakini bahwa ayat-ayat Al
Qur‟an memiliki khasiat khusus untuk menyembuhkan penyakit. Fokus penelitian
ini adalah untuk memahami pemahaman dan fungsi ayat-ayat Al-Qur‟an yang
digunakan dalam praktik pengobatan manyamak, serta bagaimana pananamba
(praktisi pengobatan) menerapkannya dalam proses penyembuhan.
Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian lapangan (field research).
Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam dengan pananamba dan masyarakat yang
menjalani pengobatan manyamak, serta dokumentasi untuk memperkuat hasil
temuan penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ayat-ayat yang digunakan dalam
pengobatan manyamak meliputi surah al-Fâtiḥah, al-Ikhlâs, al-Falaq, al-Nâs, al
Mulk ayat 14, l-Isrâ` ayat 82, Fussilat ayat 44, Yûnus ayat 57, dan asy-Syu‟arâ`
ayat 80. Penggunaan ayat-ayat tersebut diyakini memiliki beberapa fungsi utama,
yaitu sebagai perlindungan dari gangguan eksternal, sebagai sarana penyembuhan
penyakit, dan sebagai sumber ketenangan bagi yang membaca maupun yang
mendengarkan. Pananamba percaya bahwa keberkahan dan kekuatan spiritual
dalam ayat-ayat tersebut dapat memberikan efek positif bagi kesehatan fisik dan
mental seseorang. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengobatan manyamak
bukan hanya praktik budaya, tetapi juga bagian dari bentuk keyakinan masyarakat
terhadap mukjizat Al-Qur'an sebagai sumber penyembuh
Perbedaan I’râb Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Perubahan Makna
Al-Qur’an sebagai teks suci berbahasa Arab memerluka pemahaman gramatikal
untuk menghindari kesalahan pemaknaan. Salah satu aspek penting dalam kajian
linguistik al-Qur’an adalah i’râb, yaitu perubahan gramatikal pada akhir kata akibat
masuknya ‘âmil tertentu. Perbedaan i’râb dapat melahirkan variasi makna dan
menimbukan perbedaan dalam penafsiran ayat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk variasi i’râb dalam
beberapa ayat al-Qur'an serta implikasinya terhadap perubahan makna. Fokus penelitian
diarahkan pada analisis lima ayat, yaitu Surah Ali-‘Imran ayat 7, An-Nur ayat 4, An
Naml ayat 24-25, Al-Maidah ayat 6, dan Az-Zukhruf ayat 88. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan i’râb memiliki dampak
signifikan terhadap pemaknaan ayat. Sebagaimana ayat-ayat yang diteliti pada
penelitian ini. Seperti pada surah Âli-‘Imrân ayat 7, perbedaan posisi gramatikal kata
al-Râsikhûna fî al-‘Ilm menimbulkan dua makna yang berbeda tentang siapa yang
mengetahui takwil ayat-ayat mutasyâbih. Demikian pula, pada ayat lainnya, perbedaan
i’râb mempengaruhi pemahaman hukum, makna semantik, hingga implikasi fiqhiyah.
Penelitian ini menegaskan pentingnya analisis i’râb dalam mendalami tafsir al-Qur’an
secara mendalam dan presis
Pengaruh Media Sosial Terhadap Perspektif dan Keinginan di Kalangan Generasi Z dalam Pernikahan (Studi Kasus di Kota Banjarmasin)
Penelitian ini mengkaji pengaruh media sosial terhadap perspektif dan
keinginan menikah Generasi Z di Kota Banjarmasin. Media sosial seperti Instagram
dan TikTok menjadi platform utama Generasi Z dalam memperoleh informasi
tentang pernikahan, baik konten positif yang menampilkan keharmonisan rumah
tangga maupun konten negatif tentang konflik pernikahan.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei terhadap
100 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik random sampling. Data
dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linier
sederhana yang dilakukan 2 kali, yaitu variabel independen media sosial dengan
variabel dependen perspektif menikah, lalu variabel independen media sosial
dengan variabel dependen kedua keinginan menikah, dengan bantuan SPSS 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh signifikan terhadap
perspektif pernikahan dengan koefisien regresi 0,554 dan kontribusi 58%, serta
terhadap keinginan menikah dengan koefisien 0,732 dan kontribusi 51%.
Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan konten baik positif atau negatif
tentang pernikahan di media sosial terutama instagram dan tiktok secara berulang
mampu membentuk persepsi dan aspirasi Generasi Z tentang pernikahan, baik
dalam hal membangun harapan ideal maupun menimbulkan kekhawatiran.
Penelitian ini menyimpulkan pentingnya literasi media untuk membantu Generasi
Z menyaring informasi tentang pernikahan secara kritis, serta perlunya konten
edukatif yang menyeimbangkan gambaran realistis pernikahan dengan nilai-nilai
Islam tentang keluarga sakinah