Indonesian National Institute of Aeronautics and Space

repository.lapan.go.id
Not a member yet
    7104 research outputs found

    Ayo ! Budayakan Menulis Popular untuk Meningkatkan Pengenalan Masyarakat tentang LAPAN

    No full text
    Hlm. 43-4

    Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Tugas Humas

    No full text
    Hlm. 48-5

    Pentingnya PPID menuju Tata Pemerintahan Terbuka

    No full text
    Hlm. 39-4

    Koreksi Atmosferik Untuk Daerah Perairan Menggunakan Band Cirrus Pada Data Landsat-8

    No full text
    Kondisi atmosfer termasuk keberadaan awan sirus sangat berpengaruh pada kualitas radiometrik citra penginderaan jauh. Data Landsat-8 memiliki band yang khusus mendeteksi awan sirus, yaitu band 9. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode koreksi atmosferik dengan menggunakan band 9 pada data Landsat-8. Untuk membatasi permasalahan, penelitian ini menggunakan objek perairan. Metode yang diajukan adalah algoritma sederhana di mana nilai reflektansi dari band masukan dikoreksi dengan nilai reflektansi band 9 secara linier. Data sebelum diolah dan data setelah diolah kemudian dibandingkan dengan data referensi. Hasil pembandingan tersebut menunjukkan perubahan yang cukup signifikan dengan nilai PSNR pada band 4 mencapai 23.687dB (data setelah diolah) dari 8.259dB (data sebelum diolah).Hlm.38-4

    Pengembangan Metode Steganografi Untuk Konversi Data Matrix Model Prediksi Cuaca Kedalam Format Citra Digital

    No full text
    Dalam rangka peningkatan pelayanan informasi LAPAN mengenai informasi model prediksi dinamika atmosfer berbasis grid spasial yang merupakan bagian dari fungsi Decision Support System (DSS) milik LAPAN, maka dibuatlah sebuah platform atau metode penyajian data yang diharapkan dapat menyampaikan informasi secara komperhensif melalui steganografi dengan memanfaatkan citra digital sebagai wadah informasi grid yangringkas, cepat dalam pengiriman dan presisi. Metode ini memanfaatkan bahasa pemrograman python sebagai encoder pada sisi server serta javascript dan HTML5 Canvas sebagai decoder pada sisi clientHlm.122-12

    No full text
    Hlm.128-13

    Keandalan Metode Pengolahan Pias Aktinograf Berbasis Luasan Citra Digital Dengan GIMP 2.8

    No full text
    Pias aktinograf selama ini kurang optimal diolah karena pengolahannya menggunakan alat berbasis mekanik, yaitu planimeter yang cukup sulit digunakan. Pada masa ini, komputer dan alat pindai digital sudah menjadi barang yang relatif murah dan lumrah dimiliki kantor BMKG. Modal barang tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengolah pias aktinograf. Pias aktinograf dijadikan gambar digital terlebih dahulu, kemudian diolah menggunakan piranti lunak GIMP 2.8 untuk mendapatkan jumlah piksel luasan. Modifikasi dari skrip kp24_histo_values.scm digunakan untuk mengekstrak nilai luasan piksel. Menggunakan konsep kesebangunan sederhana, nilai radiasi matahari dari pias ditentukan. Pias yang dijadikan contoh olah dalam tulisan ini berjumlah 31 dan didapatkan dari Stasiun Klimatologi Malang. Data dari piranometer dan gun bellaini yang dioperasikan pada waktu yang sama juga digunakan sebagai bahan pembanding ketepatan hasil olah pias. Korelasi dari nilai energi per satuan luas hasil pengolahan pias berbasis citra digital dengan piranometer adalah 0,967 dan dengan gun bellani bernilai 0,946. Adapun nilai hasil pengolahan intensitas maksimum radiasi menunjukkan nilai korelasi 0.933 dengan data dari piranometer. Korelasi yang tinggi menunjukkan bahwa pengolahan pias berbasis luasan citra digital menghasilkan data yang dapat diandalkan.Hl.139-14

    Estimasi Curah Hujan Bulanan Dengan Prediktorsea Surface Temperature, Sea Level Preassure,Dan Angin Zonal 850MB Di Pangkalpinang

    No full text
    Informasi mengenai curah hujan sangat membantu berbagai sektor kehidupan manusia khususnya dalam sektor pertanian. Oleh karena itu, sampai sekarang berbagai metode terus dikembangkan untuk menghasilkan prediksi curah hujan bulanan agar dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini dilakukan untuk mencari wilayah dari anomali sea surface temperature (SST), sea level preassure (SLP), dan angin zonal ketinggian 850 mb yang memiliki hubungan positif dan negatif paling tinggi untuk lag +1 bulan dengan normalisasi curah hujan di wilayah Pangkalpinang. Selanjutnya juga menghasilkan prediksi curah hujan bulanan untuk tahun 2011-2015 dengan menggunakan analisis regresi linier ganda. Persamaan dari analisis regresi linier ganda dibentuk menggunakan data bulanan normalisasi curah hujan dari Stasiun Meteorologi Pangkalpinang tahun 1981-2010. Hasil prediksi curah hujan bulanan menggunakan prediktor anomali sea surface temperature, sea level preassure, dan angin zonal ketinggian 850 mb di enam wilayah dengan korelasi paling positif dan paling negatif ini menghasilkan nilai yang baik, dengan korelasi prediksi dan aktualnya 0.75.Hlm.171-17

    Prediksi Hujan Di Surabaya Menggunakan Teknik Multilayer Perceptrons Berbasis Data Radiosonde

    No full text
    Kondisi atmosfer di wilayah Surabaya yang sangat dinamis sangat berpotensi untuk menjadi penyebab terjadinya fenomena cuaca buruk yang dapat membahayakan manusia. Jika pola dinamika atmosfer ini dapat diketahui dengan baik, maka sistem prediksi cuaca berdasar data parameter cuaca pada beberapa lapisan atmosferdapat dilakukan. Oleh sebab itu, penelitian ini membahas tentang pembuatan sistem prediksi cuaca berdasar data radiosonde dengan algoritma Artificial Neural Network MultiLayer Perceptrons (ANN MLP)di Stasiun Meteorologi Penerbangan Klas I Juanda Surabaya tahun 2016.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui akurasi prakiraan cuaca berbasiskan data radiosonde dengan algoritma ANN-MLP.Metode dalam penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu pelatihan (training) untuk membangun model prediksi, implementasi (testing) model yang sudah terbentuk, dan verifikasi hasil prediksi. Berdasarkan hasil pengujian model prediksi yang terbentuk, diketahui bahwa data radiosonde dapat digunakan sebagai prediktor kejadian hujan dan tidak hujan di Surabaya dengan menggunakan algoritma ANN MLP dengan nilai accuracy lebih dari 0,6.Skema arsitektur terbaik dalam pembuatan model prediksi dalam penelitian ini adalah 1 hidden layer dengan 10 atau 15 nodes. Model memiliki tingkat akurasi prediksi terbaik secara umum pada periode basah (DJF) dan terburuk pada periode kering (JJA). Hal ini terkait dengan labilitas dan kebasahan atmosfer secara diurnal dan seasonal.Hlm.190-19

    0

    full texts

    7,104

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.lapan.go.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇