7104 research outputs found
Sort by
Kajian Penggunaan Media Transmisi Fiber Optik untuk Meningkatkan Nilai Perbandingan Penguatan Antena Terhadap Noise = Study of Optical Fiber Transmission Media Usage to Improve Gain to Noise Ratio Antenna
Salah satu rugi rugi daya yang sering dihadapi adalah rugi rugi daya transmisi dari antena ke demodulator melalui transmisi kabel tembaga. Hal ini dapat menurunkan secara keseluruhan terhadap penguatan antena terhadap noise. Salah satu perangkat yang memiliki rugi rugi daya yang kecil adalah fiber optik. Fiber optik memiliki kemampuan mengirimkan data dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi. Teknologi radio melalui fiber optik telah digunakan dalam bidang telekomunikasi seperti televisi kabel dan base transceiver station. Penggunaan fiber optik diharapkan dapat mengurangi rugi daya transmisi disamping dimensinya yang keci. Pada akhirnya penguatan antena dapat diperbesar sehingga dapat menambah selisih cadangan daya apabila terjadi cuaca buruk maupun kerusakan perangkat.Hlm. 21-2
Pengujian Cloud Mask Daerah Kalimantan Menggunakan Metode BTD dengan Memanfaatkan Citra Satelit Himawari-8 = Cloud Masking Test on Kalimantan Using BTD Method by Utilizing Satellite Image of Himawari-8
Pengujian cloud mask digunakan untuk melihat treshold yang cocok dalam menentukan cakupan awan di daerah Kalimantan. Penggunaan kanal 10, 11, 13 dan 15 pada satelit Himawari-8 untuk melihat brightness temperature pada masing-masing kanal. Metode yang digunakan adalah teknik Brightness Temperature Differences (BTD) dimana setiap kanal dikurangkan untuk mendapatkan treshold dalam penentuan keadaan wilayah tersebut cerah atau berawan. Penggunaan tabel kontingensi ditujukan untuk verifikasi rasio kebenaran keadaan cerah, rasio keadaan berawan, rasio kebenaran dan rasio kebenaran total. Rasio kebenaran keadaan cerah dapat mencapai 67 % dan rasio kebenaran keadaan berawan dapat mencapai 100%. Oleh karena itu, rasio kebenaran total sebesar 71%. Sehingga dapat dikatakan bahwa treshold yang diuji sudah mampu digunakan untuk menunjukkan cakupan awan di Kalimantan.Hlm. 91-9
Pengaruh Kejadian Meteorologi Dan Geofisika Di Sekitar Jawa Barat Terhadap Pergeseran Jembatan Cisomang Km 100
Hlm.1-
Identifikasi Northerly Cold Surge (Ncs) Memanfaatkan Numerical Weather Prediction (Nwp) Dan Teknik Rgb Airmass Pada Satelit Himawari-8
Identifikasi fenomena Northerly Cold Surge (NCS) atau yang lebih dikenal dengan seruakan dingin merupakan salah satu hal penting dalam prediksi dan analisa cuaca, terutama dalam skala sinoptik. Salah satu cara teknik identifikasi adalah memanfaatkan citra satelit cuaca Himawari-8. Produk NWP dari Japan Meteorology Agency (JMA) seperti angin dan kelembaban yang dioverlay dengan data citra satelit IR1 dapat digunakan untuk menganalisa penjalaran dan kuat-lemah dari fenomena NCS yang biasa terjadi 2-6 hari. Selain itu dapat digunakan teknik RGB Airmass untuk menganalisa kandungan massa udara yang dibawa dan proses interaksinya terhadap massa udara di Indonesia.Hlm.157-16
Dampak Perubahan Iklim Pada Curah Hujan Dan Frekuensi Tanam Padi Sawah Tadah Hujan Di Kabupaten Cilacap: Suatu Proyeksi Dari Hasil Model CCAM
Telah dilakukan analisis curah hujan luaran model CCAM (Conformal Cubic Atmosphere Model) untuk menentukan dampak perubahan iklim pada frekuensi tanampadi sawah tadah hujan di Kabupaten Cilacap. Tujuan dari penelitian ini yang pertama adalah mengetahui perubahan pola curahhujan Kabupaten Cilacap (proyeksi) beberapa tahun ke depan. Tujuan kedua adalah mengetahui proyeksi frekuensi tanam padi sawah tadah hujan beberapa tahun ke depan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah komparasi antara curah hujan luaran model dengan curah hujan observasi dan analisis bulan basah (BB), bulan lembab (BL), dan bulan kering (BK) berdasarkan kriteria Oldeman untuk menentukan musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan antara curah hujan luaran model dengan curah hujan observasi memiliki pola yang sesuai yaitu semakin tahun, curah hujan semakin naik. Proyeksi frekuensi tanam padi dalam setahun untuk Kabupaten Cilacap yang dihasilkan oleh penelitian ini untuk setiap kecamatan terdapat frekuensi tanam padi yang sama juga ada kecamatan yang frekuensi tanamnya berbeda. Sebagian besar frekuensi tanam padi dalam setahun di Kabupaten Cilacap adalah dua kali tanam.Hlm.163-17
International Journal on Advanced Science Engineering Information Technology Vol.7 No.6 (2017)
...hlm
Data Citra Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Sangat Tinggi Melalui Sistem Penerimaan Langsung Stasiun Bumi Untuk Mendukung Program Prioritas Nasional
hlm. 4-1
Usia Dan Kegandaan Ogle-Lmc 316/317 (The Age And Binarity Of Ogle-LMC 316/317)
Large Magellanic Cloud (LMC) merupakan rumah bagi ribuan gugus bintang dengan beragam usia dan metalisitas. Galaksi ini juga menjadi laboratorium ideal untuk memahami populasi gugus ganda yang melimpah jumlahnya. Salah satu kandidat gugus ganda di dalamnya adalah OGLE-LMC 316/317 yang terletak di dekat batang LMC. Usia OGLE-LMC 317 belum diketahui, sementara usia OGLE-LMC 316 masih disangsikan. Padahal usia adalah parameter penting untuk mempelajari kegandaan dari sistem ini. Pada studi ini, data fotometri Optical Gravitational Lensing Experiment (OGLE) digunakan untuk membangun diagram warna magnitudo dan memperkirakan usia OGLE-LMC 316/317. Hasilnya, OGLE-LMC 316 diperkirakan berusia 63 juta tahun sementara OGLE-LMC 317 setidaknya berusia 160 juta tahun. Berdasarkan hasil ini, sistem OGLE-LMC 316/317 yang memiliki jarak pisah di bidang langit sebesar 5 pc dapat dianggap sebagai gugus ganda primordial dan coevalHlm.1 - 1