Indonesian National Institute of Aeronautics and Space

repository.lapan.go.id
Not a member yet
    7104 research outputs found

    Prediksi Awal Letak dan Pergeseran Pusat Gravitasi Airframe Pesawat Tanpa Awak (PTTA) LSU-02 NG LD (Preliminary Prediction Location And Shifting For Center Of Gravity Unmanned Aircraft Vehicle (UAV) LSU-02 NG LD Airframe)

    No full text
    Letak dan pergeseran pusat gravitasi dari pesawat udara berpengaruh terhadap kestabilan dari pesawat tersebut. Di dalam tulisan ini akan dibahas mengenai prediksi letak pusat gravitasi dari pesawat LSU-02 NG LD berdasarkan desain dan hasil manufaktur dibandingkan dengan acuan desain yakni berada di 25% - 33% dari MAC. Data berat diperoleh dari hasil pengukuran dan pemodelan perangkat lunak. Penambahan avionik sistem dan Payload belum dimasukkan sebagai konfigurasi bebari yang berbeda dan dihitung untuk mengetahui pergeseran dan letak pusat gravitasi pesawat pada saat pesawat diterbangkan. Dari hasil perhitungan agar letak cg airframe pesawat LSU-02 NG LD sesuai dengan acuan desain yakni berada di 25% - 33% dari MAC, maka diperlukan ballast. Kata kunci: Pusat gravitasi, berat, stabil, desain, manufaktur.Hlm. 222-23

    PENENTUAN BASIS OPERASI PADA SISTEM PEMANTAUAN MARITIM BERBASIS WAHANA TERBANG TAK BERAWAK

    No full text
    AbstractPaper ini mendiskusikan metode untuk menentukan basis operasi pada pemantauan maritim yang menggunakan pesawat terbang tak berawak sebagai komponen utamanya. Penentuan basis operasi disusun berdasarkan data-data yang telah direkam oleh satelit radarsat 2. Dalam penelitian ini dipilih laut Natuna sebagai fokus wilayah karena laut Natuna merupakan salah satu laut di Indonesia yang paling rawan mengalami kegiatan penangkapan ikan illegal. Simulasi dilakukan menggunakan software MATLAB. Hasil simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa basis operasi dapat ditempatkan sedemikian rupa, sehingga dengan jumlah operasi yang minimal, seluruh daerah yang berpotensi kegiatan penangkapan ikan illegal masih dapat tercakup dalam wilayah operasi tersebut.Hal.149-15

    No full text
    ...hl

    Mengenal Sosok Baru Sekretaris Utama LAPAN Prof.Dr.Ir.Erna Sri Adiningsih,M.Si

    No full text
    Hlm.25-2

    KAJIAN BANJIR BANDANG DI BIMA MENGGUNAKAN DATA GSMAP = STUDY OF FLASH FLOOD IN BIMA USING GSMAP DATA

    No full text
    RingkasanBanjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Barat pada 21 Desember 2016 merupakan salah satu bencana yang mengakibatkan kerugian besar baik secara sosial, ekonomi, fisik maupun lingkungan. Penyebab utama bencana tersebut adalah adanya curah hujan ekstrem yang terjadi pada hari sebelum kejadian banjir bandang. Pada makalah ini, kondisi curah hujan ekstrem secara spasial saat dan sebelum terjadinya banir bandang ditunjukkan melalui data curah hujan satelit, yaitu data Global Satellite Mapping of Precipitation (GSMaP). Hasil menunjukkan, curah hujan pada tanggal 20 Desember (sehari sebelum kejadian banjir) berada di kisaran 10-20 mm/hari. Sementara tanggal 21 Desember 2016, curah hujan mencapai lebih dari 80 mm/hari yang secara signifikan dapat menyebabkan terjadinya banjir. Kondisi yang sama terjadi kembali sehingga menyebabkan banjir pada tanggal 23 Desember 2016 dalam skala yang lebih besar. Analisis topografi menunjukkan besar kemungkinan genangan yang terjadi di Kota Bima bukan hanya berasal dari hujan di Kota Bima saja.Hlm. 7-1

    Olimpiade Keantariksaan: Pendekatan Baru Untuk Mencapai Edukasi Keantariksaan Yang Berkelanjutan Di Asia Tenggara = Space Olympics: New Approach On Achieving Sustainable Space Education In South East Asia

    No full text
    Saat ini ASEAN belum memiliki program edukasi keantariksaan yang terintegrasi. Padahal saatini ASEAN telah memiliki tiga jenis komunitas yaitu ASEAN Political-Security Community (APSC) untukintegrasi politik, ASEAN Economic Community (AEC) untuk integrasi ekonomi, dan ASEAN Socio-CulturalCommunity (ASCC) untuk solidaritas dan persatuan. Program edukasi keantariksaan yang terintegrasimemiliki potensi yang baik bagi kemungkinan adanya kerjasama untuk mengembangkan teknologikeantariksaan. Olimpiade keantariksaan untuk generasi muda merupakan satu strategi komunikasiyang dapat digunakan untuk mendorong negara-negara ASEAN dalam bekerjasama untuk programedukasi keantariksaan yang berkesinambungan. Kajian ini menggunakan studi literatur, dengan caramengambil sebuah isu kemudian menariknya ke dalam konteks bahasan yang lebih luas. Hasil kajiantersebut, terdapat tiga manfaat olimpiade yaitu sebagai bagian dari program kehumasan untuk: (1)meningkatkan citra lembaga antariksa di masing-masing negara, (2) sebagai suatu bentuk edukasikeantariksaan, dan (3) sebagai bentuk kerjasama tingkat ASEAN yang berkesinambungan.Hlm. 1-1

    RX-320 Rocket Static Pressure Combustion Chamber Prediction and Validation by Using Invers Method

    No full text
    AbstractThe static pressure data of the combustion chamber which can generally be obtained by performing direct measurements when static test is performed on the rocket is an important parameter in predicting the thrust and design of the combustion chamber of the rocket. However, there is a model rocket for flight test that is used in static test. Thus, there is no mounting for static pressure sensors (for measurement) are made. To solve the problem, then the inverse method is used as an iterative solution for the basic equations of the rocket thrust force in the nozzle by guessing the value of the static pressure of the combustion chamber firstly and calculate the iteration by including the value of the rocket thrust from static test data and the efficiency variation of the nozzle. The results of this calculation are then validated by using a 3D-CFD numerical simulation to obtain a more detailed comparison on the nozzle. In this research RX 320 LAPAN rocket nozzle with focus on maximum static thrust data of static test results is used. The 3-D numerical simulation is performed using Numeca CFD software, with k-extended wall extended turbulent model, numerical multigrid level 3 scheme, center based, and convergence criteria of 10 e-05. The result of calculation by inverse method and its comparison with numerical simulation shows that the smallest difference of the combustion chamber static pressure between inverse method and numerical simulation is 0.017%, that is achieved at 92% nozzle efficiency. At this point, the static pressure of the combustion chamber is 57.94 bar. From this point of view, the results of this comparison indicate that the inverse method can be used accurately for static pressure of the combustion chamber prediction, if the nozzle efficiency is given correctly. Furthermore, with given static pressure of the combustion chamber correctly, it will be very helpful in the design of the more optimum combustion chamber.Hlm. 45-5

    Relasi Aproksimasi Antara Diameter Kawah Tumbukan Di Bumi Dan Ukuran Objek Penumbuk Dari Simulasi Numerik

    No full text
    Di permukaan Bulan dan planet-planet terestrial dapat dijumpai kawah-kawah hasil tumbukan benda-benda angkasa. Studi ini mencoba memperoleh relasi aproksimasi antara diameter kawah tumbukan di Bumi terhadap ukuran objek yang diperlukan untuk membentuk kawah tersebut. Studi dilakukan menggunakan simulasi numerik terhadap ribuan sampel asteroid dekat-Bumi nyata dalam orbit yang telah dikenal dengan baik. Menggunakan asumsi bahwa jumlah kawah yang dibentuk di permukaan Bumi sama dengan banyaknya asteroid dekat-Bumi yang menumbuk dalam kurun waktu tertentu, diperoleh bahwa diperlukan asteroid dengan diameter yang lebih kecil untuk menghasilkan kawah-kawah besar yang dikenal dibandingkan prediksi yang ada sebelumnya. Pengetahuan tentang ukuran fisik asteroid penumbuk dapat digunakan dalam mengestimasi besarnya energi tumbukan yang dihasilkan, yang berhubungan pula dengan strategi metode mitigasi yang diperlukan.Hlm.99-10

    0

    full texts

    7,104

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    repository.lapan.go.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇