388 research outputs found

    The Influence of Macro Indicators on Non-Performing Financing at Muamalat Bank Indonesia

    Full text link
    This study aims to determine how the effect of the inflation rate and BI rate on Non-Performing Financing at  Muamalat Bank Indonesia. This research uses a descriptive method of verification with a type of quantitative research. The source of data in the study is secondary data with data on the Inflation rate and NPF starting from January 2012 to December 2021 per quarter. Based on the results of the study, it was concluded that the research data was declared normally distributed, free from the problems of classical assumptions (multicollinearity, heteroscedasticity, autocorrelation). And the results of the t test (partially) show that the inflation variable does not have a significant effect on Non-Performing Financing (NPF).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh tingkat Inflasi dan BI rate terhadap Non Performing Financing pada Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan jenis penelitian kuantitatif. Data dalam penelitian adalah data sekunder yakni data tingkat Inflasi dan BI rate, NPF yang datanya dimulai dari bulan Januari 2012 sampai dengan Desember 2021 per Triwulan. Berdasarkan hasil hasil uji statistic terhadap data dan instrumen bahwa data penelitian dinyatakan berdistribusi normal, terbebas dari masalah asumsi klasik (multikolinieritas, heteroskedastisitas, autokorelasi). Berdasarkan  hasil uji t (secara parsial) menunjukkan bahwa variabel inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Non Performing Financing (NPF). Sedangkan BI rate berpenaruh secara signifikan. Akan tetapi variable inflasi dan BI rate secara simultan berpengaruh secara signifikan

    Model Prokrastinasi Akademik Pada Mahasantri: Analisis Struktural Equation Model

    Full text link
    This study examines the formation of academic procrastination in the absence of the influence of peers. This study employed a correlational quantitative approach involving a sample of 425 mahasantri, selected through the cluster random sampling technique. This study used four instruments. The Academic Procrastination Scale (α = 0.971) was employed to assess academic procrastination, the Self-Regulated Learning Questionnaire (α = 0.937) was utilized to evaluate self-regulated learning, the Positive Peer Influence Inventory (α = 0.882) was utilized to assess peer influence, and the General Self-Efficacy Scale (α = 0.788) was utilized to assess self-efficacy. The data were analyzed using structural equation modeling with AMOS. The results showed chi square value = 131.924 (p <0.05), GFI = 0.968, AGFI = 0.952, CFI = 0.994, TLI = 0.992, RMSEA = 0.030 and NFI = 0.981.Penelitian ini bertujuan untuk menguji terbentuknya prokrastinasi akademik ditinjau dari f pengaruh teman sebaya dan efikasi diri dan regulasi diri dalam belajar. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 425 mahasantri dan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Prokrastinasi akademik diukur dengan Academic Procrastination Scale (α=0,971), regulasi diri dalam belajar diukur dengan Self-regulated Learning Questionnaire (α=0,937), Pengaruh teman sebaya diukur dengan Positive Peer Influence Inventory (α=0,882) dan efikasi diri diukur dengan General Self Efficacy (α=0,788). Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan nilai chi square = 131,924 (p < 0,05), GFI = 0,968, AGFI = 0,952, CFI =  0,994, TLI = 0,992, RMSEA = 0,030 dan NFI = 0,981

    Pengembangan UMKM Berbasis Koptren: Melalui Pendidikan Tinggi, Bank Wakaf Mikro dan Keterampilan Bisnis

    Full text link
    This study investigates the roles of Higher Education, Micro Waqf Banks, and Business Skills in developing Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) within pesantren (Islamic boarding schools). Using a quantitative approach, data were collected via structured questionnaires from MSME entrepreneurs in the pesantren community, analyzed through multiple regression. Results show that Higher Education significantly enhances managerial capabilities, while Micro Waqf Banks provide essential financial support. Business Skills are also crucial for effective management. The research highlights the interconnectedness of education, financial resources, and skill development in fostering entrepreneurship in pesantren. Limitations include a focus on a single geographic area, suggesting future studies should explore diverse regions and long-term impacts on MSME sustainability.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran Pendidikan Tinggi, Bank Waqf Mikro, dan Keterampilan Bisnis dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan pesantren (sekolah pondok Islam). Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada pengusaha UMKM dalam komunitas pesantren, dan dianalisis menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Tinggi memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan manajerial, sementara Bank Waqf Mikro memberikan dukungan keuangan yang esensial. Selain itu, Keterampilan Bisnis terbukti krusial dalam pengelolaan usaha yang efektif. Penelitian ini menyoroti keterkaitan antara pendidikan, sumber daya keuangan, dan pengembangan keterampilan dalam mendorong kewirausahaan di pesantren. Keterbatasan penelitian ini terletak pada fokus pada satu area geografis, yang mengindikasikan perlunya penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi berbagai daerah dan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan UMKM berbasis pondok pesantren

    Strategi Internalisasi Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA

    Full text link
    This study examines the strategies for internalizing the values of religious moderation within Indonesian language instruction in schools. Religious moderation—emphasizing tolerance, balance, and respect for diversity—is highly relevant to students\u27 character formation in Indonesia\u27s pluralistic society. Data were collected through in-depth interviews and classroom observations at SMA Cordova Bandung using a qualitative approach. The findings reveal that Indonesian language teachers utilize interactive lectures, group discussions, contextual learning, and project-based learning methods to embed religious moderation values. some students experience difficulty in fully grasping the concept of religious moderation. The study concludes that integrating religious moderation into Indonesian language learning can effectively contribute to character building when approached through contextual and life-based pedagogy.Penelitian ini mengkaji strategi internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah. Moderasi beragama yang menekankan toleransi, keseimbangan, dan penghormatan terhadap keberagaman sangat relevan dengan pembentukan karakter siswa dalam masyarakat Indonesia yang pluralistik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kelas di SMA Cordova Bandung dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa guru bahasa Indonesia memanfaatkan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, pembelajaran kontekstual, dan pembelajaran berbasis proyek untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan moderasi beragama ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat secara efektif memberikan kontribusi terhadap pendidikan karakter jika didekati melalui pedagogi kontekstual dan berbasis kehidupan

    Early Detection of Mental Health Risk Indicators in Children Using Machine Learning Based on Teacher Questionnaires in Islamic Early Childhood Education in Gorontalo.

    Full text link
    This study aims to identify indicators of mental health risk in early childhood through the development of a machine learning-based system and to analyze its implications for education. Mental health in early childhood is a crucial aspect that supports optimal development. Various internal and external factors influence the development of children\u27s mental health. Early detection of risk indicators enables appropriate interventions to prevent more serious problems in the future. This research utilizes data collected from 100 randomly selected PIAUD (Islamic Early Childhood Education) teachers in Gorontalo Province. The K-Means Clustering algorithm is used to group the data and form target variables, while the Decision Tree algorithm is employed for classification. The results show that the Decision Tree model achieves an accuracy of 85% in predicting mental health risks in children. Indicators such as “Withdrawal,” “Easily Angered,” “Weight Change,” and “Eating Problems” are identified as key factors. This prediction system is expected to serve as a helpful tool for teachers and parents in conducting early detection and providing appropriate interventions.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi indikator risiko kesehatan mental pada anak usia dini melalui pengembangan machine learning dan menganalisis implikasinya bagi pendidikan. Kesehatan mental anak usia dini merupakan aspek krusial yang menunjang perkembangan optimal. Beberapa faktor internal dan eksternal, mempengaruhi perkembangan kesehatan mental anak. Deteksi dini indikator risiko memungkinkan intervensi yang tepat untuk mencegah permasalahan yang lebih serius. Penelitian ini memanfaatkan data dikumpulkan dari 100 guru PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini) di Provinsi Gorontalo yang dipilih secara acak. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk mengelompokkan data dan membentuk variabel target, sedangkan algoritma Decision Tree digunakan untuk klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Decision Tree mencapai akurasi sebesar 85% dalam memprediksi risiko kesehatan mental pada anak. Indikator "Menarik Diri", "Mudah Marah", "Perubahan Berat Badan", dan "Masalah Makan" teridentifikasi sebagai faktor penting. Sistem prediksi ini diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi guru dan orangtua dalam melakukan deteksi dini dan intervensi yang tepat

    Development of Interpersonal Learning Models in Islamic Religious

    Full text link
     The purpose of this study is to develop a learning model to improve interpersonal skills in Islamic religious education subjects that are feasible and practical. This research is R&D research. The data was obtained by expert judgment on the prototype model developed, observations on the applicability of the learning model developed, and Student responses during field trials. The subjects of this study were junior high school students in Indonesia with a sample of 116, which was determined by a simple random sampling technique. This study obtains a learning model to improve interpersonal skills that are feasible and practical, as evidenced by 1) the average number of expert validations is 3.76 or in the very high category, 2) the assessment of the applicability of the model in the field is 0.8 or in the very good category, and 3) the average score of student responses to the application of this model is 0.8 or in the very good category. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan interpersonal pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang layak dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian R&D. Data diperoleh dengan expert judgement terhadap model prototipe yang dikembangkan, observasi terhadap penerapan model pembelajaran yang dikembangkan, dan respon siswa pada saat uji coba lapangan. Subyek penelitian ini adalah siswa SMP di Indonesia dengan sampel sebanyak 116 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini memperoleh model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan interpersonal yang layak dan praktis, dibuktikan dengan 1) rata-rata jumlah validasi ahli 3,76 atau dalam kategori sangat tinggi, 2) penilaian penerapan model di lapangan adalah 0,8 atau dalam kategori sangat baik, dan 3) rata-rata skor tanggapan siswa terhadap penerapan model ini adalah 0,8 atau dalam kategori sangat baik.Kata Kunci: Gunakan huruf Garamond 11 italic, 3-5 kata penting yang mewakili tulisan, disusun urut secara alphabetic

    Application of Al-Uqud Al-Murakkabah in Gold Pawn Products at Pegadaian Syariah

    Full text link
    Research on the application of al-uqud al-murakkabah contracts in Islamic pawnshops has long been a concern of researchers. However, the research is not specific about the application of al-uqud al-murakkabah in Islamic pawnshops. This research aims to find out the application of al-uqud al-murakkabah in gold pawn products in Islamic pawnshops. The methods used are interview and observation. This research theory uses a normative juridical approach, based on the DSN-MUI fatwa and multi-contract criteria. The results of this study indicate that the application of al-uqud al-murakkabah in gold pawn products in Islamic Pawnshops using three contracts, namely the qard contract, rahn contract, and ijarah contract is in accordance with the DSN-MUI Fatwa. However, the application of the three contracts is not carried out separately, which is contrary to the criteria for multi-contracts that are allowed. This research found indications of combining buying and selling with debt and credit, which is prohibited because combining the two contradicts its character and nature. Penelitian tentang penerapan akad al-uqud al-murakkabah di pegadaian syariah telah lama menjadi perhatian peneliti. Namun penelitian tersebut tidak spesifik menyoal tentang bagaimana penerapan al-uqud al-murakkabah di pengadaian syariah. Riset ini bertujuan untuk mengetahui penerapan al-uqud al-murakkabah pada produk gadai emas di pengadaian syariah. Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Teori riset ini menggunakan pendekatan  yuridis normatif, berdasarkan fatwa DSN-MUI dan kriteria multi akad. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan al-uqud al-murakkabah pada produk gadai emas di Pegadaian Syariah menggunakan tiga akad, yaitu akad qard, akad rahn dan akad ijarah telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI. Namun penerapan tiga akad tersebut tidak dilakukan secara terpisah, hal ini bertentangan dengan kriteria multi akad yang dibolehkan. Riset ini menemukan adanya indikasi penggabungan jual beli dengan hutang-piutang yang dilarang, karna menggabungkan dua bertentangan karakter dan sifatnya.

    Penggunaan Sistem Pembayaran QRIS Sebagai Alat Transaksi non Tunai terhadap Perkembangan UMKM Binaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo

    Full text link
    This research aims to determine the impact of using the QRIS payment system as a non-cash transaction tool on the development of MSMEs assisted by Bank Indonesia in Gorontalo Province. This research method uses quantitative research methods, the sample taken was 101 MSME respondents who were MSMEs assisted by Bank Indonesia, the sampling technique used in this research was a saturated sampling technique.  The results of this research show that the QRIS payment system has an influence on the development of MSMEs under the guidance of Bank Indonesia Gorontalo, so consistency in the use of payments via QRIS is needed so that MSMEs understand banking technology more and make it easier for MSMEs to carry out payment transactions. The suggestions in this research are encourage Indonesian banks to further expand their MSME development so that more and more MSME players are aware of QRIS technology in bankingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan sistem pembayaran QRIS sebagai alat transaksi nontunai terhadap perkembangan UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo. Motede penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, sampel yang diambil sebanyak 101 responden UMKM yang merupakan UMKM binaan Bank Indonesia, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh.  Hasil penelitian ini menunjukkan Sistem pembayaran QRIS berpengaruh terhadap perkembangan UMKM yang menjadi binaan bank Indonesia Gorontalo, sehingga dibutuhkan konsistensi penggunaan pembayaran melalui QRIS agar para UMKM semakin paham teknologi perbankan dan semakin memudahkan pelaku UMKM dalam melakukan transaksi pembayaran, adapun yang menjadi saran dalam penelitan ini adalah mendorong bank Indonesia semakin memperluas binaan UMKM nya agar semakin banyak pelaku UMKM melek teknologi QRIS di perbanka

    Reduction of Income Tax Rate and Compliance of MSME Taxpayers: a Study in the Perspective of Islamic Economic Philosophy

    Full text link
    This study aims to evaluate the impact of reduced income tax rates on taxpayer compliance Micro, Small, and medium enterprises (SMEs) in the perspective of Islamic economic philosophy. The research method used is a mixed approach (mixed methods). Quantitative Data were obtained from reports on the number of taxpayers who reported tax returns to the Bengkulu–Lampung DGT Regional Office in 2017-2020 and questionnaires, while qualitative data were obtained through interviews with MSME actors and Islamic economics experts. The results showed that the decrease in income tax rate has a positive effect on the compliance of MSME taxpayers. In addition, tax awareness also has a positive and significant effect on MSME taxpayer compliance. Taxpayers who have an understanding and commitment to principles in Islamic economics, such as zakat and social responsibility, tend to be more compliant in reporting and paying taxes.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari penurunan tarif pajak penghasilan terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perspektif falsafah ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods). Data kuantitatif diperoleh dari laporan jumlah wajib pajak yang melaporkan SPT pada Kantor Wilayah DJP Bengkulu–Lampung tahun 2017–2020 dan kuesioner, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pelaku UMKM dan pakar ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tarif pajak penghasilan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Selain itu, kesadaran pajak juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Wajib pajak yang memiliki pemahaman dan komitmen terhadap prinsip dalam ekonomi Islam, seperti zakat dan tanggung jawab sosial, cenderung lebih patuh dalam melaporkan dan membayar pajak

    The Crisis of Scientific Publications in Religious Universities: The Transformation of Tri Dharma Implementation to Penetrate Superior Accreditation

    Full text link
    This study analyzes the crisis of scientific publications in the Islamic Religious Education Study Program (PAI) IAIN Sultan Amai Gorontalo with a focus on transforming the implementation of the Tri Dharma of Higher Education to support the achievement of superior accreditation. The research uses a qualitative method with a case study design. Data were collected through document desk reviews, observations, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs), then analyzed using the Miles and Huberman models. The results of the study show that Sinta-accredited national publications have increased by 15% per year, while reputable international publications have decreased from 8 articles (2022 and 2023) to 2 articles (2024). The variation in productivity between lecturers is quite high, influenced by limited facilities, publication costs, lack of collaboration, and evaluation oriented towards the quantity of training. This study contributes a conceptual framework of the relationship between causal factors, outcomes, and action strategies. Recommendations include target-based mentoring, special funding for publications, strengthening global research networks, and outcome-based evaluation.Penelitian ini menganalisis krisis publikasi ilmiah di Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan fokus pada transformasi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendukung pencapaian akreditasi unggul. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui desk-review dokumen, observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan publikasi nasional terakreditasi Sinta meningkat 15% per tahun, sedangkan publikasi internasional bereputasi menurun dari 8 artikel (2022 dan 2023) menjadi 2 artikel (2024). Variasi produktivitas antar dosen cukup tinggi, dipengaruhi keterbatasan fasilitas, biaya publikasi, minimnya kolaborasi, dan evaluasi yang berorientasi pada kuantitas pelatihan. Penelitian ini menyumbangkan kerangka konseptual hubungan faktor penyebab, hasil, dan strategi aksi. Rekomendasi meliputi pendampingan berbasis target, pendanaan khusus publikasi, penguatan jejaring riset global, serta evaluasi berbasis outcome

    342

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Al-Ulum
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇