Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur UNJ
Not a member yet
    183 research outputs found

    EVALUASI KARAKTERISTIK UNJUK KERJA DAN EMISI AKIBAT PENINGKATAN VOLUME SILINDER PADA MESIN EMPAT LANGKAH DENGAN BORE UP DAN STROKE UP

    Get PDF
    Motor bensin empat langkah berkapasitas 135 cc dapat bersaing dalam ajang kompetisi balap seperti Indoprix 150 cc dengan meningkatkan kapasitas volume silinder. Cara untuk meningkatkan kapasitas volume silinder diantaranya bore up yaitu memasang piston dan silinder yang berdiameter lebih besar, serta stroke up atau mengubah posisi Titik Mati Atas dan Titik Mati Bawah sehingga langkah piston lebih panjang. Setelah dilakukan modifikasi, terjadi perbaikan unjuk kerja yaitu torsi, tenaga, kompresi serta emisi gas buang bila dibandingkan dengan standar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan tenaga dan torsi terbesar terjadi pada modifikasi stroke up yaitu dari tenaga dari 11,6 HP menjadi 13,9 HP dan torsi 12 Nm meningkat menjadi 14,58 Nm. Pada modifikasi bore up terjadi pembakaran tidak sempurna yang terindikasi dari gumpalan kerak karbon pada kepala piston dan ujung busi meskipun terjadi peningkatan tenaga menjadi 12,6 HP dan peningkatan torsi menjadi 12,89 Nm. Emisi gas buang CO hanya terdeteksi pada modifikasi bore up, sementara pada kondisi standar dan modifikasi stroke up tidak terdeteksi adanya polutan CO

    PENGARUH PENGGUNAAN BIOETHANOL SEBAGAI CAMPURAN BAHAN BAKAR PADA MESIN KENDARAAN SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH DENGAN KOMPOSISI 10%, 20%, 30%

    Get PDF
    Konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak di Indonesia terus meningkat. Hingga akhir 2015, diperkirakan konsumsi telah mencapai 1,189 juta barel per hari dan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi yang mencapai laju 1,6% per tahun. Saat ini konsumsi BBM terbanyak di Indonesia adalah di sektor transportasi. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) menunjukkan konsumsi bahan bakar bensin untuk transportasi di Indonesia memiliki kecenderungan untuk terus meningkat pada kurun waktu 2006 – 2016.Salah satu alat transportasi yang mengalami pertumbuhan sangat pesat adalah sepeda motor. Pertambahan jumlah sepeda motor di Daerah Khusus Ibukota Jakarta saja mencapai 1.200-1.300 unit perhari, atau 456.250 unit pertahun. Jumlah kendaraan sepeda motor hingga Oktober 2015 mencapai 7 juta. Selain itu data dari Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya jumlah mobil pribadi 2,5 juta, kendaraan angkutan 255.000. Ruang lingkup penelitian ini adalah menggunakan bahan bakar jenis bensin 88 dan bioethanol dengan komposisi 10%, 20%, 30% terhadap total volume bahan bakar, kendaraan uji adalah sepeda motor 4 tak, pengujian karakteristik sifat fisika kimia campuran bensin dan bioethanol, pengujian kinerja mesin pada chassis dynamometer. Kesimpulan dari penelitian ini adalah :Penambahan etanol ke dalam bensin 88 merubah sifat fisika kimia bensin : Meningkatkan angka oktan bahan bakar bensin 88, terjadi penurunan sifat distilasi T.50, kandungan oksigen meningkat yang dapat menyebabkan peningkatan kecenderungan terbentuknya deposit di ruang bakar, stabilitas atau ketahanan bahan bakar terhadap oksidasi menurun. Stabilitas sudah tidak memenuhi spesifikasi pada konsentrasi etanol > 10%. Pengaruh penambahan etanol terhadap kinerja bahan bakar :Tingkat emisi CO, CO2, partikulat hidrokarbon, dan NOx menurun. Semakin tinggi persentase etanol maka tingkat penurunan emisi semakin bagus: Emisi CO2 turun sebesar 21,05 %, Emisi CO turun sebesar 17,25 %, Emisi HC turun sebesar 14,78 %, Emisi Nox turun sebesar 9,55%.Di sisi peningkatan performa, terjadi perubahan : akselerasi mesin menurun hingga 4,57 % dibandingkan dengan bensin RON 88, daya akselerasi mesin menurun hingga 2,79 % dibandingkan dengan bensin RON 88.Konsumsi bahan bakar meningkat sebanding dengan peningkatan persentase etanol. Dibandingkan dengan bensin RON 88, konsumsi bahan bakar E-10 lebih rendah 3,55%

    KAJIAN DESAIN DINAMIKA KENDARAAN LISTRIK RODA EMPAT DAN STABILITAS KENDARAAN PADA KONDISI STASIONER

    Get PDF
    Peningkatan jumlah penggunaan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi berbahan bakar minyak (bahan bakar fosil) yang menghasilkan emisi gas buang menjadi salah satu faktor terjadinya pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Pencemaran udara dari sektor transportasi berupa kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (bahan bakar fosil) ini dipicu lagi dengan jumlah penggunaan bahan bakar yang sangat tinggi, menjadi penyebab terjadinya pencemaran udara yang diakibatkan penggunaan kendaraan bermotor. Kelangkaan bahan bakar minyak dan tingginya emisi gas buang merupakan dua hal utama yang dihadapi oleh dunia dewasa ini. Berbagai inovasi ditempuh dalam rangka mengembangkan kendaraan rendah emisi yang tidak tergantung pada sumber mineral. Sebagai wujud kepedulian terhadap masalah cadangan minyak bumi dan polusi di negara Indonesia, maka penulis bermaksud untuk mengkaji sebuah konsep kendaraan listrik roda empat dengan kapasitas berpenumpang empat orang yang sekaligus menjadi tonggak perubahan menuju Indonesia hijau lewat kendaraan ramah lingkungan. Metodologi yang digunakan penulis adalah dengan metoda kajian perhitungan desain dinamika kendaraan listrik roda empat dan stabilitas kendaraan pada kondisi stasioner. Titik berat kendaraan yang dihasilkan akan memberikan pengaruh terhadap kestabilan kendaraan yang diukur dengan parameter safety factor yang sudah menjadi standar. Dari hasil kajian ini dapat disimpulkan bahwa kendaraan listrik roda empat yang di desain mempunyai titik berat kendaraan pada sumbu koordinat (x, y, z) yaitu (1370,52 , 0 , 620,17) saat tanpa penumpang dengan nilai safety factor 68,53 % dan saat penumpang penuh sumbu koordinat titik berat kendaraan yaitu (1455,71 , 0 , 646,18) dengan nilai safety factor 61,75%. Desain kendaraan ini layak untuk dilakukan pengujian selanjutnya

    ANALISIS AERODINAMIK PADA BODI KENDARAAN LISTRIK TYPE CITYCAR UNTUK LINGKUNGAN KAMPUS

    Get PDF
    Salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan pemborosan energi pada suatu kendaraan adalah dengan mendesain bentuk kendaraan yang aerodinamis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa aerodinamik pada konsep rancangan bodi kendaraan roda 4 bertenaga listrik berkapasitas 4 (empat) orang yang memiliki gaya hambat udara (drag) terendah. Bagian kendaraan yang dianalisa adalah sudut kap mesin (bonnet), sudut kaca depan (windshield), kelengkungan atap dan sudut bagian belakang kendaraan. Pemilihan kombinasi bagian yang menghasilkan gaya hambat udara (drag) terendah menggunakan metode ortogonal selanjutnya bentuk tersebut dibuat model digital untuk selanjutnya dianalisa dengan menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics (CFD). Disimulasikan model kendaraan listrik berjalan pada kecepatan 30 km/h, 35 km/h, 40 km/h, 45 km/kam dan 50 km/h. Dimensi optimal untuk menghasilkan gaya hambat (drag) terendah adalah kap mesin dengan sudut kemiringan 10 derajat, kaca depan (windshield) dengan sudut kemiringan 65 derajat, konveksitas atap 1/10 dan sudut kemiringan bagian belakang kendaraan 10 derajat, pada kecepatan 50 km/jam menghasilkan gaya hambatan sebesar 297,22 kg.m/s2

    OPTIMASI LETAK GATE DAN TEMPERATUR CETAKAN TERHADAP CACAT HASIL PRODUK OUTER SHELL HELMET: SEBUAH STUDI NUMERIK

    Get PDF
    Helmet merupakan salah satu alat keselamatan yang wajib digunakan oleh pengendara sepeda motor yang dihasilkan dari proses injection moulding. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan dari proses injection moulding, diantaranya adalah temperatur cetakan dan letak gate. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui letak gate dan temperatur cetakan yang paling optimal dalam mereduksi cacat hasil produk outer shell helmet. Studi ini dilakukan dengan simulasi menggunakan Autodesk Inventor Mold Flow. Model yang digunakan adalah outer shell helmet dengan variasi tiga gate yang berbeda yaitu (1) gate di depan bagian bawah model, (2) gate di samping model, dan (3) gate dibelakang model. Dari setiap variasi gate diberikan tiga variasi temperatur yang berbeda yaitu 50oC, 60oC, dan 70oC. Dengan variasi tersebut maka terdapat sembilan model yang disimulasikan dalam penelitian tersebut. Simulasi dilakukan untuk menemukan tiga jenis cacat yang sering timbul akibat letak gate dan temperatur cetakan yaitu: (1) sink mark; (2) short shot; dan (3) volumetric shrinkage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi parameter yang menghasilkan cacat paling sedikit model dengan letak gate yang berada di samping model dengan temperatur cetakan 50oC

    PERENCANAAN EXTERNAL FIRE FIGHTING UNTUK KAPAL PEMADAM KEBAKARAN

    Get PDF
    Dasar dari penulisan tugas akhir ini adalah merancang sistem pemadam kebakaran (External Fire Fighting) untuk kapal pemadam kebakaran. Perlunya kapal pemadam kebakaran, karena meskipun kapal sudah dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran, akan tetapi kalau api sudah terlanjur membesar, maka sistem pemadam kebakaran internal tidak mampu lagi untuk memadamkan. Kondisi penyemprotan yang direncanakan adalah Kapasitas air yang disemprotkan sebesar 1200 m3/h dengan jarak jangkauan semprot mendatar (throw range) 150 m. Pelaksanaan perencanaan dilakukan dengan perhitungan-perhitungan analitis disertai dengan pengalaman bekerja diperusahaan pembuat kapal pemadam serta data-data yang ada di pasaran. Dari hasil perencanaan diperoleh bahwa untuk mendapatkan jangkauan penyemprotan sejauh 150 m dengan kapasitas semburan sebesar 120 m3/h, pompa harus memiliki minimal head 101,05 m. Daya yang dibutuhkan untuk penggerak pompa sebesar 474,5 k

    STUDI KARAKTERISTIK PEMBANGKIT LISTRIK THERMOELEKTRIK MELALUI PEMANFAATAN PANAS KNALPOT SEPEDA MOTOR SPORT 150 CC

    Get PDF
    Polusi pada kendaraan bermotor dihasilkan dari sisa hasil pembakaran pada mesin yaitu berupa gas. Gas buang pada kendaraan bermotor memiliki kandungan energi panas, energi panas yang terkandung dalam gas buang tergantung dari banyaknya putaran mesin. Semakin banyak putaran mesin maka panas yang dihasilkan dari gas buang akan semakin besar. Gas buang pada kendaraan bermotor dikeluarkan melalui knalpot sehingga komponen ini memiliki suhu paling tinggi saat sepeda motor bergerak. Panas fluida pada knalpot pada sepeda motor dapat mencapai lebih dari 300oC. Pada kesempatan ini telah diteliti karakteristik pembangkit listrik termoelektrik melalui pemanfaatan panas knalpot sport 150 cc dengan pendingin berbentuk slot fin. Karakteristik pembangkitan listrik oleh termoelektrik diuji besar daya yang dihasilkan pada kondisi temperatur yang berbeda. Penelitian ini menggunakan delapan sensor termokopel untuk mengukur karakteristik termal yang terjadi dan Avometer untuk mengukur tegangan dan arus yang dihasilkan. Pengambilan data dilakukan pada kecepatan udara melewati kendaraan 4,7 m/s, 5,7 m/s dan 7,2 m/s yang disimulasikan dengan menggunakan fan, dan variabel putaran mesin 2000 rpm, 2500 rpm, 3000 rpm, 3500 rpm dan 4000 rpm. Hasil penelitian ini menunjukkan daya terbesar yang diperoleh 36,15 Watt pada putaran mesin 4000 rpm dan kecepatan angin 7,2 m/s. Pengaruh putaran mesin lebih dominan dari pada kecepatan angin, peningkatan daya terbesar terjadi pada putaran mesin antara 2000 rpm – 2500 rpm. Termoelektrik yang digunakan tipe refrigerator sehingga tidak tahan pada temperatur tinggi, pada saat mencapai termperatur tertentu kinerjanya mulai turun. Pada penelitian sejenis akan lebih baik jika menggunakan termoelektrik tipe generator

    PEMANFAATAN PANAS GAS BUANG SEPEDA MOTOR SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN TEKNOLOGI THERMOELEKTRIK

    Get PDF
    Seiring peningkatan penggunaan kendaraan bermotor, secara tidak langsung berdampak pada peningkatan energi panas buang yang dibuang melalui knalpot. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah konstruksi thermoelectrik generator (TEG) yang bisa mengonversi energi dari panas gas buang knalpot sepeda motor menjadi energi listrik dan melihat seberapa besar energi listrik yang bisa dibangkitkan pada variasi kecepatan putaran mesin. Konstruksi TEG terdiri dari alat penukar kalor sisi panas yang berupa komponen setengah lingkaran yang mengikat pada dinding knalpot dan sebuah pelat datar yang terhubung ke sisi panas modul TEG. Pada bagian sisi dingin cold sink menggunakan alat penukar heatsink sirip. Konstruksi TEG menggunakan dua modul TEG yang disambungkan secara seri. Pengujian konstruksi TEG dilakukan pada sepeda motor automatic 110 cc fuel injection satu silinder empat langkah dengan 3 variasi kecepatan putaran mesin 1600, 2000 dan 3000 rpm dan waktu pengukuran mulai detik ke-0 sampai detik ke-1500. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa seiring kenaikan putaran mesin dan lamanya waktu pengukuran, maka suhu pada dinding knalpot, sisi panas, sisi dingin dan beda suhu (delta T) akan meningkat. Pada pengukuran detik ke-1500, pada putaran mesin 1600 rpm didapatkan beda suhu antara sisi panas dan sisi dingin TEG adalah 52oC, tegangan sebesar 1770 mV dan arus listrik sebesar 135 mA. Pada putaran mesin 2000 rpm didapatkan beda suhu 72oC, tegangan sebesar 2625 mV dan arus listrik sebesar 180 mA. Dan pada putaran mesin 3000 rpm didapatkan beda suhu 74oC, tegangan sebesar 2894 mV dan arus listrik sebesar 205 mA. Hasil penelitian ini diharapkan bisa diterapkan pada semua mesin pembakaran dalam, tidak hanya pada sepeda motor, tentunya dengan beberapa perubahan menyesuaikan dengan kondisi operasi mesin dan besarnya sumber panas dari mesin

    STUDI AWAL PEMBUATAN SERBUK TEMBAGA BERSTRUKTUR AMORF

    Get PDF
    Serbuk logam umumnya diproduksi dengan proses atomisasi (sentrifugal, gas, atau air), elektrolisis, atau kimia. Logam umumnya memiliki struktur kristal (crystalline), agar dapat diperoleh serbuk logam berstruktur nonkristal atau amorf (amorphous) maka proses yang dipilih adalah reaksi kimia. Untuk memperoleh serbuk tembaga berstruktur amorf maka dilakukan reaksi antara larutan tembaga (II) sulfat (atau CuSO4) dengan logam seng (atau Zn) pada temperatur dan kecepatan agitasi yang relatif tinggi. Sedangkan untuk meningkatkan kemurnian logam tembaga (atau Cu) yang dihasilkan digunakan gas inert selama berlangsungnya reaksi kimia tersebut. Karakterisasi terhadap serbuk logam yang dihasilkan dilakukan dengan analisis menggunakan sinar x. Aplikasi logam amorf antara lain adalah sebagai material soft-magnetic dan aplikasi yang membutuhkan material amorf yang ketangguhannya lebih tinggi dibandingkan material amorf yang lain seperti keramik. Ini merupakan penelitian awal pembuatan serbuk tembaga berstruktur amorf, sebab untuk bisa memperoleh logam yang nonkristal (metallic glass/glassy metal) adalah hal yang sulit, bahkan untuk memperoleh serbuk logam yang kemurniannya cukup tinggi pun dengan proses ini bukanlah hal yang mudah

    ANALISA KEBUTUHAN KEAMANAN SABUK PENGAMAN (SEAT BELT) KENDARAAN RODA EMPAT PENUMPANG EMPAT ORANG UNTUK LINGKUNGAN KAMPUS

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyamanan dalam menggunakan sabuk pengaman dan tidak merasakan sakit atau beban yang menggangu kenyamanan saat berkendara. Metodologi yang digunakan penulis adalah dengan perhitungan awal mengkaji titik berat kendaraan, selanjutnya menghitung gaya pada roda depan (Wf = 3583,13N) dan roda belakang (Wr=5245,87 N) serta tahanan pengereman, dilanjutkan mengetahui perlambatan kendaraan (2,94 m/s2), waktu perlambatan (4,73 s), serta jarak perlambatan (32,86 m). Setelah perhitungan tersebut diketahui, maka dilanjutkan dengan menghitung kekuatan sabuk pengaman dapat menahan gaya dorong pada saat terjadi perlambatan, tabrakan serta berbelok. Kekuatan bahan sabuk pengaman dari nylon dihitung melalui perhitungan yang dilakukan penulis, untuk dengan kapasitas Lebar 65 mm dan tebal 5 mm. kapasitas bahan seat belt bisa terjadi elongation pada 9000 lbs atau 40033N dan breaking load 12000 lbs atau (52489N). Gaya maksimum yang diperoleh saat terjadi perlambatan adalah ( 1200 N) akan memperoleh tegangan jepit (0,3297 MPa), dan gaya yang diperoleh saat terjadi tabrakan adalah (530,186 N) akan memperoleh tegangan jepit (0,0146 MPa), serta gaya yang diperoleh pada saat terjadi berbelok adalah (19790,31 N) akan memeperoleh tegangan jepit (0,2718 MPa), sedangkan tenganan izin jepit sekitar (0,721 MPa). Maka σ terjadi < σ izin

    169

    full texts

    183

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur UNJ
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇