CALYPTRA
Not a member yet
2342 research outputs found
Sort by
KAJIAN PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PERSEPSI PASIEN DALAM PENGGUNAAN OBAT HERBAL TERSTANDAR DAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENGENCER DARAH
Tingginya prevalensi kematian karena penyakit terkait kardiovaskular memerlukan peranan tenaga kesehatan dalam managemen pengobatan untuk mengingkatakan kualitas hidup pasien. Di Indonesia obat herbal telah lama digunakan dalam pengobatan. Salah satu obat herbal terstandar yang telah teruji mutu, efektivitas dan keamanannya melalui pengujian di laboratorium dan uji praklinis adalah Disolf yang berkhasiat sebagai pengencer darah. Kini dokter semakin tertarik untuk melibatkan OHT sebagai terapi komplementer. Sementara dimasyarakat upaya menggunakan pengobatan komplementer ataupun alternatif telah lama didilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana layanan kefarmasian dan persepsi pasien dalam penggunaan OHT dan OT untuk pengencer darah. Penelitian dilakukan secara observasional dengan mixed methods antara wawancara secara kuantitatif dan kualitatif kepada 20 orang pasien, dan data diolah dengan cara dekskriptif. Didapatkan kesimpulan bahwa efektivitas dan efek samping obat bersifat sangat individual. Persepsi kedua kelompok merasa manfaat dari penggunaan Disolf/ obat herbal jauh lebih daripada risikonya. Kesadaran akan potensi risiko dari penggunaan OT lebih besar karena pengguana OHT dapat lebih memercayai keamanan dari Disolf sebab diresepkan oleh dokter. Regimen pengguana pada kedua kelompok bervariasi, kesadaran dokter mengenai kemungkinan interaksi antara obat konvensional dengan obat herbal membuat penggunaan Disolf lebih dikurangi dari yang disarankan pada kemasan obat. Komunikasi dan sumber informasi dari tenaga kesehatan hanya lebih terlihat pada kelompok OHT, pengguana OT belum terlihat akses informasi dengan tenaga kesehatan, terlebih apoteker sebagai profesi yang dapat menyediakan informasi yang beih akurat mengenai obat. Kedepannya perlu ditingkatkan lagi peran apoteker sebagai penyedia informasi terkait obat terutama dengan interaksi langsung pada pasien melalui seminar, promosi kesehatan, edukasi saat penyerahan obat, konseling dan layanan homecare
PENYUSUNAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEBUTUHAN SISWA BAGI GURU SMA DI SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun modul pembelajaran yang berbasis kebutuhan siswa bagi guru. Kebutuhan psikologis siswa yang dipakai dalam penelitian ini didasari pada teori determinasi diri. Kebutuhan psikologis siswa tersebut adalah kebutuhan akan kemandirian, kompetensi, dan keterlibatan. Jika guru mampu memenuhi kebutuhan psikologis siswa tersebut maka motivasi belajar siswa akan meningkat. Berdasarkan hasil observasi di kelas, motivasi belajar siswa di SMA X cenderung kurang. Hal ini terlihat banyaknya perilaku off-task yang ditunjukkan siswa ketika pelajaran. Penelitian dilakukan di SMA X Surabaya. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru yang selama asesmen kurang menunjukkan keterampilan dalam memenuhi salah satu/lebih kebutuhan psikologis siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan pada saat asesmen adalah wawancara dan observasi. Pengumpulan data pada tahap intervensi didapat dari hasil evaluasi modul yang dilakukan oleh pakar dan calon pengguna. Modul dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama menjelaskan mengenai motivasi belajar dan kebutuhan psikologis siswa serta cara pemenuhannya dan bagian kedua menjelaskan mengenai karakteristik yang diperlukan guru untuk memenuhi kebutuhan psikologis siswa. Hasil evaluasi pada modul terbagi menjadi tiga aspek, yaitu penampilan modul, materi modul, dan latihan dalam modul. Pakar menilai penampilan modul kurang menarik, begitu juga dengan materi yang kurang berisi dan latihan dalam modul yang kurang mendukung pemahaman materi, sehingga peneliti melakukan revisi. Setelah revisi, calon pengguna menilai bahwa penampilan modul menarik, materi dirasa bermanfaat, dan latihan dapat membantu untuk memahami pembahasan yang ada
PENGARUH PERCEIVED RESTAURANT FOOD HEALTHINESS TERHADAP VALUE, SATISFACTION, DAN REVISIT INTENTIONS DI RESTORAN D’NATURAL HEALTHY STORE & RESTO
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perceived restaurant food healthiness terhadap value, satisfaction, dan revisit intentions yang dilakukan pada obyek penelitian D’Natural Healthy Store & Resto. Dalam melakukan penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden yang telah memenuhi batasan karakteristik dan populasi yang telah ditentukan dengan jumlah sampel sebesar 200 responden. Teknik pengambilan data menggunakan non-probability sampling dengan metode judgement sampling. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 19.0 for Windows dan AMOS 20.0 for Windows untuk jenis penelitian structural equation model (SEM). Penelitian ini menggunakan 16 indikator untuk mengetahui tanggapan responden mengenai variabel perceived restaurant food healthiness, value, satisfaction, dan revisit intentions di D’Natural Healthy Store & Resto
PENERAPAN LEVERS OF CONTROL DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PERBEDAAN BUDAYA ANTARA PEMILIK DAN TENAGA KERJA PADA UD. HM UNTUK MENCIPTAKAN ETOS KERJA YANG EFEKTIF
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki kekayaan berupa keberagaman budaya didalamnya. Kekayaan budaya di Indonesia ditandai dengan adanya beragam etnis. Keberagaman budaya juga dapat dilihat di lingkungan tempat kerja. Salah satu badan usaha yang memiliki keragaman budaya adalah UD. HM. Pemilik UD. HM memiliki latar belakang etnis Tionghoa dan tenaga kerja UD. HM memiliki latar belakang etnis Madura. Penulisan skripsi termasuk applied research dimana penulis berharap dapat memberikan saran dan perbaikan terkait sistem pengendalian manajemen melalui penerapan levers of control pada UD. HM. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Cara pandang yang berbeda secara kultural antara harapan pemilik dengan latar belakang etnis Tionghoa dan tenaga kerja dengan latar belakang etnis Madura seringkali menimbulkan permasalahan pada badan usaha. Permasalahan tersebut antara lain : tenaga kerja yang sering datang terlambat dan membolos kerja, produktifitas tenaga kerja yang rendah, cara sifat kaku dan kasar, serta masalah waktu lembur. Guna meminimalkan konflik yang terjadi pada UD. HM, penulis memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengendalian manajemen melalui penerapan levers of control dengan mengacu pada permasalahan antara pemilik dengan latar belakang etnis Tionghoa dan pekerja dengan latar belakang etnis Madura. Dengan rekomendasi tersebut diharapkan dapat menyempurnakan penerapan levers ofcontrol pad UD. HM sehingga dapat meminimalkan konflik yang terjadi pada badan usaha
PEMILIHAN PEMASOK SERAT KATUN PADA CV. BALI PERMATA DI BALI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS
Berdasarkan permasalahan yang ada pada perusahaan,tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaikan masalah dalam pemilihan pemasok serat katun pada CV. Bali Permata sehingga dapatmenentukan pemasok mana yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan. Metode Analytical Hierarchy Process dimulai dengan mengidentifikasi permasalahan padaperusahaan dan menentukan kriteria-kriteria yang dianggap penting oleh perusahaan. Setelah mendapatkan kriteria yang dianggap penting oleh perusahaan, dilakukannya perbandingan terhadap tiap alternatif pemasok yang ada. Dalam penelitian ini, kriteria yang digunakan adalah financial, quality, delivery, flexibility, dan responsiveness. Hasil yang didapat dari penilitian menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) ini adalah urutan prioritas pemasok serat katun terbaik bagi perusahaan. Dengan hasil ini, perusahaan dapat meminimalkan masalah yang terjadi pada pemasoknya dan dapat mengembangkan bisnisnya secara efektif dan efisien
EVALUASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA SIKLUS PENDAPATAN DAN PENERIMAAN KAS UNTUK MENGATASI FRAUD TOKO SM DI JEMBER
Penelitian ini berjenis applied research yang bertujuan untuk mengevaluasi penerapan pengendalian internal, serta memberikan rekomendasi perancangan sistem informasi akuntansi khususnya pada siklus pendapatan dan penerimaan kas toko SM. SM Shop mulai menerapkan sistem baru yang dinamakan custom shop sejak pertengahan tahun 2014. Toko SM berlokasi di Jember, merupakan suatu badan usaha yang bergerak di bidang perdagangan barang-barang elektronik dan listrik.Penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara melakukan observasi, wawancara, serta analisis dokumen pada toko SM yang kemudian dilakukan analisis lebih mendalam. Berdasarkan temuan yang didapatkan selama masa penelitian, penulis dapat menyimpulkan bahwa toko SM belum menerapkan software custom shop pada badan usaha secara maksimal, tidak ada pembagian wewenang dan tanggung jawab yang jelas antara karyawan, serta penerapan prosedur pada siklus pendapatan dan penerimaan kas kurang sistematis. Hasil dari penelitian ini akan memberikan solusi serta rekomendasi mengenai perbaikan fitur yang diperlukan pada software custom shop serta perancangan sistem informasi akuntansi khususnya pada siklus pendapatan dan penerimaan kas berupa perancangan struktur organisasi lengkap dengan job desk masing-masing karyawan, narasi, flowchart, dokumen dan laporan yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja operasional badan usaha
EVALUASI PENERAPAN PENGUKURAN KINERJA DAN REWARD & PUNISHMENT SYSTEM UNTUK MENGATASI MASALAH MOTIVASI MONTIR DI UD.X
Dalam dunia bisnis yang semakin ketat ini, perusahaan baik jasa maupun manufaktur berlomba-lomba untuk melakukan berbagai cara untuk dapat bertahan dan berkembang. Kelangsungan badan usaha sangat bergantung dari para pekerjanya. Terutama untuk badan usaha dalam bentuk jasa. Badan usaha akan berlomba-lomba mengelola sumber daya manusia yang dimilikinya sehingga para pekerjanya memiliki motivasi dalam bekerja. Ketika seorang karyawan termotivasi, maka para karyawan akan bekerja sesuai dengan tujuan dari perusahaan. Dan diharapkan dapat mendatangkan profit bagi perusahaan. Namun, masalah motivasi ini tidaklah mudah untuk diselesaikan. Badan usaha perlu menerapkan reward and punishment system yang tepat agar masalah motivasi ini terselesaikan. Masalah motivasi ini seringkali di jumpai di banyak badan usaha tak terkecuali yang terjadi di UD “X”.Oleh karena itu, melalui penelitian ini dapat menyelesaikan masalah motivasi yang terjadi di UD “X”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi dan analisis dokumen terhadap aktivitas badan usaha untuk mendapatkan data yang objektif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa reward and punishment system yang telah diterapkan selama ini oleh UD “X” masih terdapat kelemahan-kelemahan yang dibutuhkan perbaikan agar dapat memotivasi para karyawan UD “X” dalam bekerja.. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu UD “X” dalam menyelesaikan masalah motivasi karyawan UD “X” karena mengingat UD “X” bergerak dibidang jasa dimana artinya karyawan merupakan kunci penting atau dapat dikatakan sebagai “jantung” perusahaan
PERANCANGAN LEAN WAREHOUSING PADA PT. WANGSA MANUNGGAL JAYA PERKASA
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pembenahan terhadap seluruh aktivitas gudang pada PT. Wangsa Manunggal Jaya Perkasa, dengan melakukan analisis dan minimalisasi pemborosan (Waste) yang ada pada perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan sumber data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan wawancara kepada responden yaitu pihak manajer perusahaan, sertadata sekunder dengan melakukan observasi secara langsung untuk mengetahui kondisi nyata ketiga gudang yang akan diteliti. Langkah pertama adalah memetakan aliran material dan informasi dengan menggunakan current state value stream mapping, kemudian melakukan identifikasi penyebab pemborosan dengan menggunakan 7 Waste analysis. Selanjutnya dicari akar penyebab masalah dengan menggunakan fishbone diagram. Usulan perbaikan untuk minimalisasi waktu proses layanan gudang, yaitu menggunakan konsep lean setelah itu dibuat future state value stream mapping. terjadi penurunan total waktu proses sebesar 17,79% (36,58 menit) pada gudang bahan baku, 8,25%(6,29 menit) pada gudang WIP, dan 15,35%(41,5 menit) pada gudang bahan pembantu
HUBUNGAN ANTARA PERSON ORGANIZATION FIT DAN WORK FAMILY CONFLICT DENGAN TURNOVER INTENTION PADA DRIVER ORENZ TAKSI SURABAYA
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting penentu dari adanya organisasi. Pada dasarnya penelitian ini ingin memberikan berupa gambaran tentang faktor-faktor penyebab individu ingin meninggalkan pekerjaannya khususnya pada driver Orenz Taksi di Surabaya. Hal tersebut terkait dengan faktor-faktor organisasional maupun individual yang dapat membuat individu ingin meninggalkan pekerjaannya saat itu. Pada penelitian ini person organization fit merupakan salah satu faktor organisasional, dan work family conflict salah satu faktor individu yang membuat ingin meninggalkan pekerjaan. Kesimpulannya, penelitian kali ini memiliki dua variabel bebas antara lain person organization fit dan work family conflict dengan satu variabel tergantung yaitu turnover intention. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah survey kuantitatif dengan driver Orenz Taksi sebagai subjek. Sampel yang digunakan pada penelitian kali ini adalah sebanyak 175 subjek dari total populasi sebanyak 561 driver yang aktif hingga bulan Maret 2017. Instrumen yang digunakan adalah adanya kuesioner dan disebar sebanyak 175 responden dengan menggunakan purposive sampling sesuai kriteria yang ada. Hasil tersebut akan diolah dengan menggunakan SPSS dengan analisis uji korelasi parametric. Hasil penelitian kali ini, menjelaskan jika adanya data yang linier dan dapat melakukan uji analisis regresi berganda sehingga dapat menggunakan uji korelasi parametric. Penelitian ini juga menjelaskan adanya hubungan negatif antara person organization fit dengan turnover intention (r = -0,261) dan sig 0,000. Pada penelitian ini, adanya hubungan positif antara work family conflict dengan turnover intention (r = 0,298, sig = 0,000)
PEMBUATAN VIDEO MAKANAN KHAS JAWA TIMUR
Regional cuisines are commonly consumed food in an area and match the tongue of the local community. The sustainability of regional cuisines is very important for a region to boost its tourism sector. The onslaught of modernization and globalization threatens the preservation of regional cuisines, especially in East Java. Over time, these cuisines is increasingly potentially neglected by the next generation. If they are not used to eat these foods, consequently these cuisines will be reduced and even lost its existence. East Java cuisines need to be reintroduced to the young generation. With the problem mentioned, come an idea to make a video about East Java cuisines to re-appeal to the younger generation. Through various analyzes conducted, found some regional foods of East Java which began to be forgotten by the younger generation. In addition, some there are some requirements of the video to be made. Video is designed and conceptualized with the theme of traveling. The title used for this video series is "East Java Food Travel Journal". Video is created using Adobe Premiere Pro CC 2017 software. After this video is completed, it is tested and evaluated by showing the video to the community at a young age. Many positive responses have been obtainedbecause through this video, the younger generation became aware and tempted to eat regional foods of East Java