Muslim Heritage
Not a member yet
201 research outputs found
Sort by
ANALISIS TEORI AL-BA’I TERHADAP PRAKTIK SMART CONTRACT PADA PLATFORM E-COMMERCE
AbstractThe high crime when carrying out buying and selling transactions on e-commerce platforms makes the lack of public trust in e-commerce. The idea also pioneered the establishment of smart contracts to provide a sense of trust and security when doing activities with others. Quube is one of the e-commerce that utilizes smart contracts and has been used in Indonesia. However, what is an obstacle is that regulations have not been found regarding the validity of smart contracts in buying and selling transactions. Therefore, the author wants to study the validity of smart contracts on the Quube platform with the theory of buying and selling and greeting contracts. So that people can take advantage of emerging technology by always prioritizing sharia principles in every use. This research uses qualitative methods with the results that smart contracts in Quube e-commerce are analyzed using ba’i theory and the contract of salam the validity of the contract is considered valid because of the fulfillment of the terms and pillars of buying and selling salam contracts. With the advantages of providing benefits, security, cost-effective and time for users.AbstrakTingginya kejahatan saat melakukkan transaksi jual beli pada platform e-commerce membuat kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap e-commerce. Gagasan tersebut juga mempelopori dibentuknya smart contract untuk memberi rasa kepercayaan dan keamanan saat melakukan aktivitas dengan orang lain. Quube merupakan salah satu e-commerce yang memanfaatkan smart contract dan telah digunakan di Indonesia. Namun yang menjadi hambatan belum ditemukannya peraturan mengenai keabsahan smart contract pada transaksi jual beli. Oleh sebab itu Penulis ingin mengkaji keabsahan smart contract pada platform quube dengan teori jual beli dan akad salam. Agar masyarakat bisa memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang dengan senantiasa mengedepankan prinsip syariah disetiap penggunaanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hasil bahwa smart contract pada e-commerce Quube dianalisa menggunakan teori ba’i dan akad salam keabsaahan berkontrak dianggap sah karena terpenuhinya syarat dan rukun jual beli akad salam. Dengan kelebihanya yaitu memberikan kemaslahatan, keamanan, hemat biaya dan waktu bagi pengguna
Mewujudkan Mediasi Peradilan yang Bermartabat di Pengadilan Agama Banjarbaru
Abstract
The success of mediation at the Banjarbaru Religious Court in 2021 is the highest success compared to other religious courts, this data continues to increase until the latest data is in 2023. The aim of this research is to analyze the success of mediation at the Banjarbaru Religious Court. This research is empirical legal research with a case approach. The results of this research show that strategies for successful mediation at the Banjarbaru Religious Court include resolving disputes through mediation using various approaches such as psychological approaches, spiritual approaches, utilizing communication skills and momentum, then using caucus techniques, and seeking partial mediation success. So, when the point of the petitum cannot be reached for peace then, at least other things related to the problem such as the consequences of divorce can be agreed on regarding child custody, idah maintenance, provision of mut’ah, or other agreements, so that success can be achieved. mediation at the Banjarbaru Religious Court since 2021 has had a much greater percentage of success compared to previous years.
Abstrak
Keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru pada tahun 2021 merupakan keberhasilan yang tertinggi dibandingkan pengadilan agama yang lain, data ini terus meningkat hinga data terakhir di tahun 2023. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru di antaranya menyelesaikan sengketa melalui mediasi dengan menggunakan berbagai pendekatan seperti pendekatan psikologis, pendekatan spiritual, memanfaatkan kemampuan komunikasi dan momentum, kemudian menggunakan teknik kaukus, dan mengupayakan keberhasilan mediasi sebagian. Jadi, ketika pokok petitumnya tidak dapat diupayakan perdamaian maka, setidaknya hal-hal lain yang berhubungan dengan masalah tersebut seperti akibat-akibat perceraian yang dapat disepakati tentang hak asuh anak, nafkah idah, pemberian mut’ah, ataupun kesepakatan-kesepakatan lainnya, sehingga keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Banjarbaru sejak tahun 2021 memiliki persentase keberhasilan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Keywords: Mediation; Peace; Alternative Dispute Resolutio
Analyzing The Implementation of Neuro Linguistic Programming on Islamic Religious Education: A Philosophical Perspective
Abstract
This research aims to analyze the implementation of the Neuro Linguistic Program (NLP) in Islamic Religious Education (IRE) learning through two educational philosophy perspectives, namely Islamic Educational Philosophy (IEP) and Educational Philosophy (EP). This research focuses on the description and elaboration of the philosophical schools contained in the implementation of NLP to IRE. The formulation of the problem proposed in this study is how to analyze the implementation of NLP in IRE learning from the perspective of educational philosophy and Islamic education philosophy? This study uses a qualitative method, where researchers optimize the literature review approach. Researchers collected articles and research results with the keywords, "NLP", "Islamic Religious Education" and "Philosophy of Education” and “Philosophy of Islamic Education". The process of data processing, data reduction and data analysis are carried out based on literature study by paying attention to the novelty of the input articles. Regarding research findings, this study reveals that there are three schools of educational philosophy, namely progressivism, essentialism, and reconstructionism. Meanwhile, according to the philosophy of Islamic education, there is a religious-rational school (al-Diniy al-'Aqlaniy) and pragmatism.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Neuro Linguistic Program (NLP) pada pembelajaran PAI melalui dua perspektif filsafat pendidikan, yaitu filsafat pendidikan dan filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini berfokus pada uraian dan elaborasi aliran-aliran filsafat yang terdapat dalam penerapan NLP pada PAI. Rumusan masalah yang diajukan pada penelitian ini adalah bagaimana analisa implementasi NLP dalam pembelajaran PAI dari perspektif filsafat pendidikan dan filsafat pendidikan Islam?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana peneliti mengoptimalkan pendekatan literatur review. Peneliti menghimpun artikel dan hasil penelitian dengan kata kunci, “NLP”, “Pendidikan Agama Islam” dan “Filsafat Pendidikan dan Filsafat Pendidikan Islam”. Proses pengolahan data, reduksi data dan analisis data dilakukan berbasis studi kepustakaan dengan memperhatikan novelti artikel masukan. Terkait temuan penelitian, penelitian ini mengungkapkan terdapat tiga aliran filsafat pendidikan, yaitu progressivisme, essentialisme, and rekonstruksionisme. Sedangkan, menurut filsafat pendidikan Islam, terdapat aliran religius-rasional (al-Diniy al-‘Aqlaniy) and pragmatisme.
Keywords: Neuro Linguistic Programming; Educational Philosophy; Islamic Educational Philosophy; Islamic educatio
Strategi Pengendalian Deflasi di Indonesia: Pendekatan Ekonomi Islam dalam Menjawab Tantangan Ekonomi Kontemporer
Abstract
Deflation is a general decline in the prices of goods and services. It can reduce the purchasing power of the public and affect economic stability, as experienced in Indonesia. Controlling deflation requires an approach that not only relies on monetary and fiscal policies but also considers the principles of social justice. This study aims to explore the Islamic economic approach to controlling deflation in Indonesia, emphasizing wealth redistribution and the management of Islamic economic instruments such as zakat, waqf, and charity. The research employs a qualitative method using a literature review and descriptive analysis approach. Data is collected through a review of relevant literature on Islamic economics, deflation, and Indonesian economic policies. The findings indicate that the implementation of Islamic economics, focusing on equitable wealth distribution and the management of social instruments, can improve public purchasing power and create inclusive economic stability. Additionally, productive zakat and waqf play a significant role in reducing economic inequality and supporting the recovery of sectors affected by deflation. Thus, Islamic economic solutions can serve as an effective alternative in addressing deflation in Indonesia.
Abstrak
Deflasi merupakan penurunan harga barang dan jasa secara umum. Deflasi dapat menurunkan daya beli masyarakat dan mempengaruhi kestabilan perekonomian, seperti yang terjadi di Indonesia. Pengendalian deflasi memerlukan pendekatan yang tidak hanya berbasis pada kebijakan moneter dan fiskal, tetapi juga harus memperhatikan prinsip keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan ekonomi Islam dalam mengendalikan deflasi di Indonesia dengan menekankan pada redistribusi kekayaan dan pengelolaan instrumen ekonomi Islam seperti zakat, wakaf, dan sedekah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif. Data primer diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang memberikan informasi tentang Indeks Harga Konsumen (IHK) dan tren deflasi di Indonesia pada periode tertentu. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dari buku, artikel, dan jurnal yang membahas prinsip-prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ekonomi Islam melalui redistribusi kekayaan yang adil dan pengelolaan instrumen sosial, seperti zakat produktif dan wakaf dapat memperbaiki daya beli masyarakat serta menciptakan kestabilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, pendekatan ini menawarkan solusi yang relevan dalam mengatasi deflasi di Indonesia dengan mempertimbangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.
Keywords: Deflasi; Indonesia; Ekonomi Isla
K.H. IMAM ZARKASYI DAN TRANSFORMASI PESANTREN MODERN DI INDONESIA
AbstractThe current low quality of education is caused by several factors, namely leadership, teachers, students, curriculum, and cooperative networks. Of the existing factors, the one most closely related to the low and advanced quality of education, especially in Islamic boarding schools, is the leader or better known as the kiai. This study aims to analyze the leadership of K.H. Imam Zarkasyi in pioneering modern islamic boarding schools namely To find out the educational leadership strategy of K.H. Imam Zarkasyi and his educational leadership style. This study uses a qualitative approach with the method of library research. The data analysis technique used the content analysis method. This research found the leadership strategy implemented by K.H. Imam Zarkasyi in pioneering modern islamic boarding schools, by benchmarking four world-renowned educational institutions. Then K.H. Imam Zarkasyi reformed his madrasah education system, the pesantren education system, and the institutional system. The leadership style used by K.H. Imam Zarkasyi is by combining 3 styles namely democratic, charismatic, and transformational styles. AbstrakRendahnya mutu pendidikan saat ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu kepemimpinan, guru, siswa, kurikulum, dan jaringan kerja sama. Dari faktorfaktor yang ada, yang paling berkaitan erat dengan rendah dan majunya mutu pendidikan terutama di pondok pesantren yaitu pimpinan atau yang lebih dikenal dengan sebutan kiai. Studi ini bertujuan menganalisis kepemimpinan K.H. Imam Zarkasyi dalam merintis pesantren modern yang meliputi strategi dan gaya kepemimpinan K.H. Imam Zarkasyi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Adapun teknik analisis datanya menggunakan metode analisis isi. Studi ini menghasilkan temuan strategi kepemimpinan yang diterapkan oleh K.H. Imam Zarkasyi dalam merintis pesantren modern yaitu dengan melakukan benchmarking dari empat lembaga pendidikan terkenal dunia yang ditindaklanjuti dengan melakukan pembaruan sistem pendidikan madrasah, sistem pendidikan pesantren, dan sistem kelembagaan. Sedangkan gaya kepemimpinan yang digunakan oleh K.H. Imam Zarkasyi yaitu menggabungkan 3 gaya: gaya demokratis, karismatik, dan transformasional. 
PERAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA GLOBALISASI DALAM PERSPEKTIF ISLAM
AbstractA country is said to be successful and successfully represented through a high rate of economic growth, it can be achieved by one of them is through export and import activities. As Islam views the economy by looking at the practices that have been carried out by the Prophet Muhammad, his family and companions who have conducted cross-country trade in the Arabian Peninsula, the border areas of Yemen, Bahrain, Syria and others. The problem arises that export activities are lower than imports, causing the trade balance to be negative, the exchange rate and people’s purchasing power to decline so that it can affect economic growth. Economic growth cannot be far from economic development, because economic development encourages economic growth, and conversely economic growth will facilitate the process of economic development. This article discusses the role of international trade for Indonesia’s economic growth from an Islamic perspective using the literature review method. It can be seen that Indonesia’s economy has improved in 2022. This can be seen from the increase in export and import activities that are being carried out by Indonesia and the increase in national income as indicated by the value of GDP obtained by Indonesia. Exports carried out by Indonesia are one of the steps to increase the country’s national income, thus the economy can grow and improve in the future.
AbstrakSuatu negara dikatakan sukses dan berhasil terpresentasikan melalui laju kecepatan pertumbuhan ekonominya yang tinggi, hal itu dapat dicapai dengan salah satunya ialah melalui kegiatan ekspor dan impor. Sebagaimana Islam memandang ekonomi dengan melihat praktik yang telah di lakukan oleh Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabatnya yang telah melakukan perdagangan lintas negara di Jazirah Arab, wilayah perbatasan Yaman, Bahrain, Syria dan lainnya. Permasalahannya muncul kegiatan ekspor ternyata lebih rendah dari impor sehingga menyebabkan neraca perdagangan menjadi negatif, nilai tukar serta daya beli masyarakat menurun sehingga hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi (economic growth) tidak bisa jauh dari pembangunan ekonomi, sebab pembangunan ekonomi mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya pertumbuhan ekonomi akan memperlancar jalannya proses pembangunan ekonomi. Artikel ini mendiskusikan tentang peranan perdagangan internasional bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia perspektif Islam menggunakan metode literature review. Dapat diketahui bahwa ekonomi Indonesia telah membaik pada tahun 2022. Hal ini terlihat dari meningkatnya kegiatan ekspor dan impor yang tengah dilakukan oleh Indonesia serta meningkatnya pendapatan nasional yang ditunjukkan oleh nilai GDP yang diperoleh Indonesia. Ekspor yang dilakukan oleh Indonesia merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan pendapatan nasional negara, dengan demikian maka ekonomi dapat semakin tumbuh dan membaik kedepannya
FIKIH E-MONEY: FORMULASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KEPEMILIKAN KARTU E-TOLL PERSPEKTIF MAá¹¢LAHAH MURSALAH
AbstractTransactions on toll roads, which initially involved cash payments, have now been converted to cashless transactions using e-toll cards. The use of e-toll cards is considered more efficient because it allows faster transactions and reduces congestion on toll roads. However, e-toll cards are a form of unregistered electronic money that does not have a password or PIN. As a result, the e-toll card issuer cannot provide compensation if the e-toll card is damaged or lost. Therefore, e-toll card users feel disadvantaged and their rights as consumers are not fulfilled. This research focuses on discussing the shortcomings of e-toll cards that can cause harm to their users. Furthermore, this research analyzes the importance of legal protection for e-toll card users as a non-cash payment instrument. In addition, this research also analyzes the ideal legal protection recommendations for e-toll card users based on the maslahah mursalah perspective. The research method used is normative legal research with a legal and conceptual approach. The results of this study show that there is a legal vacuum in Bank Indonesia Regulation (PBI) No. 20/6/2018 on electronic money, as it does not provide adequate security for e-toll cards, which fall under the category of unregistered electronic money. Legal protection for e-toll card users is very important because the rights related to convenience, security, and compensation for e-toll card users have not been fully met. Therefore, the ideal legal protection recommendations for e-toll card users from the perspective of maslahah mursalah are to change the e-toll card system to be registered, to provide a password or PIN on the e-toll card, to revise the standard clause to provide compensation for damage or loss of e-toll cards, and to provide facilities through digital wallet applications (e-wallet). To realize these recommendations, of course, government awareness is needed to be more assertive in determining policies.
AbstrakTransaksi di jalan tol yang awalnya menggunakan pembayaran tunai, kini telah berubah menjadi non-tunai dengan menggunakan kartu e-toll. Kartu e-toll dianggap lebih efisien karena memungkinkan transaksi lebih cepat dan mengurangi kemacetan di jalan tol. Walaupun demikian, kartu e-toll merupakan uang elektronik unregistered yang tidak dilengkapi dengan password atau PIN. Keadaan ini menyebabkan penerbit kartu e-toll tidak dapat memberikan ganti rugi jika kartu e-toll mengalami kerusakan atau kehilangan. Akibatnya, pengguna kartu e-toll dirugikan dan tidak terpenuhi haknya. Penelitian ini fokus membahas kekurangan pada kartu e-toll yang dapat menyebabkan kerugian bagi penggunanya. Selanjutnya, penelitian ini mengungkap pentingnya perlindungan hukum bagi pengguna kartu e-toll sebagai alat pembayaran non-tunai. Selain itu, penelitian hendak memberikan rekomendasi perlindungan hukum yang ideal terhadap pengguna kartu e-toll berdasarkan perspektif maslahah mursalah. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kekosongan hukum dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 20/6/2018 tentang uang elektronik, karena belum memberikan keamanan yang memadai untuk kartu e-toll sebagai uang elektronik unregistered. Perlindungan hukum bagi pengguna kartu e-toll sangat penting dalam rangka memenuhi hak-hak terkait kenyamanan, keamanan, dan ganti rugi bagi pengguna kartu e-toll yang belum terpenuhi. Oleh karena itu, rekomendasi perlindungan hukum yang ideal terhadap pengguna kartu e-toll dalam perspektif maslahah mursalah yaitu, mengubah sistem kartu e-toll menjadi terdaftar, memberikan password atau PIN, merevisi klausula baku dengan memberikan ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan kartu e-toll dan menyediakan fasilitas aplikasi dompet digital (e-wallet). Untuk mewujudkan rekomendasi tersebut, tentunya perlu ada kesadaran pemerintah untuk lebih tegas dalam menentukan kebijakan
Inflation Control Through The National Zakat Amil Agency (Baznas) Bangka Belitung Islands Province
Abstract
The economic development of a country, including Indonesia, of course cannot be separated from monetary and fiscal policies, especially in dealing with inflation. The Bangka Belitung Islands Province is the third highest in Indonesia to experience inflation, so the Regional Government of the Bangka Belitung Islands Province immediately takes a policy to control inflation, so stakeholders take policy in controlling inflation, especially through the National Amil Zakat Agency or BAZNAS which has a program that can slow down the rate of inflation. This writing uses a qualitative approach to gain a comprehensive understanding of the implementation of inflation control through the National Zakat Amil Agency so that economic prosperity can be felt immediately by the community. The data sources used in this writing come from secondary data. Secondary data is collected from scientific literature, journals, and data from the Provincial Amil Zakat Agency which can be trusted and Baznas has a joint commitment with the government to suppress inflation. One way to do this is by launching economic empowerment. for small communities, as well as direct assistance both for basic food needs and through scholarships, as well as efforts to stabilize people's income, especially people who live below the poverty line, through productive programs to ensure adequate availability of basic food items for the community.
Abstrak
Perkembangan ekonomi suatu negara termasuk Indonesia tentunya tidak terlepas dari kebijakan moneter dan fiskal terutama dalam menghadapi terjadinya inflasi. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tertinggi ketiga di Indonesia yang mengalami Inflasi, sehingga Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segera mengambil kebijakan untuk mengendalikan inflasi, maka stakeholder mengambil kebijakan dalam pengendalian Inflasi terutama melalui Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS yang memiliki program yang dapat menghambat lajunya Inflasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan pelaksanaan pengendalian inflasi melalui Badan Amil Zakat Nasional sehingga dapat segera dirasakan kesejahteraan ekonomi oleh masyarakat. Sumber Data yang digunakan dalam penulisan ini berasal dari data sekunder yang dikumpulkan dari literatur ilmiah, jurnal, dan data Badan Amil Zakat Provinsi yang dapat dipercaya dan memiliki komitmen bersama pemerintah untuk menekan inflasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi terjadinya inflasi adalah dengan meluncurkan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, serta bantuan langsung, baik untuk kebutuhan bahan pokok maupun melalui program beasiswa, serta menstabilkan pendapatan masyarakat, terutama masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan, melalui program produktif untuk memastikan ketersediaan bahan pokok pangan tercukupi bagi masyarakat.
Keywords: Control; Inflation; Bazna
HUKUM SHOLAT JUM’AT SECURITY SHIFT PERSPEKTIF ULAMA FIKIH KONTEMPORER
AbstractThe emergence of various problems which Islamic law in the contemporary era often raises questions in the community. So it is important that there is a contribution from contemporary fikih scholars to answer these problems. This study aims to explore the law of Friday prayers security shift perspective of contemporary fiqh scholars. The writing of this article uses the library research method, using various pieces of literature related to the discussion points. Thus, this research produces findings that contemporary scholars agree that security shifts are included in the category of udzur syar’i, so they are not required to perform Friday prayers but are required to replace them with four rokaat dhuhr prayers.
AbstrakMunculnya berbagai problematika hukum Islam pada era kontemporer, sering menimbulkan pertanyaan pada masyarakat. Sehingga penting adanya andil dari para ulama fikih kontemporer untuk menjawab problematika tersebut. Studi ini bertujuan untuk menggali hukum sholat jum’at security shift perspektif ulama fikih kontemporer. Penulisan artikel ini menggunakan metode library research dengan menggunakan berbagai literature yang bersangkutan dengan poin pembahasan. Dengan demikian penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ulama kontemporer sepakat menyatakan bahwa security shift termasuk dalam kategori udzur syar’i, sehingga tidak diwajibkan melaksanakan sholat jum’at namun diwajibkan untuk menggantinya dengan sholat dzuhur 4 rokaat
MITIGASI WANPRESTASI NASABAH PEMBIAYAAN MURABAHAH MELALUI MEKANISME TA’ZIR DAN TAWIDH (STUDI KASUS BSI KCP SURABAYA UINSA)
AbstractTa’zir and tawidh are applied if a customer fails to pay the financing installments submitted at a sharia banking institution. This journal exists to investigate how the two Islamic legal concepts of ta’zir and tawidh are applied in murabahah financing. This case study was conducted at Bank Syariah Indonesia Surabaya Sub-Branch Office, Sunan Ampel State Islamic University (BSI KCP Surabaya UINSA) with the aim of finding out how Islamic banks handle late payments for murabahah financing customers. Apart from that, if it cannot be handled, legal action will be taken by the bank regarding the problem. Field research was involved by the author because this journal uses qualitative methods. Interviews from BSI KCP Surabaya UINSA employees, observations, and analysis of various related books and journals became data collection techniques from the research conducted by the author. This journal concludes that BSI KCP Surabaya UINSA more often uses the ta’zir concept to handle defaulting customers. In addition, this bank is trying to offer other options to its customers who are experiencing financial problems.AbstrakTa’zir dan tawidh diterapkan apabila terdapat nasabah lalai dalam membayar angsuran pembiayaan yang diajukan di lembaga perbankan syariah. Jurnal ini hadir guna menyelidiki bagaimana dua konsep hukum Islam ta’zir dan tawidh diterapkan dalam pembiayaan murabahah. Studi kasus ini dilakukan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Surabaya Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (BSI KCP Surabaya UINSA) dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana bank Islam menangani keterlambatan pembayaran nasabah pembiayaan murabahah. Selain itu apabila tidak bisa ditangani terdapat tindakan hukum yang diambil oleh pihak bank terkait permasalahan tersebut. Penelitian lapangan dilibatkan oleh penulis karena jurnal ini menggunakan metode kualitatif. Wawancara dari pegawai BSI KCP Surabaya UINSA, pengamatan, serta analisis berbagai buku maupun jurnal yang berkaitan menjadi teknik pengumpulan data dari penelitian yang dilakukan penulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BSI KCP Surabaya UINSA lebih sering menggunakan konsep ta’zir untuk menangani nasabah wanprestasi. Selain itu, bank ini berusaha untuk menawarkan opsi lain kepada nasabahnya yang mengalami masalah keuangan