PHARMACON
Not a member yet
1026 research outputs found
Sort by
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) EKSTRAK DAUN LEILEM (Clerodendrum minahassae L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans
UJI KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) EKSTRAK DAUN LEILEM (Clerodendrum minahassae L.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans Hanna R. R. Situmorang1), Olivia Waworuntu1), Christy Mintjelungan1) 1) Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran  UNSRAT Manado, 95115 ABSTRACT             Caries is one of the dental and oral diseases that are often experienced by the population of Indonesia. Caries is a disease of hard dental tissue , which consists of email , dentin and cementum , which is caused by the activity of microorganisms in fermentable carbohydrates. Streptococcus mutans bacteria are known to be the main cause of dental caries. Leilem leaf (Clerodendrum minahassae L.) is one of a herbal plant containing of antimicrobial compounds, namely flavonoid, fenol, steroid and terpenoid. A study has been held in Manado by Bontjura et al in 2015 proved that the extract of leilem leaf (Clerodendrum minahassae L.) could inhibit the Streptococcus mutans.The purpose of this study is to determine the minimal inhibitory concentration (MIC) of leilem leaf (Clerodendrum minahassae L.) to Streptococcus mutans. This research is a true experimental research with Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. This method used in this study is serial dilution method with turbidimetry and spectrophotometry as the test methods. Leilem leaf was taken from Paniki, subdistrict of Mapanget, and was extracted with maceration method using ethanol 96%. Streptococcus mutans bacterial was taken from a pure bacterial stock in Pharmacy Laboratory Faculty of Mathematics and Natural Science University of Sam Ratulangi Manado.Based on this research the minimal inhibitory concentration (MIC) of leilem leaf extract (Clerodendrum minahassae L.) to Streptococcus mutans is in the concentration of 12,5%. Keywords : leilem leaf (Clerodendrum minahassae L.), Streptococcus mutans, minimal inhibitory concentration (MIC), caries. ABSTRAK Karies merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang sering dialami oleh penduduk Indonesia. Karies adalah suatu penyakit jaringan keras gigi, yaitu email, dentin dan sementum, yang disebabkan oleh aktivitas suatu jasad renik dalam suatu karbohidrat yang dapat diragikan. Streptococcus mutans diketahui merupakan bakteri penyebab utama timbulnya karies gigi. Ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang mengandung senyawa antibakteri, yaitu flavonoid, fenol, steroid, dan terpenoid. Sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Bontjura dkk pada tahun 2015 di Manado membuktikan bahwa ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae L.) dapat menghambat bakteri Streptococcus mutans. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan penelitian Randomized Pretest-Posstest Control Group Design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode serial dilusi dengan metode pengujian turbidimetri dan spektrofotometri. Daun leilem diperoldeh di daerah Paniki, Kecamatan Mapanget, dan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Bakteri Streptococcus mutans diambil dari stok bakteri murni Laboratorium Farmasi Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi Manado. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae L.) terhadap bakteri Streptococcus mutans yaitu pada konsentrasi 12,5%.  Kata kunci : daun leilem (Clerodendrum minahassae L.), Streptococcus mutans, konsentrasi hambat minimum (KHM), karie
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN DALAM PENDISTRIBUSIAN SEDIAAN FARMASI DI INSTALASI FARMASI RSUP PROF. Dr. R. D. KANDOU MANADO
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN DALAM PENDISTRIBUSIAN SEDIAAN FARMASI DI INSTALASI FARMASI RSUP PROF. Dr. R. D. KANDOU MANADO Krista R. Burhanuddin1), Heedy tjitrosantoso1), Paulina V. Y. Yamlean1) 1)Program Studi Farmasi, FMIPA Universitas Sam Ratulangi ABSTRACT Hospital Pharmacy Installations is responsible for the delivery of pharmaceutical preparations. The distribution system is the delivery process requested by the pharmaceutical physicians for a particular patient, from the hospital pharmacy installation to the area where the patient was treated. The purpose of this study was to evaluate the pharmacy services and its suitability in order to distribute the pharmaceutical preparations according to Permenkes No. 58 of 2014 in the pharmacy installation of Prof. DR. R. D Kandou Manado Hospital. By using saturated sampling techniques against all the depots inpatient pharmacy staff as samples and with the interview to the head of the pharmacy installation and the person in charge of the room. This study stated that the pharmaceutical distribution system, which applied in the installation of Hospital Pharmacy was the individual prescription systems and dosage units systems, and in accordance to Permenkes No. 58 of 2014 on Hospital Pharmaceutical Services. Keywords: Pharmaceutical Services, Distribution of Pharmaceutical Preparation, Installation Pharmacy ABSTRAK Instalasi farmasi Rumah Sakit bertanggung jawab dalam penyerahan sediaan farmasi. Sistem Distribusi merupakan proses penyerahan sediaan farmasi yang diminta dokter dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit untuk penderita tertentu sampai ke daerah tempat penderita dirawat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelayanan kefarmasian dan kesesuaian pelayanan kefarmasian dalam pendistribusian sediaan farmasi menurut Permenkes RI No. 58 Tahun 2014 di Instalasi Farmasi RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Menggunakan teknik sampling jenuh dengan seluruh tenaga farmasi depo rawat inap sebagai sampel dan wawancara kepada kepala Instalasi Farmasi dan penanggungjawab ruangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa Sistem distribusi sediaan farmasi yang diterapkan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit adalah sistem distribusi resep perorangan dan sistem dosis unit, dan telah sesuai Permenkes RI No. 58 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit. Kata Kunci: Pelayanan Kefarmasian, Pendistribusian Sediaan Farmasi, Instalasi Farmasi Â
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Porphyromonas gingivalis
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN PACAR AIR (Impatiens balsamina L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Porphyromonas gingivalis Thresia U. Sapara1), Olivia Waworuntu1), Juliatri1) 1) Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado, 95115 Â ABSTRACT Chronic Periodontitis is an infection of the periodontal tissue that usually slow. The main cause of this disease periodontitis is Porphyromonas gingivalis which is a Gram-negative and anaerobic bacteria colonize in the mouth tissue. Resistance of Porphyromonas gingivalis against antibiotics allows the use of herbal medicines from natural materials into one of the alternatives in the treatment of chronic periodontitis. Garden balsam is one of natural compounds in Indonesia and used as a medicinal herb. The leaves of garden balsam (Impatiens balsamina L.) is believed to have a pharmacological effect, because it contains flavonoids, steroids, saponins, tannins, and quinones as antibacterial. This study aims to determine the antibacterial effect of garden balsam leaves extract in inhibiting Porphyromonas gingivalis growth and how strong the effect of the extract refers on inhibiting zone. This experimental study was done by a modified Kirby-bauer method using sinks. The leaves of garden balsam were taken from Perkamil, Paal Dua Manado then they were extracted with maceration method using 96% ethanol. Porphyromonas gingivalis were taken from a pure stock of Microbiology Laboratory on Faculty of Medicine, Hasanuddin University, Makassar and cultured in the Pharmacy Laboratory on Faculty of Science Sam Ratulangi University. The results showed an total diameter of inhibition zone of garden balsam leaves extract against Porphyromonas gingivalis is 59,5 mm with average 11,9 mm. In conclusion, the leaves of garden balsam extract have an antibacterial effect in inhibiting Porphyromonas gingivalis. Inhibition zone of garden balsam leaves extract against Porphyromonas gingivalis is 11,9 mm. Keywords: garden balsam leaves (Impatiens balsamina L.), Porphyromonas gingivalis, antibacterial ABSTRAK Periodontitis kronis merupakan infeksi pada jaringan periodontal yang biasanya berjalan lambat. Penyebab utama penyakit periodontitis ini ialah bakteri Porphyromonas gingivalis yang merupakan bakteri anaerob Gram negatif dan berkoloni dalam jaringan mulut. Resistennya Porphyromonas gingivalis terhadap obat antibiotik memungkinkan penggunaan obat herbal dari bahan alam menjadi salah satu alternatif dalam perawatan periodontitis kronis. Tanaman pacar air merupakan salah satu bahan alam di Indonesia yang digunakan sebagai obat herbal. Daun pacar air (Impatiens balsamina L.) dipercaya memiliki efek farmakologis, karena mengandung senyawa flavonoid, steroid, saponin, tanin, dan kuinon yang bersifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun pacar air dalam menghambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis serta menilai besar daya hambat ekstrak daun pacar air terhadap pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis dilihat dari zona hambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode modifikasi Kirby-bauer menggunakan sumuran. Sampel daun pacar air diambil dari daerah Perkamil Kecamatan Paal Dua Manado kemudian diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Bakteri Porphyromonas gingivalis diambil dari stok bakteri murni Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makasar dan dikultur di Laboratorium Farmasi Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi Manado. Hasil penelitian menunjukkan total diameter zona hambat ekstrak daun pacar air terhadap Porphyromonas gingivalis sebesar 59,5 mm dengan nilai rata-rata sebesar 11,9 mm. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan ekstrak daun pacar air memiliki efek antibakteri dalam menghambat pertumbuhan Porphyromonas gingivalis. Zona hambat ekstrak daun pacar air terhadap pertumbuhan Porphyromonas gingivalis sebesar 11,9 mm. Â Kata kunci: Daun pacar air (Impatiens balsamina L.), Porphyromonas gingivalis, antibakter
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA PACAR AIR (Impatiens Balsamina L) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans SECARA IN VITRO
UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA PACAR AIR (Impatiens Balsamina L) TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus mutans SECARA IN VITRO Bertrand Aristide Pangaila1) ,Dr. D.H.C. Pangemanan1), WulanParengkuan1) 1)Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT ABSTRACT Dental caries still one of the most common dental problem in Indonesia. According to Basic Health Research (RISKESDAS) report in 2013, dental caries reached the number of 4.6% in severity. Pacar Air Flower (Impatiens Balsamica L) is plant with a high potential to treat this condition. The Pacar Air Flower contains a chemical compounds called Flavanoid and Quercetin that have an active compound that can prevent the microbe activity. The objective to know further about the effectiveness of anti bacterial from the extract of Pacar Air Flower (Impatiens Balsamina L) against the growth of Streptococcus mutans by in vitro. This study was based on Experimental Laboratory by in vitro that uses true experimental design with research design of post test only control group design. The extract of Pacar Air Flower can be effective in slowing down the growth of the Streptococcus mutans bactery. Prevention zone of Pacar Air Flower against Streptococcus mutans bactery is 10.69mm. Key Words : Pacar Air Flower, Streptococcus mutans, Prevention Zone ABSTRAK Karies gigi masih merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional tahun 2013, tingkat keparahan karies gigi di Indonesia mencapai 4,6%. Pacar air (Impatiens Balsamica L.) merupakan tanaman yang berpotensi tinggi dalam pengobatan penyakit ini. Bunga pacar air mengandung senyawa kimia Flavonoid dan Quercetin yang memiliki senyawa aktif yang menghambat aktifitas mikroba. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak bunga pacar air (Impatiens Balsamina L) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans secara in vitro. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium secara in vitro menggunakan rancangan eksperimen murni (true experimental desain) dengan rancangan penelitian post test only control group design. Ekstrak bunga pacar air efektif dalam menghambat bakteri Streptococcus mutans. Zona hambat ekstrak bunga pacar air terhadap bakteri Streptococcus mutans sebesar 10,69 mm. Â Kata Kunci : Bunga Pacar Air, Streptococcus mutans, Zona Hambat Â
UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI Streptococcus mutans
UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) TERHADAP PERTUMBUHAN KOLONI Streptococcus mutans Ayu A.D Tampedje1), Josef S.B Tuda1), Michael, A.Leman1) 1)Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado,  95115   ABSTRACT Dental caries is a dental disease which caused by Streptococcus mutans. Dental caries can be avoid by inhibit growth of cariogenic bacteria. Guava leaves can become a good choice because it has active compound which has attribute that inhibit growth and kill bacteria. The purpose of this study is to find out antibacterial efficacy of guava leaf extract against growth of Streptococcus mutans. This was a laboratory experimental study with concentration of guava leaf extract was 30%, 50%, and 100%, and ciprofloxasin as a positive control. Minimum concentration of guava leaf extract that can inhibit Streptococcus mutans growth was 30%, while maximum concentration was 100%. Blocking zone which was formed from guava leaf extract can inhibit growth of Streptococcus mutans. The higher concentration of the extract, the bigger blocking zone was formed against Streptococcus mutans’s growth. Keywords: Streptococcus mutans, guava leaf extract, blocking zone  ABSTRAK  Karies merupakan penyakit gigi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Karies gigi dapat dicegah dengan cara menghambat pertumbuhan dari bakteri karsiogenik. Daun jambu biji bias dijadikan pilihan karena mengandung senyawa aktif yang bersifat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun jambu biji terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratories dimana konsentrasi ekstrak daun jambu  biji  yang diuji  yaitu 30%, 50%,  dan 100%,  dengan ciprofloksasin sebagai control positif. Konsentrasi minimal ekstrak daun biji yang dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans ialah 30%, sedangkan konsentrasi maksimal ekstrak daun biji yang dapat pertumbuhan Streptococcus mutans ialah 100%. Zona hambat yang terbentuk dari ekstrak daun jambu biji diketahui dapat menghambat pertumbuhan Steptococcusmutans. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jambu biji semakin besar daya hambat yang terbentuk terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Kata kunci: Streptococcus mutans,ekstrak daun jambu biji, daya hambat  Â
PENGARUH EKSTRAK KASAR YANG MENGANDUNG ENZIM PEROKSIDASE DARI SAWI HIJAU (Brassica juncea) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TONGKOL JAGUNG (Zea mays L.)
PENGARUH EKSTRAK KASAR YANG MENGANDUNG ENZIM PEROKSIDASE DARI SAWI HIJAU (Brassica juncea) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK TONGKOL JAGUNG Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â (Zea mays L.) Wowor Patricia Walanda1), Edi Suryanto1), Jemmy Abidjulu1) 1)Program Studi Farmasi Fakultas MIPA UNSRAT Manado, 95115 ABSTRACT The objective of this research was to study the effect of peroxidase enzymes in the greens mustard of the antioxidant activity extract corn cobs. Corn cobs extracted using reflux method for 2 hours. Peroxidase enzyme extraction of green mustard made in 4 comparison for further mixing with the corn cobs extract. The best results from the mixing, are added to the (NH4)2SO4. Determination of phytochemical content is done by calculating the total phenolic and flavonoid. Tests using the antioxidants counteract free radical DPPH and hydroxyl radical scavengers TBA at the Wistar rat liver homogenates. The Result snow that the extract corn cob with the addition of a peroxidase enzyme extract green mustard increased total phenolic and flavonoid content. Similarly, the antioxidant activity with DPPH and free radical hydroxyl scavengers Wistar rat liver homogenates, had an increase in free-radical scavengers. Conclusion of the research is the addition of peroxidase enzyme extract contained in greens mustard provide increased content of total phenolics and flavonoids, also increases the antioxidant activity of the corn cob extract. Keywords : corn cobs, green mustard, antioxidant, peroxidase enzymes. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh enzim peroksidase dari sawi hijau (Brassica juncea) terhadap aktivitas antioksidan dari ekstrak tongkol jagung (Zea mays L.). Tongkol jagung diekstraksi menggunakan metode refluks selama 2 jam. Ekstraksi Enzim Peroksidase dari Sawi Hijau dibuat dalam 4 perbandingan untuk selanjutnya di lakukan pencampuran dengan ekstrak tongkol jagung. Hasil terbaik dari pencampuran, ditambahkan dengan (NH4)2SO4. Penentuan kandungan fitokimia dilakukan dengan menghitung total fenolik dan flavonoid. Pengujian antioksidan menggunakan penangkal radikal bebas DPPH dan penangkal radikal hidroksil TBA pada homogenat hati tikus wistar. Ekstrak tongkol dengan penambahan ekstrak enzim peroksidase dari Sawi hijau mengalami peningkatan kandungan total fenolik dan flavonoid. Sama halnya dengan aktivitas penangkal radikal bebas DPPH dengan penangkal radikal hidroksil homogenat hati tikus wistar, memiliki peningkatan penangkal radikal bebas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan ekstrak enzim peroksidase yang terkandung dalam sawi hijau memberikan peningkatan kandungan total fenolik dan flavonoid, juga meningkatkan aktivitas antioksidan pada ekstrak tongkol jagung. Kata kunci :Â tongkol jagung, sawi hijau, antioksidan, enzim peroksidase. Â
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 7 MANADO
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 7 MANADO Mercy M. H. Momongan1), Maureen I. Punuh1), Paul A. T. Kawatu1) 1)Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado ABSTRACT The Lack of providing nutrition especially on children, will cause the reducing potency of society development resources in the future. The nutritional problem on teenagers need to get special attention because it can influence their growth and body development, and also to nutritional problem on adult. Adolescence is a period when the changing on physical, cognitive, and psychosocial or behavior happen rapidly. Student achievement is the substance that cannot be separated from study, because study itself is the process whereas the student achievement is the result of study process. This research aimed to know if there was the relation between the nutritional status with student achievement of XI grade students at SMA Negeri 7 Manado.This research used observational analytic study with cross-sectional design. The Sample on this research was 80 students, which were taken from all XI grade students at SMA Negeri 7 Manado which has the total 411 students, by using the proportional random sampling technique. To determine the nutritional status of the tall of body, it was measured by using microtoise and the weight of body by using digital scale. The student achievement was determined by taking the score of odd semester test result. The result of chi-square correlation test of IMT/U showed that the value of Ï is 0,007 (<0,05), with correlation koefisien = 0,302, TB/U significant value Ï = 0,628 (> 0,05). There was a relation between nutritional status with student achievement of XI grade students at SMA Negeri 7 Manado. There was not a relation between nutritional status with student achievement of XI grade students at SMA Negeri 7 Manado. Keywords: Nutritional Status, Student Achievement ABSTRAK Pemberian gizi yang kurang baik terutama kepada anak-anak, akan menyebabkan menurunnya potensi sumber daya pembangunan masyarakat dimasa yang akan datang. Masalah gizi pada masa remaja perlu mendapat perhatian khusus karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh, serta masalah gizi saat dewasa. Masa remaja atau adolescence adalah waktu terjadinya perubahan-perubahan yang berlangsung cepat dalam hal pertumbuhan fisik, kognitif dan psikososial atau tingkah laku. Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan suatu proses sedangkan prestasi belajar merupakan hasil dari suatu proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar siswa Kelas XI SMA Negeri 7 Manado. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 siswa yang diambil dari seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 7 Manado yang berjumlah 411 siswa, dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Penentuan status gizi tinggi badan diukur dengan microtoise dan berat badan dengan timbangan injak digital. Prestasi belajar ditentukan dengan mengambil hasil nilai ujian semester ganjil. Uji penelitian menggunakan uji statistic chi-square. Hasil uji korelasi chi-square IMT/U diperoleh nilaiÂ Ï sebesar 0,007 (<0,05), dengan koefisien korelasi  = 0,302, sedangkan TB/U nilai signifikan Ï = 0,628 (> 0,05). Terdapat hubungan antara status gizi IMT/U dengan prestasi belajar pada siswa SMA Negeri 7 Manado, tidak terdapat hubungan antara status gizi TB/U dengan prestasi belajar pada siswa SMA Negeri 7 Manado.  Kata kunci: Status gizi, prestasi belajar Â
UJI PENGARUH PENGGUNAAN PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN DETERGEN SODIUM LAURYL SULFATE TERHADAP KECEPATAN ALIR SALIVA PADA MASYARAKAT DI DESA WALANTAKAN
UJI PENGARUH PENGGUNAAN PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN DETERGEN SODIUM LAURYL SULFATE TERHADAP KECEPATAN ALIR SALIVA PADA MASYARAKAT DI DESA WALANTAKAN Eoudia B. Wawo1), P.M. Wowor1), Krista V. Siagian1) 1)Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado, 95115 ABSTRACT Saliva is a component in the oral cavity which has a major role in the oral cavity. Saliva secretions can be influenced by stimuli in the form of food, beverages, drugs and toothpaste. Toothpaste contains ingredients such as abrasive materials, moisturizers, fluoride, also foam generator materials or Sodium Lauryl Sulfate (SLS). SLS including the ingredients detergents anionik. Toothpaste that contain SLS many circulate in the market. Most people use toothpaste that contain detergents. The speed of the saliva flow chart have a great impact on the health of the mouth because the speed of the saliva flow chart slowly can cause the accumulation of remnants of food and related to the risk of dental caries and periodontal disease. The purpose of this research is to know the influence of the use of toothpaste detergents Sodium Lauryl Sulfate against the speed of the saliva flow chart on the community in the village of Walantakan. This research Quasi experimental research design with pre and post test with control group. Sample size as many as 42 samples by total populasi namely men and women aged 21-50 years and willing to become the subject of research by using the instrument measurement sheet saliva flow chart speed. The Data obtained using dianalisi test Paired T test. The research result show that there is a significant influence on the use of toothpaste with detergents sodium lauryl sulfate against the speed of the saliva flow chart be slow. Keywords : toothpaste, Sodium Lauryl Sulfate, salivary flow rate ABSTRAK Saliva merupakan komponen dalam rongga mulut yang memiliki peran besar dalam rongga mulut. Sekresi saliva dapat dipengaruhi oleh stimulus berupa makanan, minuman, obat-obatan dan pasta gigi. Pasta gigi mengandung bahan seperti bahan abrasif, pelembab, fluoride, juga bahan pembuat busa atau Sodium Lauryl Sulfate (SLS). SLS termasuk dalam bahan detergen anionik. Pasta gigi yang mengandung SLS banyak beredar di pasaran. Masyarakat kebanyakan menggunakan pasta gigi yang mengandung detergen. Kecepatan alir saliva memiliki pengaruh yang besar terhadap kesehatan rongga mulut karena kecepatan alir saliva lambat dapat menyebabkan penumpukan sisa-sisa makanan dan berhubungan dengan resiko karies gigi dan penyakit periodontal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasta gigi detergen Sodium Lauryl Sulfate terhadap kecepatan alir saliva pada masyarakat di desa Walantakan. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi eksperimental dengan desain penelitian pre and post test with control group. Besar sampel yaitu sebanyak 42 sampel diambil dari total populasi yaitu laki-laki dan perempuan usia 21-50 tahun dan bersedia menjadi subjek penelitian dengan menggunakan instrumen lembar pengukuran kecepatan alir saliva. Data yang diperoleh dianalisi menggunakan uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh bermakna pada penggunaan pasta gigi dengan kandungan detergen sodium lauryl sulfate terhadap kecepatan alir saliva sehinngga menurunkan kecepatan alir saliva.  Kata kunci : pasta gigi, Sodium Lauryl Sulfate, kecepatan alir saliva Â
PERSEPSI KARYAWAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT GIGI DAN MULUT
PERSEPSI KARYAWAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT GIGI DAN MULUT Ihsan Mamonto1), Vonny N. S. Wowor1), D. H. C. Pangemanan1) 1)Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi ABSTRACT Labor or employee is the only asset that could not be duplicated because each person is a unique creature created by the creator with each different characteristic. A thing that has to be keep so that employee can give an optimal output to the institution is health. Health is an important thing that must be constantly maintained, it is including the health of teeth and mouth. Unhealthy teeth and mouth could bring impact to the individual’s life quality. Health problem of teeth and mouth in society that often occur is dental caries and periodontal disease. The purpose of this study is to determine the perception of oral disease prevention from employee in Dental Education department of Medicine Faculty in University of Sam Ratulangi. This study is a descriptive study using number of sample 30 respondents and taken using total sampling method. The results showed that the perception marks of oral disease prevention from employee in Dental Education Department of Medicine Faculty in University of Sam Ratulangi is 115,9; belong to fine category, the perception marks of dental caries prevention is 115; belong to fine category and the perception marks of periodontal disease is 116,8; belong to fine category. Study conclusion: generally the perception is in fine category with the perception marks of dental caries prevention is in fine category and the perception marks of periodontal disease is in fine category. Key Words: Perception, dental caries prevention, periodontal disease prevention. ABSTRAK Tenaga kerja atau karyawan merupakan satu-satunya aset yang tidak dapat digandakan oleh manusia lain karena tiap-tiap orang adalah makhluk unik yang diciptakan oleh Maha Pencipta dengan karakteristik yang berbeda-beda. Salah satu hal yang harus dijaga agar karyawan bisa memberikan output yang optimal bagi institusi, yakni kesehatan. Kesehatan merupakan hal penting yang harus senantiasa dijaga, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Kesehatan gigi dan mulut yang terganggu bisa membawa dampak pada kualitas hidup individu. Masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat yang tertinggi yakni penyakit karies gigi dan penyakit periodontal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi karyawan Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi terhadap pencegahan penyakit gigi dan mulut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan sampel sebanyak 30 responden dan pengambilannya menggunakan total sampling method. Hasil penelitian menunjukkan skor penilaian persepsi karyawan Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi terhadap pencegahan penyakit gigi dan mulut sebesar 115,9; masuk kategori baik, skor penilaian persepsi terhadap pencegahan penyakit karies sebesar 115; tergolong baik, dan skor penilaian persepsi terhadap pencegahan penyakit periodontal sebesar 116,8; tergolong baik. Kesimpulan penelitian: secara umum persepsinya tergolong baik dengan persepsi terhadap pencegahan penyakit karies masuk dalam kategori baik dan persepsi terhadap pencegahan penyakit periodontal masuk dalam kategori baik.  Kata kunci: Persepsi, pencegahan penyakit karies, pencegahan penyakit periodontal Â
UJI EFEKTIVITAS BERKUMUR MENGGUNAKAN AIR SEDUHAN TEH HITAM (Camellia sinensis) DALAM MENURUNKAN AKUMULASI PLAK
UJI EFEKTIVITAS BERKUMUR MENGGUNAKAN AIR SEDUHAN TEH HITAM (Camellia sinensis) DALAM MENURUNKAN AKUMULASI PLAK Putu Ary Satryadi1), Shirley E.S Kawengian2), P.S. Anindita1) 1) Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado, 95115 2)Fakultas Kedokteran UNSRAT Manado, 95115 Â ABSTRACT Healthy teeth are clean teeth and gums supported by pink. This condition can be achieved with proper dental care. Plaque is the main cause of dental caries and periodontal disease. Generally daily plaque control is done by mechanical means through brushing. Plaque control will be even more effective by means of chemical rinsing using mouthwash. The purpose of this study to determine the effectiveness of rinsing with water steeping black tea in reducing plaque accumulation. The method used by the method of quasi experimental study design pretest and posttest design. The sampling method used total sampling with a sample size of 60 students. Results of the study were tested using statistical tests T-Test. The results showed rinsing using water infusion of black tea are effective in reducing plaque accumulation. Keywords: black tea, rinse, plaque index. ABSTRAK Gigi sehat merupakan gigi yang bersih dan didukung oleh gusi yang berwarna merah muda. Kondisi ini dapat tercapai dengan perawatan gigi yang tepat. Plak merupakan penyebab utama karies gigi dan penyakit periodontal. Umumnya kontrol plak sehari-hari dilakukan dengan cara mekanis melalui penyikatan gigi. Kontrol plak akan lebih efektif lagi dengan cara kimiawi berkumur menggunakan obat kumur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas berkumur menggunakan air seduhan teh hitam dalam menurunkan akumulasi plak. Metode penelitian yang digunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pretest and posttest design. Metode pengambilan sampel yang digunakan total sampling dengan jumlah sampel 60 mahasiswa. Hasil penelitian diuji menggunakan uji statistik T-Test. Hasil penelitian menunjukkan berkumur menggunakan air seduhan teh hitam efektif dalam menurunkan akumulasi plak. Kata kunci : Teh hitam, Berkumur, Indeks Plak