Jurnal Manajemen Teknologi
Not a member yet
453 research outputs found
Sort by
Digital Storytelling for Environmental Education on YouTube: Findings from Social Forestry Context
Abstract. Digital storytelling is a method of telling stories using digital media. This method can be used for educational purposes including environmental education to support sustainability mindset. This study aimed to explore the use of digital storytelling for environmental education on Youtube in the context of social forestry in Indonesia. The research method used was Focus Group Discussion (FGD) and analyses using thematic coding. The findings from 15 professionals and experts in 3 FGD sessions showed that digital storytelling with Youtube can be an effective tool for environmental education. This is because YouTube as a digital storytelling media captures the attention of viewers, helps them understand complex environmental concepts, and promotes alignment to support sustainability. Digital storytelling in YouTube can be used to build relationships and collaboration among viewers in local and regional scope.
Keywords: Social innovation, digital storytelling, environmental sustainability, focus group discussion, youtube
Abstrak. Digital storytelling adalah metode berkisah dengan menggunakan media digital. Metode ini dapat digunakan untuk tujuan pendidikan termasuk pendidikan lingkungan untuk mendukung pola pikir yang mendukung pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan digital storytelling untuk pendidikan lingkungan hidup di Youtube, dengan konteks perhutanan sosial di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) dan analisis menggunakan koding tematik. Temuan dari tiga sesi FGD menunjukkan bahwa digital storytelling dengan Youtube dapat menjadi sarana yang efektif untuk pendidikan lingkungan. Ini karena mendongeng digital menarik perhatian pemirsa, membantu mereka memahami konsep lingkungan yang kompleks, dan mendorong keselarasan untuk mendukung keberlanjutan. Berkisah melalui media digital dapat digunakan pula untuk membangun relasi dan kolaborasi antar pemirsa dalam lingkup lokal dan regional.
Kata kunci: Inovasi sosial, cerita digital, pelestarian lingkungan, focus group discussion, youtub
Application of Theory of Planned Behavior in Efforts to Increase Community Participation in Vaccination Programs (Study at the Covid-19 Vaccination Program, Pasirwangi District, Garut Regency)
Abstract It should be grateful that the Covid-19 pandemic is getting under control; however, there are still problems related to community participation, especially in the vaccination program. Apart from the Covid-19 vaccination, in Indonesia there are still a number of other vaccinations that, really need the participation of the community. As happened in Pasirwangi District, Garut Regency, out of 53,093 residents who met the requirements to get the Covid-19 vaccine, only 2,492 residents, took advantage of this opportunity. For this reason, this study intends to find alternative ways, through the application of the theory of planned behavior, to increase opportunities for community participation by identifying which variables have the most potential to be used for this purpose. Efforts to collect data through the distribution of questionnaires with an alternative of 5-likert scale answers and involving 650 respondents through purposive sampling technique The analysis tool used was SEM AMOS. The results showed that all exogenous variables were significantly correlated with endogenous variables (behavior), as well as intervening variables that were significantly correlated with endogenous variables. Through the Sobel test, a review of indirect effects was also carried out, and the results showed that all indirect effects were significantly correlated with endogenous variables.
Keywords: Vaccination, theory of planned behavior, society participation
Abstrak. Patut disyukuri, pandemic Covid-19 semakin terkendali, namun demikian, masih terdapat persoalan berkaitan dengan partisipasi masyarakat, khususnya berkaitan dengan peran serta dalam program vaksinasi. Selain vaksinasi Covid-19, di Indonesia masih terdapat sejumlah vaksinasi lain yang tentunya sangat membutuhkan peran serta masyarakat. Seperti yang terjadi di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut, dari 53.093 penduduk yang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin Covid-19, hanya 2.492 penduduk, atau sekitar 4,7% yang memanfaatkan kesempatan ini. Untuk itu, penelitian ini bermaksud untuk mencari alternative cara, agar peluang partisipasi masyarakat meningkat, melalui penerapan Theory of Planned Behavior, menemukenali variable manakah yang paling potensial dimanfaatkan untuk tujuan ini. Upaya pengumpulan daya melalui penyebaran kuesioner pernyataan tertutup, dengan alternative 5 jawaban berskala likert, dan melibatkan 650 responden, melalui teknik sampling purposive. Alat analisis yang digunakan adalah SEM AMOS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan semua variable eksogen berkorelasi signifikan terhadap variable endogen (Behavior), juga variable intervening yang berkorelasi signifikan terhadap variable endogen. Melalui uji Sobel, dilakukan juga tinjauan indirect effect, dan hasilnya semua indirect effect berkorelasi signifikan terhadap variable endogen. Dengan demikian, berdasarkan variable yang ada di teori ini dapat dimanfaatkan bagi upaya peningkatan kesadaran masyarakat berpartisipasi aktif dalam program pemerintah, khususnya berkait dengan program vaksinasi yang tidak hanya untuk covid-19.
Kata kunci: Vaksinasi, theory of planned behavior, partisipasi masyaraka
Purchase Intention of Halal Lip Cosmetics on Shopee among Youth Generation: An Investigation using Theory of Planned Behavior
Abstract. As the world\u27s largest Muslim-majority country, Indonesia presents its Islamic Economic Landscape in the 2019-2024 Sharia Economic Masterplan, which features halal cosmetics as one of the six highlighted clusters. The leading research shows that Muslim women have expressed concerns regarding cosmetic product compliance with halal standards. This study aims to explore the specific purchase intentions of Indonesian Muslim young women regarding halal lip cosmetics, focusing on their preferences and behavioral intentions on a popular e-commerce platform (Shopee). This research object is Generation Z and Y Muslim women in Indonesia, totaling 210 respondents. This research employs a quantitative data analysis approach using the Smart-PLS 3.2.9 Variance-Based Structural Equation Model. All hypotheses significantly and positively affect the purchase intention of halal lip cosmetics on shopee. The findings indicate that the Theory of Planned Behavior (TPB) variables (Attitude- SubjectiveNorm- Perceived Behavioral Control) can still be applied to examine the behavioral intentions of young Indonesian Muslim women regarding the purchase of halal lip cosmetics. In addition, the extended variables of TPB (E-WOM and Brand Image) emerged as positive predictors of behavioral intention, indicating that further investigation of other variables as potential extensions of TPB is needed.
Keywords: E-WOM, brand image, theory of planned behavior, purchase intention, shopee, halal lip cosmetics.
Abstrak. Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia menampilkan Lanskap Ekonomi Islam dalam Masterplan Ekonomi Syariah 2019–2024, yang menampilkan kosmetik halal sebagai salah satu dari enam klaster yang disorot. Penelitian terkemuka menunjukkan bahwa wanita Muslim telah menyatakan keprihatinannya mengenai kepatuhan produk kosmetik terhadap standar halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi niat pembelian dari Muslimah muda Indonesia terkait kosmetik bibir halal, dengan fokus pada preferensi dan niat perilaku mereka pada platform e-commerce populer (Shopee). Objek penelitian ini adalah generasi Z dan Y Muslimah di Indonesia sebanyak 210 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan analisis data menggunakan Smart-PLS 3.2.9 Variance Based Structural Equation Model. Seluruh hipotesis berpengaruh terhadap niat pembelian kosmetik bibir halal di Shopee secara signifikan dan positif. Temuan menunjukkan bahwa variabel Theory of Planned Behavior (TPB) (Attitude- SubjectiveNorm- Perceived Behavioral Control) tetap dapat diterapkan untuk menguji niat Muslimah muda Indonesia mengenai pembelian kosmetik bibir halal. Selain itu, variabel yang diperluas dari TPB (E-WOM dan Citra Merek) muncul sebagai prediktor positif terhadap niat berperilaku, yang menunjukkan bahwa diperlukan penyelidikan lebih lanjut terhadap variabel lain sebagai potensi perluasan TPB.
Kata kunci: E-WOM, citra merek, theory of planned behavior, niat beli, shopee, kosmetik bibir hala
Can Firm Size as a Moderating Variable Enhance Profitability in Islamic Banks in Indonesia?
Abstract. This study aims to assess the impact of CAR, NPF, and BOPO variables on the profitability of Islamic commercial banks, considering firm size as a moderating variable. A quantitative methodology is used in this research, where secondary data is collected from the annual financial statements of Islamic commercial banks for the period of 2018 to 2021. The structural equation modelling (SEM) method is used to conduct data analysis. The research findings indicate that CAR has a significant positive effect on profitability, while NPF and BOPO have no significant effect. However, firm size is found to significantly moderate the effects of CAR and BOPO on profitability. The implications of this study highlight the importance of considering firm size in planning the policies and operational strategies of Islamic commercial banks to strengthen the relationship between these factors and the desired level of profitability. This study provides new insights into understanding the factors that influence the profitability of Islamic commercial banks and makes a significant contribution to the literature on Islamic banking.Keywords: Islamic Bank, Profitability, Capital Adequacy Ratio, Non-Performing Financing, Operational Expenses, Operational RevenueAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak variabel CAR, NPF, dan BOPO terhadap profitabilitas bank umum syariah, dengan mempertimbangkan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dimana data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan bank umum syariah yang mencakup periode 2018 hingga 2021. Metode Structural Equation Modeling (SEM) digunakan untuk melakukan analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam hal profitabilitas, CAR menunjukkan dampak positif yang signifikan, sedangkan NPF dan BOPO tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun, ukuran perusahaan terbukti memoderasi pengaruh CAR dan BOPO terhadap profitabilitas secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan ukuran perusahaan dalam perencanaan kebijakan dan strategi operasional bank umum syariah untuk memperkuat hubungan antara faktor-faktor tersebut dan tingkat profitabilitas yang diinginkan. Penelitian ini memberikan wawasan baru dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas bank umum syariah dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap literatur perbankan syariah.Kata kunci: Bank Syariah, Profitabilitas, Rasio Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah, Beban Operasional, Pendapatan Operasional
The Determinants of Millennial Stock Market Participation: Empirical Testing of Theory of Planned Behavior
Abstract. This study aims to determine the effects of financial literacy, financial well-being, overconfidence bias, risk tolerance, herding behavior, and social interaction on investment intention, as well as the role of investment intention as a moderating variable that relates these variables to the participation of millennial employees in the stock market during the COVID-19 pandemic. The target population of this research is millennial employees who have participated in the stock market. For sampling, this study uses the purposive sampling method. The data analysis technique used is the structural equation method. The results of this study are that financial literacy, financial well-being, risk tolerance, and social interaction are proven to positively influence investment intention. Furthermore, investment intention has a positive effect on stock market participation. Furthermore, investment intention cannot mediate the relationship between financial literacy, financial well-being, overconfidence bias, risk tolerance, herding behavior, and social interaction on stock market participation. Overconfidence bias and herding behavior do not have a positive effect on investment intention. This study proves that financial literacy, financial well-being, risk tolerance, and social interaction among millennial employee investors can encourage their intention to invest. However, the uncertainty of investment returns during the COVID-19 pandemic mitigated the investment intention of these millennials and did not encourage them to participate in the stock market. Thus, the research provides empirical evidence on the Theory of Planned Behavior for millennial employee investors in encouraging their intention to invest in the stock market.Keywords: Financial literacy, financial well-being, risk tolerance, social interaction, and investment intentions.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, kesejahteraan keuangan, bias terlalu percaya diri, toleransi risiko, perilaku menggiring, dan interaksi sosial terhadap niat investasi, dan peran niat investasi sebagai variabel moderasi yang menghubungkan variabel-variabel tersebut dengan partisipasi karyawan milenial pada pasar saham selama pandemi Covid 19. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai milenial yang berinvestasi saham di pasar modal. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Metode Persamaan Struktural. Hasil penelitian membuktikan bahwa literasi keuangan, kesejahteraan keuangan, toleransi risiko, dan interaksi sosial dapat mempengaruhi niat investasi secara positif. Selanjutnya niat investasi berpengaruh positif terhadap partisipasi pasar saham. Selanjutnya, niat investasi tidak dapat memediasi hubungan antara literasikeuangan, kesejahteraan keuangan, bias terlalu percaya diri, toleransi risiko, perilaku menggiring, dan interaksi sosial terhadap partisipasi pasar saham. Bias terlalu percaya diri dan perilaku menggiring tidak berpengaruh positif terhadap niat investasi. Penelitian ini memberikan bukti bahwa literasi keuangan, kesejahteraan keuangan, toleransi risiko, perilaku menggiring dapat mendorong niat karyawan milenial untuk berinvestasi. Akan tetapi kondisi ketidakpastian ketika mereka berinvestasi selama pandemi Covid 19 tidak mendorong niat mereka untuk berpartisipasi dalam pasar saham. Dengan demikian penelitian ini memberikan bukti empiris atas Teori Perilaku yang Direncanakan pada karyawan milenial dalam mendorong niat mereka berinvestasi di pasar saham.Kata kunci:Literasi keuangan, kesejahteraan keuangan, toleransi risiko, interaksi sosial, dan niat investasi
The Influence of Knowledge Management Capability Dimensions on the Competitive Advantage of MSMEs Through Entrepreneurial Orientation
Abstract. The concept of knowledge management as the mainstay for building the competitive advantage of large companies has been highly emphasized in the strategic management literature, but similar studies are still rare in the realm of MSMEs. To fill this gap, this paper empirically examines the relationship between the dimensions of knowledge management capability and competitive advantage through the entrepreneurial orientation of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The knowledge management dimensions used include knowledge management infrastructure and knowledge management processes. The analysis technique uses Structural Equation Model (SEM) with SmartPLS. Research respondents are owners/managers in 75 MSME sentra in Jakarta, Indonesia. Statistical tests show that knowledge management infrastructure has a significant effect on entrepreneurial orientation but does not have a significant effect on competitive advantage. The knowledge management process has a significant effect on entrepreneurial orientation and also on competitive advantage. Meanwhile, entrepreneurial orientation has a significant effect on competitive advantage. This reality confirms that when there is high pressure on MSMEs, it will cause actions and reactions among companies in the industry. To emphasize the important role of knowledge management in facing future pressures, wider research is needed on the consequent variables of the application of knowledge management in MSMEs, such as digital capabilities, business agility and business performance.Keywords: Knowledge management infrastructure, knowledge management processes, competitive advantage, entrepreneurial orientation, MSMEAbstrak. Konsep knowledge management sebagai andalan untuk membangun keunggulan kompetitif perusahaan besar sudah sangat ditekankan dalam literatur strategic management, namun studi serupa masih jarang dilakukan di ranah UMKM. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, makalah ini mengkaji secara empiris hubungan antara dimensi kapabilitas manajemen pengetahuan dan keunggulan kompetitif melalui orientasi kewirausahaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dimensi manajemen pengetahuan yang digunakan meliputi infrastruktur manajemen pengetahuan dan proses manajemen pengetahuan. Teknik analisis menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan SmartPLS. Responden penelitian adalah pemilik/pengelola di 75 sentra UMKM di Jakarta, Indonesia. Uji statistik menunjukkan bahwa knowledge management infrastructure berpengaruh signifikan terhadap orientasi kewirausahaan namun tidak berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Proses knowledge management berpengaruh signifikan terhadap orientasi kewirausahaan dan juga keunggulan bersaing. Sedangkan orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing. Realitas ini menegaskan bahwa ketika terjadi tekanan yang tinggi terhadap UMKM akan menimbulkan aksi dan reaksi antar perusahaan dalam industri tersebut. Untuk menekankan peran penting knowledge management dalam menghadapi tekanan masa depan, diperlukan penelitian yang lebih luas terhadap variabel-variabel konsekuen penerapan knowledge management pada UMKM, seperti kapabilitas digital, business agility dan business performance.Keywords: Knowledge management infrastructure, knowledge management processes, competitive advantage, entrepreneurial orientation, MSM
Augmenting Customer Intention to Use Mypertamina Trough Predictors
Abstract. This study is conducted regarding the negative responses toward the plan of Indonesian government to apply MyPertamina. Customer intention to use the application is developed. This study employs and measures the capability of buying functions as the predictor of the customer intention to use, as well as customer trust and customer value to mediate the effect of the buying functions on the customer intention to use. The data processed using SPSS and Amos programs is taken using non probable and snowball sampling technique from subsidized fuel customers at the socialization area of MyPertamina. 167 respondents have participated in 10 days online survey to response the 12 statements provided on quostionnaire. The findings show that all hypotheses are supported significantly.
Keywords: Trust, value, buying functions, MyPertamina.
Abstrak. Penelitian ini dilakukan berkaitan dengan tanggapan negatif terhadap rencana pemerintah Indonesia menerapkan MyPertamina. Customer intention to use dikembangkan. Studi ini menggunakan dan mengukur kemampuan buying functions sebagai prediktor customer intention to use tersebut, dan customer trust dan customer value untuk memediasi pengaruh buying functions terhadap customer intention to use tersebut. Data yang diolah dengan program SPSS dan Amos diambil dengan teknik non probable dan snowball sampling dari pelanggan BBM bersubsidi di area sosialisasi MyPertamina. 167 responden telah berpartisipasi dalam survey online yang diselenggarakan selama 10 hari, untuk menanggapi 12 pernyataan yang disediakan pada kuisioner. Temuan menunjukkan bahwa semua hipotesis didukung secara signifikan.
Kata kunci: Trust, value, buying functions, MyPertamin
Increasing Purchase Intention for Social Enterprise Product Through Re-Designing Product Packaging with Neuromarketing Approach (Case study: Cireundeu Indigenous Community)
Abstract. The primary purpose of this paper is to explore how redesigning product packaging can increase customer purchase intention. The uniqueness of this research is the use of neuromarketing principles in redesigning product packaging, and the context that will be discussed is a social enterprise product. The methods used are mixed methods consisting of qualitative methods, experimental design, and quantitative methods. The principle of neuromarketing discussed in this study is eye-tracking. The quantitative research will then test the relationship between product packaging and purchase intention. A new packaging design was created for RASI product. For a long time, RASI (Beras Singkong or Cassava Rice) has been an iconic product for Cireundeu due to its heritage and unique culture. The eye-tracking experiments strongly correlate the new packaging design and product purchase intention. This article resulted in a new packaging design by applying the neuromarketing principle in a social setting.Keywords: Design, product packaging, neuromarketing, purchase intention, social enterpriseAbstrak. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana mendesain ulang kemasan produk dapat meningkatkan niat beli dari pelanggan. Keunikan penelitian ini adalah penggunaan prinsip neuromarketing dalam mendesain ulang kemasan produk, dan konteks yang akan dibahas adalah produk kewirausahaan sosial. Metode yang digunakan adalah metode campuran yang terdiri dari metode kualitatif, desain eksperimen, dan metode kuantitatif. Prinsip neuromarketing yang dibahas dalam penelitian ini adalah eye-tracking. Penelitian kuantitatif kemudian akan menguji hubungan antara kemasan produk dengan niat beli. Desain kemasan baru diciptakan untuk produk RASI. Untuk waktu yang lama, RASI (Beras Singkong) telah menjadi produk ikonik dari Kampung Adat Cireundeu. Eksperimen pelacakan mata sangat berkorelasi dengan desain kemasan baru dan niat pembelian produk. Artikel ini menghasilkan desain kemasan baru dengan menerapkan prinsip neuromarketing dalam lingkungan sosial.Kata kunci: Desain, kemasan produk, intensi membeli, kewirausahaan sosial, eye-trackin
Social Marketing in Social Media: Investigating the Precursor in Influencing Behaviors of Government Healthcare Campaign
Abstract. Social media platforms have become a tool for spreading information in society, it enables the government to use this media for giving information to the public, especially in pandemic situations. Social media has revolutionized the way of reaching out to consumers and communicating with them. Branding in social media strategy is commonly used in advertising and product marketing but has not been widely used in the health communication field. In this study, we shine a light on the new way health communications marketing is reaching audiences with health messages. The information adoption process in social media might be a strategy for spreading trusted information on the internet, so this study aims to examine the precursor of this case. Using Structural Equation Model (SEM) we identify the relationship between variables influencing certain behaviors related to health content in social media. This study used snowballing technique for collecting data through online questionnaires with a sample of 297 respondents who were in accordance with the criteria of the population. We offer insight for future research on these topics by discussing the public marketing role in social media interaction. Our outcome of the study to serve as a platform to positively impact future research on information in social media regarding health is being delivered to society. Furthermore, the study may develop a socialization program to educate society, campaign for a healthy lifestyle, and health information media using social media.
Keywords: Social marketing, social media, information adoption, sharing behavior, cet framework.
Abstrak. Platform media sosial telah menjadi salah satu alat penyebaran informasi di masyarakat, sehingga pemerintah dapat memanfaatkan media tersebut untuk memberikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam situasi pandemi. Media sosial telah merevolusi cara menjangkau konsumen dan berkomunikasi dengan mereka. Branding dalam strategi media sosial biasa digunakan dalam periklanan dan pemasaran produk namun belum banyak digunakan dalam bidang komunikasi kesehatan. Dalam studi ini, kami menyoroti cara baru pemasaran komunikasi kesehatan dalam menjangkau khalayak dengan pesan kesehatan. Proses adopsi informasi di media sosial dapat menjadi strategi penyebaran informasi terpercaya di internet, sehingga kami meneliti prekursor pada kasus ini. Dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM) kami mengidentifikasi hubungan antara variabel yang mempengaruhi perilaku tertentu terkait konten kesehatan di media sosial. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data snowballing melalui kuesioner online dengan sampel 297 responden yang sesuai dengan kriteria populasi. Kami menawarkan wawasan untuk penelitian masa depan mengenai topik ini dengan mendiskusikan peran pemasaran publik dalam interaksi media sosial. Hasil penelitian kami berfungsi sebagai platform untuk mengedepankan penelitian di masa depan mengenai informasi di media sosial mengenai kesehatan yang disampaikan kepada masyarakat. Selanjutnya penelitian ini dapat mengembangkan program sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat, mengkampanyekan pola hidup sehat, dan media informasi kesehatan melalui media sosial.
Kata kunci: Social marketing, social media, information adoption, sharing behavior, cet framewor