TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
297 research outputs found
Sort by
DESIGN OF AN AUTOMATIC SOLAR PANEL CLEANING SYSTEM BASED ON LDR RESISTANCE VALUES AND ELECTRICAL CURRENT FROM SUNLIGHT INTENSITY
The decline in solar panel performance due to dust and dirt is oneof the obstacles in the use of solar energy. This study discusses thedesign and implementation of an automatic cleaning system on solar panelsusing an LDR sensor to measure light intensity and a PZEM-017 sensorto read current values. The system works by monitoring the condition of the panel through comparison of current and light resistance values, then triggering wateringwhen dirt is detected on the panel surface. Testing the accuracy of the deviceshowed an average error of 1.10% in voltage, 0.048% in current, and0.09% in light resistance, indicating that the data readings were close to themeasurement values. The test was conducted under clear and partly cloudy conditions. Under clear weather conditions, the current recorded was less than 1.6A with LDR sensor resistance less than 110Ω, while under partly cloudy weather conditions, the current recorded was less than 1.5A with LDR sensor resistance less than 140Ω. At night or in rainy conditions, the current produced was 0.03–0.00A withLDR sensor resistance ≥ 510Ω, so that watering could not be carried out on thesurface of the solar panel. The test results prove that the system candistinguish between a decrease in panel performance due to dirt and low light intensity, so that watering is only carried out under appropriate conditions
ABSTRAK
Penurunan kinerja panel surya akibat debu dan kotoran menjadi salah satu kendala dalam pemanfaatan energi surya. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem pembersih otomatis pada panel surya menggunakan sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dan sensor PZEM-017 untuk membaca nilai arus. Sistem bekerja dengan memantau kondisi panel melalui perbandingan nilai arus dan resistansi cahaya, kemudian memicu penyiraman ketika terdeteksi adanya kotoran pada permukaan panel. Pengujian akurasi alat menunjukkan rata-rata error sebesar 1,10% pada tegangan, 0,048% pada arus, dan 0,09% pada resistansi cahaya, menandakan pembacaan data cukup mendekati nilai pengukuran. Pengujian dilakukan pada kondisi cerah dan cerah berawan, pada cuaca cerah, tercatat memiliki arus kurang dari 1,6A dengan resistansi sensor LDR kurang dari 110Ω, sedangkan pada cuaca cerah berawan terdapat arus kurang dari 1,5A dengan resistansi sensor LDR kurang dari 140Ω. Pada kondisi malam atau hujan arus yang dihasilkan sebesar 0,03–0,00A dengan resistansi sensor LDR ≥ 510Ω sehingga, tidak dapat melakukan penyiraman pada permukaan panel surya. Hasil pengujian membuktikan bahwa sistem dapat membedakan penurunan kinerja panel akibat kotoran dan rendahnya intensitas cahaya, sehingga penyiraman hanya dilakukan pada kondisi yang sesuai.Penurunan kinerja panel surya akibat debu dan kotoran menjadi salah satu kendala dalam pemanfaatan energi surya. Penelitian ini membahas perancangan dan implementasi sistem pembersih otomatis pada panel surya menggunakan sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dan sensor PZEM-017 untuk membaca nilai arus. Sistem bekerja dengan memantau kondisi panel melalui perbandingan nilai arus dan resistansi cahaya, kemudian memicu penyiraman ketika terdeteksi adanya kotoran pada permukaan panel. Pengujian akurasi alat menunjukkan rata-rata error sebesar 1,10% pada tegangan, 0,048% pada arus, dan 0,09% pada resistansi cahaya, menandakan pembacaan data cukup mendekati nilai pengukuran. Pengujian logika indikator rendah memperlihatkan bahwa sistem mampu mengenali penurunan rasio arus terhadap resistansi cahaya meskipun intensitas cahaya masih tinggi. Pada cuaca cerah, indikator rendah tercatat pada arus 1,40A dengan resistansi 104Ω, sedangkan pada cuaca cerah berawan indikator rendah muncul pada arus 0,70A dengan resistansi 13 Ω. Pada kondisi malam atau hujan, terjadi pada arus 0,03–0,00A dengan resistansi ≥ 510Ω. Hasil pengujian membuktikan bahwa sistem dapat membedakan penurunan kinerja panel akibat kotoran dari penurunan akibat rendahnya intensitas cahaya, sehingga penyiraman hanya dilakukan pada kondisi yang sesuai
REACTIVATION OF THE REMOTE CONTROLLED WEAPON STATION (RCWS) SYSTEM AS AN EMBEDDED SYSTEM-BASED DEFENSE TECHNOLOGY INNOVATION
Soldier safety in modern military operations demands weapons systems capable of safe and precise This study presents the reactivation of a previously non-functional Remote Controlled Weapon Station (RCWS) by implementing a Proportional Control (P-control) system using the Teensy 3.5 microcontroller to regulate motor movement on the azimuth and elevation axes. The RCWS system was developed using a distributed multi-microcontroller architecture, in which the Teensy 3.5 serves as the main controller connected to the Arduino Mega 2560 Pro for joystick management and the Arduino Nano for reading the 1024 PPR rotary encoder. The setpoint values were obtained from the joystick, while the actual position was measured by the rotary encoder to calculate the error and generate a proportional PWM control signal. Experimental results indicate that a larger error between the setpoint and actual position produces a higher PWM signal, enabling the system to deliver linear, stable, and precise motor responses. Furthermore, the implementation of limit control on the elevation axis (420 ≤ θ₂ ≤ 600) effectively prevents excessive movement and protects the mechanical structure. Overall, the reactivated RCWS operates in real-time with stable serial communication, and proven reliability, offering potential for further development through the integration of PID control, fuzzy logic, or computer vision tracking to enhance the performance of remote weapon control systems.
Abstrak
Keselamatan prajurit dalam operasi militer modern menuntut sistem persenjataan yang mampu beroperasi secara aman dan presisi. Penelitian ini membahas reaktivasi sistem Remote Controlled Weapon Station (RCWS) yang sebelumnya tidak berfungsi, dengan fokus pada penerapan kontrol proporsional (P-control) berbasis mikrokontroler Teensy 3.5 untuk mengatur pergerakan motor pada sumbu azimut dan elevasi. Sistem RCWS dirancang menggunakan arsitektur terdistribusi berbasis multi mikrokontroler, di mana Teensy 3.5 berperan sebagai pengendali utama yang terhubung dengan Arduino Mega 2560 Pro sebagai pengelola joystick dan Arduino Nano sebagai pembaca rotary encoder 1024 PPR. Nilai setpoint diperoleh dari joystick, sedangkan posisi aktual dibaca oleh rotary encoder untuk menghitung error dan menghasilkan sinyal kendali PWM secara proporsional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin besar error antara setpoint dan posisi aktual, semakin besar pula sinyal PWM yang dihasilkan, sehingga sistem mampu memberikan respon motor yang linier, stabil, dan presisi. Penerapan mekanisme limit control pada sumbu elevasi (420 ≤ θ₂ ≤ 600) berhasil mencegah pergerakan berlebih dan menjaga keamanan mekanik sistem. Secara keseluruhan, sistem RCWS yang direaktivasi berhasil beroperasi secara real-time dengan komunikasi serial yang stabil, serta dapat dikembangkan lebih lanjut menggunakan metode PID control, fuzzy logic, atau computer vision tracking untuk meningkatkan performa sistem kendali senjata jarak jau
TRANSFORMER HEALTH CONDITION ANALYSIS BASED ON HEALTH INDEX AND FAILURE METHOD
Transformers are one of the important assets whose health conditions need to be monitored to maintain operating reliability and prevent failures. Regular monitoring and testing can be done on transformer oil and insulating paper (furan). This article aims to evaluate the health index, estimate the remaining life and detect potential transformer failures. The test data used was obtained from two transformers at a biodiesel producing company in Indonesia, such as Dissolved Gas Analysis, Breakdown Voltage, Water Content, Acid, Interfacial Tension and 2 Fal (furan) tests. The method used in the diagnosis of transformer health conditions is the transformer health index method and analysis of potential failures based on the evaluation of Total Dissolved Combustible Gas, Roger\u27s Ratio and Duval\u27s Triangle. The results show that both transformers are in a healthy condition with a health index of 72% and 89%, which fall into the “Good” and “Very Good” categories, and the estimated operational life is more than 10 years and 15 years, respectively. However, the failure analysis results indicated an overheating failure with a temperature exceeding 700 ºC. Although the overall transformer condition is still good, preventive maintenance measures are still recommended to avoid more serious damage in the future
Abstrak
Transformator merupakan salah satu aset penting yang kondisi kesehatannya perlu dipantau untuk menjaga keandalan operasi dan mencegah kegagalan. Pemantauan dan pengujian secara berkala dapat dilakukan terhadap minyak transfomator dan isolasi kertas (furan). Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi indeks kesehatan, estimasi sisa umur dan mendeteksi potensi kegagalan transformator. Data pengujian yang digunakan diperoleh dari dua transformator di sebuah perusahaan penghasil biodiesel di Indonesia yaitu data hasil pengujian Dissolved Gas Analysis, Breakdown Voltage, Water Content, Acid, Interfacial Tension serta 2 Fal (furan). Metode yang digunakan dalam diagnosis kondisi kesehatan transformator adalah metode indeks kesehatan transformator serta analisis potensi kegagalan berdasarkan evaluasi Total Dissolved Combustible Gas, Roger’s Ratio dan Duval’s Triangle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua transformator berada dalam kondisi sehat dengan indeks kesehatan 72% dan 89%, yang termasuk kategori “Baik” dan “Sangat Baik”, serta estimasi umur operasional masing-masing lebih dari 10 tahun dan 15 tahun. Namun demikian, hasil analisis kegagalan mengindikasikan adanya kegagalan overheating dengan suhu melebihi 700 ºC. Meskipun kondisi keseluruhan transformator masih baik, tindakan pemeliharaan preventif tetap direkomendasikan untuk menghindari kerusakan yang lebih serius dimasa mendatang
REALIZATION OF FIVE-STAGE CONSTANT CURRENT CHARGING METHOD FOR LI-ION BATTERY CHARGER
The demand for high-performance battery systems in electronic devices and electric vehicles has driven the development of faster, more efficient, and safer battery charging methods. The conventional constant current–constant voltage method for charging batteries such as lithium-ion is still widely used because it is easy to implement, but it has limitations in charging speed and the potential for battery degradation due to high initial charging currents and excessive voltage towards the end of charging. This paper presents a novel lithium-ion battery charger design that differs from others based on a five-stage constant current method intended to accelerate charging time and improve charging efficiency. The transition between stages is determined based on the cut-off voltage. The current values for the first and fifth stages are determined, while the current values for the second, third, and fourth stages are obtained through calculation. Experimental results show that the implemented five-stage constant-current charging method battery charger can charge lithium-ion batteries with an average charging efficiency of 90.4%, comparable to battery charger using the constant current-constant voltage method with an average of 90.2%, but with a shorter charging time of almost half, namely an average of 2650.6 seconds for the five-stage constant current charging method and an average of 4480.9 seconds for the constant current-constant voltage method. For the lithium-ion batteries used in the testing, charging the battery with a first-stage charging current of 2.6A and a fifth-stage charging current of 0.125A is the most optimal.
ABSTRAK:
Kebutuhan terhadap sistem baterai berperforma tinggi pada perangkat-perangkat elektronik sampai kendaraan listrik mendorong pengembangan metode pengisian baterai yang lebih cepat, efisien, dan aman. Metode konvensional constant current–constant voltage untuk mengisi baterai seperti lithium-ion masih banyak digunakan karena mudah diimplementasikan, tetapi memiliki keterbatasan dalam kecepatan pengisian dan adanya potensi degradasi baterai akibat arus awal pengisian yang tinggi dan tegangan yang berlebih menjelang akhir pengisian. Makalah ini menyajikan rancangan pengisi baterai lithium-ion yang baru dan berbeda dari yang lain berbasis arus konstan lima tahap yang ditujukan untuk mempercepat waktu pengisian dan meningkatkan efisiensi pengisian. Transisi antar tahap ditentukan berdasarkan tegangan cut-off. Nilai arus tahap pertama dan kelima ditentukan, sedangkan nilai arus tahap kedua, ketiga, dan keempat diperoleh dari perhitungan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pengisi baterai dengan metode pengisian arus konstan lima tahap yang direalisasikan mampu mengisi baterai lithium-ion dengan efisiensi pengisian rata-rata 90,4% setara dengan pengisi baterai yang menggunakan metode constant curret-constant voltage rata-rata sebesar 90,2%, tetapi dengan waktu pengisian yang lebih singkat hampir setengah kalinya, yaitu rata-rata 2650,6 detik untuk metode pengisian arus konstan lima tahap dan rata-rata 4480,9 detik untuk metode constant curret-constant voltage. Untuk baterai lithium-ion yang digunakan dalam pengujian, pengisian baterai menggunakan arus pengisian tahap satu 2,6A dan tahap lima 0,125A adalah yang paling optimal.Kebutuhan terhadap sistem baterai berperforma tinggi pada perangkat-perangkat elektronik sampai kendaraan listrik mendorong pengembangan metode pengisian baterai yang lebih cepat, efisien, dan aman. Makalah ini menyajikan perancangan dan implementasi sistem pengisian baterai lithium-ion (Li-ion) arus konstan lima tahap yang ditujukan untuk mempercepat waktu pengisian dan meningkatkan efisiensi pengisian. Transisi antar tahap ditentukan berdasarkan tegangan cut-off. Nilai arus tahap pertama dan kelima ditentukan, sedangkan nilai arus tahap kedua, ketiga, dan keempat diperoleh dari perhitungan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pengisi baterai dengan metode pengisian arus konstan lima tahap yang direalisasikan mampu mengisi baterai lithium-ion dengan efisiensi pengisian sampai 90% setara dengan pengisi baterai menggunakan metode constant curret-constant voltage, tetapi dengan waktu pengisian yang lebih singkat, hampir setengah kalinya. Untuk baterai lithium-ion yang digunakan dalam pengujian, pengisian baterai menggunakan arus pengisian tahap satu 2,6A dan tahap lima 0,125A adalah yang paling optimal.
 
Pengembangan Sistem Pemantauan Kelembaban Tanah dan Penyiraman Air Otomatis Berbasis WSN dengan LoRa
In the agricultural sector, soil is one of the main factors that must be considered. So far, monitoring soil moisture content has been done manually by bringing soil samples taken in the field to the laboratory. To increase the effectiveness in monitoring and managing soil moisture content, the use of a Remote Monitoring System is needed. The design of this system uses Lynx32 device as the main microcontroller, arduino IDE to program each component. This system uses a sensor that will read soil moisture levels which will display the value and status on the LCD, then the sensor node will send data to the gateaway. This sensor is placed directly on the plant soil. The average value of moisture content measurement using the sensor is 60.55 and the average value of measurement with a soil meter is 60 with an average difference of 2.35, so the results of these two measurements can be said to be appropriate. The average RSSI value of -83.3 indicates that the signal strength between the sensor node and the gateway is good and the average SNR value of 7.78 is in the good enough category. When the data received by the gateway shows humidity ≤50%, the solenoid valve turns on and will stop automatically if the soil moisture level has reached 80%. The maximum distance of the tool\u27s measurement range is 250 meters with the presence or absence of obstructions still acceptable to the gateway
Abstrak
Pada sektor pertanian, tanah adalah salah satu faktor utama yang harus diperhatikan. Selama ini pemantauan kadar kelembaban pada tanah dilakukan secara manual dengan membawa contoh tanah yang diambil pada ladang lalu dibawa ke labotarium. Guna meningkatkan efektivitas dalam memantau serta mengatur kadar kelembaban tanah, maka penggunaan Sistem Monitoring Jarak Jauh sangat diperlukan. Perancangan sistem Aini menggunakan perangkat Lynx32 sebagai mikrokontroler utama, arduino IDE untuk memprogram setiap komponennya. Sistem ini menggunakan sensor yang akan membaca kadar kelembaban tanah yang nantinya menampilkan nilai dan status pada LCD, kemudian node sensor akan mengirimkan data ke gateaway. Sensor ini ditempatkan langsung pada tanah tanaman. Nilai rata-rata pengukuran kadar kelembaban menggunakan sensor adalah 60,55 dan rata-rata nilai pengukuran dengan soil meter adalah 60 dengan nilai rata-rata perbedaan 2,35, maka hasil dari kedua pengukuran ini dapat dikatakan sesuai. Nilai rata-rata RSSI adalah -83,3 nilai ini menunjukkan bahwa kekuatan sinyal antara node sensor dan gateway bagus dan nilai rata-rata SNR adalah 7,78 termasuk kategori cukup bagus. Saat data yang diterima oleh gateway menunjukkan kelembaban ≤50% maka solenoid valve menyala dan akan berhenti otomatis jika kadar kelembaban tanah sudah mencapai 80%. Jarak maksimal dari pengukuran jangkauan alat adalah 250 meter dengan ada atau tidak adanya penghalang maka tetap dapat diterima oleh gatewayPada sektor pertanian, tanah adalah salah satu faktor utama yang harus diperhatikan. Selama ini pemantauan kadar kelembaban pada tanah dilakukan secara manual dengan membawa contoh tanah yang diambil pada ladang lalu dibawa ke labotarium. Guna meningkatkan efektivitas dalam memantau serta mengatur kadar kelembaban tanah, maka penggunaan Sistem Monitoring Jarak Jauh sangat diperlukan. Perancangan sistem ini menggunakan perangkat Lynx32 sebagai mikrokontroler utama, arduino IDE untuk memprogram setiap komponennya. Sistem ini menggunakan sensor yang akan membaca kadar kelembaban tanah yang nantinya menampilkan nilai dan status pada LCD, kemudian node sensor akan mengirimkan data ke gateaway. Sensor ini ditempatkan langsung pada tanah tanaman. Nilai rata-rata pengukuran kadar kelembaban menggunakan sensor adalah 60,55 dan rata-rata nilai pengukuran dengan soil meter adalah 60 dengan nilai rata-rata perbedaan 2,35, maka hasil dari kedua pengukuran ini dapat dikatakan sesuai. Nilai rata-rata RSSI adalah -83,3 nilai ini menunjukkan bahwa kekuatan sinyal antara node sensor dan gateway bagus dan nilai rata-rata SNR adalah 7,78 termasuk kategori cukup bagus. Saat data yang diterima oleh gateway menunjukkan kelembaban ≤50% maka solenoid valve menyala dan akan berhenti otomatis jika kadar kelembaban tanah sudah mencapai 80%. Jarak maksimal dari pengukuran jangkauan alat adalah 250 meter dengan ada atau tidak adanya penghalang maka tetap dapat diterima oleh gateway
USE OF MEGGER MEASURING TOOLS IN MEASURING THE INSULATION RESISTANCE OF CT CUBICLE 20KV PALIMA REFEITER (ULP SERANG)
This study aims to evaluate the effectiveness of the Kyoritsu 3123A Megger (Insulation Tester) in measuring the insulation resistance of 20kV cubicles at the Dukuh Feeder, PT PLN (ULP Serang). PT PLN, as the main national electricity provider, is responsible for maintaining the security and reliability of the distribution network, where the quality of cubicle insulation is very important to prevent current leakage and potential fire risks. The Megger measuring instrument is used to detect insulation conditions on important components such as Current Transformers (CT), producing significant measurements at voltages of 5,000 to 10,000 volts DC. This study uses literature study methods, field observations, and technician interviews to verify the reliability of the tool in practice. Insulation resistance measurements are carried out with standardized procedures, ensuring that there is no active voltage in the cubicle, as well as accurate steps for optimal results. The measurement results show an insulation resistance value of 200 Mega ohms on each phase to ground, indicating that the insulation conditions are within safe limits according to applicable standards. The significance of these results shows that the Kyoritsu 3123A Megger is able to provide accurate and reliable measurements, making it the right solution for early detection of insulation problems and preventive repairs. This evaluation is expected to be a guide for periodic maintenance in the PT PLN distribution system, so that the long-term security and reliability of the electricity network can be maintained and the quality of service to the community remains optimal
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas alat ukur Megger (Insulation Tester) tipe Kyoritsu 3123A dalam pengukuran tahanan isolasi pada kubikel 20kV di Penyulang Dukuh, PT PLN (ULP Serang). PT PLN, sebagai penyedia utama listrik nasional, bertanggung jawab menjaga keamanan dan keandalan jaringan distribusi, di mana kualitas isolasi kubikel sangat penting untuk mencegah kebocoran arus serta potensi risiko kebakaran. Alat ukur Megger digunakan dalam mendeteksi kondisi isolasi pada komponen penting seperti Current Transformer (CT), menghasilkan pengukuran signifikan pada tegangan 5.000 hingga 10.000 volt DC. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara teknisi untuk memverifikasi keandalan alat dalam praktik. Pengukuran tahanan isolasi dilakukan dengan prosedur terstandar, memastikan tidak ada tegangan aktif pada kubikel, serta langkah-langkah akurat untuk hasil yang optimal. Hasil pengukuran menunjukkan nilai tahanan isolasi sebesar 200 Mega ohm pada setiap fasa terhadap ground, mengindikasikan bahwa kondisi isolasi berada dalam batas aman sesuai standar yang berlaku. Signifikansi hasil ini menunjukkan bahwa alat Megger Kyoritsu 3123A mampu memberikan pengukuran yang akurat dan andal, menjadikannya solusi tepat dalam deteksi dini masalah isolasi dan perbaikan preventif. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi panduan untuk pemeliharaan berkala dalam sistem distribusi PT PLN, sehingga keamanan dan keandalan jangka panjang jaringan listrik dapat terjaga serta kualitas layanan kepada masyarakat tetap optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan alat Megger (Insulation Tester) dalam pengukuran tahanan isolasi kubikel 20kV di PT PLN (Persero) ULP Serang. Pengukuran ini penting untuk memastikan kualitas isolasi pada komponen seperti CT, PMT, dan Busbar tetap baik, guna mencegah kebocoran arus dan potensi kerusakan sistem. Metode yang diterapkan dalam penelitian yaitu studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan teknisi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai tahanan isolasi pada CT kubikel masih dalam kondisi baik, dengan nilai fasa R-Ground, S-Ground, dan T-Ground sebesar 200 Ohm, yang memenuhi standar keamanan. Penelitian ini menekankan pentingnya pengukuran rutin untuk menjaga keandalan sistem distribusi listrik dan mencegah gangguan operasional
SIMULASI SIMULASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO DENGAN SOFTWARE HOMER STUDI KASUS DAERAH SUKOSARI
This study discusses the technical and economic feasibility of constructing a Micro Hydro Power Plant (MHPP) in Sukosari, Bondowoso Regency, East Java, using the HOMER software. HOMER is designed to analyze the feasibility of hybrid energy systems, including MHPPs. The study aims to evaluate the potential electrical power generated from water resources in Sukosari and analyze various technical configurations to achieve the most efficient and sustainable system. This area was chosen due to its stable water flow with an average discharge of 11.25 liters per second. Simulations were conducted to assess parameters such as power capacity, operating costs, and energy efficiency. The results indicate that the MHPP in Sukosari can produce 2.47 kW of power with a 100% renewable energy usage ratio. The cost of energy produced (COE) is very low, at Rp 47.97 per kWh. Although the initial investment is quite high, with annual operational costs amounting to IDR 499,169.50, the system has proven to be highly efficient in the long term. This simulation shows that this power generation system can provide an efficient and environmentally friendly energy alternative, potentially improving the quality of life for the local community. This research is expected to serve as a reference for the development of hydropower plants in other regions with similar characteristics.
Abstrak
Penelitian ini membahas kelayakan teknis dan ekonomis pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan menggunakan software HOMER. HOMER adalah perangkat lunak yang dirancang untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi dari sistem energi hybrid, termasuk PLTMH. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi daya listrik yang dapat dihasilkan dari sumber daya air di Sukosari serta menganalisis berbagai konfigurasi teknis untuk mencapai sistem yang paling efisien dan berkelanjutan.Wilayah ini dipilih karena memiliki aliran air stabil dengan debit rata-rata 11.25 liter per detik. Simulasi ini dilakukan untuk memungkinkan evaluasi berbagai parameter seperti kapasitas daya, biaya operasional, dan efisiensi energi. Hasilnya, PLTMH di desa Sukosari dapat menghasilkan daya sebesar 2.47 kW dengan rasio penggunaan energi terbarukan 100%. Biaya energi yang dihasilkan (COE) sangat rendah, yakni sebesar Rp 47,97 per kWh. Meskipun investasi awal cukup besar dengan biaya operasional tahunan sebesar Rp 499.169,50, sistem ini terbukti memiliki efisiensi yang tinggi dalam jangka panjang. Simulasi ini menunjukkan bahwa sistem pembangkit listrik ini dapat memdapat memberikan alternatif energi yang efisien dan ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan pembangkit listrik berbasis sumber daya air di daerah lain yang memiliki karakteristik serupa.Penelitian ini membahas kelayakan teknis dan ekonomis pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan menggunakan software HOMER. HOMER adalah perangkat lunak yang dirancang untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomi dari sistem energi hybrid, termasuk PLTMH. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi daya listrik yang dapat dihasilkan dari sumber daya air di Sukosari serta menganalisis berbagai konfigurasi teknis untuk mencapai sistem yang paling efisien dan berkelanjutan.Wilayah ini dipilih karena memiliki aliran air stabil dengan debit rata-rata 11.25 liter per detik. Simulasi ini dilakukan untuk memungkinkan evaluasi berbagai parameter seperti kapasitas daya, biaya operasional, dan efisiensi energi. Hasilnya, PLTMH di desa Sukosari dapat menghasilkan daya sebesar 2.47 kW dengan rasio penggunaan energi terbarukan 100%. Biaya energi yang dihasilkan (COE) sangat rendah, yakni sebesar Rp 47,97 per kWh. Meskipun investasi awal cukup besar dengan biaya operasional tahunan sebesar Rp 499.169,50, menjadikannya efisiensi dalam jangka panjang. Simulasi ini menunjukkan bahwa dapat memberikan alternatif energi yang efisien dan ramah lingkungan, serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan pembangkit listrik berbasis sumber daya air di daerah lain yang memiliki karakteristik serupa
DETEKSI PENGGUNAAN HELM SAFETY PADA PEKERJA MENGGUNAKAN ALGORITMA YOU ONLY LOOK ONCE VERSI 8 (YOLOV8)
An increase in workplace accidents by 5% in Indonesia in 2021 underscores the urgency of implementing a strong Occupational Safety and Health (OSH) culture, including the use of Personal Protective Equipment (PPE) such as construction helmets. However, the low education level among workers (57.5%) poses a challenge in raising awareness about the importance of OSH. To address this issue, this study utilizes deep learning-based image processing technology with the YOLOv8 algorithm to detect helmet usage by workers in real-time. The model was trained using a dataset containing 654 images of workers obtained from Roboflow. The training results showed robust performance, with a reduction in loss value and an improvement in accuracy based on key metrics such as precision, recall, and mean Average Precision (mAP). YOLOv8, with its anchor-free technique and high efficiency, successfully detected helmets with a confidence level of over 90%. The real-time detection capability of YOLOv8 enables continuous safety monitoring at project sites, thereby reducing the risk of accidents due to non-compliance with safety protocols. Additionally, the lightweight nature of YOLOv8 allows its implementation on edge devices, making it a cost-effective and scalable solution for industrial applications. This implementation demonstrates that YOLOv8 is a reliable, efficient, and practical method for enhancing workplace safety by automating PPE monitoring in construction and industrial environments. Furthermore, the use of this technology can assist supervisors in enforcing safety policies, reducing human errors in monitoring, and increasing overall compliance. The integration of AI-based safety monitoring systems such as YOLOv8 has the potential to revolutionize workplace safety standards, making construction sites safer and more efficient.
ABSTRAK
Peningkatan kecelakaan kerja sebesar 5% di Indonesia pada tahun 2021 menekankan urgensi penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang kuat, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek. Namun, rendahnya tingkat pendidikan pekerja (57,5%) menjadi tantangan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menggunakan teknologi pemrosesan citra berbasis deep learning dengan algoritma YOLOv8 untuk mendeteksi penggunaan helm oleh pekerja secara real-time. Model ini dilatih menggunakan dataset berisi 654 gambar pekerja yang diperoleh dari Roboflow.Hasil pelatihan menunjukkan kinerja yang kuat, dengan penurunan nilai loss serta peningkatan akurasi berdasarkan metrik utama seperti presisi, recall, dan mean Average Precision (mAP). YOLOv8, dengan teknik anchor-free dan efisiensinya yang tinggi, berhasil mendeteksi helm dengan tingkat kepercayaan lebih dari 90%. Kemampuan deteksi real-time YOLOv8 memungkinkan pemantauan keselamatan yang berkelanjutan di lokasi proyek, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat ketidakpatuhan terhadap protokol keselamatan. Selain itu, sifat YOLOv8 yang ringan memungkinkan penerapannya pada perangkat edge, menjadikannya solusi yang hemat biaya dan skalabel untuk aplikasi industri. Implementasi ini membuktikan bahwa YOLOv8 adalah metode algoritma yang andal, efisien, dan praktis dalam meningkatkan keselamatan kerja dengan mengotomatiskan pemantauan APD di lingkungan konstruksi dan industri.Lebih lanjut, penggunaan teknologi ini dapat membantu pengawas dalam menegakkan kebijakan keselamatan, mengurangi kesalahan manusia dalam pemantauan, serta meningkatkan kepatuhan secara keseluruhan. Integrasi sistem pemantauan keselamatan berbasis AI seperti YOLOv8 berpotensi merevolusi standar keselamatan kerja, menjadikan lokasi konstruksi lebih aman dan lebih efisienPeningkatan kecelakaan kerja sebesar 5% di Indonesia pada tahun 2021 menekankan urgensi penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang kuat, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm proyek. Namun, rendahnya tingkat pendidikan pekerja (57,5%) menjadi tantangan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini menggunakan teknologi pemrosesan citra berbasis deep learning dengan algoritma YOLOv8 untuk mendeteksi penggunaan helm oleh pekerja secara real-time. Model ini dilatih menggunakan dataset berisi 654 gambar pekerja yang diperoleh dari Roboflow.Hasil pelatihan menunjukkan kinerja yang kuat, dengan penurunan nilai loss serta peningkatan akurasi berdasarkan metrik utama seperti presisi, recall, dan mean Average Precision (mAP). YOLOv8, dengan teknik anchor-free dan efisiensinya yang tinggi, berhasil mendeteksi helm dengan tingkat kepercayaan lebih dari 90%. Kemampuan deteksi real-time YOLOv8 memungkinkan pemantauan keselamatan yang berkelanjutan di lokasi proyek, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat ketidakpatuhan terhadap protokol keselamatan. Selain itu, sifat YOLOv8 yang ringan memungkinkan penerapannya pada perangkat edge, menjadikannya solusi yang hemat biaya dan skalabel untuk aplikasi industri. Implementasi ini membuktikan bahwa YOLOv8 adalah alat yang andal, efisien, dan praktis dalam meningkatkan keselamatan kerja dengan mengotomatiskan pemantauan APD di lingkungan konstruksi dan industri.Lebih lanjut, penggunaan teknologi ini dapat membantu pengawas dalam menegakkan kebijakan keselamatan, mengurangi kesalahan manusia dalam pemantauan, serta meningkatkan kepatuhan secara keseluruhan. Integrasi sistem pemantauan keselamatan berbasis AI seperti YOLOv8 berpotensi merevolusi standar keselamatan kerja, menjadikan lokasi konstruksi lebih aman dan lebih efisien
SISTEM MONITORING KELAYAKAN KANDANG DAN AIR MINUM OTOMATIS PETERNAKAN KAMBING BERBASIS WEB
The cage is a habitat for animals that makes them feel safe and free from outside interference. A good cage has internal components such as the right size and ventilation. If the cage is not designed to meet the needs of the livestock, stress can occur and have a negative impact on milk production performance. This research aims to design and implement an automatic drinking water monitoring system on a goat farm using a web-based ultrasonic sensor. This system is designed to measure the air height in the bucket in real-time and control air filling automatically using a solenoid valve controlled by a Wemos D1 R2 microcontroller. Air altitude data is sent to a web server via a Wi-Fi connection, so users can maintain real-time conditions via a user-friendly web interface. Apart from that, this system is also equipped with an MQ-135 sensor to detect air quality, especially ammonia levels, which is an important indicator in maintaining goat health. If high ammonia levels are detected, the system will activate the DC fan to increase air circulation, thereby creating a healthier and more comfortable environment for livestock. Test results show that this system can not only increase operational efficiency in maintaining drinking water, but also ensure consistent availability of drinking water for livestock, as well as maintaining environmental quality in the pen. Thus, it is hoped that this system can be an effective solution to increase productivity and welfare.
Abstrak
Kandang merupakan habitat hewan yang membuatnya merasa aman dan bebas dari gangguan luar. Kandang yang baik memiliki komponen internal seperti ukuran dan ventilasi yang tepat, Jika kandang tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan ternak, stres dapat terjadi dan berdampak Negatif terhadap kinerja produksi susu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan air minum otomatis pada peternakan kambing menggunakan sensor ultrasonik berbasis web. Sistem ini dirancang untuk mengukur ketinggian udara dalam ember secara real-time dan mengontrol pengisian udara secara otomatis menggunakan solenoid valve yang dikendalikan oleh mikrokontroler Wemos D1 R2. Data ketinggian udara yang dikirimkan ke server web melalui koneksi Wi-Fi, sehingga pengguna dapat menjaga kondisi secara langsung melalui antarmuka web yang ramah pengguna. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara, khususnya kadar amonia, yang merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan kambing. Jika kadar amonia terdeteksi tinggi, sistem akan mengaktifkan kipas DC untuk meningkatkan sirkulasi udara, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi hewan ternak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional dalam pemeliharaan air minum, tetapi juga memastikan ketersediaan air minum yang konsisten bagi ternak, serta menjaga kualitas lingkungan di dalam kandang. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya.penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring air minum otomatis pada peternakan kambing menggunakan sensor ultrasonik berbasis web. Sistem ini dirancang untuk mengukur ketinggian air dalam ember secara real-time dan mengontrol pengisian air secara otomatis menggunakan solenoid valve yang dikendalikan oleh mikrokontroler Wemos D1 R2. Data ketinggian air dikirimkan ke server web melalui Wi-Fi untuk dipantau oleh pengguna melalui antarmuka web. Selain itu, sistem ini juga menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara, khususnya kadar amonia, dan kipas DC untuk meningkatkan sirkulasi udara jika kadar amonia terdeteksi tinggi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, memastikan ketersediaan air minum yang konsisten bagi kambing, dan menjaga kualitas lingkungan kandang