TESLA Jurnal Teknik Elektro UNTAR
Not a member yet
297 research outputs found
Sort by
Monitoring dan Filtering Situs Pornografi pada Proxy Server Berbasis Naïve Bayes Classifier dan JADE
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pengaksesan situs pornografi di internet. Proxy Server Squid merupakan salah satu aplikasi yang paling sering digunakan dalam hal ini, yang mana aplikasi ini menggunakan file Access Control List (ACL) untuk memblokir situs-situs yang tidak perlu. Di sisi lain, jumlah situs pornografi yang masih terus berkembang pesat, akibatnya administrator jaringan perlu memodifikasi file ACL secara periodik dan pekerjaan ini tidak mudah karena administrator harus memeriksa setiap situs-situs baru dan kemudian menambahkan situs pada file ACL tadi. Penelitian ini mengembangkan sistem untuk menjawab masalah ini dengan menggunakan Naïve Bayes Classifier (NBC) dan Aplikasi Agent berbasis JADE. NBC digunakan untuk mengklasifikasi setiap situs yang diakses olah pengguna (yang terdapat dalam file access.log Squid) dan Agent berbasis JADE digunakan untuk memperbaharui berkas ACL secara otomatis. Keakuratan dari klasifikasi menggunakan metode NBC pada penelitian ini adalah sebesar 97,73%. Hasil ini menunjukkan bahwa NBC memiliki keakuratan yang tinggi untuk klasifikasi situs pornografi. Selain itu, Agent berbasis JADE telah berjalan dengan baik untuk pemantauan log.acces dan pembaharuan berkas ACL Proxy Server Squid. Oleh karena itu, sistem ini dapat digunakan untuk melakukan pemblokiran situs porno secara otomatis dan mengurangi peran administrator manusia
Rancang Bangun Bandpass Filter Frekuensi 1,8 GHz Dengan Perbaikan Resonator Hairpin
Bandpass filter adalah sebuah komponen pasif yang dipergunakan untuk meloloskan frekuensi antara f1 dan f2.Penggunaan bandpass filter pada komunikasi wireless sangat diperlukan baik di sisi pengirim dan penerima karena bandpass filter dapat mencegah terjadinya gangguan interferensi antar bandwidth frekuensi. Pada perancangan ini bertujuan untuk merancang filter pada perangkat LTE yaitu dengan frekuensi 1,85 - 1,91 GHz. Bentuk resonator yang dipergunakan adalah open loop resonator yang berbentuk persegi panjang. Sebenarnya resonator ini sama saja dengan resonator hairpin hanya saja di buat menjadi persegi. Perancangan filter ini mempergunakan mikrostrip berbahan Rogers TMM10i. Metode yang dipakai adalah transmission zeros, agar filter tersebut memiliki selektifitas yang tinggi. Bentuk resonator yang dibuat pada mikrostripdengan jumlah ordo adalah enam buah. Pada perancangan ini dibantu dengan perhitungan menggunakan Matlab, kemudian disimulasikan dengan EM Sonnet. Pada fabrikasi filter digunakan teknik photo etching PCB, dimana permukaan PCB akan dilarutkan/etching sehingga akan terbentuk jalur konduktor sesuai dengan desain filter. Pada tahap akhir akan dilakukan pengukuran mempergunakan Vector Network Analyzeruntuk mendapatkan grafik respon S21 dan S11dari filter
Penyimpanan Data pada Sistem Global Position System (GPS) MenggunakanMikrokontroler Arduino 2560
Dengan perkembangan zaman yang semakin modern, baik secara perorangan atau instansi menggunakan GPS sebagai alat untuk menentukan lokasi, namun dari sekian banyak GPS tidak semua alat-alat tersebut dapat menyimpan lokasi, hal ini bisa jadi dikarenakan tidak disertakan memori pada alat GPS tersebut atau tidak difasilitasi cara menyimpan koordinat. Komponen-komponen yang digunakan dalam perancangan GPS ini menggunakan mikrokontroler arduino 2560, modul GPS JGR-SC3-M, modul bluetooth HC-06, LCD 16x2, keypad 4x4 dan SDcard Mega. Komponen ini semua diprograman oleh software Arduino. Berdasarkan data yang didapat hasil jarak yang dibandingkan dengan jarak sebenarnya melalui google map, perhitungan rumus vektor dan perhitungan rumus haversine. Berdasarkan perbandingan jarak didapat selisih antara alat dengan jarak sebenarnya melalui google maps dan perhitungan rumus sebesar <5 meter, dengan selisih jarak terdekat pada jarak 142 meter, dan selisih jarak terjauh pada 1001 meter. Untuk penyimpanan koordinat dapat memuat 20 posisi. Koordinat yang dapat disimpan berjumlah 20 koordinat, yang tersimpan di dalam SD card, dalam format .txt
Sistem Pemantauan Kinerja Serta Pengaturan Mesin Packing Secara Otomatis Pada Pabrik Wafer Dengan Zigbee
Pada perancangan ini dirancang sebuah sistem yang berfungsi untuk mengawasi kinerja dan mengatur operasi mesin packaging pada pabrik wafer secara otomatis dengan menggunakan zigbee sebagai media komunikasi data. Pemantauan dilakukan melalui layar komputer yang menampilkan representasi dari mesin yang dipantau. Pemantauan meliputi kuantitas produk yang dihasilkan dan keadaan mesin produksi. Pengaturan meliputi penanganan masalah ketika terjadi masalah pada saat produksi berlansung, seperti downtime pada salah satu mesin packaging supaya target produksi tercapai. Rancangan ini menampilkan keadaan mesin saat beroperasi (ON) dan saat tidak beroperasi (OFF), menjaga kestabilan suhu heater, pengaturan ulang proses produksi secara otomatis apabila terjadi downtime pada salah satu mesin. Berdasarkan hasil pengujian, rancangan ini berhasil sesuai dengan tujuan perancangan ini
Sistem Pemantauan Posisi Mobil Dengan Menggunakan Global Position System (GPS) Melalui Radio Transceiver
Aplikasi Fleet Management System (FTM) dewasa ini mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan perkembangan Global Positioning System (GPS), Sistem Informasi Geografis (SIG) dan komunikasi data. Aplikasi ini sangat bermanfaat di bidang transportasi untuk pemantauan pergerakan armada kendaraan sehingga mempermudah pihak pengelolah untuk melakukan management dan perencanaan. GPS merupakan teknologi komunikasi yang menggunakan satelit. Satelit GPS yang beredar diatas bumi terdapat 31 satelit pada ketinggian 20200 km, sehingga dimanapun kita berada di bumi dapat dipantau minimal 4 satelit GPS, kecuali di dalam gedung, di goa, di bawah tanah dan di dalam air. Waktu yang digunakan dalam GPS adalah waktu yang paling akurat karena berdasarkan Universal Time Coordinate (UTC). Agar data posisi tersebut dapat dikirim dari suatu tempat ke tempat lain, tentu saja dibutuhkan suatu alat komunikasi. Alat komunikasi yang digunakan dalam sistem ini adalah radio transceiver pada frekuensi Very High Frequency (VHF). SIG yang digunakan dalam sistem ini adalah peta Google Earth yang menggunakan software visual basic. Pada waktu pemgujian, ada kendala yang dihadapi yaitu: antena receiver GPS tidak dapat menerima sinyal satelit, hal ini disebabkan antena receiver GPS terkena radiasi dari antena radio transceiver. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu rangkaian yang memberikan delay. Rangkaian yang digunakan adalah astable multivibrator ditambah dengan relay. Sehingga sewaktu antena receiver GPS menerima sinyal, radio transceiver tidak mentransmit data. Pada pengembangan berikutnya dapat ditambahkan dengan mikrokontroler untuk digunakan sebagai delay atau untuk menampung data sementara dan permintaan pengiriman data dapat dari user. Alat ini juga dapat ditambahkan kamera, jadi bukan data posisi saja yang akan dikirim, melainkan juga gambar keadaan dalam mobil.
Penerapan Algoritma Divide and Conquer pada Perancangan Sistem Identitas Penduduk Berbasis Fingerprint
Identitas penduduk di Indonesia saat ini menggunakan bentuk fisik kartu yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bentuk fisik ini rentan terhadap kehilangan dan kerusakan yang dapat menimbulkan masalah bagi masyarakat dan pemerintah. Salah satu solusi masalah ini adalah dengan menggunakan sistem identifikasi berbasis sidik jari, menggunakan algoritma divide and conquer. Program utama diatur untuk selalu siap mendeteksi sidik jari. Setelah sidik jari dipindai menggunakan sensor sidik jari, sensor mengubah pola sidik jari tersebut kedalam bentuk teks sehingga dapat disimpan pada basis data. Pola teks tersebut digunakan oleh sensor untuk dibandingkan dengan pola teks sidik jari yang tersimpan dalam database. Apabila tidak ditemukan pola sidik jari yang sama, maka program akan meminta orang tersebut untuk mengisi identitas lengkap dan apabila ditemukan pola sidik jari yang sama, maka seluruh data identitas akan ditampilkan. Identitas yang sudah didaftarkan dapat diubah apabila ada perubahan identitas, dan dapat dicetak ke dalam bentuk fisik apabila diperlukan. Perancangan sistem ini menggunakan perangkat lunak Visual Basic 6.0 sebagai program utama dan menggunakan MySQL Workbench 6.0 sebagai pembangun basis data. Pengujian sistem ini melibatkan total 240 sampel sidik jari, dan dari hasil pengujian didapatkan waktu pencarian yang lebih rendah bila dibandingkan dengan metode sekuensial
Alat Penggulung Lilitan Transformator secara Otomatis Menggunakan Remote Control
Proses penggulungan kawat tembaga yang selama ini dilakukan adalah manual dengan tangan memutarkan poros lilitan guna menggulungnya. Model alat penggulung lilitan transformator secara otomatis ini menggunakan remote control dengan input data dari remote control untuk menjalankannya. Data yang dikirim dan diterima secara wireless dengan pemancar dan penerima ASK (Amplitude Shift Keying). Proses penggulungan kawat dilakukan oleh motor seketika data telah diterima oleh penerima ASK dan telah diolah terlebih dahulu oleh mikrokontroler. Laporan selesai penggulungan (menyalanya indikator LED) atau kawat putus (berbunyinya indikator buzzer) diberikan pada remote control yang kemudian tersimpan dalam memori EEPROM. (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory). Laporan data tersebut dapat dilihat sewaktu-waktu dan dapat dihapus jika tidak diinginkan lagi. Desain ini membantu proses penggulungan kawat menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Desain ini juga lebih aman bagi operator karena tidak perlu berada dekat dengan gulungan kawat tersebut. Komunikasi dua arah antara remote control dan alat penggulung dapat berjalan dengan baik sejauh 15 meter
Analisis Pencahayaan Malam Hari Terowongan Pasar Rebo Jakarta Timur
Pencahayaan terowongan harus dirancang dengan baik, karena salah satu manfaatnya adalah untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna kendaraan bermotor yang melewati terowongan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan memberikan tingkat pencayahaan yang cukup di dalam terowongan baik pada siang hari maupun malam hari. Pencahayaan yang baik bila memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencahayaan (iluminansi) dan luminansi terowongan Pasar Rebo yang ada di Jakarta Timur, selanjutnya akan dievalusi dan diberikan rekomendasi mengenai sistem pencahayaan terowongan yang diperlukan. Metode pelaksanaannya adalah dengan melakukan pengukuran luminansi dan iluminansi pada permukaan jalan di dalam terowongan. Hasilnya diperoleh bahwa luminansi dan iluminansi malam hari pada terowongan Pasar Rebo jauh melebihi dari standar SNI, demikian juga dengan tingkat kerataan pencahayaan di permukaan jalan yang kurang baik. Sementara itu pencahayaan jalan sebelum maupun sesudah terowongan Pasar Rebo mempunyai iluminansi dan luminansi yang telah memenuhi standar SNI, yaitu antara 15 lux – 20 Lux. Akibatnya bila pengendara akan memasuki terowongan Pasar Rebo pada malam hari akan mengalami kekaburan mata beberapa saat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pencahayaan di terowongan belum memberikan performansi pencahayaan terowongan yang baik untuk pencahayaan malam hari
PENERAPAN TEKNOLOGI GENERAL PACKET RADIO SERVICE PADA SISTEM MONITORING SEPEDA MOTOR
General Packet Radio Service (GPRS) merupakan sistem transmisi berbasis paket untuk Global System for Mobile (GSM). Pengembangan sistem keamanan menggunakan GPRS merupakan salah satu bidang yang terus mengalami pembaharuan terutama di negara Indonesia dimana keamanan masih menjadi salah satu fokus dalam perbaikan. Tingkat keamanan kendaraan terutama sepeda motor di Indonesia masih sangat kurang terjamin, hal ini menjadi latar belakang tugas akhir ini dirancang. Alat ini dirancang untuk dapat memberikan informasi tentang keberadaan sepeda motor baik dalam informasi kehilangan maupun informasi posisi kendaraan. Data mengenai informasi kehilangan akan dikirimkan langsung ke Handphone pengguna dengan transmisi GSM dan data mengenai informasi posisi berupa data lintang dan bujur akan dikirimkan menuju database yang dibuat dengan menggunakan MySQl melalui GPRS serta dapat diakses menggunakan website dengan halaman utama menggunakan HyperText Markup Language (HTML) dan koneksi dengan Google Maps API. Peta dasar yang dinamis membuat akurasi yang lebih baik antara data pelacakan dengan penandaan posisi pada peta. Data mengenai posisi akan didapat melalui Global Positioning System (GPS) yang kemudian data tersebut akan diolah menjadi data yang siap dikonversikan pada peta dan dalam bentuk sebuah marker