Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Not a member yet
    445 research outputs found

    Hubungan Kadar Asam Urat Serum sebagai Prediktor terhadap Keluaran Fungsional Penderita Stroke Iskemik Akut di RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang

    Get PDF
    Latar belakang. Stroke merupakan penyebab utama kematian, kesakitan dan kecacatan di dunia. Asam urat sering digunakan sebagai prediktor terhadap keluaran buruk pada beberapa penyakit seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan stroke. Metode. Penelitian observasional dengan rancangan cohort prospective yang dilakukan di bangsal penyakit dalam RSUD dr.Abdul Aziz Singkawang. Hasil. Subjek penelitian dengan kadar asam urat rendah-normal dengan asam urat tinggi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna terhadap keluaran fungsiona

    Perbandingan Efektivitas antara Gel Hand Sanitizer dan Tisu Basah Antiseptik terhadap Jumlah Koloni Kuman di Tangan

    Get PDF
    Latar Belakang. Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen dan dapat menyebar dalam berbagai cara. Tangan merupakan salah satu faktor penting dalam jalur penyebaran mikroba patogen. Strategi yang paling baik untuk mengurangi tingkat infeksi dan perpindahan mikroba adalah menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan, tetapi adakalanya sumber air mengalir dan sabun tidak tersedia, tempat mencuci tangan yang tidak strategis, kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan tangan. Untuk mengatasi kendala tersebut, telah beredar pembersih tangan berupa gel hand sanitizer dan tisu basah antiseptik. Penelitian ini bertujuan melihat efektivitas antara gel hand sanitizer dan tisu basah antiseptik terhadap jumlah koloni kuman di tangan. Metodologi. Subjek penelitian ini adalah 40 mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter angkatan 2011 Universitas Tanjungpura, yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok gel hand sanitizer dan kelompok tisu basah antiseptik. Sampel kuman didapat dari swab telapak tangan, kemudian ditumbuhkan pada media Plate Count Agar dengan metode pour plate. Jumlah koloni kuman dihitung menggunakan colony counter dan memenuhi Standard Plate Counts. Hasil. Penggunaan gel hand sanitizer dan tisu basah antiseptik dapat menurunkan jumlah koloni kuman di tangan akan tetapi tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai p=0,113 (p<0,05) Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan efektivitas dalam menurunkan jumlah koloni kuman di tangan antara penggunaan gel hand sanitizer dan tisu basah antisepti

    UJI EFEK ANTIINFLAMASI KOMBINASI ASTAXANTHIN DAN EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val.) TERHADAP HITUNG JENIS NEUTROFIL PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR

    Get PDF
    Latar Belakang: Respon inflamasi yang jika terjadi secara berlebihan di dalam tubuh dapat menimbulkan berbagai penyakit. Astaxanthin dan ekstrak rimpang kunyit diketahui memiliki efek antiinflamasi. Kombinasi astaxanthin dan ekstrak rimpang kunyit diharapkan dapat bersinergis meningkatkan efek antiinflamasi. Tujuan: Untuk mengetahui efek antiinflamasi kombinasi astaxanthin dan ekstrak rimpang kunyit terhadap hitung jenis neutrofil pada tikus putih galur wistar yang diinduksi inflamasi dengan karagenin 1% dan senyawa metabolit sekunder ekstrak rimpang kunyit. Metode: Desain penelitian ini merupakan true eksperimental dengan complete randomized design. Hewan uji yang digunakan sebanyak 30 ekor terbagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1 diberikan astaxanthin 0,108 mg/hari dan ekstrak rimpang kunyit 1000 mg/kgBB; Kelompok 2 diberikan astaxanthin 0,216 mg/hari dan ekstrak rimpang kunyit 1000 mg/kgBB; Kelompok 3 diberikan astaxanthin 0,432 mg/hari dan ekstrak rimpang kunyit 1000 mg/kgBB; Kelompok 4 (kontrol negatif) diberikan CMC 0,5 mg/kgBB; Kelompok 5 (kontrol positif) diberikan celecoxib 18 mg/kgBB;. Analisa data menggunakan SPSS versi 23.0. dengan One Way ANOVA dilanjutkan Post Hoc Test LSD. Hasil: Kombinasi astaxanthin dan ekstrak rimpang kunyit pada kelompok 1 menurunkan jumlah neutrofil yang berbeda bermakna (p= 0,01) dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif pada jam ke-12. Kelompok 2 berbeda bermakna pada jam ke-8 (p=0,023) dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif. Metabolit sekunder ekstrak rimpang kunyit berupa fenol, flavonoid dan saponin. Kesimpulan: Kombinasi astaxanthin dan ekstrak rimpang kunyit dapat berperan sebagai agen antiinflamasi dengan penurunan rerata hitung jenis neutrofil. Dosis efektif  terdapat pada kelompok 1 yang menggunakan astaxanthin 0,108 mg/hari dan ekstrak rimpang kunyit 1000 mg/kgBB

    EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 22 KECAMATAN PONTIANAK SELATAN TAHUN 2015

    Get PDF
    Latar Belakang: Keadaan peredaran NAPZA (Narkotika, Psikotropika, ZatAditif lainnya) di tengah masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan.Dampak  dari  penyalahgunaan  narkotika  yang  sering  terjadi  di tengah-tengah  masyarakat antara lain dapat  merusak  hubungan  kekeluargaandan menurunkan  kemampuan  belajar..  Tujuan: Mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan tentang narkotikadan psikotropika terhadap tingkat pengetahuan siswa kelas VII SMP Negeri 22 Kecamatan Pontianak Selatan pada tahun 2015.Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental, single blind dengan menggunakan  rancangan one group pretest-posttest design. yangdilakukan pada 64 orang siswa kelas VII SMP Negeri 22 Kecamatan Pontianak Selatan yang diambil menggunakan metode stratified randomsampling. Uji hipotesis menggunakan uji wilcoxon.Hasil: Hasil uji wilcoxon dengan melihat perbandingan peningkatanpengetahuan didapatkan nilai significancy (sig) sebesar 0,000 (p<0,05),yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuanresponden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai narkotika dan psikotropikaefektif dalam meningkatkan pengetahuan responden mengenai narkotika dan psikotropika.Kata Kunci: narkotika dan psikotropika, penyuluhan, pengetahua

    EFEK INFUSA DAUN MANGGA BACANG (Mangifera foetida L.)SEBAGAI ANTI MIKROBA TERHADAP BAKTERI ENTERIK (famili Enterobacteriaceae) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)GALUR Sprague-Dawley DENGAN KEKURANGAN ENERGI PROTEIN (KEP)

    Get PDF
    IntisariLatar Belakang: Kekurangan energi protein (KEP) dapat menyebabkan peningkatanangka kematian melalui komplikasi diare akut. Diare akut pada KEP seringdisebabkan oleh infeksi bakteri enterik yang dipicu oleh peningkatan kolonisasibakteri enterik disaluran pencernaan. Tanaman mangga bacang (Mangifera foetidaL.) memiliki kandungan metabolit sekunder berupa steroid/triterpenoid, flavonoid,fenol, dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram negatifpenyebab gangguan saluran pencernaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untukmengetahui potensi daun mangga bacang sebagai agen anti mikroba pada bakterienterik yang terdapat pada tikus Sprague dawley dengan KEP dengan menentukanKonsentrasi Hambat Minimum (KHM), Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM), danjumlah koloni bakteri. Metodologi: Penelitian menggunakan tikus Sprague-Dawleyyang dikondisikan malnutrisi selama 7 hari. Isolasi bakteri enterik dilakukan denganmetode usap rektal. Infusa daun mangga bacang dibuat dalam variasi konsentrasidosis 15, 30, 60 dan 120 mg/ml. Infusa yang diperoleh dilakukan uji fitokimia dan ujiaktivitas antibakteri dengan metode uji tabung, metode tabung dilusi dan metodetuang (pour plate) terhadap bakteri enterik yang diisolasi dari spesimen usap rektal.Hasil: Bakteri yang diisolasi dari spesimen usap rektal tikus Sprague-Dawley adalahEscherichia coli. Kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada infusa daunmangga bacang yaitu alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin. KHM dan KBMinfusa daun mangga bacang tidak dapat ditentukan. Infusa daun mangga bacangpada dosis 15 mg/ml (p=0,035), 30 mg/ml (p=0,001), 60 mg/ml (p<0,001) dan 120mg/ml (p<0,001) memiliki aktivitas anti bakteri dengan dosis efektif pada 120 mg/ml(p<0,001). Kesimpulan: Infusa daun mangga bacang memiliki aktivitas antibakteriterhadap anggota famili bakteri enterik yaitu Escherichia coli

    HUBUNGAN PERILAKU OPEN DEFECATION TERHADAP KEJADIAN DIARE DI KECAMATAN SAJAD KABUPATEN SAMBAS

    Get PDF
    Latar Belakang: Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat dinegara berkembang. Kementrian kesehatan mengembangkan teknikpendekatan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu dengan pendekatanCommunity Led Total Sanitation (CLTS) yang pada akhirnya bisa mengubahkebiasaan Open Defecation menjadi Open Defecation Free (ODF), denganharapan dapat mengurangi bahkan mencegah penyakit diare. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku OpenDefecation dengan kejadian diare di Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas.Metodologi: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional denganpendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara cluster samplingsehingga didapatkan sampel 100 keluarga. Data yang diperoleh kemudiandianalisis menggunakan teknik uji chi-square dan ditampilkan dalam bentuktabel. Hasil: Hasil wawancara didapatkan 27% keluarga yang masihberperilaku Open Defecation dan didapatkan 26% keluarga yang anggotakeluarganya pernah mengalami diare sejak sebulan terakhir. Hasil analisismenunjukkan terdapat hubungan antara  perilaku Open Defecation terhadapkejadian diare (p=0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara perilakuOpen Defecation terhadap kejadian diare di Kecamatan Sajad KabupatenSambas. Kata kunci: Perilaku, Open Defecation, Open Defecation Free (ODF), diar

    GAMBARAN KARDIOMIOPATI PERIPARTUM DI RUMAH SAKIT SANTO ANTONIUS TAHUN 2008-2012

    Get PDF
    Latar Belakang: Kardiomiopati peripartum merupakan salah satukasus yang sangat jarang ditemui namun penyakit ini cukup berbahayasehingga kita perlu mengetahui gambaran kardiomiopati peripartumterutama di Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian mengenaigambaran kardiomiopati peripartum di Rumah Sakit Santo Antoniustahun 2008-2012 belum pernah dilakukan. Tujuan: Untuk mengetahuigambaran Kardiomiopati Peripartum di Rumah Sakit Santo AntoniusPontianak. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatanobservational. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekammedis yang berasal dari unit rekam medis rumah sakit santo Antonius.Hasil: Jumlah kelahiran hidup dari tahun 2008-2012 berjumlah 5348orang. Jumlah penderita kardiomiopati peripartum yang dirawat dirumah sakit santo Antonius dari 2008-2012 sejumlah 40 orang dengandistribusi frekuensi umur 20-29 tahun sebanyak 3 orang dan 30-39tahun sebanyak 37 orang. Kesimpulan: Gejala dan tanda awalkardiomiopati peripartum mirip seperti yang ditemukan pada keadaankehamilan normal. Hal ini sering membuat penegakkan diagnosiskardiomiopati peripartum sering kali terlambat. Ekokardiografi sangatpenting dalam mendiagnosis kardiomiopati peripartum. Kata kunci: Kardiomiopati Peripartum, Rumah Sakit Santo Antoniu

    HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN LAMANYA PARTUS KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA DI PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Kecemasan merupakan salah satu faktor psikologis yang memengaruhi primigravida dalam persalinan. Prevalensi kematian wanita yang bersalin maupun bayi yang dilahirkan masih cukup tinggi di Indonesia. Tujuan: Mengetahui karakteristik primigravida yang bersalin dan hubungan kecemasan primigravida dengan lamanya partus kala I fase aktif. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan jenis desain penelitian cross sectional dan untuk menganalisis data menggunakan uji Chi-Square dan Spearman. Data diambil dari rekam medik dan kuesioner yang diberikan kepada primigravida  yang bersalin di RSUD dr. Soedarso Pontianak, Rumah Sakit Bersalin Jeumpa Pontianak, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, dan Bidan Praktek Mandiri Mariyani Pontianak. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 29 primigravida.  Hasil: Sebanyak 44,83% primigravida memiliki tingkat kecemasan berat dan sebanyak 51,72% primigravida melewati partus kala I fase aktif normal. Hasil uji Chi Square dikategorikan per tingkat kecemasan didapatkan hasil tingkat kecemasan berat dan sedang yang memiliki hubungan bermakna dengan lamanya partus kala I fase aktif pada primigravida (p=0,005 dan p=0,16). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna pada masingmasing tingkat kecemasan berat dan sedang terhadap lamanya partus kala I fase aktif pada primigravida.   Kata kunci: Kecemasan, partus kala I fase aktif, primigravid

    HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DAN LENGKUNG KAKI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA ANGKATAN 2012

    Get PDF
    Latar Belakang: Struktur dan pergerakan lengkung kaki sangat penting untuk kesejahteraan dan fungsi optimal tubuh. Lengkung kaki yang terpenting secara klinis adalah arcus longitudinalis medialis. Berdasarkan struktur arcus longitudinalis medialis, lengkung kaki diklasifikasikan menjadi 3 jenis: lengkung kaki normal, lengkung kaki rendah, dan lengkung kaki tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan lengkung kaki pada mahasiswa PSPD FK Untan angkatan 2012. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 51 sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data IMT dihitung dengan rumus berat badan dibagi dengan kuadrat tinggi badan (kg/m2). Data lengkung kaki diperoleh dengan teknik ink footprint dan perhitungan Arch Index. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Gamma dengan menggunakan SPSS versi 17. Hasil: Terdapat korelasi negatif yang kuat antara IMT dan lengkung kaki kiri (r = -0,716, p = 0,00). Terdapat korelasi negatif yang sangat kuat antara IMT dan lengkung kaki kanan (r = -0,815, p = 0,00). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara IMT yang semakin tinggi dan lengkung kaki yang semakin rendah. Kata kunci: Lengkung kaki, Indeks Massa Tubu

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PEMELIHARAAN KEBERSIHAN ORGAN GENITALIA EKSTERNA SAAT MENSTRUASI PADA SISWI SMA NEGERI 1 PONTIANAK TAHUN 2013

    Get PDF
    Latar Belakang: Perilaku pemeliharaan kebersihan organ genitaliaeksterna selama menstruasi dapat meningkatkan derajat kesehatanseorang remaja perempuan. Kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksikepada remaja diduga menyebabkan remaja perempuan sering tidakmenjaga kebersihan organ genitalia eksterna saat menstruasi. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuandengan perilaku pemeliharaan kebersihan organ genitalia eksterna saatmenstruasi pada siswi SMA Negeri 1 Pontianak. Metodologi: Penelitian inimerupakan studi analitik dengan pendekatan cross-sectional menggunakankuesioner yang berisi 11 pertanyaan tentang pengetahuan dan 11pertanyaan tentang perilaku pemeliharaan kebersihan organ genitaliaeksterna saat menstruasi. Kuesioner diberikan kepada 81 responden.Responden adalah para siswi SMA Negeri 1 Pontianak kelas X, XI, XII yangdiambil secara simple random sampling pada bulan Mei 2013. Hasil: Enampuluh empat responden (79%) berpengetahuan baik dan 17 responden(21%) berpengetahuan buruk. Dari 64 orang responden berpengetahuanbaik didapatkan 47 orang (73,4%) berperilaku baik dan 17 orang (26,6%)berperilaku buruk. Dari 17 orang responden berpengetahuan burukdidapatkan 5 orang (29,4%) berperilaku baik dan 12 orang (70,6%)berperilaku buruk. Hasil Chi-square menunjukkan terdapat hubunganbermakna (p<0,05) antara pengetahuan terhadap perilaku pemeliharaankebersihan organ genitalia eksterna saat menstruasi pada para siswi SMAN1 Pontianak tahun 2013. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuandengan perilaku pemeliharaan kebersihan organ genitalia eksterna saatmenstruasi pada siswi SMAN 1 Pontianak

    426

    full texts

    445

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇