JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN
Not a member yet
156 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH IKLIM KINERJA GURU TERHADAP MUTU PENDIDIKAN LAMPUNG TENGAH
The purpose of this study was to determine and analyze the school leadership, school climate and teacher performance to the quality of education either partially or simultaneously. This study was a quantitative descriptive research with the sample was 93 teachers. Data were collected using questionnaire. Analysis of data used path analysis and hypothesis testing. The results of this study indicated that school leadership directly affects the quality of education. School climate directly affects the quality of education. Teacher performance directly affects the quality of education. School leadership, school climate and teacher performance together significantly influence the quality of education. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kepemimpinan kepala sekolah, iklim sekolah dan kinerja guru terhadap mutu pendidikan, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kuantitatif, penelitian sampel 93 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Iklim sekolah berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Kinerja guru berpengaruh langsung terhadap mutu pendidikan. Kepemimpinan kepala sekolah, iklim sekolah dan kinerja guru secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap mutu pendidikan. Kata kunci: kepemimpinan, iklim, kinerja, mut
MANAJEMEN KURIKULUM PROGRAM BASIC TECHNOLOGY EDUCATION DI SMP AL KAUTSAR BANDAR LAMPUNG
This research aimed to develop curriculum management of Basic Technology Education Program in SMP Al Kautsar Bandar Lampung. This research used qualitative approach with data collection techniques was using interviews, observation, and documentation. Data were analyzed by using the patterns modification of interaction of Miles and Huberman. The result showed that curriculum planning refers to social forces, treatment knowledge, and human growth and development; organizing philosophy and the nature of knowledge, society and culture, the individual, and learning theory; implementation of curriculum characteristics, implementation of strategies, characteristics of assessment, teacher's knowledge about curriculum, attitudes toward curriculum, and directing skills are referenced in curriculum; supporting is full of facilities and infrastructure required, whereas the inhibitors is the paradigm of the students who are still narrow, and time is still lacking; and evaluation components of the needs analysis and feasibility studies, planning and development, learning processes, curriculum revision, and research curriculum.Penelitian ini bertujuan mengembangkan manajemen kurikulum program Basic Technology Education di SMP Al Kautsar Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pola modifikasi interaksi Miles dan Huberman. Hasil penelitian diperoleh bahwa perencanaan mengacu pada kekuatan sosial, perlakuan pengetahuan, serta pertumbuhan dan perkembangan manusia; pengorganisasian philosophy and the nature of knowledge, society and culture, the individual, dan learning theory; implementasi karakteristik kurikulum, strategi implementasi, karakteristik penilaian, pengetahuan guru tentang kurikulum, sikap terhadap kurikulum, dan keterampilan mengarahkan;. penunjangnya lengkapnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan, penghambatnya waktu yang masih kurang; dan evaluasi komponen-komponen analisis kebutuhan dan studi kelayakan, perencanaan dan pengembangan, proses pembelajaran, revisi kurikulum, dan research kurikulum.Kata kunci: Manajemen, kurikulum, basic technology educatio
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN PROGRAM BINA LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG
This study aims to identify and analyze the policy of the City Government development program in schools Bandar Lampung, Bandar Lampung. The research is a qualitative description of the case study method approach using multi-site conducted at SMPN 1 and 12, Bandar Lampung. The technique of collecting data through observation, documentation and interview. Data Source Derived from principals, vice-principals, teachers, administrators, parents and learners. The results of this study indicate that (1) each school has a different system in the process of receiving new students that are customized to the needs and abilities of school, (2) each school has strategies in meeting the quota of 50% acceptance of new learners, including in terms of placement classes, (3) supporting factors and obstacles in the implementation of community development programs.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan program bina lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung di sekolah, Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif menggunakan metode studi kasus pendekatan multi situs yang dilakukan di SMPN 1 dan 12 Kota Bandar Lampung dan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data Berasal dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tata usaha, orang tua dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) setiap sekolah memiliki sistem yang berbeda dalam proses penerimaan peserta didik baru yang di sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah, (2) masing-masing sekolah memiliki strategi dalam memenuhi kuota 50% penerimaan peserta didik baru, termasuk dalam hal penempatan kelas, (3) faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaan program bina lingkungan.Kata Kunci: kebijakan, bina lingkungan, peserta didi
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF
This study aimed to analyze, describe and evaluate of Inclusive Education Program Implementation in SMAN 2 Metro. This study used qualitative approach. Techniques of collecting data were interviewing, observations and documentations. Analysis data techniques used data interactive type of Miles and Hubbermans theories. The results of study were (1). Contact; implementation of Inclusive Education Program referred Metro Mayors rules related to Implementation of Inclusive Education Program. (2). Input; a. Students were able to do behavior modification, b. mastered of concept and learning activity process for blind, deaf, intellectual disorder, parts of body and movement disorder, behavior and social disorder. (3). Process; Implementation of Inclusive Education Program could not be separated with modification curriculum as a support for this program. It can be concluded that process of supplying infrastructures were run well but the process of this implementation did not run well yet.Penelitian ini bertujuan menganalisis, mendeskripsikan dan mengevaluasi pengimplementasian program pendidikan inklusif di SMAN 2 Metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik mengumpulkan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan pola interaktif data Miles dan Hubberman. Hasil penelitian diperoleh adalah (1). Contact: Pelaksanaan pendidikan inklusi di SMAN 2 Metro mengacu pada peraturan Walikota Metro tentang penyelenggaraan pendidikan inklusi. (2). Input: a. Anak mampu melakukan modifikasi perilaku, b. menguasai konsep dan kenterampilan pembelajaran bagi anak yang mengalami gangguan penglihatan, pendengaran, intelektual, anggota tubuh dan gerak, perilaku dan sosial. (3) Process: Proses penyelenggaraan program pendidikan inklusi tidak terlepas dari kurikulum yang dikembangkannya sebagai pendukung terlaksananya pendidikan inklusi. Bisa disimpulkan bahwa proses pengadaan sarana dan prasarana berjalan dengan lancar akan tetapi proses penyelenggaraan belum berjalan dengan maksimal.Kata kunci: implementasi, model CIPP, program pendidikan inklusif, studi evaluati
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH, IKLIM ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU
The objectives of this research were to find out the correlation between leadership of headmaster, organizational climate, and works motivation towards teachers' performance of Islamic State Junior High School or MTsN Tanggamus. This research was a quantitative research with associative approach. The data collecting technique was gathered through administering questionnaires. There were 107 population of teachers with 84 of them were taken as sample using random sampling. The result showed that there was a correlation between the leadership of headmaster towards teachers' performance in school. The other two variables also showed a correlation; organizational climate and works motivation towards teachers' performance in school. The whole correlation contributed to the performance of teachers' was 0.406%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, iklim organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja guru MTsN Tanggamus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi penelitian sebanyak 107 guru, dan jumlah sampel sebanyak 84 guru melalui teknik pengambilan sampel secara random. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru MTsN Tanggamus, terdapat pengaruh iklim organisasi terhadap kinerja guru MTsN Tanggamus, terdapat pengaruh Motivasi Kerja terhadap kinerja guru MTsN Tanggamus, pengaruh secara bersama-sama kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru MTsN Tanggamus sebesar 0,406 %.Kata kunci: kinerja guru, kepemimpinan, iklim organisasi, motivasi kerja
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN PROGRAM AKSELERASI SMPN 3 WAY PENGUBUAN LAMPUNG TENGAH
The aim of this research was to know the planning, implementation, evaluation of accelleration program, inhibiting factors of accelleration program and supporting factors of accelleration program. This research kind was descriptive qualitative with the case study method in State Junior High School 3 Way Pengubuan. Data collectings were interview, observation, and documentation. Data were from fifteen respondents. The result of research showed that planning is done systematically by preparing accellerated class and proposing the proposal program, activities of accellerated program started by preparing the curriculum of accelleration, evaluation consisted of daily test, mid test, semester test, school examination, and national examination, problems of accellerated program covers limited student to be, lack of capability teachers, and facilities, supporting factor is good communication among the stakeholders.Tujuan penelitian untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi program akselerasi, faktor penghambat, dan pendukung program akselerasi. Penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, menggunakan metode studi kasus pada situs SMP Negeri 3 Way Pengubuan. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data berasal dari lima belas informan. Hasil menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara sistematis diawali dari menyiapkan kelas akselerasi dengan menyusun proposal. Selama penyusunan proposal melakukan konsultasi kepada Dinas dan pengawas, kelas percepatan diawali dengan membuat perangkat pembelajaran oleh guru yang bertugas pada kelas akselerasi, evaluasi pembelajaran kelas percepatan terangkum atas aktivitas penilaian, faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran program akselerasi terdiri dari empat hal adalah minimnya siswa berkategori cerdas istimewa, terbatasnya guru yang mampu mengajar pada kelas akselerasi, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan minimnya penguasaan teknologi, faktor pendukung program akselerasi adalah adanya komunikasi yang baik.Kata kunci: implementasi, program akselerasi, SM
MANAJEMEN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU DI SMP ISLAM TERPADU AR RAIHAN BANDAR LAMPUNG
The research was aims to analyze and describe the teacher professionalism development management comprised of; planning, controlling, actuating and controlling. The focus of this research are planning, organizing, actuating, and controlling of teacher professionalism development. Qualitativemethod with a case study design has been used in the research, adopting data collecting technique through observation, documentation and interviews. Source of the data used are The Head of Foundation, Principal, vice Principals and teachers. Triangulation was used to analyze the data. The result of the resource are: 1) Planningwas conducted as the reference in determining the programs in the future. 2) Organizingwasgood enough just Its not so optimal because Its need optimize in subject teacher discussion internal or external 3) Actuatingalready run well only still needs to be improved because the training that implemented is still per clump lesson. assessment system and applying teaching using media is given more of the meeting. 4) Controlling is conducted as the programs evaluation were. Penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen pengembangan profesionalisme guru di SMP Islam terpadu Ar Raihan Bandar Lampung.Fokus penelitian ini adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pengembangan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif dengan rancangan studi kasus, teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Sumber data adalah Ketua Yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, orang tua dan komite. Analisis data yang digunakan dengan tringulasi, Hasil penelitian adalah: 1)perencanaan melihat dari analisis program yang telah dilakukan sebagai acuan dalam menentukan perencanaan program dimasa yang akan datang 2)pengorganisasian masih perlu dimaksimalkannya MGMP baik internal maupun eksternal 3) pelaksanaan berjalan dengan baik, perlu peningkatan dalam hal pelatihan yang selama ini pelaksanaanya baru bersifat perumpun pelajaran 4) pengawasan profesionalisme guru dilakukan sebagai evaluasi program yang telah dilakukan.Kata kunci: manajemen pengembangan, profesionalisme gur
EVALUASI KEBIJAKAN DANA BANTUAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KABUPATEN LAMPUNG BARAT
The purpose of this study is to provide a descriptive evaluation of the implementation of education aid policy in West Lampung. The method used is descriptive approach to evaluation by interview, observation and documentation. Informants consisted of BAPPEDA, Dept. of Education, principals, treasurer BPP, teachers, students and community leaders.The results of this study indicate that Evaluation of the context of this policy have a clear basis since the beginning is based on the fact of the education, Evaluation of input local authorities have had the readiness of the budget and long-term analyzes are both related to the implementation of this policy, participation in this policy; Evaluation process of channeling funds have been well understood by all parties and did not leave ambiguity of meaning the distribution, implementation of school can be run according to the rules set forth, and in case there are problems yet significant constraints and; Evaluation monitoring products performed well, teachers and students feel motivated, and provide long-term effect on increasing the APK. Tujuan penelitian ini untuk memberikan evaluasi deskriftif mengenai kebijakan dana bantuan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan evaluasi deskriftif model cipp dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi,informan terdiri dari BAPPEDA,Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, bendahara BPP, guru, siswa, dan elemen masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks kebijakan ini memiliki dasar yang jelas sejak awal penyusunannya, Evaluasi input hasil menunjukkan bahwa pihak pemerintah daerah telah memiliki kesiapan anggaran dan analisis jangka panjang yang baik terkait dengan pelaksanaan kebijakan ini, kesiapan SDM sekolah sebagai objek pelaksana kebijakan ini juga telah siap dan tidak terdapat penolakan dari para personil sekolah baik pendidikanKata kunci : evaluasi, kebijakan dana BPP, model CIP
EVALUASI PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 ABUNG BARAT LAMPUNG UTARA
This thesis intended to evaluate the implementation of quality assurance programs of education in SMP Negeri 1 Abung Barat school year 2013/2014 by using the Context, Input, Process, Product (CIPP) model, through the evaluation approach with a qualitative description method. The results showed that: in the aspect of context, education quality assurance program provided quality education to the community, and enhance the prestige of the school. In the aspect of the input consists of two components, namely teacher standards, and management standards, the average 86.04% compliance with both criteria. In the aspect of the process consists of three components: content standards, processes standardized and evaluation standard with 75.66% moderate criteria. In the aspect of products standard which were measured was a graduate standard, this standard fulfillment is 100%. Based on the grouping of five national standards, SMP Negeri 1 Abung Barat is the school towards SNP group 3, with a value of five national education standards was 79.81 (? 6.5).Tesis ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program jaminan kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Abung Barat tahun ajaran 2013/2014 dengan menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP), melalui pendekatan evaluasi dengan metode deskripsi kualitatif . Hasil penelitian menunjukkan: Dalam aspek konteks, program jaminan kualitas pendidikan memberikan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat, dan meningkatkan prestise sekolah. Dalam aspek input terdiri dari dua komponen, yaitu standar guru, dan standar pengelolaan, rata-rata 86,04% sesuai dengan kriteria. Dalam aspek proses terdiri dari tiga komponen: standar isi, standar proses dan standar penilaian dengan 75,66% kriteria sedang. Dalam aspek standar produk yang diukur adalah standar lulusan, pemenuhan standar ini adalah 100%. Berdasarkan pengelompokan lima standar nasional, SMP Negeri 1 Abung Barat Menuju kelompok SNP 3, dengan nilai lima standar pendidikan nasional adalah 79,81 (? 6,5).Kata kunci: CIPP, evaluasi progam, penjaminan mutu pendidika
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF
This study aimed to analyze, describe and evaluate of Inclusive Education Program Implementation in SMA Negeri 2 metro. This study used qualitative approach by using phenomenology theory. The type of study was evaluative by using CIPP Model. Techniques of collecting data were interviewing, observations and documentations. The results of study were (1). Contact; implementation of Inclusive Education Program referred Metro Mayors rules and rules related to Implementation of Inclusive Education Program. (2). Input; a. Students were able to do behavior modification, b. mastered of concept and learning activity process for blind, deaf, intellectual disorder, parts of body and movement disorder, behavior and social disorder. (3). Process; Implementation of Inclusive Education Program could not be separated with modification curriculum as a support for this program. (4). Product; Implementation of this program has main purposed to keep cooperation among public and private departments, society, parents, entrepreneurs, societys leader, and stakeholders.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, menjelaskan dan mengevaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusif di Senior Public SMA 2 metro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teori fenomenologi. Jenis penelitian adalah evaluatif dengan menggunakan CIPP Model. Teknik pengumpulan data yang mewawancarai, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah (1). Kontak; Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusif disebut aturan dan peraturan yang berkaitan dengan Implementasi Program Pendidikan Inklusif Metro Walikota. (2). Memasukkan; a. Siswa mampu melakukan modifikasi perilaku, b. menguasai konsep dan aktivitas belajar proses buta, tuli, gangguan intelektual, bagian tubuh dan gangguan gerakan, perilaku dan gangguan sosial. (3). Proses; Pelaksanaan Program Pendidikan Inklusif tidak dapat dipisahkan dengan kurikulum modifikasi sebagai dukungan untuk program ini. (4). Produk; Pelaksanaan program ini bertujuan untuk menjaga kerja sama negeri dan swasta, masyarakat, orang tua, pengusaha, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan.Kata kunci: implementasi, model CIPP, program pendidikan inklusif, studi evaluati