JURNAL MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN
Not a member yet
156 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KINERJA GURU
This study aims to describe: 1) organizational commitment, 2) interpersonal communication, 3) emotional intelligence, 4) organizational commitment, interpersonal communication, emotional intelligence, simultaneously with the teacher performances. The type of research is quantitative using the ex post facto. The research sample obtained using Taro Yamane formula. Research results show that: 1) there is a positive and significant relationship between organizational commitment and teacher performance, 2 ) there is a positive and significant relationship between interpersonal communication with the teacher's performance, 3) there is a positive and significant relationship between emotional intelligence and teacher performance coefficient of determination, 4) there is a positive and significant relationship between organizational commitment, interpersonal communication, emotional intelligence simultaneously with teacher performance.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) komitmen organisasi, 2) komunikasi interpersonal, 3) kecerdasan emosional, 4) komitmen organisasi, komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional, secara bersamaan dengan kinerja guru. Penelitian adalah kuantitatif menggunakan ex post facto. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan rumus Taro Yamane . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan positif dan signifikan antara komitmen organisasi dan kinerja guru, 2) ada hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dengan kinerja guru, 3) ada hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan koefisien kinerja guru determinasi, 4) ada hubungan positif dan signifikan antara komitmen organisasi, komunikasi interpersonal, kecerdasan emosional.Kata kunci: kinerja guru, kecerdasan emosional, komitmen organisasi, komunikasi interpersona
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, DISIPLIN KERJA DAN IKLIM KERJA TERHADAP KINERJA GURU
The research examines the effect of: 1) school leadership, 2) the effect of labor discipline, 3) school climate, and 4) school leadership, work discipline, and school climate work at all on teacher performance. This study is a descriptive study using survey method. The conclusion of this study is that there is a positive and significant influence: 1) school leadership, 2) work discipline, 3) school work climate, and 4) the relationship of school leadership, work discipline, and school climate work on teacher performance.Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh: 1) kepemimpinan kepala sekolah, 2) pengaruh disiplin kerja, 3) iklim sekolah, dan 4) kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan sekolah iklim bekerja sama sekali terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survey. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh positif dan signifikan: 1) kepemimpinan kepala sekolah, 2) disiplin kerja, 3) iklim kerja sekolah, dan 4) keterkaitan kepemimpinan kepala sekolah, disiplin kerja, dan iklim kerja sekolah terhadap kinerja guru.Kata kunci: disiplin kerja, iklim kerja sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, kinerja gur
EVALUASI MANAJEMEN TEACHING FACTORY PADA UNIT PRODUKSI TRAINING HOTEL SMK KRIDAWISATA
The purpose of this study was to evaluate the management of teaching factory in Unit Production Hotel Training on vocational school of Kridawisata Bandar Lampung. This study used evaluation research approach of, and the CIPP was as the evaluation model. Data collection was conducted by interview, observation and documentation. The data was then analyzed by evaluative. The results showed that: (1) the teaching factory management having yet to implement the principles of School-Based Management. The culture industry; hygiene, discipline and hospitality adopted well by the students. (2) Leadership that is applied to support the implementation of the teaching factory. The access and quality of new students require specific criteria in new admissions. Planning, preparation less than the maximum required Work Plan of the School teaching factory. (3) The quality of teaching factory activity is capable to create industrial culture in the school and one of the sources of funding for school.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan teaching factory di Unit Produksi jurusan perhotelan SMK Kridawisata Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian evaluasi, dan CIPP adalah sebagai model evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) manajemen pabrik mengajar memiliki belum menerapkan prinsip-prinsip Manajemen Berbasis Sekolah. Industri budaya; kebersihan, disiplin dan perhotelan diadopsi dengan baik oleh para siswa. (2) Kepemimpinan yang diterapkan untuk mendukung pelaksanaan teaching factory. Akses dan kualitas mahasiswa baru membutuhkan kriteria khusus dalam penerimaan mahasiswa baru. Perencanaan, persiapan kurang dari Rencana Kerja maksimum yang diperlukan dari pabrik mengajar Sekolah. (3) Kualitas kegiatan teaching factory mampu menciptakan budaya industri di sekolah dan salah satu sumber pendanaan untuk sekolah.Kata kunci: evaluasi, implementasi, manajemen teaching factor
EKSISTENSI, PERAN, DAN FUNGSI LEMBAGA BURSA KERJA KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
This research aims to analyze and describe the existence, role, function, success, obstacle and tips how to overcome the obstacles in the activity of LBKK SMK Negeri 1 Kalianda South Lampung District. It is a qualitative research with case study approach. The result of research obtained 1) The management of LBKK included: the plan prepared by the technical instruction of BKK; organizing along with DU/DI and Disnakertrans. 2) The roles of LBKK are: a) to help the enhancement of school quality; b) to help school in obtaining confidence from people. 3) The function of LBKK is to implement the duties carried out by BKK in secondary education. 4) LBKK success is absorbed of alumnus have been worked.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendiskripsikan eksistensi, peran, fungsi, keberhasilan, hambatan dan kiat-kiat mengatasi hambatan operasional LBKK SMK Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini menurut sifatnya adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian diperoleh pengelolaan LBKK meliputi: 1) perencanaan disusun berdasarkan petunjuk teknis LBKK; pengorganisasian bersama dengan DU/DI dan Disnakertrans. 2) Peran LBKK adalah (a) membantu peningkatan mutu sekolah; (b) membantu sekolah dalam mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. 3) Fungsi LBKK adalah melaksanakan tugas yang diemban oleh LBKK di satuan pendidikan menengah. 4) Keberhasilan LBKK adalah keterserapan alumni yang telah bekerja.Kata kunci: eksistensi, lembaga bursa kerja khusus, peran fungs
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI, SIKAP GURU DAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN KINERJA GURU
The purposes of this research are to know and to analyze the relations between: achievement motivation, teacher’s attitude, education quality, Motivation of teacher's achievement attitude, and to increase education quality with teacher’s performance. This quantitative research uses correlational approach. Result shows that: 1) There is a significant positive relationship between achievement motivation and teacher’s performance, 2) There is a significant positive relationship between teacher’s attitude and teacher’s performance, 3) There is significant positive relationship between the increase in the quality of education with teacher’s performance. 4) There is a significant positive relationship between achievement motivation, teacher's attitude, increase quality of education, with teacher's performance.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara: motivasi berprestasi, sikap guru, meningkatkan mutu pendidikan, Motivasi sikap prestasi guru dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dan kinerja guru, 2) ada hubungan positif yang signifikan antara sikap guru dan kinerja guru, 3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara peningkatan kualitas pendidikan dengan kinerja guru. 4) ada hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi, sikap guru, kualitas pendidikan, dengan kinerja guru.Kata kunci: kinerja guru, motivasi berprestasi, peningkatan mutu pendidikan, sikap
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
The purpose of the study is to describe and analyze the implementation of school-based management in: 1) Management of the curriculum. 2) Management of facilities, 3) financial management, 4) Management of the school community, 5) evaluation of school programs, 6) strategies to improve the quality of education. This type of research is a qualitative case study design. The techniques of collecting data are through observation, documentation, and interviews. The results of the study are: 1) Management of the curriculum is already running. 2) Management of infrastructure maintenance done. 3) Financial management of accountability of funds based on the allocation of resources. 4) Management of the school community, Evaluation of school programs, and Strategies to improve the quality of education is running well. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi manajemen berbasis sekolah dalam: 1) Manajemen kurikulum. 2) Pengelolaan fasilitas, 3) pengelolaan keuangan, 4) Manajemen komunitas sekolah, 5) evaluasi program sekolah, 6) strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Jenis penelitian ini adalah desain studi kasus kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Manajemen kurikulum sudah berjalan. 2) Manajemen pemeliharaan infrastruktur telah dilakukan. 3) Manajemen keuangan pertanggungjawaban dananya berdasarkan alokasi sumber daya. 4) Manajemen komunitas sekolah, Evaluasi program-program sekolah, dan Strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan berjalan dengan baik.Kata kunci: implementasi, manajemen berbasis sekolah, manajemen pendidika
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH
The purpose of this study was to determine and describe: 1) Planning academic supervision; 2) Implementation of the academic supervision; 3) Evaluation of the principal supervision; 4) Improved pedagogical competence; 5) The response of teachers to the academic supervision. This study used a qualitative approach with a case study approach. The results of this study indicate that: 1) Supervision in order to improve teachers pedagogical competence; 2) The principal implementing academic supervision with view technics; 3) evaluation after supervision, 4) there is positive response to the supervision, 5) pedagogical competencies that teachers need is the ability to make curriculum and learning materials, lesson plan preparation, implementation of learning, assessing learning outcomes.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan: 1) Perencanaan supervisi akademik; 2) Pelaksanaan supervisi akademik; 3) Evaluasi pengawasan Kepala Sekolah; 4) Peningkatan kompetensi pedagogik; 5) Respon guru terhadap supervisi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pengawasan dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogik guru; 2) Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik dalam beberapa cara; 3) evaluasi setelah pengawasan, 4) ada respon yang positif terhadap pengawasan, 5) kompetensi pedagogis yang diperlukan guru adalah kemampuan untuk membuat kurikulum dan bahan pembelajaran, penyusunan RPP, pelaksanaan pembelajaran, menilai hasil belajar.Kata kunci: evaluasi, kompetensi akademik, supervisi akademi
MANAJEMEN SEKOLAH
This study aims to assess the management of the school in SMAN 17 Bandar Lampung. The focus of research is on the curriculum management; management student; facilities and infrastructure; financial management; management relationship with the public school in SMAN 17 Bandar Lampung. This is a qualitative research design, with a single case study design in SMA 17 Bandar Lampung. Data was collected by interview, observation, and study documentation. Results showed (1) SMA Negeri 17 curriculums implemented still needs to be improved. (2) Management of student affairs is also going well, but that needs to be fixed yet orderly administration students. (3) Financial management run in accordance with the regulations set. (4) Management infrastructure has not done well, and (5) the relationship of the school with the community management done by working with people and companies (BUMN). Penelitian ini bertujuan untuk menilai manajemen sekolah di SMAN 17 Bandar Lampung. Fokus penelitian adalah pada manajemen kurikulum, mahasiswa manajemen, sarana dan prasarana, manajemen keuangan, manajemen hubungan dengan sekolah umum di SMAN 17 Bandar Lampung. Ini adalah desain penelitian kualitatif, dengan desain studi kasus tunggal di SMA 17 Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) SMA Negeri 17 kurikulum diterapkan masih perlu ditingkatkan. (2) Manajemen kemahasiswaan juga berjalan dengan baik, tapi yang perlu belum diperbaiki siswa tertib administrasi. (3) Manajemen keuangan dijalankan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. (4) infrastruktur Manajemen belum dilakukan dengan baik, dan (5) hubungan sekolah dengan masyarakat manajemen dilakukan dengan bekerja sama dengan orang-orang dan perusahaan (BUMN).Kata kunci: administrasi siswa, kurikulum, manajemen sekola
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 1 BANGUNREJO
The purpose of this study is to describe and analyze: 1) Planning of principal academic supervision; 2) Implementation of principal academic supervision; 3) Evaluation of the principal supervision; 4) Response of teachers to the academic supervision is carried out. The method used in this study is using a qualitative case study approach. The techniques of collecting data are through observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate that: 1) academic supervision conducted by the Principal in order to improve teacher performance begins with: 1) academic supervision program planning; 2) The principal implementing academic supervision with several techniques, namely: teachers' board meetings or in its entirety, visit the class, classroom observation, and discussion of individual or individual supervision; 3) The principal as a follow-up evaluation after supervision, evaluation is done then followed up by the principal, 4) the teachers are very positive response to the supervision carried out.Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan menganalisis; 1) Perencanaan supervisi akademik kepala SMP Negeri 1 Bangunrejo; 2) Implementasi supervisi akademik kepala sekolah; 3) Evaluasi supervisi kepala sekolah; 4) Tanggapan guru terhadap supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru diawali dengan: 1) perencanaan program supervisi akademik; 2) Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik dengan beberapa teknik yaitu: rapat dewan guru atau secara keseluruhan, kunjungan kelas, observasi kelas, dan pembicaraan individu atau supervisi secara individu; 3) Kepala sekolah melakukan evaluasi sebagai tindak lanjut setelah dilakukan supervisi, evaluasi dilakukan kemudian di tindaklanjuti oleh kepala sekolah, 4) Tanggapan guru sangat positif terhadap supervisi yang dilakukan.Kata kunci: implementasi, kepala sekolah, supervisi akademi
HUBUNGAN PERSEPSI KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA MADRASYAH, MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU MIN
The purpose of this research is to describe and analyze the relation between: 1) teachers perception of head master managerial skill with teacher’s performance, 2) work motivation with teacher’s performance, 3) teachers perception of head master managerial skill and work motivation with teacher’s performance simultaneously with teacher. The kind of this research is quantitative by using method of ex post facto. Data are obtained from questionnaire and documentations, which are analyzed by using correlational technique and regression both simple and double. After the research has been done and obtained the results, such as: 1) there is positive and significant relation between teachers perception of head master managerial skill with teachers performance, 2) there is positive and significant relation between work motivation with teachers performance, 3) there is positive and significant relation between teachers perception of head master managerial skill and work motivation with teachers performance.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis hubungan antara: 1) guru persepsi kepala sekolah keterampilan manajerial dengan kinerja guru, 2) motivasi kerja dengan kinerja guru, 3) guru persepsi kemampuan manajerial kepala sekolah dan motivasi kerja dengan kinerja guru bersamaan dengan guru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode ex post facto. Data diperoleh dari kuesioner dan dokumentasi, yang dianalisis dengan menggunakan teknik korelasional dan regresi sederhana dan ganda. Setelah penelitian telah dilakukan dan diperoleh hasil, seperti : 1) ada hubungan positif dan signifikan antara persepsi guru keterampilan manajerial kepala sekolah dengan kinerja guru, 2) ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru, 3) ada hubungan positif dan signifikan antara persepsi guru kepala sekolah keterampilan manajerial dan motivasi kerja dengan kinerja guru.Kata kunci: keterampilan manajerial, kinerja guru, motivasi kerj