JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika)
Not a member yet
363 research outputs found
Sort by
Analisis Akurasi Algoritma Extended Word Similarity Based Clustering (EWSB) pada Mesin Penerjemah Bahasa Indonesia-Minang
Extended Word Similarity Based (EWSB) Clustering adalah algoritma pengklasteran kata berdasarkan nilai kemiripan kata yang didapat dari hasil komputasi terhadap sebuah korpus. Salah satu manfaat dari hasil pengklasteran dengan algoritma ini adalah untuk meningkatkan kualitas output dari sebuah mesin penerjemah berbasis statistik (MPS). Dari hasil penelitian sebelumnya, hasil pengklasteran dengan algoritma EWSB terbukti memperbaiki akurasi mesin penerjemah bahasa Inggris sebagai Bahasa asal ke bahasa Indonesia sebagai Bahasa target, dimana algoritma tersebut diaplikasikan pada bahasa Indonesia sebagai bahasa target. Paper ini mendiskusikan hasil penelitian penggunaan EWSB pada MPS dari bahasa Indonesia ke bahasa Minang, dimana algoritma tersebut diaplikasikan pada bahasa Minang sebagai bahasa target. Penelitian yang dilakukan memperoleh hasil bahwa algoritma EWSB cukup efektif jika digunakan pada bahasa Minang sebagai bahasa target. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan algoritma EWSB dapat meningkatkan tingkat akurasi terjemahan sebesar 6,36%
Pengembangan Model Evaluasi pada Integrated Information Systems di Universitas: Systematic Literature Review
Evaluasi pada suatu sistem informasi dilakukan untuk meninjau efektivitas kerja sebuah sistem untuk menghindari implementasi yang kurang optimal dari sisi teknologi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah model yang dapat digunakan sebagai petunjuk atau pedoman dalam melaksanaka proses evaluasi sebuah atau beberapa sistem informasi (integrated system), terutama sistem informasi di Universitas. Penelitian dibangun dengan pendekatan desk- based research dimana data yang dikumpulkan berdasarkan antara lain database penelitian yang relevan yang didapat dari search engine penelitian dengan menggunakan kata kunci dan frase yang terkait dengan evaluasi dan sistem informasi di Universitas. Tinjauan literatur secara sistematis atau systematic literature review dilakukan dalam membangun model ini, literatur yang didapat digunakan sebagai dasar melakukan analisis dan perancangan, untuk model yang dapat digunakan dalam evaluasi sebuah atau beberapa sistem informasi. Penelitian ini menghasilkan tahapan dan standar pelaksanaan evaluasi sistem informasi yang dapat digunakan di Universitas
Pengembangan Sistem Informasi Kemitraan Sekolah dengan Orang Tua Berdasarkan Epstein’s Framework
Kemitraan antara sekolah dengan orang tua melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada saat ini merupakan suatu keniscayaan, bahkan suatu keharusan bagi tiap sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat lunak sistem informasi sebagai sarana komprehensif dalam menjalin kemitraan sekolah dengan orang tua berdasarkan Epstein’s framework yang telah teruji tingkat kelayakannya menggunakan standar ISO 25010. Penelitian ini berbentuk Research and Development (R&D) dengan menempuh lima tahap dalam Metode Waterfall, yaitu tahap Communication, Planning, Modeling, Construction dan Deployment. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Sistem informasi yang dihasilkan layak digunakan sebagai sarana yang komprehensif dalam menjalin kemitraan sekolah dengan orang tua; (2) Hasil pengujian kelayakan menunjukkan sistem informasi telah memenuhi standar ISO 25010. Analisis pengujian menyimpulkan; (a) Functional Suitability berkategori baik; (b) aspek Performance Efficiency berkategori grade A; YSlow Score berkategoi grade B, rata-rata waktu respon adalah 3.72 detik; (c) aspek usability berkategori sangat layak; (d) aspek security berada pada level 2; (e) aspek maintainability berkategori moderate yang diinterpretasikan Normal; (f) aspek portability berjalan baik menggunakan desktop browser maupun mobile
Analisis Cluster Terhadap Karakteristik Mahasiswa Jalur Prestasi FTI UKDW
Analisis Clustering merupakan analisis yang sangat bermanfaat untuk proses deskripsi dan eksplorasi sekumpulan data. Dengan tidak tahunya informasi terhadap karakteristik data mahasiswa jalur prestasi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), maka akan sangat merugikan dalam pengambilan keputusan. Tujuan dari penelitian ini melihat karakteristik cluster masing-masing angkatan dari angkatan 2008 sampai dengan 2018. Dengan menggunakan analisis cluster, juga ingin diketahui kemiripan 10 angkatan mahasiswa jalur prestasi di FTI UKDW. Untuk melihat cluster tiap angkatan mahasiswa FTI UKDW digunakan metode K-Means Clustering. Sedangkan untuk menemukan kemiripan dari 10 angkatan mahasiswa FTI UKDW digunakan Hierarchial Clustering. Dari hasil penelitian didapat fakta bahwa sebagai berikut: dengan menggunakan K-Means Clustering untuk pengelompokkan menjadi dua cluster, maka diperoleh bahwa cluster yang mempunyai kecenderungan IP Semester 1 (IPS1) tinggi mempunyai karakteristik: status SMA swasta, lokasi SMA di Jawa, kategori SMA umum, level bahasa Inggris level 3, sedangkan cluster yang mempunyai kecenderungan IPS1 rendah mempunyai karakteristik: status SMA swasta, lokasi SMA luar Jawa, kategori SMA umum, level bahasa Inggris level 2. Apabila dilihat hasil pengelompokan tiap angkatan berdasarkan cluster yang terbentuk pada Dendrogram Hierarchical Clustering, maka Angkatan 2015 mempunyai kemiripan cluster yang paling berbeda dibandingkan dengan angkatan yang lainnya
Penyusunan File Fingerprint untuk Berkas Jpeg/exif dengan Hash Function SHA512 dan Algoritma Boyer-Moore String Matching
Pengamanan berkas jpeg/exif dalam komunikasi digital umumnya bersifat untuk pencegahan, belum dapat digunakan untuk pendeteksian keutuhan data. File Fingerprint merupakan konsep sidik jari yang disusun berdasarkan konten dari dokumen digital. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun file fingerprint dari berkas jpeg/exif yang dapat digunakan untuk mendeteksi terjadinya modifikasi pada berkas. Penyusunan file fingerprint dilakukan dalam lima tahap. Tahap pertama adalah identifikasi struktur berkas jpeg/exif menggunakan algoritma Boyer-Moore string matching untuk menentukan indeks lokasi segmen jpeg/exif. Tahap kedua adalah akuisisi konten segmen. Tahap ketiga adalah penghitungan hash value menggunakan hash function SHA512. Tahap keempat adalah pengujian modifikasi berkas jpeg/exif. Tahap kelima adalah penyusunan file fingerprint. Hasil yang diperoleh menunjukkan file fingerprint dari berkas jpeg/exif berasal dari tiga segmen, SOI, APP1 dan SOF0. Hash value dari segmen SOI digunakan untuk mendeteksi modifikasi dalam bentuk konversi tipe berkas dan penambahan objek pada gambar. Hash value dari segmen APP1 untuk mendeteksi modifikasi pada metadata. Hash value dari segmen SOF0 untuk mendeteksi modifikasi dalam bentuk resizing, recoloring dan cropping. Berkas file fingerprint yang dihasilkan memiliki ukuran rata-rata 0,017% dari ukuran berkas gambar dari smartphone Asus Z00UD dan 0,015% dari ukuran berkas gambar dari smartphone Samsung Galaxy A5
Information Retrieval pada Pencarian Menu Balita Menggunakan Dice Coefficient
Masalah gizi menjadi salah satu faktor penyebab kesakitan dan penyebab gangguan tumbuh kembang pada balita diseluruh dunia, 75% responden kesulitan menemukan informasi tentang pencarian menu makanan yang tepat untuk balita berdasarkan bahan makanan yang tersedia sehingga menjadi salah satu faktor penyebab gizi buruk balita. Penelitian bertujuan untuk membantu pengguna menemukan informasi dalam mencari menu makanan balita berdasarkan bahan-bahan yang tersedia. Pencarian menggunakan information retrieval dengan metode Dice Coefficient untuk menghitung tingkat kesamaan antar dua buah objek dengan cara mengalikan dua jumlah nilai irisan antara dokumen menu dan query, kemudian membaginya dengan jumlah nilai dokumen menu dengan nilai query. Hasil pengujian precision 0,23 menunjukkan bahwa akurasi antara kata kunci dengan dokumen menu hasil pencarian rendah, sedangkan hasil DCG 0.98 menunjukkan peringkat dokumen menu berdasarkan posisinya sesuai dengan kata kuncinya. Pengujian sistem menggunakan user testing, hasil pengujian menunjukkan bahwa 27 dari 30 pengguna berpendapat setuju dalam kemudahan dan manfaat sistem untuk mengatur menu makanan yang tepat bagi balita sesuai bahan yang tersedia
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kualitas Air untuk Pemeliharaan Organisme Laut
Kualitas air pada wadah pemeliharaan dan budidaya organisme laut merupakan aspek penting yang harus diperhatikan. Mekanisme pemeliharaan dan kontrol kualitas air laut lebih kompleks dibandingkan dengan air tawar karena lebih rentan terhadap cemaran yang berasal dari sisa metabolisme atau sisa makanan. Kemajuan teknologi saat ini memungkinkan untuk melakukan manajemen kualitas air secara terkontrol sehingga lebih efisien. Pengembangan sistem monitoring kualitas air dapat dilakukan menggunakan mikrokontrol arduino yang dilengkapi dengan sensor suhu, DO (dissolved oxygen) dan salinitas. Ketiga parameter tersebut menjadi pembatas utama bagi kelangsungan hidup organisme air laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat bekerja baik sesuai dengan perubahan kondisi parameter pengukuran dengan tingkat kesalahan 0,8-3,8%. Kebutuhan listriknya yang rendah (9 volt) memungkinkan variasi sumber energi yang dapat digunakan antara lain aliran listrik negara, generator, baterai, maupun sumber energi terbarukan seperti energi matahari atau energi angin. Meskipun demikian, keandalan sistem monitoring yang dibangun memerlukan validasi di lapangan sebelum diterapkan pada lingkungan yang sebenarnya
Pengembangan Model Evaluasi Stake Berbasis ANEKA-Tri Hita Karana dengan Pengkalkulasian SAW dalam Penentuan Aspek-aspek Prioritas Perbaikan Mutu Belajar dan Karakter Siswa
Model evaluasi yang dapat digunakan secara akurat untuk mengevaluasi mutu belajar dan karakter siswa pada SMK TI dan mampu memberikan rekomendasi yang tepat dengan menunjukkan aspek-aspek prioritas yang perlu disempurnakan, merupakan suatu inovasi baru yang menjadi kebutuhan dunia pendidikan di era revolusi industri 4.0 saat ini. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengetahui bentuk rancangan dari model evaluasi pendidikan yang menggabungkan model Stake, konsep ANEKA, konsep Tri Hita Karana dan metode SAW (Simple Additive Weighting) sebagai terobosan untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan terkait inovasi baru dalam pengembangan model evaluasi pendidikan. Metode yang digunakan dalam mengembangkan model evaluasi ini adalah metode Research & Development (R&D) dengan desain Borg and Gall. Subjek yang dilibatkan pada uji coba rancangan dan simulasi perhitungan SAW dalam penelitian ini sebanyak dua pakar pendidikan dan dua pakar informatika. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner dan foto dokumentasi. Teknik deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengenalisis data yang terkumpul dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase efektivitas rancangan model evaluasi sebesar 89% sehingga dapat dikategorikan baik dan tidak perlu dilakukan revisi major jika ditinjau dari pengkonversian tingkat pencapaian efektivitas dengan skala lima
Sistem Pakar Berbasis Android Diagnosis Penyakit Hepatitis Menggunakan Metode Certainty Factor dengan Penelusuran Forward Chaining
Salah satu penyakit menular pembunuh terbesar setelah tuberculosis yaitu penyakit hepatitis. Di Indonesia penyakit hepatitis sudah tidak asing lagi, bahkan selalu ada peningkatan setiap kali pendataan. Penyebab penyakit ini kian meningkat dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat akan penyakit hepatitis dan kurangnya inisiatif untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai gejala – gejala yang dirasakan. Dalam penelitian ini dibuat sistem pakar berbasis android untuk mendiagnosis penyaki hepatitis. Metode yang digunakan yaitu metode certainty factor untuk mengatasi masalah ketidakpastian, dan metode forward chaining untuk penelusuran data. Sistem ini berkeja dengan melakukan diagnosis berdasarkan gejala – gejala penyakit yang dirasakan oleh pengguna, lalu dilakukan perhitungan menggunakan certainty factor dan penelusuran data forward chaining. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan black box, menunjukan bahwa semua komponen yang diuji mengeluarkan hasil yang diharapkan dan sesuai dengan fungsionalitasnya serta hasil pengujian akurasi dengan pakar ahli penyakit dalam mendapatkan nilai akurasi sebesar 88%. Oleh karena itu sistem ini dapat dikatakan layak untuk digunakan
Performance of Wind Power Plant in West Kalimantan, Indonesia
The aim of this paper is threefold. First, to calculate the correction factors based on existing meteorological station positions and its extension according to the basic map of West Kalimantan. Second, to reanalysis, the wind speeds from satellite measurements of national oceanic, and atmospheric administration (NOAA) and physical sciences division (PSD) in West Kalimantan by calculating its resultant and applying correction factor to create a map of wind power potential in West Kalimantan. Last, to apply the highest corrected wind speeds using HOMER simulation to know the wind energy potential. Conclusions have extracted the characteristics of wind speed variability over West Kalimantan, and HOMER simulation results of the highest wind speed