PRISMA FISIKA
Not a member yet
253 research outputs found
Sort by
Simulasi Aliran Fluida Melewati Penghalang Aerodinamis Menggunakan Metode Kisi Boltzmann Model BGK D2Q9
Telah dilakukan penelitian simulasi aliran fluida melewati penghalang Aerodinamis menggunakan metode Kisi Boltzmann model BGK D2Q9. Metode ini mensimulasikan aliran fluida dengan menganggap fluida sebagai sekumpulan partikel diskrit yang bergerak pada ruang diskrit serta interval waktu yang diskrit. Fluida diasumsikan tak mampu mampat. Dari simulasi diketahui bahwa profil kecepatan aliran fluida melewati penghalang silinder sesuai dengan hasil analitik. Karena pengaruh proses diskritisasi, geometri penghalang yang dibangun memiliki tingkat kekakuan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya sehingga profil aliran fluida yang melewati penghalang aerodinamis secara kuantitatif belum sesuai dengan hasil yang diperoleh pada penelitian sebelumnya. Kata kunci :aliran fluida, kisi Boltzmann model BGK D2Q9, aerodinami
Penentuan Celah Energi (Energy Gap) Silikon Hasil Reaksi Metalotermis Aluminium Dan Silika Dari Abu Sekam Padi
Telah dilakukan penelitian untuk menentukan celah energi dari silikon yang bersumber dari silika dalam abu sekam padi. Silika diisolasi dari abu sekam padi menggunakan metode pengasaman. Silikon disintesis melalui reaksi metalotermis antara silika dari abu sekam padi dan aluminium pada temperatur 650 oC selama 3 jam. Pengukuran celah energi terhadap silikon menggunakan I-V Meter dilakukan dengan variasi temperatur 28 oC, 45 oC, 55 oC, 68 oC, 76 oC, 80 oC, 90 oC dan 100 oC. Nilai celah energi yang diperoleh sebesar 1,79 eV untuk tegangan 0,5 Volt dan sebesar 1,62 eV untuk tegangan 2,2 Volt. Kata Kunci: sekam padi, silikon, metalotermis, celah energi, karakteristik I-
Identifikasi Sebaran Kandungan Bijih Besi Di Kabupaten Bengkayang Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas
Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi sebaran bijih besi di daerah Bukit Munung Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang dengan metode geolistrik resistivitas. Pengambilan data menggunakan konfigurasi Wenner. Berdasarkan nilai resistivitasnya, model interpretasi memperlihatkan bahwa dari 4 lintasan penyelidikan diduga yang berpotensi terdapatnya mineralisasi bijih besi brown iron oxide di Line 1 (GL28) di koordinat N1o 30?.967 dan E109o 19?.579, hematit (Fe2O3) di Line 2 (GL39) di koordinat N1o 02?.045 dan E109o 29?.302 dan magnetit (Fe3O4) berada pada Line 3 (GL37) di koordinat N 1o 02 045 dan E109o 29 302. Kata Kunci: Resistivitas, Wenner, Lavenberg-Marquardt
Analisis Fraktal Frekuensi Kegempaan di Daerah Pantai Barat Sumatera
Analisis fraktal pola frekuensi gempa bumi bulanan di daerah Pantai Barat Sumatera telah dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan metode Eksponen Hurst (H). Data frekuensi gempa bumi yang digunakan dari tahun 1973 hingga 2012. Nilai Eksponen Hurst adalah salah satu parameter statistik yang dapat digunakan dalam mengklasifikasikan data runtun waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perilaku kejadian gempa bumi di daerah Pantai Barat Sumatera berperilaku secara persistence (tidak acak). Hal ini ditunjukan dengan nilai dimensi fraktalnya 1,1 dan nilai eksponen Hurst 0,9. Kata Kunci: Fraktal, Eksponen Hurst, Gempa bumi, Pantai Barat Sumatera
Rancang Bangun Intrumentasi Pengukur Kecepatan Arus Air Berdasarkan Sistem Kerja Baling-Baling
Telah dirancang dan dibuat alat pengukur kecepatan arus air yang relatif murah dan portabel. Alat ini terdiri dari bagian mekanik dan bagian elektronik. Alat ini mengunakan mikrokontroler ATMega8535, Photodioda dan Baling-baling. Prinsip kerja alat ini adalah mencacah jumlah putaran baling-baling yang kemudian dikonversi menjadi kecepatan arus air. Mikrokontroler ATMega8535 digunakan sebagai pencacah sinyal digital, pengontrol waktu pengambilan data dan pengontrol tampilan LCD. Hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD. Hasil pengujian alat menunjukan bahwa alat dapat berkerja dengan baik pada kecepatan 0,278 (meter/detik) sampai 3,152 (meter/detik). Pengujian alat dilakukan dengan cara mengukur arus air sungai dan membandingkannya dengan alat ukur standar (Flow Meter Conversion Kit Model 001). Alat ini memiliki nilai RMSE (Root Mean Square Error) sebesar 0,345 %. Kata Kunci : Kecepatan Arus Air, Mikrokontroler ATM8535, Photodiod
Pengaruh Suhu Aktivasi Terhadap Kualitas Karbon Aktif Berbahan Dasar Tempurung Kelapa
Telah dilakukan aktivasi arang tempurung kelapa dengan metode aktivasi fisika yaitu pemanasan pada suhu 500 oC sampai dengan 1000 oC dengan waktu pemanasan selama 3 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik luas permukaan pori, kadar air, kadar abu, daya serap karbon aktif terhadap iod dan mengetahui pengaruh suhu aktivasi karbon aktif pada penjernihan air. Pada penjernihan air, metode yang digunakan adalah pengendapan selama 3 minggu dengan 200 mL air dan 20 gram karbon aktif. Arang yang digunakan berasal dari arang tempurung kelapa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif yang mempunyai karakteristik terbaik adalah arang tempurung kelapa yang diaktivasi pada suhu 1000 oC dengan kadar air 7,7 %, kadar abu 0,84% dan daya serap terhadap iod 586,318 mg/g. Pengujian karbon aktif pada penjernihan air menunjukkan hasil yang maksimal ketika menggunakan karbon aktif dari suhu aktivasi 1000 oC dengan parameter perubahan fisik air yaitu warna air menjadi jernih, tidak berbau dan memenuhi pH standar air (7,0-7,5). Kata kunci: Karbon aktif, arang tempurung kelapa, aktivasi, penjernihan air
Analisis Tingkat Kekeringan Menggunakan Parameter Cuaca di Kota Pontianak dan Sekitarnya
Telah dilakukan penelitian tentang analisis tingkat kekeringan di Kota Pontianak dan sekitarnya menggunakan parameter cuaca yaitu curah hujan dan suhu udara maksimum harian selama 3 tahun (2006, 2007, dan 2008). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Keetch-Byram Dryness Index (KBDI). Berdasarkan perhitungan, tingkat KBDI dipengaruhi oleh peningkatan dan penurunan jumlah curah hujan. Penurunan jumlah curah hujan dapat memicu terjadinya hotspot. Dari 3 tahun pengamatan koefisien korelasi antara KBDI dengan hotspot yang tertinggi terdapat pada tahun 2006 yakni sebesar 0,87. Besarnya koefisien korelasi ini karena pada tahun 2006 terjadi fenomena El-Nino. Sebagian besar hotspot yang terjadi pada tahun 2006 disebabkan karena pengaruh alam. Korelasi KBDI terhadap hotspot pada tahun 2007 dan 2008 sangat rendah (0,31 dan 0,35). Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh alam pada pembentukan hotspot sangat kecil. Kata kunci : KBDI, curah hujan, suhu udara, hotspo
Aplikasi Persamaan Einstein Hyperbolik Geometrik Flow Pada Lintasan Cahaya di Alam Semesta
Telah dilakukan sebuah kajian persamaan Einstein hyperbolic geometric flow dan aplikasinya pada lintasan cahaya di alam semesta. Solusi persamaan Einstein hyperbolic geometric flow menunjukkan bahwa dinamika alam semesta mengembang dan dipercepat tanpa batas yang sebanding dengan nilai . Berdasarkan solusi tersebut diketahui bahwa lintasan cahaya di alam semesta akan bergerak mengikuti arah pengembangan alam semesta yang berarti cahaya akan bergerak pada waktu tertentu dari dan selanjutnya akan bergerak keluar sepanjang garis lurus secara radial dengan nilai dan konstan. Model tersebut menunjukkan bahwa lintasan cahaya bergerak sepanjang geodesiknya. Kata kunci: persamaan Einstein hyperbolic geometric flow, persamaan geodesik, lintasan cahaya
RANCANG BANGUN PENGONTROL SUHU OTOMATIS PADA SISTEM PEMANAS DAY OLD CHICKEN (DOC)BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8
Telah dirancang dan dibuat sistem pengontrol suhu tempat perkembangbiakan DOC berbasis mikrokontroler ATMega8. Sistem kontrol ini dapat mengendalikan suhu tempat perkembangbiakan DOC dengan setting suhu32C dan 35C. Mikrokontroler ATMega8 digunakan sebagai pengontrol sistem dan sensor suhu DS1822 sebagai pendeteksi suhu. Tampilan informasi suhu akan ditampilkan oleh LCD (Liquid Crystal Display) 16x2. Sistem ini menerapkan kontroler PI (Proporsional Plus Integral)dalam mengontrol kondisi suhu tempat perkembangbiakan DOC, agar tetap stabil di suhu 32C dan 35C.Dari hasil pengujian sistem secara keseluruhan didapatkan nilai konstanta kontroler PI berupa Kpdan Ki sebesar 100 dan 0,8, dapat menjaga kestabilan pada suhu 35C, namun pada suhu 32C menghasilkan error sebesar 0,06C. Hal ini dikarenakan pada saat pengujian, suhu sistem hampir mendekati suhu ruangan yaitu sebesar 28,5C.Kata Kunci: Mikrokontroler ATMega8, Sensor Suhu DS1822, Kontroler PI bidi7? ga@???>C dan 35C. Mikrokontroler ATMega8 digunakan sebagai pengontrol sistem dan sensor suhu DS1822 sebagai pendeteksi suhu. Tampilan informasi suhu akan ditampilkan oleh LCD (Liquid Crystal Display) 16x2. Sistem ini menerapkan kontroler PI (Proporsional Plus Integral)dalam mengontrol kondisi suhu tempat perkembangbiakan DOC, agar tetap stabil di suhu 32C dan 35C.Dari hasil pengujian sistem secara keseluruhan didapatkan nilai konstanta kontroler PI berupa Kpdan Ki sebesar 100 dan 0,8, dapat menjaga kestabilan pada suhu 35C, namun pada suhu 32C menghasilkan error sebesar 0,06C. Hal ini dikarenakan pada saat pengujian, suhu sistem hampir mendekati suhu ruangan yaitu sebesar 28,5C
Rancang Bangun Dan Analisis Parameter Fisis Reaktor Biogas Untuk Pengoptimalan Produksi Gas Metan Dari Sampah Organik
Telah dirancang dan dibuat sistem instalasi biogas untuk pengoptimalan produksi gas metan yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu: (1) Reaktor; (2) Sistem Filtrasi dan Penampung Biogas; serta (3) Alat ukur monitoring. Berdasarkan analisis hasil produksi biogas, didapatkan suhu yang paling baik untuk produksi gas metan dari variasi suhu yang dilakukan adalah 35C dengan volume produksi gas metan 602,7 arb.unit dan laju produksi biogas 76,65 5,22. Untuk variasi interval pengadukan didapatkan pengadukan yang paling baik dari variasi frekuensi pengadukan yang dilakukan adalah setiap delapan jam dengan kenaikan laju produksi biogas hingga 18,6%. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif yang mampu mendukung berkembangnya penggunaan biogas sebagai energi alternatif terbarukan. Kata Kunci: gas metan, sampah organik, parameter fisi