Jurnal Perikanan Kelautan
Not a member yet
    244 research outputs found

    Kelimpahan dan Kondisi Habitat Siput Gonggong (Strombus turturella) Di Pesisir Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelimpahan dan kondisi habitat siput gonggong (Strombus turturella)  di pesisir Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Metode yang digunakan yaitu metode survei pada 6 (enam) stasiun pengamatan. Pada masing-masing stasiun, dibuat area sampling seluas 100 m x 100 m. Pada area sampling ditarik 5 buah garis tegak lurus dengan interval 25 meter. Sample diambil pada petak kuadrat seluas 1 m x 1 m setiap 10 meter pada garis tegak lurus tersebut. Parameter pengamatan meliputi kualitas perairan, substrat, kadar total organik, kelimpahan dan pola penyebaran siput gonggong. Hasil penelitian diperoleh 3 jenis gastropoda yaitu Strombus turturella, Natica Gualtieriana, dan Lambis lambis. Nilai kelimpahan siput gonggong tertinggi terdapat pada Stasiun E (Sungai Lepah) dengan jumlah 0,5 ind/m2, dan terendah di Stasiun B (Sungai Kecil) dengan jumlah 0,04 ind/m2, dan pada Stasiun D (Sekera) tidak ditemukan siput gonggong.  Habitat siput gonggong terdapat pada substrat pasir di semua stasiun. Kualitas perairan di stasiun penelitian dikategorikan layak untuk biota laut dalam baku mutu perairan pada Kep.Men.LH No.51. Pola penyebaran menunjukan siput gonggong hidup secara berkelompok. Aktivitas masyarakat di pesisir Kabupaten Bintan yang berpengaruh terhadap kelimpahan siput gonggong antara lain aktivitas penangkapan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal maupun wisatawan, penambangan pasir di laut dan di pantai.

    Penggunaan Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Terhadap Masa Simpan Filet Patin Berdasarkan Karakteristik Organoleptik

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak daun belimbing wuluh dengan masa simpan filet patin yang paling lama pada penyimpanan suhu rendah berdasarkan karakteristik organoleptik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Filet patin dengan perlakuan perendaman Ekstrak Daun Belimbing Wuluh terdiri atas konsentrasi 5%, 10%, 15% (v/v) selama 30 menit perendaman, kemudian disimpan pada suhu rendah (5-10˚). Untuk filet dengan perlakuan perendaman, pengamatan dilakukan pada penyimpanan hari ke-1, 4, 7, 8, 9, 10, 11 sedangkan untuk filet patin tanpa perendaman ekstrak daun belimbing wuluh pengamatan dilakukan pada hari ke-1, 3, 5, 6, 7, dan 8. Parameter yang diamati meliputi pengukuran nilai derajat keasaman (pH), susut bobot, tingkat kekerasan, dan karakteristik organoleptik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun belimbing wuluh berpengaruh terhadap masa simpan filet patin yang dilihat dari karakteristik organoleptik. Pengaruh konsentrasi ekstrak daun beolimbing wuluh dengan perbandingan 10% memberikan pengaruh terbaik terhadap masa simpan filet patin pada penyimpanan suhu rendah dengan batas penerimaan hingga hari ke-9

    Penambahan Ekstrak Kulit Pisang Pada Pakan Komersil Sebagai Upaya Menurunkan Kanibalisme Pada Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de Mann)

    Full text link
                Penelitian ini dilakukan di Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi-Subang, dari bulan Agustus sampai dengan September 2015. Tujuan percobaan penggunaan ekstrak kulit pisang dilakukan untuk mengetahui konsentrasi yang optimal dan pengaruh ekstrak kulit pisang terhadap kanibalisme udang galah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu perlakuan A (kontrol), B (0,25%), C (0,50%), D (1,00%) dan E (1,50%) dari berat pakan dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati adalah kelangsungan hidup, laju pertumbuhan dan parameter kualitas air yaitu suhu, pH dan DO. Hasil percobaan perlakuan E (1,50%) menunjukkan hasil terbaik dengan kelangsungan hidup udang galah sebesar 91,67%. Sedangkan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan panjang mutlak sebesar 0,83 cm dan laju pertumbuhan harian panjang sebesar 2,77% yaitu perlakuan C (0,50%). Hasil pengukuran parameter kualitas air yaitu suhu, pH dan DO selama penelitian, optimal untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang galah sesuai dengan parameter kualitas air menurut SNI (6486.3:2015)

    ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENDEDERAN IKAN GURAMI (Osphronemus Gouramy) (STUDI KASUS DI KELOMPOK MINA MUKTI DESA SUKATALI KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG)

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan di Kelompok Pembudidaya Ikan Gurami Kelompok Mina Mukti Kabupaten Sumedang, dari bulan September 2016 – Januari 2017. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif strategi bisnis yang dapat digunakan oleh pihak Kelompok Mina Mukti berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal kegiatan usaha ikan Gurami (Osphronemus gouramy). Metode yang digunakan adalah metode survey. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Parameter yang dianalisis adalah perumusan strategi bisnis ikan Gurami yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu matriks EFE, matriks IFE, dan matriks SWOT. Faktor internal (kekuatan dan kelemahan) utama yang dimiliki oleh Kelompok Mina Mukti adalah lokasi dan wilayah Mina Mukti yang strategis  (skor 0,302), dan tidak dapat memenuhi permintaan yang tinggi (skor 0,213). Faktor eksternal (peluang dan ancaman) terbesar yang dimiliki oleh Kelompok Mina Mukti adalah kepercayaan pemasok dan permintaan ikan Gurami yang tinggi dengan nilai yang sama (skor 0,319),dan serangan hama dan penyakit (skor 0,273). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi Kelompok Mina Mukti berada pada kuadran I dengan kordinat (2,615 : 2,922). Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif, berupa (1) Mempertahankan dan meningkatkan mutu produk dengan cara pengawasan produksi, (2) Menambah jumlah kolam baru untuk meningkatkan kuantitas produksi ikan Gurami, (3) Meningkatkan kuantitas produksi ikan Gurami menggunakan induk yang berkualitas, dan (4) Meningkatkan dan menjaga loyalitas pelanggan

    PENGARUH PEMBERIAN Lemna sp. SEBAGAI PAKAN DALAM BUDIDAYA IKAN NILEM ORGANIK

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan Lemna sp. segar sebagai pakan yang dapat menghasilkan laju pertumbuhan benih ikan nilem tertinggi dan mengetahui tingkat konsumsi benih ikan nilem terhadap Lemna sp. segar. Penelitian dilakukan pada tanggal 6 Juni sampai 1 Agustus 2016 di Laboratorium Ciparanje Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu pemberian pakan komersil (kontrol), Lemna sp. 10%, Lemna sp. 15%, Lemna sp. 20%, dan Lemna sp. 25%. Parameter uji yaitu laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, kualitas protein daging ikan, dan kualitas air. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian Lemna sp. sebanyak 20% dari bobot ikan menghasilkan laju pertumbuhan harian 0,29% dan nilai rasio konversi pakan sebesar 5,74

    Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Makrozoobenthos Di Kawasan Mangrove Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar Karawang

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi logam timbal pada makrozoobenthos, di kawasan mangrove Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengukuran kandungan logam berat pada air, sedimen dan makrozoobenthos dengan menggunakan metode potensiometrik. Makrozoobenthos di kawasan mangrove Desa Pusakajaya Utara yang teridentifikasi terdiri dari 5 genus yang seluruhnya tergolong dalam filum moluska dan kedalam kelas gastropoda. Kecuali 1 genus yang tergolong dalam filum arthropoda dan kedalam kelas malacostraca. Kelimpahan makrozoobenthos paling rendah berada di Stasiun 2 dengan kepadatan 171 individu/m2 dan kelimpahan tertinggi berada pada Stasiun 1 dengan kepadatan 236 individu/m2. Kandungan logam timbal pada makrozoobenthos berkisar antara 22,431 – 25,222 mg/kg secara umum lebih rendah dari kandungan logam timbal pada sedimen dengan kandungan logam timbal berkisar antara 31,897 – 36,689 mg/kg sementara kandungan logam timbal pada air berkisar antara 5,398 – 6,670 ppm

    Deteksi Keragaman Genotip Hibrid Ikan Lele Sangkuriang, Mutiara Transgenik dan Mutiara Non Transgenik pada Keturunan Pertama

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi keragaman genotip dari lele sangkuriang, mutiara transgenik, mutiara non transgenik dan hibridnya dengan marka RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) menggunakan 6 macam primer (OPA-03 OPA-07, OPA-09, OPA-11, OPA-16 dan OPA-06). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental secara eksploratif dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil amplifikasi menunjukkan primer OPA-03 (5’-AGTCAGCCAC-3’) merupakan primer terbaik yang memvisualisasikan fragmen (polimorfik dan monomorfik) pada seluruh sampel. Isolasi DNA genom ikan uji menggunakan Wizard® Genomic DNA Purification Kit (Promega). Hubungan kekerabatan dari ikan uji ditunjukkan dalam bentuk fenogram menggunakan program NTSYSpc. Hasil analisis dari fenogram OPA-03 menunjukkan keturunan pertama hasil persilangan lele jantan mutiara transgenik dan betina sangkuriang memiliki keragaman genotip dibanding persilangan lainnya.  Keturunan pertama dari hasil persilangan induk dari strain yang sama (sangkuriang dan sangkuriang) memiliki kekerabatan sebesar 70% (keragaman genotip 30 %), hasil persilangan antara mutiara non transgenik dengan sangkuriang memiliki kesamaan genetik 79%. Indeks kesamaan genetik tertinggi (82%) diperoleh dari keturunan pertama hasil persilangan mutiara transgenik dengan sangkuriang

    Analisis Perilaku Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Produk Kaki Naga (Studi Kasus di CV. Bening Jati Anugrah, Kabupaten Bogor)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan membeli kaki naga di CV. Bening Jati Anugrah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam keputusan pembelian produk kaki naga di CV. Bening Jati Anugrah Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan di Parung Kabupaten Bogor pada minggu ketiga Bulan Maret hingga minggu keempat Bulan Maret. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif. Teknik yang digunakan untuk menganalisis tingkat kesukaan konsumen terhadap kaki naga dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan yaitu metode Chi Kuadrat. Untuk menganalisis gradasi preferensi digunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata dari perilaku konsumen adalah 3. Yang berarti bahwa penilaian tersebut menunjukan angka positif karena sudah melebihi nilai tengah. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli kaki naga di CV. Bening Jati Anugrah yaitu kepuasan pembelian, kepercayaan, tampilan produk, popularitas, promosi, pengetahuan produk, serta rasa dan tekstur. Nilai signifikansi dari analisis Chi Kuadrat menunjukan bahwa kepuasan pembelian, kepercayaan, tampilan produk, popularitas, promosi, pengetahuan produk, serta rasa dan tekstur memiliki nilai lebih rendah dari 0,05

    Korelasi Kelimpahan Plankton Dengan Suhu Perairan Laut Di Sekitar PLTU Cirebon

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelimpahan plankton dengan suhu perairan laut di sekitar PLTU Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan pada 30 Agustus sampai dengan 27 September 2014 dengan menggunakan metode survei dan analisis data secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan plankton memiliki hubungan yang sangat lemah dengan suhu perairan dengan nilai korelasi sebesar 0,006 yang artinya terdapat 0,6% hubungan antara kelimpahan plankton dengan suhu, sedangkan 99,4% kelimpahan plankton dipengaruhi oleh faktor lingkungan lain. Sebaran individu  fitoplankton merata sedangkan zooplankton tidak merata. Jumlah individu dari kelas Bacillariophyceae merupakan yang paling banyak dan ditemukan pada semua stasiun penelitian. Semakin jauh titik lokasi sampling dari Muara dan PLTU maka suhu perairan semakin rendah dan mendekati dengan ketentuan yang ada pada Kep.51/MENKLH/2004 tentang baku mutu air laut untuk biota laut

    PENGARUH ANESTESI GRANUL EKSRAK BIJI BUAH KEBEN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH GELONDONGAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) PADA TRANSPORTASI TANPA MEDIA AIR

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi granul ekstrak biji buah keben sebagai senyawa anestesi serta mendapatkan konsentrasi yang tepat untuk proses pembiusan benih gelondongan ikan bandeng (Chanos chanos) untuk transportasi tanpa media air. Estrak biji buah keben mengandung senyawa saponin yang diketahui merupakan senyawa yang dapat digunakan sebagai anestesi bagi ikan akan tetapi, pengaplikasian dalam bentuk ekstrak terbilang tidak mudah karena ektrak sukar untuk larut dalam air. Oleh karena itu, dilakukan proses granulasi agar memudahkan pengaplikasiannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi. Konsentrasi granul ekstrak biji buah keben yang digunakan yaitu 5mg/L, 10mg/L, 15mg/L, 50mg/L, 100mg/L dan 200mg/L. Parameter yang diamati pada penelitian ini meliputi waktu induksi, waktu pulih sadar dan kelangsungan hidup ikan bandeng. Granul ekstrak biji buah keben  pada konsentrasi 50mg/L, 100mg/L dan 200mg/L dapat memingsankan 100% ikan bandeng  masing-masing dalam waktu 60 menit, 40 menit dan 20 menit. Pada konsentrasi 5mg/L, 10mg/L dan 15mg/L ikan bandeng tidak dapat pingsan dalam waktu kurang dari 1 jam. Konsentrasi granul ekstrak biji buah keben sebesar 200mg/L merupakan konsentrasi optimal dalam proses anestesi ikan bandeng karena menghasilkan fase pingsan dan waktu pulih sadar tercepat. Penggunaan granul ekstrak biji buah keben pada konsentrasi 200mg/L untuk transportasi tanpa media air selama 1 jam menghasilkan kelangsungan hidup ikan bandeng sebesar 50% dari total sebanyak 10 ekor ikan bandeng

    230

    full texts

    244

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perikanan Kelautan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇