SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM
Not a member yet
1757 research outputs found
Sort by
PENGARUH LATIHAN BOLAVOLI GANDU LEVEL I DAN BOLAVOLI MINI TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN QUICK SMASH PADA SISWA KELAS V SDN 4 PLAMPANGREJO KABUPATEN BANYUWANGI
ABSTRAK The purpose of this research is to know the difference of influence of gandu level I volleyball and mini volleyball to the result of quick smash learning skill. The result of one way anova gandu level I volleyball and mini volleyball was obtained (p) 0,028 0,05, Ho was rejected, hence there was difference of influence of skill of quick smash gandu level I volleyball and mini volleyball. Gandu level I volleyball training is better than the mini volleyball exercise on the quick smash learning outcomes of grade V SDN 4 Plampangrejo Banyuwangi. sebuha explanation on the picture as a result of research. Data analysis technique used in this research is quantitative technique done only once in one period (Single Cross Sectional Design). In the type of research Single Cross Sectional Design, data collection activities or information obtained from one type of sample respondents for one moment / time. Researchers directly observe the process of taking video data, which will be used as research material. This study was conducted to find out a movement that is moved by the body that can produce a movement. This study uses a software used to analyze a body motion in the form of video. Based on the result of the research, the writer can conclude the following, the best female participants prefix angle of 32.6°, knee angle of 99.8°, the angle of the first leg of 117.8°, the angle of the second leg of 123.7°, the distance of the foot with a target of 20.5 cm, and a peak of 153.5 cm. On the other hand, the angle of the prefix of the best male participant was 29.4°, knee angle 115°, first leg angle 126.2°, second leg angle 126.3°, distance of the foot with a target of 17.7 cm, and a peak of 156.7 cm,this is obtained through Dartfish software. Trainers should be able to choose a software that will be used, because each software has advantage
Pengaruh Latihan Bolavoli Gandu Level 1 dan Latihan Bolavoli Mini Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Servis Bawah Bolavoli Pada Siswa Kelas V SDN Wonokerto 2 Kabupaten Lumajang”.
ABSTRACT:Abstract: The purpose of this study to determine differences in the effects of exercise level I gandu volleyball and mini volleyball on learning outcomesskills. under the servicingResults of one-way analysis gandu volleyball and volleyball mini level I obtained (p)0.038 0.05, Ho is rejected, then there is a difference in the average impact of lower service skillsgandu volleyball mini level I and volleyball. Exercise level I gandu volleyball better than the mini volleyball practice on learning outcomes skillsUnder Serviced fifth grade studentsSDN Wonokerto 2 Lumajang.. Keywords:Gandu Volleyball, mini volleyball, under service. ABSTRAK:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan bolavoli gandu level I dan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilan servis bawah. Hasil analisis satu arah bolavoli gandu level I dan bolavoli mini diperoleh (p)0,038 0,05, Ho ditolak, maka ada perbedaan pengaruh rata-rata keterampilan servis bawahbolavoli gandu level I dan Bolavoli mini. Latihan bolavoli gandu level I lebih baik dari pada latihan bolavoli mini terhadap hasil belajar keterampilanservis bawah siswa kelas VSDN Wonokerto 2 Kabupaten Lumajang. Kata Kunci:Bolavoli gandu, bolavoli mini, servis bawah
UPAYA MENINGKATKAN TEKNIK PUKULAN BACKHAND OVERHEAD CLEAR BULUTANGKIS MENGGUNAKAN MODEL LATIHAN VARIASI PADA ATLET USIA 12-16 TAHUN DI PB. BRAWIJAYA JR. KOTA MALANG
Abstract:. The purpose of this research is to improve the basic techniques backhand overhead clear skills in Brawijaya Jr. badminton’s club. It is necessary to increase the holding of using sports action research (PTO). The result of this study showed that successful with the whole accomplished techniques of the backhand overhead clear is 82.58% from observer 1 and 78.5% from observer 2. According to the result of the study, it can be concluded that by using particular variety basic practice model can improve the backhand overhead clearshooting skill in atheletes aged 12-16 in PB. Brawijaya Jr. Kota Malang. Keywords: backhand overhead clear basic shooting technique, particular variety basic practice model. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan pukulan backhand overhead clear bulutangkis pada atlet usia 12-16 tahun di PB. Brawijaya Jr. Kota Malang Perlu diadakan penelitian tindakan olahraga (PTO). Hasil dari penelitian ini menunjukkan atlet usia 12-16 tahun PB. Brawijaya Jr. pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik pukulan backhand overhead clear hasil dari observer 1 sebanyak 82,58% dan observer 2 sebanyak 78,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model latihan variasi dapat meningkatkan keterampilan pukulan backhand overhead clear bulutangkis pada atlet usia 12-16 tahun di PB. Brawijaya Jr. Kota Malang. Kata Kunci: Teknik dasar pukulan backhand overhead clear bulutangkis, model latihan varias
Pengaruh Latihan Ladder Drill Terhadap Kelincahan (Agility) Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Di SMP Negeri 21 Malang.
ABSTRAK Zamzami, Ahmad Zaki. 2017. Pengaruh Latihan Ladder Drill Terhadap Kelincahan (Agility) Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Di SMP Negeri 21 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Tomi M.Pd. (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes. Kata kunci: bolavoli, latihan ladder drill, kelincahan. Berdasarkan hasil pengumpulan data tes dengan jumlah subjek 30 peserta menggunakan 3 observer dapat diketahui yaitu 9 peserta kriteria (cukup) dan 21 peserta kriteria (kurang), sehingga bentuk latihan yang digunakan dalam penelitian ini berupa latihan ladder drill. Telah dilakukan penelitian yang berhubungan dengan variasi latihan. Peneliti telah melakukan penelitian dengan judul "Pengaruh Latihan Ladder Dril Terhadap Peningkatan Kelincahan (Agility) Pada Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Di SMP Negeri 21 Malang". Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model latihan ladder drill terhadap peningkatan kelincahan pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 21 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen, dengan jumlah populasi 56 dan sampel 30 peserta menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan teknik pengukuran tes fisik. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan teknik uji t saling berhubungan dengan taraf signifikan thitung>ttabel α 0,05. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F pada taraf signifikasi 0,05, diperoleh hasil hipotesis pada peserta ektrakurikuler yaitu thitung 30,88 > ttabel 1,699. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh kesimpulan yakni terdapat peningkatan yang signifikan latihan ladder dril terhadap kelincahan pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 21 Malang. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: Adanya pengaruh latihan ladder drill sebelum dan sesudah perlakuan terhadap hasil kemampuan kelincahan (agility) pada peserta ekstrakurikuler SMP Negeri 21 Malang. Adapun saran yang diberikan oleh peneliti (1) pelatih dapat memberikan latihan ladder drill dalam kegiatan pelatihan, dikarenakan latihan tersebut lebih baik digunakan untuk meningkatkan kemampuan kelincahan, (2) bagi peserta ekstrakurikuler dapat digunakan sebagai masukan dalam hal bentuk latihan untuk para peserta ekstrakurikuler bolavoli yang berguna meningkatkan kemampuan kelincahan, (3) bagi peneliti lainnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian serupa dengan variabel dan subjek yang berbeda
Perbedaan Pengaruh Latihan Passing Bawah Dipantulkan Di Dinding Dengan Latihan Passing Bawah Menggunakan Bola Gantung Terhadap Keterampilan Passing Bawah Permainan Bolavoli Siswa Ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Malang
ABSTRACT Olahraga adalah upaya manusia menuju sehat. Olahraga mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Pada zaman modern sekarang ini manusia tidak bisa dipisahkan dari kegiatan olahraga, baik untuk meningkatkan prestasi maupun untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan passing bawah dipantulkan di dinding dan latihan passing bawah menggunakan bola gantung terhadap keterampilan passing bawah permainan bolavoli siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental sebenarnya dengan design randomized control group pretest-posttest. Sampel penelitian ini adalah 16 orang siswa putra di ekstrakurikuler bolavoli SMP Negeri 4 Malang. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Malang dan berlangsung pada tanggal 7 Agustus–11 September 2017. Hasil penelitian pada tes akhir (posttest) hasil Uji Anova Satu Jalur dikatakan Signifikan (p) 0.009 < 0.05, maka dapat dikatakan Ho ditolak berarti terdapat perbedaan rata-rata passing bawah bolavoli dipantulkan di dinding dan passing bawah bolavoli menggunakan bola gantung. Dengan kata lain terdapat perbedaan pengaruh latihan passing bawah bolavoli dipantulkan di dinding dengan passing bawah bolavoli menggunakan bola gantung terhadap kemampuan passing bawah permainan bolavoli siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Malang. Berdasarkan hasil analisis data yang dihasilkan dalam penelitian ini, maka diharapkan latihan passing bawah dipantulkan di dinding dan latihan passing bawah menggunakan bola gantung ini dapat terus dijadikan sebagai bentuk variasi latihan dalam meningkatkan keterampilan passing bawah permainan bolavoli siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Malang, dapat digunakan sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah permainan bolavoli siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 4 Malang, melalui penelitian ini dapat dijadikan sebagai bekal untuk dikembangkan dalam bentuk penelitian lain dengan variabel yang berbeda agar memberikan hasil eksperimen yang lebi
PENGARUH LATIHAN SHADOW MENGGUNAKAN SHUTTLECOCK DAN TANPA SHUTTLECOCK TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN GERAK ATLET BULUTANGKIS
ABSTRAK Wardhana, Argaseta W. 2017. Pengaruh Model Latihan Shadow Menggunakan Shuttlecock dan Tanpa Shuttlecock Terhadap Peningkatan Kelincahan dan Kecepatan Gerak Atlet PB LING Tidar Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (2) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd Kata kunci: Bulu tangkis, shadow badminton, kelincahan, kecepatan Untuk dapat menguasai teknik bulutangkis, atlet harus diberikan berbagai keterampilan teknik dasar dan model latihan yang dapat mengembangkan kemampuan atlet, seperti keterampilan kelincahan dan kecepatan. Dari hasil pengamatan program latihan dan hasil analisis angket latihan PB Ling Tidar Kota Malang, atlet pernah melakukan latihan kelincahan dan kecepatan gerak namun latihan tersebut kurang bervariatif dan peserta latihan terlihat kurang antusias dengan progam latihan kelincahan dan kecepatan gerak yang pernah diberikan oleh pelatih. Dengan demikian maka dapat dilakukan penulisan eksperimen antara model latihan shadow badminton tanpa shuttlecock atau model latihan shadow badminton menggunakan shuttlecock. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan kelincahan dan kecepatan gerak akibat adanya perlakuan berupa model latihan shadow badminton dengan dan tanpa menggunakan shuttlecock, serta untuk mengetahui model latihan mana yang mengalami peningkatan paling signifikan. penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental sebenarnya dengan Desain Randomized Control Group Pretest-Posttest, dengan menggunakan dua kelompok coba, yakni kelompok A (menggunakan shuttlecock) dan kelompok B (tanpa menggunakan shuttlecock). Populasi sampel sebanyak 30 orang (15 orang sampel per kelompok coba). Setiap kelompok diuji parameter kelincahan dan kecepatannya sebelum dan setelah diberi perlakuan shadow badminton. Hasil analisis multivarian satu arah (one-way MANOVA) menunjukkan bahwa latihan shadow badminton memberikan perbedaan kelincahan dan kecepatan yang signifikan, baik pada kelompok A (menggunakan shuttlecock) maupun kelompok B (tanpa menggunakan shuttlecock) (). Hasil uji U-Mann Whitney juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh latihan shadow menggunakan dan tanpa shuttlecock terhadap kemampuan kelincahan () dan kecepatan (). Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa latihan shadow menggunakan shuttlecock lebih baik dibandingkan latihan shadow tanpa shuttlecock pada parameter peningkatan kemampuan kecepatan gerak. Latihan shadow tanpa shuttlecock lebih baik dibandingkan latihan shadow menggunakan shuttlecock pada parameter peningkatan kemampuan kelincahan atlet PB Ling Tidar Kota Malang. ABSTRACT Wardhana, Argaseta W. 2017. The Influences of Shadow Badminton Exercises With and Without a Shuttlecock in Enhancing The Agility and Speed Skills of the Athletes in PB LING Tidar, Malang City. Bachelor Thesis, Department of Sport and Health Science, Faculty of Sport Science, State University of Malang. Supervisors (1) Dr. Siti Nurrochmah, M.Kes, (2) Usman Wahyudi, S.Pd, M.Pd Keywords: Badminton, shadow badminton, agility skill, speed skill In order to enhance the badminton techniques, an athlet must be treated by many usefull basic technique skills and exercise models, such as: agility and speed skills. From the observation of the exercise program and the results of the questionnaire analysis, athletes of PB Ling Tidar Malang city, had been treated by the exercises of motion agility and motion speed. However, those exercises had no variation. They were not too enthusiastic with the exercises given by the coach. Thus, we conducted an experiment about a shadow badminton technique, whether using a shuttlecock or without a shuttlecock. This research was aimed to examine the increasing levels of motion agility and motion speed due to shadow badminton excercises (with and without shuttlecock), and to understand the highest impact in each group. This research used a real experimental set up of a Randomized Control Group Pretest-Posttest design in two experimental groups (n=15 per group). They were Group A (with shuttlecock) and Group B (without shuttlecock). The skills of agility and speed were examined in each group before and after treated by the shadow badminton exercises. The one-way MANOVA result showed that the shadow badminton exercise had a significant different agility and speed skills, whether the group of A and B (). The U Mann-Whitney test result conveyed that there was a different influence of the Group A and Group B in the agility () and the speed skill () levels. Based on the analysis, it was concluded that the shadow badminton exercise using a shuttlecock was better than an exercise without using a shuttlecock in term of enhancing the speed skill levels. Beside, the shadow badminton exercise without using a shuttlecock was better than an exercise using a shuttlecock in term of enhancing the agility skill levels of the athletes in PB Ling Tidar, Malang city
UPAYA MENINGKATKAN PUKULAN SMASH DENGAN MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA PB. BADFED UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Pukulan smash adalah pukulan yang digunakan dengan power dan cepat, menyebabkan shuttlecock terarah dan menukik ke bawah jatuh di lapangan lawan.Smashsangat berguna dalam permainan bulutangkis karena jika mempunyai keterampilansmashyang baik maka kita dapat mendapat angka untuk memenangkan suatu pertandingan. Idealnya pemain menguasai seluruh teknik dasar dengan baik, namun Atlet PB. BADFED Universitas Negeri Malang pada kenyataan dilapangan penguasaan teknik dasar pukulan bulutangkis masih rendah, terutama pada teknik dasar smash pemain sangat rendah. Ini terlihat pada observasi yang dilakukan pada saat latihan yaitu tingkat kegagalan smash sebesar 65%. Hal tersebut dikarenakan dalam latihan pelatih kurang memberikan program latihan dan tidak pernah menerapkan metode latihan drill. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pukulan smashbulutangkisatlet PB. BADFED Universitas Negeri Malang dengan menggunakan metode drill. Penelitian ini dalam pelaksanaannya menggunakan penelitian tindakan olahraga. Adapun tahapan dalam penelitian ini adalah menggunakan 2 siklus, yaitu dalam setiap siklusnya meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi tes, wawancara, observasi, dokumentasi dan analisi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode drill dapat meningkatkan keterampilan pukulan smashAtlet PB. BADFED Universitas Negeri Malang dari siklus ke siklus. Pada siklus 1 pukulan smash aspek awalan persentase keberhasilannya 62,5% dengan kategori baik, aspek impact 55% kategori cukup, aspek followthrough 57,5% dengan kategori cukup serta sasaran sebesar 52,5% dengan kategori cukup. Masuk pada siklus 2 diperoleh data akhir dari pukulan smash yaitu pada aspek awalan tingkat keberhasilannya menjadi 82,5% dengan kategori sangat baik, aspek impactpersentase keberhasilannya menjadi75% dengan kategori baik, untuk aspek followthrough keberhasilannya menjadi77,5% dengan kategori baik dan untuk aspek sasaran persentase keberhasilannya menjadi 72,5% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode drilldapat meningkatkan keterampilan smashatlet PB. BADFED Universitas Negeri Malang. Sehingga metode drill ini dapat dijadikan sebagai referensi metode latihan
Pengaruh Latihan Plyometric Incrimental Vertical Hop Terhadap Peningkatan Tinggi Loncatan Pada Pemain Putra PBV. Bima Sakti Desa Lebbek Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan
Abstract : The purpose of this study was to investigate the effect of plyometric incrimental vertical hop Training toward the Increased of Jumping Height on PBV. Bima Sakti Men Players In the Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Based on the result of ANOVA test using One Way Anova, it showed that, experimental group and control group had significant influence. The sig (p) is 0.000 0.05. it can be seen from the manual calculation that the experimental group experienced increased 19.75 however, the control group also increased 12.25. So that, it can be concluded that incremental vertical hop traning is give affect on the increase in jumping height than the play practice PBV. Bima Sakti Men Players In the Desa Lebbek, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Keywords: Volleyball game, Plyometric, Incremental Vertical Hop, height jumping Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric incrimental vertical hop terhadap peningkatan tinggi loncatan pada pemain putra PBV. Bima Sakti Desa Lebbek Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Berdasarkan uji anova menggunakan One Way Anova didapatkan bahwa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan sig (p) yaitu 0,000 0,05. Dilihat dari penghitungan manual bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan sebesar 19,75 sedangkan pada kelompok kontrol juga mengalami peningkatan sebesar 12,25. Maka dapat disimpulkan bahwa latihan incremental vertical hop lebih berpengaruh besar terhadap peningkatan tinggi loncatan dari pada latihan bermain pada pemain putra PBV. Bima Sakti Desa Lebbek Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Kata Kunci: Permainan bolavoli, Plyometric, Incremental Vertical Hop, Tinggi Loncata
UPAYA MENINGKATKAN TEKNIK PUKULAN BACKHAND OVERHEAD CLEAR BULUTANGKIS MENGGUNAKAN MODEL LATIHAN VARIASI PADA ATLET USIA 12-16 TAHUN DI PB. BRAWIJAYA JR. KOTA MALANG
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan pukulan backhand overhead clear bulutangkis pada atlet usia 12-16 tahun di PB. Brawijaya Jr. Kota Malang Perlu diadakan penelitian tindakan olahraga (PTO). Hasil dari penelitian ini menunjukkan atlet usia 12-16 tahun PB. Brawijaya Jr. pada siklus 2 dengan persentase ketuntasan keseluruhan teknik pukulan backhand overhead clear hasil dari observer 1 sebanyak 82,58% dan observer 2 sebanyak 78,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model latihan variasi dapat meningkatkan keterampilan pukulan backhand overhead clear bulutangkis pada atlet usia 12-16 tahun di PB. Brawijaya Jr. Kota Malang. Kata Kunci: Teknik dasar pukulan backhand overhead clear bulutangkis, model latihan variasi
STUDI KOMPARATIF DAYA TAHAN VO2 MAX SISWA SSB USIA 13-15 TAHUN DI DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan daya tahan VO2 max siswa SSB usia 13-15 tahun yang tinggal di dataran rendah dan di dataran tinggi.Rancangan data penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes yaitu Bleep Test dengan versi Budiwanto. Data penelitian yang di peroleh akan dianalisis menggunakan one-way anova dengan prasyarat uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov dan uji homogenitas menggunakan uji levene. Perbedaan tempat tinggal dapat mempengaruhi daya tahan VO2 max. tempat tinggal yang berada di dataran tinggi berpengaruh lebih baik terhadap daya tahan VO2 max Siswa SSB usia 13-15 tahun dibandingkan SSB di dataran rendah.. Kata Kunci: VO2 max, siswa usia 13-15 tahun, dataran rendah, dataran tinggi.