Jurnal Bindo Sastra
Not a member yet
    122 research outputs found

    NOVEL BELANTIK KARYA AHMAD TOHARI "Pendekatan Sosiologi Sastra"

    Full text link
    Penelitian ini membahas tentang korelasi antara penceritaan novel Belantik dengan realita masyarakat pada waktu novel Belantik diciptakan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan 1) konteks sosial pengarang dalam novel Belantik, 2) gambaran masyarakat yang tercermin dalam novel Belantik, dan 3) fungsi sosial dalam novel Belantik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa (1) konteks sosial pengarang dalam novel Belantik, yaitu mengungkapkan bahawa latar belakang pengarang baik sebagai santri, redaktur media masa, maupun domisili Ahmad Tohari mempengaruhi penceritaan dalam novel Belantik, (2) gambaran masyarakat yang tercermin dalam novel Belantik, yaitu mengungkapkan adanya korelasi antara gambaran masyarakat dalam novel Belantik dengan realita masyarakat pada waktu novel itu diciptakan, dan (3) fungsi sosial dalam novel Belantik; adalah sebagai penghibur dan perombak masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai religiusitas dan nilai moral baik, seperti sifat tolong menolong kepada sesama dan cinta kasih antara keluarga perlu dijadikan panutan, adapun nilai moral yang tidak baik yaitu perilaku penyelewengan tidak pantas ditiru

    PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL KOOONG KARYA IWAN SIMATUPANG

    Full text link
    Latar belakang penelitian ini adalah terjadi degradasi moral, etika, dan budi pekerti pada peserta didik. Untuk mengatasi degradasi tersebut dibutuhkan penguatan pendidikan karakter peserta didik. Muatan dalam penguatan pendidikan karakter di antaranya melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tokoh utama dalam novel Kooong karya Iwan Simatupang sebagai penguatan pendidikan karakter peserta didik. Penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Desain penelitian berupa pengajuan pertanyaan, pengumpulan data, dan penginterpretasian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui Pak Sastro sebagai Tokoh Utama adalah sebagai berikut. (1) Sebagai manusia cinta tanah air, (2) Sebagai manusia pekerja keras dan ulet, (3) Orang yang beragama dan taat beribadah, (4) Sebagai manusia dermawan, (5) Suka menolong orang yang sedang kesusahan, kesedihan, dan kematian, dan (6) Manusia yang cermat, seksama, dan rapi. Hasi penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks. Dengan demikian, peserta didik memiliki karakter cinta tanah air, belajar dengan giat, taat beribadah, suka menolong, dan terampil

    ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA FILM SANG PENCERAH GARAPAN SUTRADARA HANUNG BRAMANTYO

    Full text link
    Film pada dasarnya bukan sekadar tontonan, tetapi sebagai tuntunan juga. Oleh sebab itu, film Sang Pencerah yang disutradarai Hanung Bramantyo diyakini memiliki nilai-nilai tuntunan yang berkaitan dengan pendidikan Islam dan Kemuhammadiyahan. Hal itulah yang menjadi masalah dalam kajian ini.Penelitian ini menggunakan teknik analisis karya, sehingga semua aspek yang relevan dengan nilai-nilai pendidikan Islam dapat ditelaah dengan baik dengan bersandar kepada Surah Luqman sebagai sumber rujukan. Telaah terhadap nilai-nilai pendidikan Islam itu kemudian dikelompokkan kepada tiga kategori utama, yaitu (1) nilai pendidikan keimanan (aqidah) meliputi pendidikan yang berusaha mengenalkan, menanamkan, dan mengarahkan kepada anak didik terhadap nilai-nilai kepercayaan terhadap rukun Islam dan sejenisnya, (2) nilai pendidikan ibadah (syari’ah) meliputi pendidikan yang berusaha mengenali, menghayati, dan menanami nilai-nilai aturan Allah tentang cara aturan perilaku hidup manusia, baik hubungan secara vertikal maupun horizontal dengan makhluk-Nya, dan (3) nilai pendidikan akhlak meliputi nilai pendidikan yang berusaha mengenalkan, menanamkan, serta menghayatkan kepada anak didik  tentang sistem aturan nilai yang mengatur pola laku, sikap, dan tindakan manusia atas isi bumi, yang mencakup hubungan dengan Allah, hubungan dengan manusia lain, dan hubungan dengan diri sendiri

    ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BERITA DALAM MEDIA SURAT KABAR SINAR INDONESIA BARU

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi,  sintaksis, dan  semantik  yang terdapat di dalam surat kabar Sinar Indonesia Baru; (2) untuk memberikan perbaikan kesalahan berbahasa dari segi ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik yang terdapat di dalam berita Sinar Indonesia Baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa dan teknik catat untuk mencatat kata atau kalimat untuk dianalisis. Hasil analisis mengenai analisis kesalahan berbahasa pada berita Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi Desember 2017 dapat disimpulkan bahwa terdapat bentuk kesalahan berbahasa pada bidang ejaan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Hasil penelitian ini yaitu pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “4 Rumah Terbakar di Jalan Jermal VI Medan Denai“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi enam kesalahan, semantik dua kesalahan dan sintaksis satu kesalahan. Kedua, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Sekitar 300 Warga Asal Palas Terdeteksi Mengidap HIV Aids“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak satu kesalahan, bidang morfologi dua kesalahan , semantik satu kesalahan , dan sintaksis tiga kesalahan. Ketiga, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita “Warga Secanggang Kecewa Proyek Air Bersih Dikutip Biaya Rp 100 PerKK“ di antaranya kesalahan dalam bidang ejaan sebanyak dua kesalahan, bidang morfologi tiga kesalahan, dan sintaksis dua kesalahan

    KEEFEKTIFAN TEKNIK PEMETAAN PIKIRAN PADA KETERAMPILAN MENULIS TEKS PIDATO SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MADANG SUKU II KABUPATEN OKU TIMUR

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan efektif atau tidaknya teknik pemetaan pikiran (mind map) dalam pembelajaran pada keterampilan menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri I Madang Suku II Kabupaten OKU Timur yang berjumlah 5 kelas, jumlah keseluruhan siswa 177 orang. Sampel penelitian ini, terdiri dari 2 kelas yaitu kelas X.3 (kelas eksperimen) berjumlah 35 siswa, memperoleh pembelajaran menggunakan teknik pemetaan pikiran (mind map) dan kelas X.5 (kelas kontrol) berjumlah 35 siswa, menggunakan model pembelajaran konvensional. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: (1) Ha yang berbunyi teknik pembelajaran peta pikiran lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur;(2) Ho yang berbunyi teknik pembelajaran peta pikiran tidak lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur. Untuk menyatakan bahwa hipotesis ditolak dan diterima, hipotesis diuji dengan uji-t (t-test), dengan tarap signifikasi ?=0,05. Apabila “t” hitung lebih dari “t” tabel (nilai titik t) pada <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini dapat diketahui bahwa siswa kelompok eksperimen nilai rata-rata pretes 52. Pada saat postes nilai rata-rata 77,96. Untuk siswa kelas kontrol nilai rata-rata pretes 48,86. Pada saat postes nilai rata-rata 61,5. Dari hasil analisis data tes terbukti bahwa hasil belajar siswayang diajar dengan teknik peta pikiran (mind map) lebih efektif daripada siswa yang diajar dengan model konvesional pada pembelajaran menulis teks pidato siswa kelas X SMA Negeri 1 Madang Suku II Kabupaten OKU Timur (taraf signifikan 95%)

    RESEPSI SASTRA SISWA KELAS IVa SDN 25 PALEMBANG TERHADAP CERPEN KEBAIKAN TUKANG BAKSO

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resepsi sastra siswa kelas IVa SDN 25 Palembang terhadap cerpen Kebaikan Tukang Bakso. Cerpen ini terdapat pada buku Tematik 8 (Daerah Tempat Tinggalku) Untuk SD/MI Kelas IV  Karya Ari Subakti. Penelitian resepsi sastra ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,  pada penelitian ini  menggunakan tanggapan pembaca yang berada dalam dalam kurun waktu yang sama. Sampel dalam penelitian ini kelas IVa SDN 25 Palembang yang berjumlah 41 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Teknik analisis data adalah menggunakan statistik deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan terhadap resepsi sastra siswa kelas IVa SDN 25 Palembang terhadap cerpen Kebaikan Tukang Bakso dapat disimpulkan bahwa penerimaan siswa terhadap cerpen tersebut baik

    ANALISIS TINDAK TUTUR BAHASA KOMERING DESA TANJUNG BARU KECAMATAN TANJUNG LUBUK KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis tindak tutur ilokusi bahasa Komering desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir berdasarkan kajian pragmatik. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja berusia 16 tahun berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap. Penelitian ini juga menggunakan teknik catat dan dibantu dengan teknik lanjutan berupa teknik rekam. Hasil penelitian ini adalah (1) Tindak tutur asertif bentuk mengklaim, mengeluh, menyatakan, jenis tindak tutur direktif bentuk bertanya, memerintah, meminta, jenis tindak tutur ekspresif bentuk pujian, mengkritik, rasa senang, jenis tindak tutur deklarasi bentuk pernyataan benar, tidak setuju, dan setuju. (2) Jenis tindak tutur komisif tidak ditemukan dalam penelitian ini, hal tersebut disebabkan oleh situasi tutur. (3) Situasi tutur pada saat peristiwa tutur berlangsung tidak mendukung atau mendorong penutur untuk melakukan tindak tutur yang akan melibatkan dirinya pada beberapa tindakan akan datang, misalnya berjanji, bersumpah, dan memanjatkan (doa). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, selain adanya tindak tutur ilokusioner dalam penelitian ini juga ditemukan jenis tindak tutur yang lain. Jenis tindak tutur yang ditemukan, yaitu tindak tutur lokusioner, tindak tutur tidak literal, dan tindak tutur tidak langsung

    PROBLEMATIKA MENGANALISIS WACANA SECARA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAHASISWA FKIP UNA

    Full text link
    Penelitian ini mengidentifikasi problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI-A dan VIB prodi bahasa dan sastra Indonesia Universitas Asahan yang mengikuti mata kuliah analisis wacana sebanyak 50 orang. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil tulisan mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Model analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis mahasiswa sebanyak 50 orang adalah 82,34, modus diperoleh 80, median diperoleh 82,5, varians diperoleh 10,51, SD diperoleh 3,24, nilai tertinggi diperoleh 88, dan nilai terendah diperoleh 70. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan hasil wawancara dengan mahasiswa mengenai problematika yang mereka hadapi selama menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual maka dapat disimpulkan problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana, yaitu: (1) kurangnya penguasaan piranti kohesi dan koherensi mahasiswa, (2) pemahaman mahasiswa tentang menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual masih minim, dan (3) kurangnya buku penunjang yang tepat sebagai acuan mahasiswa dalam menganalisis wacana

    MENULIS DAN MENCATAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE PETA PIKIRAN (MIND MAPPING)

    Full text link
    Menulis dan mencatat dengan menggunakan metode peta pikiran (mind mapping), sehingga dalam prosespembelajaran dapat berkembang lebih inovatif-aplikatif yang diharapkan mampu mengubah persepsi guruyang masih menggunakan cara kuno dan tertinggal dalam belajar menjadi lebih baik dan berkualitas.Mind mapping merupakan cara paling mudah untuk memasukkan informasi ke dalam otak, dan untukmengambil informasi dari otak. Cara ini adalah cara yang kreatif dan efektif dalam membuat catatan danmenulis, sehingga boleh dikatakan mind mapping memetakan pikira

    KESALAHAN MORFOLOGI DALAM KARANGAN BEBAS SISWA KELAS XII SMK TRISAKTI BATURAJA

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kesalahan pengimbuhan kata dalam karanganbebas siswa Kelas XII SMK Trisakti Baturaja, (2) mendeskripsikan kesalahan pengulangan kata dalamkarangan bebas siswa Kelas XII SMK Trisakti Baturaja, dan (3) mendeskripsikan kesalahanpemajemukan kata dalam karangan bebas siswa Kelas XII SMK Trisakti Baturaja. populasi dalampenelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XII SMK Trisakti Baturaja yang berjumlah 48 orang dengansampel penelitian berjumlah 26 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes menulis karangan dan teknik analisis datamenggunakan teknik nonstatistik (teknik kualitatif). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasilidentifikasi dan analisis kesalahan pengimbuhan terdapat 7 orang (43,75), kesalahan pengulangan terdapat6 orang (37,5%), dan kesalahan pemajemukan hanya terdapat 1 orang (6,25%) dari 16 orang siswa yanghadir pada saat tes dilakukan.Temuan lain peneliti dari hasil pengamatan kesalahan morfologis dalamkarangan siswa adalah kesalahan seputar penulisan preposisi dan partikel. Berdasarkan hasil danpembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas XII SMK dalam mengolah kata yangmeliputi pengimbuhan, pengulangan, dan pemajemukan sudah baik

    122

    full texts

    122

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bindo Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇