NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Not a member yet
281 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS 4 SD
The purpose of this study is to increase student activity and learning outcomes through the application of problem based learning learning models. This type of research is PTK. Subjects of grade IV students. Data collection techniques using tests, observation data, activeness assessment rubrics. Data analysis techniques used are quantitative and qualitative descriptive. The results of the activeness of learning activities in pre-cycle (64.87%) 24 students inactive in the first cycle increased to (24.32%) 9 students were quite active and in the second cycle increased to (83.78%) 31 students were active. Whereas for pre-cycle learning outcomes showed completeness of (41%) 15 students completed then increased in cycle 1 to (54%) 20 students completed and (81%) 30 students completed in cycle II. Thus the application of problem based learning learning models can improve the activeness and learning outcomes of fourth grade students of SDN Panjang 03
STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TRAINING DENGAN METODE INKUIRI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD NEGERI CIJOHO TAHUN AJARAN 2017/2018
Masih kurangnya pemakaian metode belajar yang berpusat pada siswa dalam pembelajaran IPS sehingga siswa tidak mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui efektivitas penggunaan metode pembelajaran inkuiri sosial terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi komparasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Cijoho. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal yang disusun ntuk mengukur keterampilan C1, C2, C3, C4. Perlakuan yang diberikan kepada kelas eksperimen adalah metode pembelajaran inkuiri sosial, sedangkan kelas kontrol mendapat perlakuan pembelajaran inkuiri training. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitif secara statistik melalui teknik uji mann whitney dengan taraf signifikansi ?=0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi perbedaan signifikan dari nilai postest siswa dan nilai pretest pada kelas kontrol. Peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan metode inkuiri sosial masuk dalam kategori rendah, jika dilihat dari angkat N-Gain yang telah dinormalisasi yaitu 0,272 nilai tersebut sudah mendekati angka N-Gain kategori sedang
PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA PERPUSTAKAAN TINGKAT SEKOLAH DASAR DESA IWUL, PARUNG
Tujuan penelitian mengetahui pengolahan bahan pustaka perpustakaan tingkat sekolah dasar. Perpustakaan merupakan prioritas sumber belajar utama yang harus diperhatikan dan keberadaannya harus dimiliki setiap institusi yang bidang kegiatannya berkaitan dengan masalah pendidikan. Perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang dikelola dengan baik dan memiliki manajemen pengolahan perpustakaan yang baik pula. Pengolahan bahan pustaka perpustakaan terdiri dari: 1. Pengadaan koleksi; 2. Koleksi perpustakaan; 3. Prasarana dan sarana perpustakaan; 4. Pengolahan koleksi buku. Metode penelitian deskriptif kualitatif; tempat penelitian: sekolah dasar gugus SD 02 desa Iwul, Kecamatan Parung; informan penelitian: guru penanggung jawab perpustakaan sekolah, waktu penelitian: Agustus-September 2019. Hasil penelitian: pengolahan bahan pustaka perpustakaan tingkat pendidikan dasar ada pada katagori sedang dengan jumlah total skor 35. Setiap sekolah belum melaksanakan pengolahan bahan pustaka perpustakaan secara maksimal karena belum ada tenaga khusus yang menangani dan bertanggung jawab langsung pada bidang perpustakaan. Kesimpulan: pengolahan bahan pustaka perpustakaan harus ditangani oleh petugas yang langsung menangani dan bertanggung jawab pada bidang perpustakaan. Ruangan yang digunakan untuk kegiatan perpustakaan masih ruangan yang sama dengan ruang kepala sekolah
PEMBELAJARAN MUSIK ANGKLUNG MELALUI METODE HAND SIGN KODALY PADA SISWA TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI CIAMIS
Penelitian ini berjudul “Pembelajaran musik angklung melalui metode hand Sign kodaly pada siswa tunarungu di sekolah luar biasa negeri Ciamis”. Adapun latar belakang penelitian ini yaitu belum pernah ada yang meneliti tentang metode hand sign Kodaly di sekolah luar biasa ciamis, dilakukan di SLB Ciamis karena sekolah tersebut yang mampu mendukung dalalam penelitian ini, SLB Ciamis sudah mempunyai sarana alat musik yang lengkap untuk mendukung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, pengolahan datanya dilakukan dengan cara menyusun perencanaan pembelajaran, langkah – langkah pembelajaran, serta hasil perubahan dari metode yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pembelajaran musik angklung ini merupakan kegiatan dalam pembelajaran yang mengandung unsur pengembangan kemapuan dasar siswa dibidang musik meliputi kemamampuan intektual, emosional, sosial, perseptual, fisik, kreatifitas serta memiliki nilai nilai kearifan lokal
Penggunaan Media Pembelajaran Diorama untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kelas IV SD Negeri 2 Hadipolo
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan pemahaman konsep dengan media diorama. Metode penelitian yang digunakan yang penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Hadipolo yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan data tes tertulis diakhir siklus. Teknik analisis data yang digunakan observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep pada prasilus memperoleh rata-rata 68, 98 dengan kriteria perlu bimbingan. Hasil tes pemahaman konsep pada siklus I memperoleh rata-rata 73, 72 dengan kriteria perlu bimbingan, dan hasil tes pemahaman konsep siklus II memperoleh rata-rata 85, 05 dengan kriteria baik. Simpulan media diorama dapat meningkatakan pemahaman konsep siswa pada materi sumber daya alam
Keterampilan Guru Melalui Model Picture and Picture Berbantuan Media Roda Putar Kelas IV SDN Wonorejo 2 Demak
Penelitian berfokus pada pengaruh keterampilan guru harus dapat berperan menjadi guru kelas maupun guru mata pelajaran karena tuntutannya yang kurikulum yang berlaku.guru mengunakan MODUL/LKS ( lembar kerja siswa) dirancang dan dikembangkan sendiri oleh guru sesuai dengan materi yang akan disampaikan.Materi serta pelatihan soal-soal yang ada. keberhasilan guru dalam menciptakan tempat yang aman dan lingkungan belajar yang efektif untuk kualitas siswa.Guru dapat memanajemen kelas yang diinginkan kegiatan dikelas. Guru dalam mengelola kelas akan menghadapi beberapa faktor mempengaruhi keberhasilan siswa. penelitian yang diperoleh menjadi terhambat, terutama pembelajaran melalui wawancara dengan guru kelas IV SD N Wonorejo 2 Demak sebagian siswa masih ada yang mengalami kesulitan belajar dalam memahami materi yang mengakibatkan waktu pembelajaran yang telah direncanakan menjadi terhambat, terutama pada guru juga menilai bahwa materinya kurang dipahami oleh siswa karena beberapa materi yang ada pada buku tidak menjelaskansecara rinc
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEPROFESIAN DAN IMPLIKASINYA dalam DUNIA PENDIDIKAN: PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEPROFESIAN DAN IMPLIKASINYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Accounting is an information system, more precisely; it is an application to the general theory of information to the problem of efficient economic operations. It also makes up a large part of the general information expressed in quantitative terms. In this context accounting is both a part of the general information system of an operating entity and a part of the basic field bounded by the concept of information
If you work with a manual system and you want to see an account on given day, you have a paper file and you simply go to that particular section and pull out the file. When you’re on the computer system, in a sense all your accounts are kid of floating around in space. You can’t get your hands on the
KEMAMPUAN MEMBACA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH BAGIAN DARI PENGEMBANGAN BAHASA
Zaman teknologi yang semakin berkembang dan semakin canggih menuntut dukungan budaya semakin berkembang pula, begitu juga dengan budaya membaca tidak kalah penting dengan budaya–budaya lainya. Budaya baca harus menjadi kebutuhan, kegemaran dan kebiasaan. Untuk menyikapi tuntutan–tuntutan tersebut melahirkan polemik internal antara tuntutan dimana anak mau masuk sekolah dasar (SD)harus sudah mampu membaca dan pendaapat anak usia dini belum boleh diajarkan membaca. Penulisan artikel ini bertujuan membuka wawasan bagi para orang tua/pendidik untuk memahami bagaimana mengajar anak membaca sesuai dengan karakteristi dan perkembangannya dimana hal ini tidak menjadi polemik lagi di masyarakat. Dilapangan sudah banyak metode-metode membaca yang menarik bagi anak, dengan demikian ini tugas para pendidik baik orang tua maupun guru untuk memilih atau menciptakan metode yang tepat bagi anak usia dini/ anak SD kelas rendah, tentunya yang tidak membebani. Jadi Pada dasarnya mengajarkan membaca bagi anak usia dini itu boleh-boleh saja asalkan dengan metode yang sesuai dengan perkembangannya dimana anak diperkenalkan dengan berbagai hurup yang menarik sehingga menimbulkan rasa penasaran dan keingin tahuan. Dengan demikiann menanamkan kemampuan membaca itu penting, karena membaca bagian dari perkembangan bahasa bagi anak usia dini/ anak SD kelas rendah
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK SLOW LEARNER
Penelitian ini bertujuan untuk mendskripsikan penerapan metode pembelajaran untuk peserta didik slow learner. SD Negeri Wirosaban merupakan sekolah inklusi di Yogyakarta. Berdasarkan hasil asesmen, 10 dari 14 anak berkebutuhan khusus yang ada termasuk anak slow learner.jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini disebut penelitian deskiptif karena menghasilkan data studi kasus berupa gambaran mengenai metode pembelajaran anak lambat belajar kelas III di SD Negeri Wirosaban Yogyakata.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berperan serta, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode pembelajaran untuk anak slow learner di SD Negeri Wirosaban adalah dengan tanya jawab, ceramah dan diskusi dengan demonstrasi. Metode pembelajaran yang dipakai anak slow leaner dan peserta didik normal tidak ada perbedaanya hanya anak slow leaner dimodifikasi dengan tambahan waktu dan tambahan tugas khusus sebagai tindak lanjut. Kegiatan evaluasi seperti tambahan waktu mengerjakan soal untuk anak slow leaner sekarang tidak ada karena full day school
PENINGKATAN CRITICAL THINKING DAN COLLABORATIVE SKILL MATEMATIKA MELALUI MODEL GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MAGIC BALL
Abstract
The problem in the mathematics learning process at SD Negeri Panjang 03 Ambarawa is that Critical Thinking and Collaborative skills are still low and have an impact on the students\u27 learning outcomes that have not been satisfactory. Based on these problems it is necessary to conduct classroom action research conducted in two cycles, each cycle consists of five stages: planning, action implementation, observation, evaluation, and reflection. The purpose of this research is to improve Critical Thinking and Collaborative skill through application of Group Investigation model assisted Magic Ball media. The data collection instrument used questionnaires to measure Critical Thinking and Collaborative and observation sheets to obtain data on learning activities. Data analysis techniques using quantitative and comparative descriptive techniques. The results showed that the improvement of Critical Thinking and Collaborative skills was evident from the increase in total score of learners per cycle. Percentage improvement of Critical Thinking skill by 35% in cycle I. After improved the learning design in cycle II succeeded to increase by 64%. The increase also occurred in Collaborative skill, which is 29% in cycle I and 68% in cycle II. Based on the above description it can be concluded that the application of Group Investigation model assisted Magic Ball media is effective in improving Critical Thinking and Collaborative skills.
Keyword:
Group Investigation; Magic Ball; Critical Thinking; Collaborative
Abstrak
Permasalahan dalam proses pembelajaran matematika di SD Negeri Panjang 03 Ambarawa adalah bahwa keterampilan Critical Thinking dan Collaborative masih rendah dan berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memuaskan. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative melalui penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur Critical Thinking dan Collaborative dan lembar observasi untuk memperoleh data tentang aktivitas pembelajaran. Tehnik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative terlihat dari peningkatan total skor peserta didik setiap siklus. Persentase peningkatan keterampilan Critical Thinking sebesar 35% pada siklus I. Setelah diperbaiki rancangan pembelajarannya pada siklus II berhasil meningkat sebesar 64%. Peningkatan juga terjadi pada keterampilan Collaborative, yaitu sebesar 29% pada siklus I dan sebesar 68% pada siklus II. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball efektif dalam meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative.
Kata Kunci:
Group Investigation; Magic Ball; Critical Thinking; Collaborativ