NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Not a member yet
281 research outputs found
Sort by
Analisis Kemandirian Belajar Mahasiswa Sistem Informasi Pada Mata Kuliah Statistika Inferensial
Pembelajaran statistik inferensial sangat penting untuk mahasiswa program studi Sistem Informasi pada Fakultas Ilmu Komputer di Universitas Banten Jaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kepercayaan diri mahasiswa dalam belajar statistik inferensial, dan juga seberapa besar motivasi yang dimiliki mahasiswa tersebut. Karena mata kuliah statistik inferensial merupakan mata kuliah yang di anggap sulit dan tidak bisa di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari Sampel pada penelitian ini adalah 86 peserta kelas statistik pada program studi Sistem Infomasi di Universitas Banten Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, juga menggunakan instrument yang digunakan untuk mengukur strategi motivasi belajar adalah instrument baku MSLQ (Motivated Strategies for Learning Questionaire). Faktor-faktor dari motivasi dan pembelajaran regulasi diri adalah: Self Efficacy, Intrinsic Factor, Test Anxiety, Cognitive Strategy Use, Self-Regulation. Pada mean atau rerata dari hasil output SPSS versi 23 adalah menunjukkan bahwa Self-Efficacy, Intrinsic Factor, Cognitive Strategy Use, dan Self-Regulation dengan hasil yang baik, serta pada Test Anxiety menghasilkan nilai yang cukup baik
The Development of Three Tier Test (TTT) Instruments to Identify Students Misconceptions on Material in Elementary
The purpose of this study is to develop the assessment instruments used in testing the level of science misconceptions in high grade elementary school. The instrument used is a Three-tier test (TTT) This research is a Research and Development (R&D) research that is a method of conducting research for research that produces a product, and testing the effectiveness of the product. The research stages are as follows: (1) Data Collection and Literature Studies, (2) Product Description and Design, (3) Small Scale Trials, (4) Product Analysis and Revision, (5) Broad-Scale Trials, and (6) Product Analysis and Revision. The research conducted at SDN 5 Sukagalih, Tarogong Kidul District, Garut on a small scale and for a large scale at SDN 1,2,3,4 and 5 Sukagalih, Tarogong Kidul District, Garut. Based on the results of the research obtained data that by using TTT instruments teachers can find out how much quantity of students are misconceptions, trials are conducted on a small scale and large scale and each is carried out 2 stages, namely the stage before the revision and after the revision of the instrument. The results of phase I tests on a large scale many students experienced misconceptions of 62.7% and the phase II test after instrument revision showed a significant decrease to 32.65% of students who experienced misconceptions, the presentation of a decrease in the quantity of misconceptions for large scale was 52.86%. the result was quite significant compared to the small scale which decreased by only 24.61%. The results showed that by using TTT techniques teachers will easily identify the quantity of students who misconception and for the next the teacher will provide treatment to students to lower the quantity
The Influence of Product Packaging Design, Product Materials, Shop Service On Buying Decisions Al Insan Elemnetary Scholl Bekasi City
Penelitian ini bertujuan untuk mengathui pengaruh keunikan desain kemasan produk terhadap keputusan membeli siswa SDIT Al Insan Kota Bekasi. Sampe dari penelitian ini adalah siswa siswi SDIT Al-Insan , teknik yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan jumlah sampe 30 orang responden. Hasil analisis data dan pengujian hipotesis menunjukan bahwa desain kemasan produk, material produk dan pelayanan warung berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli siswa SDIT Al-Insan dan mampu meningkatkan minat pembelian siswa
Pengaruh Kecerdasan Berpikir Positif dan Kecerdasan Adversity Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ilmu Pengetahuan Alam Pada Siswa SD Kelas IV
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara empiris pengaruh langsung kecerdasan berpikir positif terhadap kemampuan berpikir IPA siswa dan kecerdasan Adversity siswa terhadap kemampuan berpikir kritis Ilmu Pengetahuan Siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis jalur. Adapun sampel berjumlah 90 orang siswa Kelas IV SD Negeri di wilayah Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, Banten. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa : 1) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan kecerdasan berpikir positif terhadap kecerdasan Adversity siswa. Besarnya kontribusi kecerdasan berpikir positif terhadap kecerdasan Adversity adalah 64,8025% sisanya sebesar 35,1975% dipengaruhi oleh faktor lain diluar kecerdasan Adversity. 2) Terdapat pengaruh langsung yang tidak signifikan kecerdasan berpikir positif terhadap berpikir kritis IPA siswa. Besarnya kontribusi kecerdasan berpikir positif terhadap kemampuan berpikir kritis IPA 0,6889% sisanya sebesar 99,3111% dipengaruhi oleh faktor lain diluar kemampuan berpikir kritis IPA. 3) Terdapat pengaruh langsung yang signifikan kecerdasan Adversity terhadap berpikir kritis IPA siswa. Besarnya kontribusi kecerdasan Adversity terhadap kemampuan berpikir kritis IPA 32,6041% sisnya sebesar 67,3959% dipengaruhi oleh faktor lain diluar kemampuan berpikir kritis IPA. 4) Terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan kecerdasan berpikir positif terhadap berpikir kritis IPA melalui kecerdasan Adversity siswa. Besarnya 45,9566% sisanya sebesar 54,0345% dipengaruhi oleh faktor lain
Resilience in Early Childhood
Berbagai perubahan dalam situasi dan keadaan seorang individu akan disikapi beragam bergantung dengan bagaimana seorang individu tersebut memiliki kemampuan penyesuaian diri dalam berbagai situasi terutama situasi yang dianggap tidak menyenangkan atau penuh tekanan. Kemampuan penyesuaian diri tersebut tidak terbentuk begitu saja, banyak faktor yang mempengaruhi pembentukannya dan berproses sejak anak usia . Sejalan dengan tumbuh dan kembangnya seluruh aspek perkembangan, maka salah satu yang juga turut berkembang adalah kemampuan penyesuaian diri terhadap situasi tidak menyenangkan atau resiliensi, kemampuan kontrol diri, berempati, menghargai dan menghormati orang lain serta mampun menyemangati diri sendiri merupakan bentuk-bentuk resliensi. Membangun resiliensi pada anak usia dini tidak lepas dari peran serta orang tua atau keluarga melalui pengasuhan, lingkungan atau peran pendidik di sekolah dan karakteristik individu itu sendiri
Dilematis Antara Kesulitan Siswa Dengan Guru Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemic Covid-19: Sebuah Upaya Aksidental MTs. Muhammadiyah Wuring
The purpose of this study was to determine students\u27 difficulties in online learning and to determine the efforts of teachers in overcoming student difficulties in online learning during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is a descriptive qualitative approach by describing the teacher\u27s efforts in overcoming student difficulties in online learning during the Covid-19 period at MTs. Muhammadiyah Wuring. This study uses data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. The results of this study can be seen from several student difficulties in online learning such as a) absence of 4G networks, b) reduced income c), assignment methods and d) absence of Android phones. The teacher\u27s efforts in overcoming student difficulties in online learning such as a) assignment methods, b) providing motivation, c) providing advice, d) providing online explanations, e) installing Wifi. By knowing the various difficulties of students and the efforts of teachers in overcoming student difficulties in online learning, researchers hope that all of us, especially schools, teachers, parents, and the government to make input in the future
The Analysis of Primary School Teachers Ability in The Application of ICT-Based Learning Media In Tarogong Kidul District
The purpose of this research is to analyze the ability of elementary school teachers in the application of learning media based on Information and Communication Technology (ICT). The main objectives are the teacher\u27s understanding of ICT-based learning media, the ability of teachers in designing ICT-based learning media, the ability of teachers in the use of ICT-based learning media, factors that can support and inhibit the application of ICT-based learning media, and how teachers overcome obstacles in the application of ict-based learning media. The research method used by the author is mixed methods research method or mixed research method that is, by combining between qualitative and quantitative research types. The subject of this study was a public elementary school teacher in tarogong kidul area. The sample of this study was as many as 30 teachers. Instruments used in the form of questionnaires, observations and interviews. Based on the results of the instrument test obtained teacher\u27s understanding of learning media by 85.6%, the ability of teachers in designing ICT-based learning media by 85.6%, then the ability of teachers in the use of ICT-based learning media by 85.4%. The supporting factors in terms of teacher ability are the implementation of training in the use of ICT devices and designing ICT-based learning media. From the results obtained, it can be concluded that the ability of elementary school teachers in the application of ICT-based learning media in the Tarogong Kidul area is very good.
 
Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal dan Budaya Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh bahan ajar berbasis kearifan lokal dan budaya terhadap keterampilan menulis deskripsi siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development Research) dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Pengembangan bahan ajar dimulai dari tahap studi pendahuluan, perencanaan, desain produk, validasi desain produk, uji coba produk dan produk akhir. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar, angket analisis kebutuhan siswa, dan tes kognitif. Subjek uji coba penelitian yaitu siswa Kelas IV SDN 1 Cengal, SDN 2 Cengal dan SDN 3 Cengal Kecamatan Japara Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan menulis deskripsi siswa yang menggunakan bahan ajar berbasis kearifan lokal dan budaya dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Perbedaan peningkatan ini dapat dilihat pada hasil uji gain keterampilan menulis deskripsi siswa pada kelas eksperimen menunjukkan N-gain sebesar 0,46. Maka N-gain pada kelas eksperimen termasuk ke dalam kriteria sedang. Sedangkan hasil uji gain keterampilan menulis deskripsi siswa pada kelas kontrol diperoleh N-gain sebesar 0,28. Maka N-gain pada kelas kontrol termasuk ke dalam kriteria rendah
Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Perilaku Sosial Siswa
Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Perilaku Sosial Siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mendeskripsikan tentang peran lingkungan sekolah dalam pembentukan perilaku sosial siswa. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN 2 Luragung Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan informan siswa, guru, dan tokoh masyarakat setempat yang ditentukan secara purposive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan teori Bordieu habitus dan arena, dimana habitusnya adalah kegiatan di sekolah dan arenanya adalah lingkungan sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan perilaku sosial siswa merupakan segala bentuk kegiatan yang dilakukan siswa dalam situasi sosial tertentu. Perilaku sosial seseorang akan dapat terbentuk dengan berbagai faktor, baik faktor eksternal maupun internal, artinya perilaku seseorang akan terus dapat menyesuaikan dirinya dengan berbagai situasi sosial. Peranan lingkungan sekolah terhadap pembentukan perilaku sosial siswa di lingkungan sekolah seperti: keteladanan, pembiasaan, nasihat, mekanisme kontrol, memberi sanksi terlaksana secara baik dan sistematis. Elemen masyarakat sebagai salah satu pengapliaksian dari sikap-sikap sosial siswa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan ikut berperan sebagai kontrol dari siakap-siakp sosial tersebut
Strategi Pembelajaran Daring Sebagai Alternatif Proses Aktivitas Belajar Siswa SD Di Masa Covid- 19
Keaktifan belajar siswa merupakan aktivitas pendidikan yang mengaitkan siswa aktif secara langsung sepanjang proses pendidikan berlangsung. Pendidikan pada dasarnya ialah sesuatu proses interaksi pendidik dengan partisipan didik, baik interaksi langsung (tatap muka), ataupun tidak langsung (aktivitas pendidikan dengan memakai media pendidikan dalam aplikasi website). Di tengah pandemi covid-19 aktivitas belajar mengajar dianjurkan memakai model peembelajaran daring. Tidak semua metode pembelajaran daring dapat digunakan pada proses pembelajaran di sekolah dasar. Riset ini bertujuan untuk menganalisis keaktifan belajar siswa selama pendidikan daring di masa pandemi covid-19. Tipe riset yang dilakukan merupakan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara. Riset ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Sigli, serta yang menjadi subjek dalam riset ini merupakan guru dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Sigli. Data kualitatif tersebut dianalisis memakai reduksi, setelah itu disajikan, kemudian penarikan kesimpulan. Hasil riset diperoleh bahwa sepanjang pendidikan daring, keaktifan belajar siswa tidak seluruhnya bisa dicapai sesuai dengan indikator keaktifan belajar. Perihal ini diakibatnya sebab terdapatnya aspek hambatan sepanjang pendidikan daring dilaksanakan semacam minimnya perlengkapan peraga serta terbatasnya akses internet.