Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
PENGARUH INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TABUNGAN BANK UMUM TERHADAP SIMPANAN MASYARAKAT PADA BANK SYARIAH (DPK) DI KALIMANTAN BARAT
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga Tabungan Bank Umum Terhadap Simpanan Masyarkat Pada Bank Syariah (DPK) Di Kalimantan Barat”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga bank umum terhadap simpanan masyarkat pada bank syariah di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu data yang berbentuk angka dan dibantu alat analisis regresi berganda serta analisis statistik, seperti uji koefesien determinasi R2, uji F, dan uji t. Penelitian ini mengambil sampel data dalam kurun waktu 10 tahun terhitung dari tahun 2004 sampai 2013 per triwulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara silmutan dan secara parsial bahwa variabel inflasi dan tingkat suku bunga tabungan bank umum berpengaruh secara signifikan terhadap simpanan masyarakat pada bank syariah di Kalimantan Barat dan jika secara parsial nilai koefisien inflasi dan tingkat suku bunga tabungan bank umum menunjukan arah koefisien yang negatif. Kata Kunci : Inflasi, Tingkat Suku Bunga Tabungan Bank Umum dan Bank Syaria
STUDI PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI GULA MERAH BERDASARKAN SUMBER MODAL DI DESA JERUJU BESAR KABUPATEN KUBU RAYA
Penelitian ini berjudul “Studi perbandingan pendapatan petani gula merah berdasarkan sumber modal di Desa Jeruju Besar Kabupaten Kubu Raya”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis perbedaan pendapatan petani gula merah yang memperoleh bantuan dari PT. PNM Mandiri, Modal Sendiri dan Modal Swasta. Ini merupakan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah untuk kemudian diterapkan dalam kondisi lapangan dengan segala permasalahannya, khususnya yang menyangkut pendapatan. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode survey dengan menggunakan populasi yaitu prtani gula merah di Desa Jeruju Besar. Sampel diambil secara proposional dengan jumlah sampel sebanyak 60 Orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan rata-rata pendapatan antara pendapatan bersih kelompok modal sendiri sebesar Rp. 242.233.000 atau rata-rata pendapatan perorang Rp. 12.111.650, pendapatan kelompok modal swasta sebesar Rp. 224.298.000 atau rata-rata pendapatan perorang Rp. 11.214.450 dan pendapatan bersih kelompok PT. PNM sebesar Rp. 145.700.500 atau rata-rata pendapatan perorang Rp. 7.285.025. Pendapatan tertinggi yaitu kelompok modal sendiri dan terendah kelompok modal PT. PNM dan 2) Terdapat perbedaan rata-rata pendapatan antara responden pengrajin gula merah berdasarkan sumber modal, hal tersebut disebabkan adanya perbedaan jumlah produksi yang dihasilkan dari perbedaan pengeluaran. Kata Kunci: Pendapatan Petani Gula Merah, Sumber Moda
ANALISIS PENERIMAAN PAJAK REKLAME KOTA PONTIANAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan jawaban untuk tingkat efektivitas potensi pajak reklame di kota Pontianak, dan kontribusinya terhadap penerimaan pajak daerah, dimana dalam era otonomi daerah, pemerintah daerah dituntut untuk selalu meningkatkan penerimaan daerahnya, seperti peningkatan pendapatan pajak daerah melalui penerimaan pajak reklame. Perolehan pajak melalui reklame iklan di kota Pontianak memberikan kontribusi yang tidak dapat diremehkan untuk penerimaan daerah. Namun dalam prakteknya belum mendekati potensi yang sesungguhnya, selain itu penyusunan target pajak ini hanya didasarkan pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Lamanya penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Desember 2013.Penelitian ini menerapkan metode analisis deskriptif, dimana metode ini digunakan untuk memberikan penjelasan sistematis, pernyataan aktual dan akurat fakta, dan hanya menggambarkan situasi atau peristiwa bukan untuk mencari atau menjelaskan hubungan dan tidak menguji hipotesis.teknik pengumpulan data adalah observasi langsung, komunikasi langsung dan studi dokumenter. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat efektivitas potensi pajak reklame di kota Pontianak pada tahun 2013 cukup baik, mencapai 45,95%, laju pertumbuhan pajak reklame selama lima tahun terakhir menunjukkan rata-rata mencapai 32,94 % per tahun. Potensi pajak reklame yang harus diperoleh oleh kota Pontianak dapat mencapai Rp18.846.402.873, pajak reklame pada tahun 2009 dan kontribusi terhadap Pajak Daerah untuk tahun 2013 berdasarkan realisasi mencapai 4,79%, sedangkan berdasarkan potensinya mampu mencapai 20,54%. Kata Kunci :Pajak Reklame, Potensi Penerimaan, Efektivitas Potensi Pajak
PERANAN PERKEBUNAN SAWIT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI DUSUN PENYELIMAU KECAMATAN MELIAU
ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif, dengan alat analisis regresi berganda. Variabel penelitian terdiri dari variabel terikat yaitu pendapatan, dan variabel bebas yaitu tenaga kerja (skill/jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, lama bekerja/pengalaman) dan sumber daya alam (luas lahan). Jenis data yang digunakan adalah data primer diambil dari sampel/respondendan data skunder dari perusahaan dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan : 1)Adanya perkebunan kelapa sawit di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten sanggau telah memberikan pendapatan kepada para petani dan pekerja kebun/pabrik. Dari 95 orang responden diketahui semuanya adalah sebagai pekerja dan pemilik. Jumlah pendapatan dari upah dan kepemilikan lahan mencapai totalRp231.720.000,00 jika dirata-ratakan sebesar Rp 2.439.157,89 per orang per bulan. 2) Hasil pengujian statistik dengan Uji F diketahui pengaruh darikeempat variabel adalah signifikan. Hasil pengujian secara parsial pengaruh dari jenis pekerjaan dan pendidikan adalah positif namun tidak signifikan, sedangkan pengaruh dari lama bekerja dan luas lahan adalah positif dan signifikan. Kata kunci : kelapa sawit, petani, pendapatan, pendidikan, lahan. ABSTRACT This study entitled "The Role of Oil Palm Plantation hearts Increase Farmer’sIncome in Penyelimau Village of Meliau District,"it aims to identify and analyze the impact of the oil palm plantations and the factors affecting the farmer’s income in Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau regency. The research method is quantitative descriptive, with alinear multiple regression analysis. The study consisted of a dependent variable is farmer’s income, and independent variable is labor (skills/type of job, education level, length of work/experience) and the natural resources (land) as independent variabel. This is usingprimaris data are taken from the sample/respondents and secondary data that taken from the company and head ofPenyelimau village. The results of study showed: 1) The presence of oil palm plantations in the Penyelimau Village of Meliau District in Sanggau Regency has provided income to farmers and farm workers/factory of all responden as 95 personis owner of land and worker both. The total income from both of all is Rp231.720.000,00, in an average income per person is Rp 2.439.157,89 per person per month. 2) The findings of the statistical/significancyanalysis (F-test) shown the effect allof four variables is significant. But the partial testing (t-test) known that influence of the job type and education level is positive but not significant, while the influence of the old-works (experience)and land-owner is positive and significant. Keywords: Palm, Farmers, Income, Education, Land.ABSTRAK Penelitian berjudul “Peranan Perkebunan Sawit dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Dusun Penyelimau Kecamatan Meliau,”bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak adanya perkebunan kelapa sawit dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani di Desa Penyelimau Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitati
MEKANISME PERIZINAN DAN PEMASANGAN REKLAME TERHADAP PENERIMAAN PAJAK SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI (PAD) KABUPATEN KUBU RAYA
Judul dari penelitian ini adalah: “Mekanisme Perizinan dan Pemasangan Reklame terhadap Penerimaan Pajak Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kubu Raya”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme perizinan dan pemasangan reklame terhadap penerimaan pajak reklame sebagai sumber PAD Kabupaten Kubu Raya, menganalisis kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kubu Raya, menganalisis potensi pajak reklame di Kabupaten Kubu Raya, menganalisis efektivitas pemungutan pajak reklame di Kabupaten Kubu Raya dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi kendala dalam proses pemungutan pajak reklame di Kabupaten Kubu Raya. Data primer diperoleh dari responden wajib pajak reklame di Kabupaten Kubu Raya melalui kuesioner. Sedangkan data skunder diperoleh dari Instansi terkait seperti Dispenda Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme perizinan dan pemasangan reklame terhadap penerimaan pajak reklame sebagai sumber pendapatan pada Kabupaten Kubu Raya yakni dimulai permohonan izin penyelenggaraan/pemasangan reklame diiajukan kepada Bupati setelah memenuhi persyaratan, Bupati akan mengeluarkan surat izin menyelenggarakan/pemasangan reklame. Persentase kontribusi pajak reklame terhadap pajak daerah mengalami kenaikan dari 1,13% di tahun 2011 menjadi 2,08% di tahun 2012, tetapi pada tahun 2013 prosentase ini mengalami penurunan yang relative kecil sebesar 1,59%. Berdasarkan rasio kontribusi pajak reklame terhadap pajak daerah pada tahun 2011-2013 masuk dalam kategori sangat kurang karena berada pada interval rasio 0,00 – 10,00%. Masih tingginya potensi pajak reklame yang tidak tergali menunjukkan bahwa penggalian sumber-sumber pendapatan daerah khususnya pajak ini masih belum dilaksanakan secara optimal seperti pada tahun 2011 sebesar Rp.176.869.703,00, pada tahun 2012 sebesar Rp.130.344.969,00 dan pada tahun 2013 sebesar Rp.181.182.364,00. Realisasi pajak reklame pada tahun 2011 sebesar Rp.474.194.914,00 dengan potensi pajak Rp.651.064.617,00 yang menghasilkan efektifitas pajak sebesar 72.83 persen dan masuk dalam kategori penilaian kurang efektif karena berada pada interval 60% - 80%. Pada tahun 2012 diketahui realisasi pajak reklame yang diterima sebesar Rp.706.403.539,00 dengan potensi pajaknya sebesar Rp.836.748.508,00 menghasilkan efektifitas pajaknya sebesar 84.42 persen dan masuk dalam kategori penilaian cukup efektif karena berada pada interval 80% - 90%. Sedangkan pada tahun 2013 diketahui realisasi pajak reklame yang diterima sebesar Rp.764.396.981,00 dengan potensi pajaknya sebesar Rp.945.579.345,00 menghasilkan efektifitas pajaknya sebesar 80.84 persen dan masuk dalam kategori penilaian cukup efektif karena berada pada interval 80% - 90%. Kata Kunci: Mekanisme Perizinan dan Pemasangan Reklame, Kontribusi, Potensi, Efektifitas Pajak Reklame
ANALISI PENGARUH PENYERAPAN TENAGA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009-2013
The objective of this research was to analyze the influence of employment and education levels which were categorized into several sectors of the labor force --i.e. the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary school, junior high school, senior high school and above senior high school-- on the economic growth in West Kalimantan. The method used was descriptive quantitative method which is a research method which is used to describe and explain the influence of the number of labor force working in the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary, junior high, and senior high school, and above senior high school on the economic growth in West Kalimantan. The model used in this research was the multiple linear regression and the statistical test. The results of the analysis conducted by the researcher showed a constant value of 5.030122. The value of coefficient of determination (R2) was 0.810470 or 81.04% which indicated the ability of contribution of the number of the labor force working in the primary sector, secondary sector, tertiary sector, as well as the number of labor force whose education was below elementary, junior high, and senior high school, and above senior high school on the economic growth in West Kalimantan, while the rest was influenced by other factors outside of this variable. The calculation and analysis of data indicated that the number of labor force working in the primary sectors was significant with a probability value of 0.0400 which was lower than 0:05; the secondary sector was not significant with a probability value of 0.2684 which was greater than 0.05; the tertiary sector was not significant with a probability value of 0.1565 which was greater than 0:05, the number of labor force whose education was below elementary school was not significant with a probability value of 0.2990 which was greater than 0:05; with elementary school education was significant with a probability value of 0.0070 which was lower than 0.05; with junior high school education was not significant with a probability value of 0.5638 which was greater than 0.05; with senior high school education was significant with a probability value of 0.0351 which was lower than 0.05; and the number of labor force whose education was above senior high school was not significant with a probability value of 0.8910 which was greater than 0.05 regarding the influence on the economic growth West Kalimantan at a reliability rate of 95%. Keywords: Manpower, Education Level, Economic Growt
ANALISIS PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI SAYURAN DI KECAMATAN TUJUH BELAS KABUPATEN BENGKAYANG MELALUI PERBAIKAN SALURAN DISTRIBUSI
Vegetable Farmers' Income Improvement Analysis in District Seventeen Bengkayang by Improved Distribution Channels.This study aims to know (1) the pattern of distribution channel of vegetables that occurred in the District Seventeen, (2) determining the pattern of distribution channels of vegetables that can increase the income of vegetable farmers in the district Seventeen .The method used is a qualitative descriptive study. The study population were vegetable farmers in the District Seventeen. Research subjects are 40 respondents, that farmer who cultivated vegetable tomato, big chili, eggplant, green beans, cucumbers and beans. The used data are primary data taken in February 2015. The data was collected by observation, interviews and open questionnaires method. Using presentation of the questionnaire answers and conclusion data analysis. Based on the research results, we concluded that: first, the distribution channel of vegetable commodities in District Seventeen have four channel, Channel I: Farmers to the Collector, the Collector to Malaysia (exports), Channel II: Farmers to Malaysia (exports ), Channel III: Farmers to Collector of the village, Collector of the village to the merchant outside the city, Channel IV: Farmers to Retailers, retailers to consumers. Second, the distribution channels that can increase the income of vegetable farmers in the District Seventeen is the channels II: From Farmer to Malaysia (exports). Keywords: farmers' income, vegetables commodity, and distribution channels.
POTENSI PAJAK TINGKAT HUNIAN KAMAR HOTEL PADA 5 (LIMA) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT
This study, entitled "Potential Tax Hotel Room Occupancy Rate at 5 (five) Regency / City in West Kalimantan Province" aims to to find out great potential hotel tax that is actually owned by the Province of West Kalimantan. The study was conducted using data from 2002-2011 by taking a sample which is 5 (five) Regency / City in West Kalimantan. This research using a descriptive methode. To calculate the potential its using several related variables, such as the number of rooms, number of hotel, average room rates and room rates were determined magnitude. The results showed that the potency Taxes on five (5) districts / cities in West Kalimantan is quite large, far above the value of the previous hotel tax revenue. Hotel tax potential in five (5) districts / cities in West Kalimantan in 2014 amounted to Rp 20.836.303.391,- while the realization in 2013 only amounted to Rp 15.681.865.074, -. Keywords: Hotel Tax, Hotel Tax Potential, Tax Revenue Hotel, Hotel Room Occupancy Rat
PENGARUH SUKU BUNGA TABUNGAN, TINGKAT INFLASI DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) TERHADAP PENGHIMPUNAN TABUNGAN PADA BANKBANK UMUM DI KALIMANTAN BARAT
The purpose of this research is to test the variables of interest rates, inflationand Composite Stock Price Index in influencing the accumulation of savings Commercial Bank has an important role in supporting the economy of societyin West Kalimantan. The development and performance of commercial banks inrunning their intermediation role is very supported by the amount of private savingsthat can be collected and then distributed in the form of credit. This research is using the method that seeks causal comparative study the cause or reason for interest rates, inflation and composite stock price index in orderto obtain an answer from the causes of fluctuations accumulation of savings made bycommercial banks, as well as the search for the causes that complete and accurateinformation on the influence of the three factors on saving in commercial banks. Bytesting OLS (Ordinary Least Square) methods using software Eviews 6. The results showed, interest rates, inflation and stock price indexsimultaneously affect the saving on Commercial Banks in West Kalimantan.However, partial, interest rates have a significant effect with a negative direction, theinflation rate has no real influence, for private savings in commercial banks in West Kalimantan, while the Composite Stock Price Index has positive influence on theaccumulation of saving in commercial banks in West Kalimantan.Keywords: Saving on Commercial Banks, Interest Rate, Inflation and Composite Stock Price Inde
PENGARUH BONUS DEMOGRAFI TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DAN PENGANGGURAN USIA MUDA DI INDONESIA
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Bonus Demografi Terhadap Pengangguran Terdidik Dan Pengangguran Usia Muda Di Indonesia”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bonus demografi terhadap pengangguran terdidik berdasarkan jenjang pendidikan dasar ke bawah, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi serta pengangguran usia muda di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan mengunakan data panel (cross section dan time series), yang diperoleh dari kantor Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Alat analisis yang dipakai untuk mengolah data yaitu menggunakan Eviews 6. Observasi data sebanyak 132 dari 33 provinsi di Indonesia selama periode 2010 sampai 2025 pada bonus demografi dan 2010 sampai 2013 pada pengangguran terdidik dan pengangguran usia muda. Hasil regresi sederhana dari penelitian ini menunjukkan bahwa bonus demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan tinggi, pengangguran usia muda di perkotaan dan di persedaan di Indonesia. Bonus demografi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan dasar ke bawah. Bonus demografi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran terdidik jenjang pendidikan menengah di Indonesia. Kata Kunci : bonus demografi, pengangguran terdidik, pengangguran usia muda