Jurnal Curvanomic
Not a member yet
715 research outputs found
Sort by
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA KALIMAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA KALIMAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYAHasanahEkonomi PembangunanABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan dana desa dan dampaknya terhadap pembangunan Desa Kalimas tahun 2015-2016.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan evaluatif dengan analisis persentase dan disajikan dengan tabel. Analisis persentase dengan menggunakan tabel mengevaluasi tentang Distribusi dan Penggunaan dana desa berdasarkan tahun dan sektor yaitu; Pengetahuan dan Partisipasi Masyarakat; Tata Kelola dana desa yang mana didalamnya termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dana desa; dan Dampak dana desa terhadap Pembangunan Desa. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dan penggunaan dana desa di Desa Kalimas diprioritaskan untuk pelaksanaan pembangunan.Pengetahuan dan partisipasi masyarakat mengenai dana desa sudah cukup baik karena sebagian besar masyarakat mengetahui dari media televisi dan sosial. Hasil dari dana desa di bidang Pertanian sudah terlaksana hanya saja masih terdapat permasalahan kinerja pemerintah Desa Kalimas yaitu penggunaan dana yang cukup besar untuk pelatihan pencegahan dan kebakaran hutan sementara yang mengikuti pelatihan tersebut hanya beberapa orang saja, kurangnya penilaian pemerintah dalam menyeleksi mana yang lebih layak mendapatkan bantuan atau tidak seperti pada pembagian bantuan budidaya ikan nila. Tata kelola dana desa di Desa Kalimas baik itu di tingkat pemerintah desa hingga masyarakat cukup baik dari sisi perencanaan, hanya saja dalam sikap pelaksanaan dan pegawasannya masih memiliki kekurangan yaitu ketahanan jalan dan kwalitas jalan yang buruk sehingga dalam kurun waktu beberapa bulan jalan yang dibangun akan cepat rusak.Tingkat efisiensi pengelolaan dana desa masih kurang efisien, hal ini menunjukkan bahwa pemerintah desa masih boros dalam penggunaan dana desa.Sementara tingkat efektivitas pengelolaandana desa adalah stabil dan sudah efektif karena hasil perhitungan menunjukkan angka lebih dari 90%.Kata kunci: Evaluasi, Dana Desa, Efektivitas, Efisiensi
EVALUASI DANA DESA DAN DAKPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA PARIT BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA PARIT BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYAMuhammad Rafi ‘ie RinaldiPenelitian ini bertujuan untuk (1) Membandingkan distribusi dana desa berdasarkan tahun dan bidang kegiatan serta mengevaluasi (2) Menganalisa efektifitas dan efisiensi penggunaan dana desa. (3) Menganalisa pembangunan dibidang pertanian. (4) Mendeskripsikan pengetahuan dan partisipasi masyarakat. (5) Mendeskripsikan tata kelola dana desa (6) Mendeskripsikan dampak pembangunanData yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang didapat melalui wawancara dan kuisioner kepada aparat desa, tokoh masyarakat serta masyarakat desa dan data sekunder yang didapat dari Kantor Desa Parit Baru serta Kantor Camat Sungai Raya dalam bentuk dokumen. Metode analisis yang digunakan pada penilitian ini adalah analisis persentase serta disajikan dalam bentuk tabel dengan menggunakan skala likert dan menggunakan efektifitas serta efisiensi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dana desa pada tahun 2015 dan 2016 yang diterima oleh pemerintah Desa Parit Baru belum mampu didistribusikan secara baik pada beberapa sektor, termasuk sektor pertanian yang merupakan tumpuan perekonomian desa dan salah satu tumpuan pekerjaan masyarakat desa. Selanjutnya pada pengetahuan, partisipasi, tata kelola dan dampak dari adanya dana desa, juga belum mampu memberikan perubahan dan pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat desa.Kata Kunci : Dana Desa, Pengetahuan, Partisipasi, Tata Kelola, Dampak Pembanguna
ANALISIS PENGARUH INFLASI, PDRB, DAN NPL TERHADAP PENYALURAN KREDIT MODAL KERJA BANK UMUM DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT PERIODE 2005-2015
ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh variabel Inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap penyaluran kredit modal kerja Bank Umum di Provinsi Kalimantan Barat selama peridoe 2005-2015. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan program olah data Eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen Inflasi berpengaruh negatif signifikan terhadap penyaluran kredit modal kerja dengan tingkat signifikansi 0.0000 0.05, dan NPL berpengaruh negatif signifikan terhadap penyaluran kredit modal kerja dengan tingkat signifikansi 0.0006 < 0.05. secara serempak ke tiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit modal kerja dengan tingkat signifikansi 0.000001 < 0.05. Kata Kunci : Kredit Modal Kerja, Inflasi, PDRB, NP
EVALUASI PROYEK USAHA TANI CABAI RAWIT DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi layak atau tidaknya proyek usaha tani cabai di Kabupaten Kubu Raya Kecamatan Rasau Jaya. Khususnya kepada para petani yang tergolong dalam 8 kelompok tani, terdiri dari empat desa yang mendapatkan bantuan program “Peningkatan Produksi dan Nilai Tambah Holtikultura” yang diberikan oleh Dinas Pertanian Kubu Raya . Bantuan tersebut berupa bibit cabai jenis Pelita. Data analisis penelitian diperoleh dengan mewancarai langsung pada 8 kelompok tani pada desa Rasau Jaya 1, Rasau Jaya 2, Rasau Jaya 3 dan desa Bintang Mas . Responden berjumlah 40 orang dengan masing-masing diambil 5 orang dari setiap 8 kempompok tani. Masing-masing responden adalah petani percontohan khusus pada usaha tani cabai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode NPV,IRR dan Payback Period. Hasil dari perhitungan dengan menggunakan metode NPV dan IRR menunjukkan bahwa proyek usaha tani cabai di Kabupaten Kubu Raya Kecamatan Rasau Jaya layak untuk dijalankan. Berdasarkan metode Payback Period modal yang dikeluarkan petani akan kembali selama 4 tahun, 7 bulan 14 hari. Kata kunci: Evaluasi Proyek, NPV, IRR dan Payback Period.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ekspor di Indonesia
ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekspor di Indonesia yang berfluktuasi. Ekspor dapat memberikan banyak manfaat dan merupakan sumber penting bagi negara-negara yang sedang berkembang seperti Indonesia untuk melakukan pembangunan. Ekspor merupakan sumber pemasukan bagi Indonesia untuk menambah devisa negara.penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendapatan nasional, inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap ekspor di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linier berganda. Sumber data penelitian ini didapat dari situs Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan World Bank dimulai dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2016. Variabel penelitian yaitu variabel bebas adalah pendapatan nasional, inflasi dan nilai tukar (kurs) yang mempengaruhi variabel terikat adalah ekspor. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, pendapatan nasional, inflasi dan nilai tukar (kurs) secara simultan berpengaruh terhadap ekspor di Indonesia. Secara parsial, pendapatan nasional berpengaruh signifikan dengan arah yang positif tehadap ekspor, inflasi berpengaruh signifikan dengan arah yang positif terhadap ekspor dan nilai tukar (kurs) berpengaruh signifikan dengan arah yang negatif terhadap ekspor di Indonesia.Kata Kunci: Ekspor, Pendapatan Nasional, Inflasi, Nilai Tukar (Kurs) DAFTAR PUSTAKAAmelia, Lia. (2007). Ekonomi Internasional. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.Angelita. V. H. (2016). Pengaruh Tingkat Kurs Terhadap Ekspor di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16 (3), 690-698. Anthony, Peter and Ricard. (2012). The Impact Of Macrinimic Variable On Non Oil Export Performance in Negeria 1986-2010. Journal Of Economic and Sustainnable Development, 3 (5), pp: 27-41. Apridar. (2012). Ekonomi Internasional. Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu. Ari. M. G. (2013). Pengaruh Nilai Tukar Terhadap Ekspor Indonesia. Bulletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 7 (1), 1-17. Atmaja, Surya Adwin. (2002). Analisa Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Setelah Diterapkan Kebijakan Sistem Nilai Tukar Mengambang Bebas di Indonesia. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Keuangan, 4 (1), pp: 69-78 Azmy, M. K. Edy, Y. Yusri, A. (2016). Pengaruh Harga Tembakau Internasional, Jumlah Produksi Domestik, dan Nilai Tukar Terhadap Nilai Ekspor Temabakau Indonesia. Jurnal Administrasi Bisnis, 38 (2), 23-31. Ball, Donald A, et al. (2005). Bisnis Internasional. Boediono. (2001). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE. Badan Pusat Statistik. Ekspor Statistik Indonesia. BPS. 2000-2016. Badan Pusat Statistik. Inflasi Statistik Indonesia. BPS.2000-2016 Bank Indonesia. Statistika Ekonomi Keuangan Indonesia Tahun 2000-2016 dan Kurs Tengah USD Terhadap Rupiah Tahun 2000-2016. BI : Indonesia. Dewi, N. S. Moh, N. S. Sofyan. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Kopi Arabika Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1 (1), 11-12. Lee, S. Y. Har, W. Tee, Z. Lee, J. Y. Khoo, K, X. (2016). Determinants of Export: Empirical Study in Malaysia. Journal of International Business and Economics, 4, (1), 61-74. Ekananda, Mahyus. (2015). Ekonomi Internasional. Jakarta: Perbit Erlangga.Elif, G. G. Oksan, K. A. (2014). The Effect Of Exchange Rates On Exports And Imports Of Emerging Countries. Journal European scientific, 10 (13), 128-141. Froyen, Richard T. (2002). Macroeconomic. Theories and Policies. Seventh edition. Prentice Hall. Ghozali, Imam. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.Gujarati N. Damodar. (2004). Basic Econometrics fourth edition. McGraw-Hill--------------------------- (2003). Ekonometrika Dasar. Jakarta : Erlangga.Hady, Hamdy. (2001). Ekonomi Internasional Teori dan Kebijakan Keuangan Internasional. Ghalia Indonesia Jakarta. Hanafi, Mahmud M. (2012). Manajemen Keuangan. Cetakan Kelima. Yogyakarta: BPFE. Herlambang. (2001). Ekonomi Makro: Teori, Analisa, dan Kebijakan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Ignatia, M. H. & Yunita, D. S. (2009). Analisis Faktor Ekonomi Yang Mempengaruhi Volume Ekspor Pada Saat Krisis di Indonesia. Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis, 9 (2), 80-90. Lipsey, R. ; Steiner, P. and Purvis, D. (1982). Economics, 7th ed., pp 752, New York: Harper Collins Pub. Inc. I Made, D. P. & Bendesa, I. K. G. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Ekspor Kerajinan Kerang di Provinsi Bali, Jurnal EP Unud, 4 (4), 314-325. I Putu, A. S. & Ni Putu, M. D. (2016). Pengaruh Kunjungan Wisatawan, Inflasi dan Kurs Dollar Amerika Serikat Terhadap Ekspor Anyaman Provins Bali. Jurnal EP Unud, 16 (26), 85-114. Krugman, R, Paul. (2005). Ekonomi Internasional Teori dan kebijakan. Jelita Edisi Kelima. (diterjemahkan oleh Faisal H. Basri). Jakarta: Gramedia. Kukuh, D. S. & Made, D. S. M. (2015). Volume Ekspor Komoditas Pisang Indonesia Periode 1989-2013 dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jurnal EP Unud, 4 (8),952-978. Lee, S. Y. Har, W. Tee, Z. Lee, J. Y. Khoo, K. X. (2016). Determinants of Export: Empirical Study in Malaysia. Journal of International Business and Economics, 4 (1), pp: 61-75. Lindert, Peter. H. (2011). Ekonomi Internasional. (diterjemahkan oleh Agustinus Subekti). Jakarta: Bumi Aksara. Mankiw, N. Gregroy. (2006). Principles Of Economic 3 th Edition. Jakarta: Salemba Empat. ------------------------------ (2003). Teori Mikro Ekonomi. Edisi Keenam. Erlangga: Jakarta. ------------------------------- (2000). Teori Makroekonomi. Edisi Keempat. (diterjemahkan oleh Iman Nurmawan). Jakarta: Erlangga. Ni, N. W. A. & Luh, G. M. (2014). Analisis Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Ekspor Kerajinan Ukiran Kayu Indonesia ke Amerika Tahun 1996-2012. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 3 (6), 272-281. Perdana, Dio Putra,Yaningwati, Fransisca dan Saifi, Muhammad. “Pengaruh Pelemahan Nilai Tukar Mata Uang Lokal (idr) Terhadap Nilai Ekspor (Studi Pada Ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia Tahun 2009-2013)”. Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang, Vol. 17, No. 2, Desember 2014. Prestyo. P. Eko. (2009). Fundalmental Makro Ekonomi. Yogyakarta: Beta Offest. Putra, Dinan Arya. (2013). “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ekspor Tembakau Indonesiake Jerman”. Economic Development Analysis Journal, 2, (3), 35-45. Rahardja, Prathama dan Manurung, Mandala. (2008). Teori Ekonomi Makro. Edisi Keempat. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI. Ray, F, A, P. Suhadak. Sri, Sulasmiyati. (2016). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Indonesia Komoditi Tekstil dan Elektronika ke Korea Selatan. Jurnal Administrasi Bisnis, 35 (1), 127-136. Salvatore. Dominick (2014). Ekonomi Internasional. Jakarta: Salemba Empat. Soekartawi. (2010). Agribisnis Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Raja Granfindo. --------------- (2002). Analisis Usaha Tani. Jakarta : Universitas Indonesia. Sukirno, Sadono. (2010). Makroekonomi. Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. ----------------------- (2006). Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: Raja Granfindo Persada. ----------------------- (2004). Makro Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. ----------------------- (2003). Pengantar Teori Makro Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada. ----------------------- (2002). Teori Mikro Ekonomi. Cetakan Keempat Belas. Rajawali Press: Jakarta. Suryanto. (2016). Pengaruh Nilai Tukar, Produk Domestik dan Produksi Karet Terhadap Ekspor karet Indonesia. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 6 (2), 79-89. Susanti, Ervin Nora. (2012). Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Terhadap Kinerja Ekspor Indonesia. Jurnal Dimensi, (1), 1, 1-13. Tumengkol, Wilhelmina, Palar, Sutomo Win dan Rotinsulu, Deddy Ch. (2015). Kinerja dan Daya Saing Ekspor Hasil Perikanan Laut Kota Bitung. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, (15), 1, 1-16. Yoga dan Wayan. W. K. (2015). Analisis Pengaruh Investasi, Inflasi, Kurs Dollar Amerika Serikat dan Suku Bunga Kredit Terhadap Ekspor di Indonesia. Jurnal EP Unud, 4 (5), 525-545.
DAMPAK MASUKNYA PT. WELL HARVEST WINNING ALUMINA REFINERY (WHW) TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MEKAR UTAMA KECAMATAN KENDAWANGAN KABUPATEN KETAPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) terhadap keadaan soasial ekonomi tenaga kerjanya, dampak pendapatan yang diterima tenaga kerja terhadap pola pengeluaran keluarga, dan dampaknya terhadap lingkungan masyarakat di Desa Mekar Utama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Mekar Utama yang bekerja di PT.WHW dan Aparat desa dan tokoh masyarakat Desa Mekar Utama. Teknik penarikan sampel yang dilakukan menggunakan teknik purposive Sampling yaitu memilih dan menentukan informan secara sengaja. Informan yang ditetapkan yakni masyarakat yang bekerja di PT. WHW dan pihak Aparat desa dan tokoh masyarakat Desa Mekar Utama. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahap yakni: mengambil data mentah, membaca kembali keseluruhan data, mendeskripsikan orang-orang atau masyarakat dengan kategori-kategori dan tema-tema yang akan dianalisis, menunjukkan bagaimana deskripsi yang disajikan dalam bentuk narasi atau laporan kualitatif, yang terakhir menginterpretasikan atau memaknai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) memberikan dampak positif terhadap pendapatan dan Jaminan kesehatan tenaga kerjanya, pendapatan yang diterima juga berdampak positif terhadap pendidikan anak dan kondisi fisik bangunan rumah yang ditempati dan berdampak negatif terhadap kondisi lingkungan masyarakat Desa Mekar Utama seperti polusi, pencemaran dan kriminalitas. Kata Kunci: PT. Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), Sosial Ekonomi, Masyaraka
ANALISIS KONTRIBUSI DAN EFEKTIVITAS PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA PONTIANAK TAHUN 2013-2016
Judul penelitian ini adalah “Analisis Kontribusi dan Efektivitas Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak Tahun 2013-2016”. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar Kontribusi PBB-P2 dan BPHTB terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 dan seberapa besar tingkat Pertumbuhan PBB-P2 dan BPHTB Tahun 2013-2016 dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat Efektivitas dari PBB-P2 dan BPHTB pada Tahun 2013-2016.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang menekankan pada pengujian teori-teori melalui pengukuran variabel-variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosedur statistik, Pendekatan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Data pada penelitian ini berupa target dan realisasi penerimaan PBB-P2 dan BPHTB serta target realisasi PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016. Yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kontribusi PBB-P2 Terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun dengan tingkat rata-rata sebesar 6,48% masuk dalam kategori sangat kurang, Sedangkan Kontribusi BPHTB terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 selalu menurun dengan tingkat rata-rata sebesar 19,78% masuk dalam kategori kurang. Dan untuk Analisis Pertumbuhan PBB P2 di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun setiap tahunnya dengan tingkat rata-rata sebesar 16,14%. Sedangkan untuk Analisis Pertumbuhan BPHTB di Kota Pontianak bersifat fluktuatif atau naik turun setiap tahunnya dengan tingkat rata-rata sebesar 0,48%. Dan untuk Analisis Tingkat Efektivitas PBB P2 di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun dengan tingkat rata-rata sebesar 87,26% masuk dalam kategori cukup efektif. Sedangkan untuk Analisis Tingkat Efektivitas BPHTB di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 selalu meningkat setiap tahunnya terkecuali pada tahun 2016 tingkat efektivitasnya menurun, dengan tingkat rata-rata sebesar 101,82%. Kata Kunci : Kontribusi, Pertumbuhan, Efektivitas, PBB-P2, BPHTB, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD
PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEK HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA PERIODE 2000-2014
Penelitian ini bertujuan 1. Menganalisi pengaruh jumlah uang beredar terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia 2. Menganalisis pengaruh inflasi terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia 3. Menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap indek harga saham gabungan di Indonesia.Metode yang digunakan dalam jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan mengunakan data sekunder yaitu data time series dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2014. diolah dengan komputer mengunakan program sofware economics views (E-views). menggunakan metode fixed effect dengan metode Panel Least Square (PLS). Hasil dari pembahasan menyimpulkan bahwa berdasarkan uji t-statistik jumlah uang beredarmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap indek harga saham gabungan dengan nilai probabilitas sebesar 0.0000 kurang dari 0,05%,inflasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap indek harga saham gabungandengan nilai probabilitas 0,0010 kurang dari 0,05% dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap indek harga saham gabungan dengan nilai probabilitas sebesar 0.5261 lebih besar dari 0,05%. Kata kunci : Indek harga saham gabungan, Jumlah uang beredar, inflasi dan pertumbuhan ekonom
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA TELEPON SELULER BERBASIS ANDROID MEREK SAMSUNG DI KOTA PONTIANAK
ABSTRAK Kebutuhan akan alat komunikasi saat ini seperti telepon seluler atau ponsel pintar yang selalu mengalami peningkatan penjualan dan permintaan dari tahun ketahun terutama jenis-jenis atau merek Smartphone dengan jenis merek tertentu yang sudah sangat dipercaya masyarakat. Pola konsumsi masyarakat modern saat ini lebih meginginkan sebuah kemudahan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain yang dapat mendukung kegiatan mereka sehari-hari dalam pekerjaan maupun aktivitas sosial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak. Dengan melihat variabel harga barang itu sendiri, jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek Samsung tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang didapat melalui kuisioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dan deskriptif kualitatif. Suatu metode yang menggambarkan keadaan maupun suatu kejadian di daerah penelitian dan untuk menguji perbedaan dari dua atau lebih proporsi sampel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi harga telepon seluler berbasis android merek samsung di Kota Pontianak cenderung ditentukan oleh jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan pendapatan yang didapat dari 100 orang responden yang diteliti.Kata Kunci : Harga, Jenis Kelamin, Umur, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan, dan Pendapatan
Daya Saing Dan Strategi Pembangunan Sektor Pertanian Di Kabupaten Kapuas Hulu
ABSTRAK DAYA SAING DAN STRATEGI PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU Samson Ding (B01111106)Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanUniversitas TanjungpuraEmail : [email protected] Judul ini adalah “daya saing dan strategi pembangunan sektor pertanian di kabupaten kapuas hulu” Pembangunan ekonomi tak lepas dari pertumbuhan ekonomin, dimana pembangunan ekonomi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Daya saing dan strategi pembangunan sector pertanian di kabupaten Kapuas hulu. Data yang di gunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang tercakup dalam penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2012-2016 baik Atas Dasar Harga Berlaku maupun Atas Dasar Harga Konstan dan PDRB provinsi Kalimantan Barat tahun 2012-2016 baik Atas Dasar Harga Berlaku maupun Atas Dasar Harga Konstan. Disertai dengan data-data sekunder lain yang relevan dengan tujuan penulisan skripsi ini dengan menggunakan metode analsisis Lacation Quontient (LQ), Shift share dan Typology klassen. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa yang menjadi sector unggulan yaitu: ada tujuh sub sector pertanian yaitu tanaman pangan, tanaman holtikultural, tanaman perkebunan, peternakan, jasa pertanian dan perkebunan, kehutanan dan penebangan kayu, dan perikanan, dan sektor yang mempunyai daya saing terbesar di Kabupaten Kapuas hulu yaitu:. Sub Sektor perikanan karena memenuhi ketiga criteria analisis diatas yaitu semua menunjukkan angka yang positifKata kunci: Sub sector unggulan, Sub sektor Basis, Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), Typology klassen.DAFTAR PUSTAKAAdi sasmita ,H.Rahardjo.(2005). “Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah”. Ghara Ilmu: Yogyakarta.Arifin,B, (2001). “Spektrum Kebijakan Pertanian Indonesia,Telaah, Struktur, Kasus, dan Alternatif Strategi”. Erlangga: Jakarta. Arsyad, Lincolin. (2004). “Ekonomi Pembangunan”. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: BPS Provinsi Kalimantan Barat.Bendavid-Val, Avrom, (1991). “Regional and Local Economic Analysis for Practitioners, Fourth edition”. New York: Prager Publisher.Basri F, Munandar H. 2010. “Dasar-Dasar Ekonomi Internasional; Pengenalan Dan Aplikasi Metode Kuantitatif”. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.Bukit, Ita Marina dan Syaat Afifuddin Sembiring (2013, april) “Analisis Potensi Hasil-Hasil Pertanian di Kabupaten Karo”. Jurnal ekonomi dan keuangan vol. 1 no 5.Daniel,Moehar.(2004). “Pengantar Ekonomi Pertanian”. Bumi Aksara: Jakarta.Dumary. (2005). “Perekonomian Indonesia”. Jakarta. Erlangga.Jhingan, M.L, (2012).“Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan Cetakan ke Empat Belas” . Jakarta: PT Raja Grafidon.Kuncoro, Murdrajat. (2006). “Ekonomi Pembangunan”.Jakarta: Salemba Empat,.Mubyarto. (2000). ''Membangun Sistem Ekonomi“. Yogyakarta: BPFE.Suratman, E, &Wahyudi. (2009). “Teknik Analisis Perencanaan Pembangunan”. Pontianak: Badan Penerbit Universitas Tanjungpura.Syafrizal, 1997.“Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Regional Wilayah Indonesia Bagian Barat”. Jakarta: Prisma.Sadono, Sukirno. (2006). “Mikro Ekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga”.Jakarta: Rajagrafindo.Todaro, Michael.P.(2000). “Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga”. Jakarta: Erlangga.Tarigan, Robinson. (2006). “Ekonomi Regional”. Jakarta: PT. BumiAksara.Widodo,T.(2006).“Perencanaan Pembangunan :Aplikasi Komputer”. Yogyakarta: UUPSTIMYK