Jurnal Administrasi Bisnis
Not a member yet
206 research outputs found
Sort by
Pengaruh Nostalgia Proneness terhadap Ad-evoked Vicarious Nostalgia Iklan Kodak Eastman pada Konsumen Indonesia
Generation Z consumer interest in products and services that evoke feelings of nostalgia has grown since the COVID-19 pandemic took place. This is due to the social distancing policy which causes various psychological problems, such as; loneliness, anxiety, and depression. Nostalgia itself is believed to be a powerful antidote in overcoming this problem. This phenomenon is shown in one way or another in the rise of the analog photography trend, particularly through the boom in demand for Kodak films which are popular with Generation Z consumers who do not have personal references to nostalgic Kodak advertising content. Based on this research, it is proven that nostalgia proneness or consumers\u27 tendency to feel nostalgic emotions will affect the intensity of nostalgic emotions generated through the nostalgic advertisements produced, even though they are historical in nature or they do not have personal experience with these advertisements. This research also proves that references and trends are one of the important factors for Generation Z consumers in Indonesia to have a strong tendency to feel nostalgia that is vicarious, especially in understanding the content of the Kodak advertisements they see.Minat konsumen Generasi Z terhadap produk dan layanan yang membangkitkan perasaan nostalgia telah meningkat sejak pandemi COVID-19 terjadi. Hal ini disebabkan oleh kebijakan pembatasan sosial yang menimbulkan berbagai masalah psikologis, seperti kesepian, kecemasan, dan depresi. Nostalgia sendiri diyakini sebagai penawar yang kuat untuk mengatasi masalah ini. Fenomena ini ditunjukkan, salah satunya, melalui tren fotografi analog yang kembali naik daun, khususnya lewat lonjakan permintaan terhadap film Kodak yang populer di kalangan konsumen Generasi Z yang sebenarnya tidak memiliki referensi pribadi terhadap konten iklan Kodak yang bersifat nostalgik. Berdasarkan penelitian ini, terbukti bahwa kecenderungan nostalgia atau kecenderungan konsumen untuk merasakan emosi nostalgia akan memengaruhi intensitas emosi nostalgia yang dihasilkan melalui iklan bernuansa nostalgia, meskipun iklan tersebut bersifat historis atau tidak berkaitan langsung dengan pengalaman pribadi mereka. Penelitian ini juga membuktikan bahwa referensi dan tren merupakan salah satu faktor penting bagi konsumen Generasi Z di Indonesia dalam memiliki kecenderungan kuat untuk merasakan nostalgia secara tidak langsung (vicarious), terutama dalam memahami konten iklan Kodak yang mereka lihat
PENGARUH BRAND EXPERIENCE DAN BRAND PERSONALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION PRODUK ESQA COSMETICS
The cosmetics market is growing rapidly with innovation, influenced by lifestyle trends. Dependence on the use of cosmetics has become a daily habit, especially for generation Z women, who are considered important by the environment around them. This research aims to determine the influence of brand experience and brand personality on repurchase intention for ESQA Cosmetics. The research method used in this research is a quantitative method with a descriptive-causality type of research. Sampling was carried out using a non-probability sampling technique used, namely purposive sampling, a total of 346 consumer respondents who had used or purchased ESQA Cosmetics products among generation Z in Bandung City. The data analysis technique used was descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results of this research show that there is a significant influence between brand experience on repurchase intention on ESQA products and there is a significant influence between brand personality on repurchase intention on ESQA Cosmetics. Then brand experience and brand personality simultaneously have a significant effect on repurchase intention at ESQA Cosmetics. The contribution of influence from the brand experience and brand personality variables influences the dependent variable repurchase intention.Pasar kosmetik berkembang pesat dengan inovasi yang dipengaruhi oleh tren gaya hidup. Ketergantungan terhadap penggunaan kosmetik sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, terutama bagi wanita generasi Z yang dianggap penting oleh lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman merek dan kepribadian merek terhadap niat beli ulang ESQA Cosmetics. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif-kausalitas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, sebanyak 346 responden konsumen yang pernah menggunakan atau membeli produk ESQA Cosmetics pada kalangan generasi Z di Kota Bandung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman merek terhadap niat membeli ulang pada produk ESQA dan terdapat pengaruh yang signifikan antara kepribadian merek terhadap niat membeli kembali pada Kosmetik ESQA. Kemudian pengalaman merek dan kepribadian merek secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang pada ESQA Cosmetics. Kontribusi pengaruh dari variabel pengalaman merek dan kepribadian merek mempengaruhi variabel terikat minat beli ulang
TRANSFORMASI SOSIAL DAN EKOLOGIS PEREMPUAN PASCA PELATIHAN ECOPRENEURSHIP: STUDI KASUS SUSTAINABILITY SCOOL
This study explores the social and ecological transformation of women after participating in the ecopreneurship training program at Sustainability School (SScool), an educational community focused on environmental sustainability and women\u27s economic empowerment. Using a qualitative phenomenological approach, this research examines alumni experiences in changing consumption patterns, increasing environmental awareness, developing sustainable businesses, and contributing to social empowerment within their communities. The findings reveal that SScool\u27s training fosters more sustainable consumption habits, such as selecting natural materials for production, waste management, and reducing synthetic product usage. Environmental awareness has increased, reflected in the adoption of waste reduction principles and the growth of a circular economy mindset. Alumni have successfully developed sustainability-driven businesses, although challenges remain, such as high production costs and low consumer awareness of eco-friendly products. Socially, alumni act as change agents by sharing knowledge through training, business collaborations, and environmental education. Integrating critical pedagogy and constructivist theory, this study highlights the importance of experiential learning and social interaction in driving social change and supporting the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia. The study recommends strengthening support for women ecopreneurs through more inclusive policies and strategic partnerships to expand the impact of sustainable business ecosystems.Penelitian ini mengeksplorasi transformasi sosial dan ekologis perempuan pasca pelatihan ecopreneurship di Sustainability Scool (SScool), sebuah komunitas pendidikan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif alumni dalam perubahan pola konsumsi, peningkatan kesadaran lingkungan, pengembangan bisnis berbasis keberlanjutan, serta peran mereka dalam pemberdayaan sosial di komunitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan di SScool mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih berkelanjutan, seperti pemilihan bahan alami dalam produksi, pengelolaan limbah, dan pengurangan konsumsi produk sintetis. Kesadaran ekologis meningkat, ditandai dengan penerapan prinsip pengurangan sampah dan terbangunnya ekonomi sirkular. Alumni pelatihan mampu mengembangkan bisnis berbasis keberlanjutan, meskipun masih menghadapi tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan rendahnya kesadaran konsumen terhadap produk ramah lingkungan. Secara sosial, alumni berperan sebagai agen perubahan dengan membagikan ilmu kepada komunitas melalui pelatihan, kolaborasi bisnis, dan edukasi lingkungan. Dengan mengintegrasikan teori pedagogi kritis dan konstruktivisme, penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan berbasis pengalaman dan interaksi sosial dalam menciptakan perubahan sosial serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Hasil studi ini merekomendasikan penguatan dukungan bagi pelaku ecopreneurship perempuan melalui kebijakan yang lebih inklusif serta kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas dampak ekosistem bisnis berkelanjutan
RE-DESIGN SISTEM ANTRIAN UNTUK MENGOPTIMALKAN WAKTU ANTRIAN: STUDI KASUS JNE CABANG KOTA MAKASAR
This research is a case study on a shipping company in Indonesia. Queue service is one of the determinants of the success of the shipping company. This research is aimed at optimizing the waiting time of the queuing system at JNE Mataram City branch. The data used in this study is the result of direct observation of the object of research and interviews with the company. The model used in this research is the M/M/S Model (Multiple Channel Query System), and data processing using POM-QM software for Windows. The data used in this study are categorized into two categories, namely service data during peak and off-peak hours. The results showed that the service counter in the rush hour service category at JNE Mataram City Branch was not optimal because the standard target set by the company was still far from being achieved. The customer queue service target of six minutes is still far from the current practice of service time which takes an average of 15 minutes. The suggestion of this research is to redesign the service system of JNE counter service at the Mataram City branch by adding three counters to produce more optimal customer queue time.Penelitian ini ialah studi kasus yang dilaksanakan di suatu korporasi ekspedisi di Indonesia. Layanan antrian menjadi salah satu penentu keberhasilan perusahaan ekspedisi. Penelitian ini ditujukan untuk mengoptimalkan waktu tunggu sistem antrian di JNE Cabang Kota Mataram. Data yang dipakai pada penelitian ini merupakan hasil observasi langsung pada objek penelitian serta melakukan wawancara kepada pihak perusahaan. Model yang dipakai pada penelitian ini ialah Model M/M/S (Multiple Channel Query System), dan pengolahan data memakai software POM-QM for Windows. Data yang dipergunakan dalam kegiatan penelitian ini dikategorikan menjadi dua, yaitu data layanan pada jam sibuk dan jam tidak sibuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan loket pada kategori layanan jam sibuk di JNE Cabang Kota Mataram belum optimal dikarenakan target standar yang ditetapkan oleh perusahaan masih jauh untuk dicapai. Target layanan antrian pelanggan selama enam menit masih jauh dari praktik waktu layanan saat ini yang rata-rata memakan waktu selama 15 menit. Saran penelitian ini adalah melakukan proses redesign terhadap sistem layanan loket JNE cabang Kota Mataram dengan cara penambahan loket menjadi tiga loket sehingga dihasilkan waktu antrian pelanggan yang lebih optimal
ANALISIS PENERAPAN COST LEADERSHIP STRATEGY DI CV. MEKAR MANDIRI BANDUNG
The development of increasingly fierce competition in the printing industry has forced printing service businesses to lower their selling prices and look for cheap paper distributors. Growth and high market demand create new business opportunities for printing service businesses to increase customers and sales. This research is descriptive with the type of qualitative research. The research method used is descriptive analysis with a case study approach. The collection technique was carried out by interviews and observation. The data analysis techniques used in this study are external environmental analysis (PESTEL and the 5 Forces Model), internal environmental analysis (SWOT) and analysis of the Company\u27s Cost Leadership strategy. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of the Cost Leadership strategy by CV. Mekar Mandiri is good. The company has reduced costs to increase the company\u27s competitiveness. The company is able to reduce operational costs and get low prices from suppliers so that the company can sell products to buyers at low prices. CV. Mekar Mandiri has chosen the right strategy, namely the Cost Leadership strategy. CV.Mekar Mandiri provides recommendations for what companies can do to make the company better, namely setting discounts that are categorized more clearly.Perkembangan persaingan di industri percetakan yang semakin ketat, membuat pelaku usaha jasa percetakan harus menurunkan harga jual dan mencari distributor kertas yang murah. Pertumbuhan dan permintaan pasar yang tinggi menciptakan peluang usaha baru bagi pelaku bisnis jasa percetakan untuk menambah pelanggan dan penjualan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan dilakukan dengan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis lingkungan eksternal (PESTEL dan 5 Forces Model), analisis lingkungan internal (SWOT) dan analisis strategi Cost Leadership Perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan strategi Cost Leadership oleh CV. Mekar Mandiri adalah baik. Perusahaan sudah melalukan pengurangan biaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Perusahaan mampu mengurangi biaya operasional dan mendapatkan harga yang murah dari pemasok sehingga perusahaan dapat menjual produk ke pembeli dengan harga murah. CV. Mekar Mandiri sudah memilih strategi yang tepat yaitu strategi Cost Leadership. CV. Mekar Mandiri memberi rekomendasi yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjadikan perusahaan semakin baik yaitu membuat penetapan diskon yang dikategorikan lebih jelas, membuat program loyalitas pelanggan, menambah mesin potong dan menjual produk di E-Commerce untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing perusahaan
TREN KESEHATAN MENTAL DAN KAITANNYA DENGAN ETOS KERJA GENERASI Z DI ERA DIGITAL
Generation Z, the latest working generation born between 1995 and 2012, has grown amidst the advancement of the digital technology era. As a generation that coexists with technology and benefits from easy access to information, Generation Z demonstrates a heightened sensitivity to various forms of information available on social media, including the trending awareness of the importance of mental health. The increasing trend of mental health awareness within Generation Z significantly influences their work ethic. This research aims to assess the extent of the impact of mental health trends on the work ethic behavior of Generation Z in the professional world. The research employs a qualitative descriptive approach utilizing Systematic Literature Review methodology. The findings of this study reveal the substantial influence of mental health trends on the work ethic of Generation Z. Moreover, the outcomes contribute to a better understanding of how mental health awareness trends shape the work behavior of this generation in the workplace.Generasi Z adalah generasi kerja terbaru, lahir antara tahun 1995 sampai 2012, yang tumbuh di tengah perkembangan era teknologi digital. Sebagai generasi yang hidup berdampingan dengan teknologi dengan kemudahan informasi membuat generasi Z menjadi generasi yang peka terhadap segala informasi yang ada di media sosial salah satunya adalah tren kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di media sosial. Tren kesehatan mental yang meningkat di kalangan generasi Z ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap etos kerja mereka. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tren kesehatan mental terhadap perilaku etos kerja generasi Z dalam dunia kerja. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Systematic Literature Review. Sedangkan temuan penelitian ini ialah mengungkapkan pengaruh substansial tren kesehatan mental terhadap etos kerja Generasi Z. Selain itu, hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana tren kesadaran kesehatan mental membentuk perilaku kerja generasi Z di tempat kerja
PENGEMBANGAN PENILAIAN KSAO UNTUK PERUSAHAAN PIALANG ASURANSI DI INDONESIA
In an industry that is engaged in the sale of services, individuals who carry out these service activities are the determining factor for company performance. Therefore, it is necessary to have human resources who meet the qualifications in order to meet the specified targets and maintain consistency of service quality. This phenomenon is clearly seen in the Insurance Brokerage industry, where in 2016 the Indonesian government introduced a regulation that regulates the minimum qualification requirements for Insurance Brokers to operate. The purpose of this research is to create a position profile and assessment of KSAO to help set standards when recruiting and selecting insurance brokers. In forming a position profile using the theory of recruitment and selection based on competence according to Dubois et al (2004) that supported by KSAO model according to Krumma, et all (2016). This research is a qualitative research using case study method. The data collection technique used is interviews supported with secondary data both provided by the company and documents outside the relevant company internal data. The results of the research are to form a position profile and assessment of the Insurance Broker position which is used as the basis for recruitment and selection.Dalam industri yang bergerak dalam penjualan jasa layanan, sumber daya manusia yang melakukan kegiatan pelayanan tersebut merupakan faktor penentu performa perusahaan. Maka dari itu diperlukan sumber daya manusia yang memenuhi kualifikasi-kualifikasi agar dapat memenuhi target yang ditentukan dan menjaga konsistensi kualitas pelayanan. Fenomena tersebut jelas terlihat dalam industri Pialang Asuransi, yang dimana pada tahun 2016 pemerintah Indonesia memperkenalkan peraturan yang mengatur kualifikasi minimal syarat untuk Pialang Asuransi dapat beroperasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat position profile dan penilaian KSAO untuk membantu membuat standar ketika melakukan rekrutmen dan seleksi pialang asuransi. Dalam membentuk position profile menggunakan Teori perekrutan dan seleksi tenaga kerja berbasiskan Kompetensi menurut Dubois, et all (2004) yang didukung oleh model KSAO Menurut oleh Krumma, et all (2016). Penelitian merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode sutdi kasus. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah hasil wawancara dilengkapi dangan data-data sekunder baik yang disediakan oleh perusahaan dan dokumen diluar data internal perusahaan yang relevan. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah membentuk position profile dan penilaian dari jabatan Pialang Asuransi yang dipakai sebagai dasar rekrutmen dan seleksi, Rekomendasi yang diberikan adalah untuk mengimplementasikan position profile dan penilaian KSAO yang sudah dibuat sebagai standar dalam melakukan proses rekrutmen dan seleksi Pialang Asuransi
PENGARUH DIGITAL LITERACY TERHADAP KNOWLEDGE SHARING INTENTION KARYAWAN DI SEKTOR MANUFAKTUR DAN SEKTOR RETAIL
Munculnya internet dan perkembangan teknologi digital yang semakin beragam mengharuskan karyawan untuk meningkatkan literasi digital mereka. Literasi digital yang baik akan membantu memudahkan karyawan untuk menggunakan teknologi dalam aktivitas pekerjaan mereka sehari-hari. Niat berbagi pengetahuan karyawan menjadi hal yang penting agar perusahaan dapat berkembang lebih baik lagi. Penelitian ini akan menguji apakah literasi digital karyawan berpengaruh terhadap niat berbagi karyawan di perusahaan sektor manufaktur dan sektor retail.
Jenis penelitian yang dilakukan adalah mixed methods. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu kuesioner dan wawancara. Kuesioner disebarkan kepada orang-orang yang memenuhi kriteria yaitu karyawan yang bekerja di sektor manufaktur dan sektor retail serta terkumpul sebanyak 60 responden. Sedangkan wawancara dilakukan dengan 5 orang responden untuk melengkapi data kuantitatif. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan SPSS 29 yaitu melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji heteroskedasitas, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Sedangkan data hasil wawancara dianalisis menggunakan analisis tematik.
Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan ditemukan bahwa Digital Literacy memiliki kontribusi nilai terhadap Knowledge Sharing Intention sebesar 43,4% dan dapat disimpulkan bahwa Digital Literacy berpengaruh terhadap Knowledge Sharing Intention karyawan di sektor manufaktur dan sektor retail
THE INFLUENCE OF LIFESTYLE PERSONALITY FACTOR ON PURCHASING DECISIONS TO HERDI HARDCASE BANDUNG CUSTOM PRODUCTS
Each individual certainly has different needs. This becomes the basis of consumer behavior in making purchasing decisions for the goods they need. One of them is about lifestyle. This study aims to determine whether lifestyle personality factors influence purchasing decisions, especially for Herdi Hardcase Bandung products. This study uses a descriptive quantitative research method. The sample of this study is determined by purposive sampling. Data analysis techniques used are validity test, reliability test, classical normality test, linearity test, simple linear regression analysis, t test, and determinant coefficient (R²) using SPSS v.26 The results of this study indicate that lifestyle personality factor has a significant effect on purchase decisions. The regression coefficient of the lifestyle variable is 26.245 and the significance is 0.003. So, the hypothesis in this research which states that lifestyle personality factor has a significant effect on the purchasing decision of Herdi Hardcase Bandung custom product is accepted
PENGARUH ADVERTISING, SALES PROMOTION, DAN PUBLIC RELATIONS TERHADAP CONSUMER LOYALTY DIERA DIGITALISASI
This study aims to determine how much influence advertising, sales promotion and public relations on consumer loyalty in purchasing products at CV. Jaya Bakery in Bandar Lampung. The independent variables used in this study are Advertising (X1), Sales Promotion (X2), Public Relations (X3) as well as Consumer Loyalty as the dependent variable. This type of research explanatory research with a quantitative paradigm. The population in this study are consumers who are followers Instagram CV. Jaya Bakery, the data was obtained from a questionnaire using a scale likert which is spread through google form to instagram social media via direct message. The sample in this study amounted to 391 respondents who were taken using the technique incidental sampling. The data in this study were analyzed using multiple linear regression analysis with the SPSS 29.0 tool. The results of this study indicate that variable advertising partially no significant effect on consumer loyalty, variable sales promotion partially significant effect on consumer loyalty, variable public relations partially significant effect on consumer loyalty. While the results are simultaneously variable advertising, sales promotion and public relations significant effect on consumer loyalty with value R Square of 52.7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh advertising, sales promotion dan public relations terhadap loyalitas konsumen dalam melakukan pembelian produk pada CV. Jaya Bakery di Bandar Lampung. Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini yaitu Advertising (X1), Sales Promotion (X2), Public Relations (X3) serta Consumer Loyalty sebagai variabel terikat. Jenis penelitian ini explanatory research dengan paradigma kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang merupakan followers instagram CV. Jaya Bakery, data tersebut diperoleh dari kuesioner dengan menggunakan skala likert yang disebarkan melalui google form ke media sosial instagram melalui direct message. Sampel pada penelitian ini berjumlah 391 responden yang diambil dengan menggunakan teknik insidental sampling. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 29.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel advertising secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap consumer loyalty, variabel sales promotion secara parsial berpengaruh signifikan terhadap consumer loyalty, variabel public relations secara parsial berpengaruh signifikan terhadap consumer loyalty. Sedangkan hasil secara simultan variabel advertising, sales promotion dan public relations berpengaruh signifikan terhadap consumer loyalty dengan nilai R Square sebesar 52,7%