AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
228 research outputs found
Sort by
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN TIPE KESALAHAN KASTOLAN DI SMP NEGERI 5 SATAP TONDONG TALLASA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal systempersamaan linear dua variabel (SPLDV) menurut Kastolan dengan jenis kesalahan konseptual, kesalahanprosedural, dan kesalahan teknik yang dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Satap Tondong Tallasa. Jenispenelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini diikuti 15 siswadalam menyelesaikan soal tes, kemudian diambil 3 subjek untuk wawancara yang mewakili setiap jeniskesalahan menurut Kastolan yang dilakukan saat menyelesaikan soal SPLDV. Teknik pengumpulan data padapenelitian ini yaitu tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Analisis kesalahan siswa mengacu pada analisis kesalahan menurut Kastolanyang terdiri atas 3 jenis kesalahan, yaitu kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Darihasil penelitian diperoleh subjek yang melakukan kesalahan menurut Kastolan diantaranya: kesalahan konseptual(SKK) dengan indikator; (1) kesalahan dalam menerapkan rumus, (2) kesalahan menentukan model/persamaanmatematika, dan (3) kesalahan dalam menerapkan metode penyelesaian. Kesalahan prosedural (SKP) denganindikator; (1) kesalahan tidak menuliskan informasi yang diketahui, ditanya, serta permisalan, (2) langkah-langkah menyelesaikan soal tidak sesuai, dan (3) tidak menyelesaikan soal sampai tahap akhir. Dan kesalahanteknik (SKT) dengan indikator; (1) kesalahan dalam perhitungan, (2) kesalahan dalam mengekuivalenkanpersamaan, dan (3) ketidaksesuaian nilai dengan langkah berikutnya.
Kata Kunci: Analisis, Kesalahan,Kastolan, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV
METAKOGNISI DALAM MEMECAHKAN MASALAH PENERAPAN INTEGRAL PADA MATA KULIAH KALKULUS DITINJAU DARI TIPE PERILAKU DISC
Kalkulus Integral merupakan mata kuliah dasar dari kalkulus mengenai definisi integral, pembuktian integral serta mencari nilai dan menyelesaikan persamaan integral. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui metakognisi mahasiswa dalam pemecahan masalah integral pada matakuliah kalkulus multivariable ditinjau dari tipe perilaku DISC di STKIP Paris Barantai. Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mendeskripsikan metakognisi mahasiswa dalam pemecahan masalah Integral pada materi kalkulus miltivariabel yang ditinjau dari perilaku DISC. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angkat dan soal latihan. Luaran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai bahan pertimbangan bagi pihak kampus untuk mengembangkan kemampuan metakognisi mahasiswa. Publikasi ilmiah dalam jurnal nasiona
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEPTUAL PECAHAN SISWA SMP KELAS VII BERGAYA KOGNITIF FI DAN FD
Tujuan penelitian ini untuk memperoleh deskripsi pemahaman konseptual pecahan siswa SMP kelas VII bergaya kognitif FI dan FD. Untuk mendapatkan data pemahaman konseptual pecahan siswa bergaya kognitif FI dan FD digunakan tes tertulis dan wawancara tidak terstruktur. Analisis data mengacu pada yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan Saladana (2014), yaitu condensation data, display data dan drawing and verifying conclusion. Hasil analisis menunjukkan bahwa siswa FI dan siswa FD melakukan penjumlahan pecahan biasa yang berpenyebut tidak sama dengan menyamakan penyebut menggunakan KPK, kemudian menyelesaikan menggunakan konsep penjumlahan pecahan berpenyebut sama. Dalam menyamakan penyebut, siswa FI langsung mengalikan penyebut kedua pecahan, sedangkan siswa FD terlebih dahulu mencari faktor dari masing-masing penyebut lalu mengalikan faktor-faktor tersebut
ETNOMATEMATIKA DALAM PROSES PEMBUATAN TAPAI KETAN HITAM
Penelitian ini mengkaji konsep matematika dalam proses pembuatan tapai beras ketan hitam. Tapai beras ketan hitam merupakan salah satu makanan khas yang memiliki unsur etnomatematika dalam proses pembuatannya. Etnomatematika yang diteliti adalah konsep-konsep matematika yang berkaitan dengan matematika di sekolah. Oleh karena itu, matematika yang ditemukan dalam proses pembuatan tapai beras ketan hitam dapat digunakan sebagai pendekatan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan konsep-konsep matematika sebagai suatu kegiatan, yaitu proses pembuatan tapai beras ketan hitam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, perolehan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Milles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep matematika dalam proses pembuatan Tapai beras ketan hitam meliputi konsep operasi hitung, konsep aritmetika sosial, konsep perbandingan, konsep geometri lingkaran dan bola, serta konsep peluang. Konsep matematika yang ditemukan adalah matematika yang dipelajari di sekolah
REFLEKSI PENILAIAN KONTRIBUSI PADA TEAM-BASED PROJECT SECARA DARING
Pembelajaran berbasis MBKM menjadi isu hangat ditingkat perguruan tinggi karena setiap perguruan tinggi memiliki target mencapai persentase mata kuliah S1 yang menggunakan pemecahan kasus dan proyek tim sebagai bobot evaluasi. Kriteria evaluasi yaitu 50% (lima puluh persen) dari bobot nilai akhir harus berdasarkan kualitas partisipasi diskusi kelas (case method) dan/atau presentasi akhir pembelajaran proyek berbasis kelompok (team-based project). Namun cenderung sulit untuk menemukan informasi secara teknis tentang cara melaksanakan penilaian proyek kelompok secara daring. Langkah-langkah untuk memfasilitasi pembelajaran proyek yaitu design, execute, assess dan reflect. Refleksi dilakukan bukan hanya pada akhir proyek tetapi pada proses. Sehingga, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan refleksi penilaian proses kerja kelompok mahasiswa secara daring. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menyebarkan angket kepada mahasiswa yang memprogram mata kuliah metodologi penelitian kuantitatif. Mahasiswa diberikan tugas untuk menyusun draft proposal terkait permasalahan pembelajaran matematika. Mahasiswa mengerjakan tugas kelompok di google document, sehingga pengajar dapat melihat riwayat pengerjaan tugas. Nama dan waktu mahasiswa terekam selama proses pengerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90,9 % menyatakan bahwa proses evaluasi kerja kelompok menggunakan google doc belum jelas dan belum baik. Sehingga peneliti menyimpulkan dari hasil reflesi untuk menentukan alternatif lain dalam mengevaluasi kerja kelompok mahasiswa secara daring yaitu menggunakan peer and self assessment
MATHEMATICS TEACHERS’ PROFESSIONAL DEVELOPMENT: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS
Mathematics is one of the essential subjects for developing a national economy. It is the fourth element of the STEM acronym. Therefore, teachers’ abilities need to be enhanced for the learning process to be effective. However, the majority of mathematics teachers in developing countries still have difficulty in obtaining professional development. The present study aims to identify the targets of mathematics teachers’ professional development (MTPD) and examines its prominence in the literature over the past five years. It takes the form of a systematic review. The first objective is realized through the use of a qualitative, deductive, and thematic approach. The second objective is realized using the VOSviewer software tool (version 1.6.15.0). The 28 articles identified in the study were sourced from the Scopus database and published between 2016 and 2020. The results show that MTPD focuses on the implementation of technology, inquiry-based learning, problem-solving, and contextual (real-world) problems in the teaching and learning (T&L) process. The term was most often related to “mathematics,” “professional development,” “study,” and “teacher.” The results of the network visualization analysis of MTPD incorporate (a) professional development-teacher; (b) professional development-mathematics; (c) professional development-learning; and (d) professional development-mathematics teacher. The results of the study have implications for teachers trying to implement a T&L strategy that actively involves students in solving mathematical problems. It is recommended that future researchers identify MTPD in reference to (a) age; (b) gender; (c) the duration of teaching, (d) teaching location (urban and rural), and (e) the need to use more databases
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM MATA KULIAH ANALISIS RIIL DENGAN SISTEM HIBRID
Semester antara merupakan semester yang diselenggarakan antara semester regular genap dan ganjil dengan tujuan untuk memfasilitasi mahasiswa melakukan perbaikan nilai pada mata kuliah semester regular. Semester antara memiliki keunikan karena dilakukan dalam waktu yang relatif pendek. Data awal menunjukkan terdapat 14 mahasiswa yang mengikuti semester antara pada mata kuliah Analisis Riil dengan sistem hibrid. Mengingat mahasiswa yang mengambil kuliah pada semester ini memperoleh nilai yang rendah pada mata kuliah regular, maka penelitian ini berfokus untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mata kuliah analisis riil dengan sistem hibrid. Subjek penelitian terdiri dari 14 mahasiswa yang mengambil kuliah semester antara Analisis Riil. Data diambil menggunakan tes soal Analisis Riil dan wawancara. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan model Miles dan Huberman dengan sintaks mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada empat jenis kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mata kuliah analisis riil dengan sistem hibrid, yaitu 1) melakukan operasi aljabar, 2) memahami maksud soal, 3) menentukan dan menuliskan strategi penyelesaian, dan 4) memahami konsep. Adapun mahasiswa menilai positif sistem pembelajaran hibrid, tetapi perlu diitambahkan pembelajaran berkelompok agar dapat mengakomodasi mahasiswa yang memiliki kesulitan belajar mandir
SIMULASI PENERAPAN MEDIA MANIPULATIF JARING-JARING KUBUS UNTUK PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII
Media manipulatif memiliki peran memberikan pengalaman konkret pada peserta didik mengenai suatu konsep yang abstrak. Media manipulatif jaring-jaring kubus yang kerap digunakan dalam pembelajaran masih memberikan kebebasan terbatas pada peserta didik untuk mengeksplorasi konsep abstrak bangun ruang khususnya kubus. Dalam penelitian kualitatif ini dideskripsikan mengenai simulasi penerapan media manipulatif jaring-jaring kubus yang terbentuk dari potongan persegi yang dapat direkatkan satu sama lain beserta masukan dari observer dan peserta simulasi. Dari hasil observasi dan angket diperoleh bahwa media ini antara lain memiliki unsur novelty dan mengajarkan konsep kubus secara tepat. Perbaikan yang bisa dilakukan untuk mengembangkan media ini adalah mempertimbangkan bahan perekat yang lebih baik, memberikan warna yang menarik, serta memperbaiki Lembar Kerja Peserta Didik penyerta media
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN KONSEP INTEGRAL BERBASIS SPACE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
kemampuan problem solving masih rendah, khususnya pada mata kuliah Kalkulus Integral maka dibutuhkan perangkat pembelajaran yang mampu mengaktifkan mahasiswa untuk bertanya dan menyelesaikan masalah dengan baik. Tujuan riset ini adalah menganalisis validitas ahli perangkat pembelajaran konsep Integral berbasis SPACE (Simulation, Posing, Action, Communication, Evaluation) yang dapat meningkatkan kemampuan Problem Solving pada mata kuliah Kalkulus Integral. Metoda riset adalah metoda deskriptif kualitatif dengan menggunakan Aitken-V untuk memvalidasi perangkat oleh expert. Hasil penelitian pendahuluan terhadap perangkat peembelajaran menyatakan bahwa dibutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membuat mahasiswa aktif untuk melakukan simulasi komputer, aktif bertanya serta membuat dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Hasil penelitian berdasarkan hasil validasi ahli, diperoleh perangkat pembelajaran konsep Integral berbasis SPACE memiliki kriteria sangat valit. Hal ini dapat dilihat dari kriteria validitas nilai V-Aitken berada di atas nilai 0,4. Kesimpulannya adalah setiap aspek dalam perangkat pembelajaran berada dalam kriteria yang valid, sehingga semua perangkat tersebut dapat digunakan untuk pembelajaran Kalkulus Integral
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PENGAJUAN MASALAH MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP yang valid. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) yang merupakan tahap pengembangan sebagai lanjutan dari tahap Studi Pendahuluan. Hasil dari tahap pengembangan menghasilkan model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika yang valid. Kesimpulan penelitian ini bahwa model pembelajaran berbasis pengajuan masalah matematika memuat komponen sintaks yang terdiri atas 6 fase yaitu 1 Persiapan, 2, Penyajian informasi, 3 Pemberian Rangsangan, 4 Pengajuan soal, 5 Pembimbingan dan 6 Evaluasi, sistem sosialnya yaitu pembelajaran berpusat pada proses pengajuan soal, prinsip reaksinya yaitu guru membimbing, mengevaluasi dan memberikan umpan balik proses pengajuan masalah matematika, sistem pendukungnya adalah situasi masalah atau soal-soal yang merangsang siswa untuk mengajukan soal. Dampak instruksionalnya yaitu meningkatnya kemampuan berpikir kritis, sedangkan dampak pengiringnya yaitu kepercayaan diri, kemampuan untuk mengendalikan diri, dan memotivasi