Riset Informasi Kesehatan
Not a member yet
    105 research outputs found

    Hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pada pasangan infertil di RSIA Annisa Jambi tahun 2015

    Full text link
    Anxiety can be an important factor in the decision to seek, continue, or stop the treatment of infertility. The anxiety level of the infertile couple varies and is influenced by coping and adjustment mechanisms. This study aims to determine the relationship of coping mechanism with anxiety level in infertile couples at RSIA Annisa Jambi.The type of this study was cross sectional, with a sample of 76 female infertile couples who experienced anxiety with total sampling technique. Data analysis with chi square test.The result of this research is correlation of coping mechanism (p = 0,000) with anxiety level on infertile couple.It is expected that hospitals providing infertility treatment services to provide therapy through psychiatric nursing psychoeducation therapy and / or supportive therapy to infertile couples so as to assist in minimizing the anxiety experienced and support the treatment program undergone infertile couple

    Pengaruh latihan napas dalam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi esensial Di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi

    Full text link
    Abstract   Background : Based on health surveys, 30% of Indonesians are hypertension. Hypertension is a risk factor for third-leading cause of death after stroke and tuberculosis i.e. 67% of the population death at all ages. Total patients with essential hypertension at the public health center Putri Ayu Jambi city year 2016 as many as 2490 patients. This study aimed to determine is there any effect of provision of nursing interventions in the form of deep breathing relaxation to changes in blood pressure in patients with essential hypertension at the public health center Putri Ayu Jambi city. Method :This study used one group pre-post test design method; it used purposive sampling technique, with total samples as many as 30 respondents from total population as many as 378 patients. Instruments are Blood pressure measurement results, data analyzed as univariate and bivariate by using paired t-test analysis. Results :The findings indicated that p-value Systole blood pressure p-value = 0.000 and diastole p-value = 0.006, so it concluded that there is significant effect to Changes in blood pressure in patients with essential hypertension Before and after being given deep breathing exercises at the public health center Putri Ayu Jambi city. Conclusion :It is expected that health officer to increase the Giving nursing care and can provide knowledge about deep breathing exercises so that people with essential hypertension can control blood pressure independently at home.    &nbsp

    Skrining aktifitas antibakteri dari ekstrak Sisik Naga (Pyyrosia piloselloides (L) M.G.Price)

    Full text link
    Abstract   Background : Sisik naga herbs (Pyyrosiapiloselloides (L) M.G. Price) is an epiphyte plants with compounds of flavonoids and tannins. The compound provides antibacterial potency. This plant is effective for wounds, canker sores, constipation and dysentery. The antibacterial activity of the plant is potentially for development of medicinal plant compounds. The extraction process by  maceration for 3 days with three repetitions. From 1 kg of weight of Sisik naga obtained 4.95% extract. Antibacterial test using the dilution methods. The results showed the Sisik naga herbs provide antibacterial activity with MIC 256 μg/mL and MBC 512 μg/mL against bacteria Pseudomonas aeruginosa and Staphylococcus aureus. As a positive control used a solution of chloramphenicol.(Objective) This research is aimed to knowing the antibacterial activity of ethanol extracts from Sisik naga hersb. Method : The extraction process by  maceration for 3 days with three repetitions with ethanol. Antibacterial avtivity tes by dilution methods. Results :. From 1 kg of Sisik naga obtained 4.95% extract.. The results showed the Sisik naga herbs provide antibacterial activity with MIC 256 μg/mL and MBC 512 μg/mL against bacteria Pseudomonas aeruginosa and Staphylococcus aureus. As a positive control used a solution of chloramphenicol Conclusion : herb Sisik naga extracts showed antibacterial activity to Pseudomonas aeruginosae and Staphylococcus aureus   Key words: antibacterial, sisik naga , dilution method

    Terapi bermain berpengaruh terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak autis

    Full text link
    Abstrak   Latar Belakang : Anak autis mengalami gangguan dan keterlambatan secara kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah pada anak autis diantaranya terapi wicara, terapi bermain, terapi okupasi (melatih motorik halus anak), terapi dengan obat-obatan, terapi dengan makanan, terapi integrasi sensorik, terapi integrasi pendengaran dan terapi biomedik. Terapi bermain memberikan stimulasi dengan menggunakan bermacam mainan yang berwarna seperti mobil, mainan dengan musik dan lain-lain. Terapi ini memang nampak cukup memberikan hasil yang dapat dilihat dalam waktu relatif singkat, sesuai dengan tingkatan gangguan autis yang dimilikinya. Berdasarkan fenomena diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian untuk melihat Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Anak Autis di SDLB Prof. DR. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, SH Kota Jambi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pre experiment dengan desain one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini semua anak autis sebanyak 18 orang. Jumlah sampel sebanyak 18 responden, sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji T-dependent. Hasil : Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh sesudah diberikan terapi bermain terhadap kemampuan interaksi sosial. Nilai rata-rata kemampuan interaksi sosial sebelum dilakukan terapi bermain sebesar 15,67  dan setelah diberikan terapi bermain sebesar 18,44 dengan P-value 0.000. Kesimpulan : Terapi bermain dapat menjadi salah satu alternatif terapi yang bisa digunakan untuk anak-anak autis dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial. Sehingga dapat disarankan kepada guru di SDLB Prof. DR. Sri Soedewi Maschun Sofwan, SH agar lebih meningkatkan pelaksanaan terapi bermain anak autis.   Kata kunci : Autis, Interaksi Sosial, Terapi Bermai

    TAK stimulasi persepsi berpengaruh terhadap perawatan kebersihan diri klien skizofrenia

    Full text link
    Latar Belakang : Skizofrenia dengan gejala defisit perawatan diri yang merupakan gejala nomor dua terbanyak di RSJ Provinsi Jambi, pada saat klien melakukan perawatan kebersihan diri tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya, oleh sebab itu perlu diberikan program terapi salah satunya yaitu terapi aktivitas kelompok dimana terapi ini dilakukan oleh perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah yang sama. Berdasarkan fenomena diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian untuk melihat Pengaruh TAK Stimulasi Persepsi Terhadap Perawatan Kebersihan Diri Klien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi Tahun 2015. Metode : penelitian ini adalah penelitian  pra eksprimen dengan desain one group pre-tes post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 responden yang memiliki kriteria sesuai dengan yang diteliti. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam pengumpulan data. Hasil : Penelitian ini terdapat pengaruh TAK stimulasi persepsi terhadap kemampuan perawatan kebersihan diri klien skizofrenia. Nilai rata-rata kemampuan kebersihan diri sebelum dilakukan terapi sebesar 8.06  setelah sebesar 30,88 dengan P-value 0.000. Kesimpulan : TAK stimulasi persepsi bisa menjadi salah satu terapi alternative untuk meningkatkan kemampuan kebersihan diri pada klien skizofrenia yang mengalami defisit perawatan diri di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jamb

    Aktivitas sitotoksik daun ceremai

    Full text link
    Latar Belakang : Daun ceremai (Phyllanthus acidus) mengandung flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Kandungan senyawa tersebut diduga memiliki aktivitas sitotoksik pada pengobatan kanker. Tujuan penelitian ini untuk menguji aktivitas sitotoksik daun ceremai. Metode : Untuk skrinning awal antikanker dilakukan uji aktivitas sitotoksik dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian ini dilakukan dengan menguji aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol dan fraksi daun ceremai dengan menentukan besarnya nilai LC50 selama 24 jam. Hasil : Nilai LC50 tertinggi pada ekstrak etanol adalah sebesar 6,83 ppm, dan fraksi etil asetat adalah sebesar 8,27 ppm. Kesimpulan : Ekstrak etanol dan fraksi etil asetat memiliki aktivitas sitotoksik yang tinggi dibandingkan fraksi lainnya sehingga sangat aktif  berpotensi sebagai antikanker.       &nbsp

    Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kulit Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di Kota Jambi

    Full text link
    Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kulit Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di Kota Jambi 1Entianopa, 2Ranissa Dwi Imansari, 3Irwandi Rachman       123Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Harapan Ibu, Jambi   Abstrak Latar Belakang: Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh manusia yang membungkus otot-otot dan organ-organ dalam serta merupakan jalinan jaringan pembuluh darah, saraf, dan kelenjar yang tidak berujung, semuanya memiliki potensi untuk terserang penyakit yang salah satunya adalah penyakit kulit. Penyakit kulit merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh pekerja pengangkut sampah. Berdasarkan komposisi sampah yang diangkut serta waktu paparan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara masa kerja, pemakaian Alat Pelindung Diri (APD), dan personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit pada pekerja pengangkut sampah di Kota Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Sampel penelitian yaitu sebanyak 62 pekerja pengangkut sampah yang berada di Kantor Pekerjaan Umum dan Penata Ruang, yang mana seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan berdasarkan pemeriksaan kesehatan oleh dokter dan dengan kuesioner, kemudian dianalisa menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Hasil menunjukan bahwa pekerja yang mengalami penyakit kulit sebanyak 35 pekerja (56,5%). Berdasarkan hasil analisis chi-square didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara masa kerja dengan kejadian penyakit kulit pada pekerja pengangkut sampah dimana nilai (p-value= 0,006), Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) nilai (p-value= 0,008), personal hygiene nilai (p-value= 0,008). Kesimpulan: Untuk meminimalisir risiko terjadinya penyakit kulit pada pekerja pengangkut sampah disarankan perlunya disusun standar operasional prosedur yang aman, penyediaan sarana sanitasi agar dapat mengurangi resiko terkena penyakit kulit. Pentingnya pemakaian APD dan perilaku hidup bersih dan sehat selama bekerja, serta diharapkan pekerja menggunakan APD pada saat bekerja dan lebih memperhatikan personal hygiene.   Kata kunci      : Masa Kerja, APD, Personal Hygien

    Pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Arjuna Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi

    Full text link
    ABSTRAK Latar Belakang: Skizofrenia adalah suatu gangguan jiwa berat yang ditandai dengan penurunan atau ketidakmampuan berkomunikasi, gangguan realitas (halusinasi dan waham) afek tidak wajar atau tumpul, gangguan kognitif (tidak mampu berfikir abstrak) serta mengalami kesukaran melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan:  penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Arjuna Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan metode penelitian pre eksperimen dengan desain berupa one group pre test dan post test. Sampel dipilih secara purposive sampling sebanyak 10 responden. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 28 Juli sampai 10 Agustus 2017. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument berupa lembar wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik t-test. Hasil:  penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan rata-rata kemampuan pasien mengontrol halusinasi sebelum dan sesudah diberikan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi dengan nilai rata-rata (14,30) menjadi (16,30) setelah diberikan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi. Terdapat pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Arjuna Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi dengan p-value=0,001 < 0,05. Kesimpulan:  ada pengaruh terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi halusinasi terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien skizofrenia. Kata kunci : Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Halusinasi dan Kemampuan Mengontrol Halusinasi   ABSTRACT Background:Schizophrenia is a severe mental disorder characterized by a decrease or inability to communicate, disruption of reality (hallucinations and abstractly) and have difficulty doing everyday activities. Aim: This study aimed to determine is there any the effect of group activity therapy stimulation of hallucinatory perception toward the ability to control hallucinations in schizophrenic patiens in Arjuna room psychistric hospital Jambi province. Method: This is a quantitative research by using pre experiment method and one group pre test and post test desaign. Samples were 10 respondents, it used purposive sampling. This study was conducted on July 28th – August 10th 2017. The data collecting used instrument through interview and observation. Data analyzed used t-test. Result: The findings indicated that there is an increase in the average ability of patients to control hallucinations before and after given group activity therapy stimulation of hallucinatory perception with average value (14,30) become (16,30) after given group activity therapy stimulation of hallucinatory perception. There is the effect of group activity therapy stimulation of hallucinatory perception toward the ability to control hallucinations in schizophrenic patients in Arjuna room psychiatric hospital Jambi Province with p-value 0,001 < 0,05. Conclusion:  It cocluded there is the effect of group activity therapy stimulation of hallucinatory perception toward the ability to control hallucibations in schizophrenic patients   Keywords : Activity Therapy Stimulation of Hallucinatory Perception and the Ability to Control Hallucinations &nbsp

    Gambaran kadar kolesterol dan pola makan suku anak dalam di Desa Bukit Suban dan Sekamis Kabupaten Sarolangun tahun 2016

    Full text link
    Background: Cholesterolemia is one of global health problem, associated with coronary heart disease and compounded by unhealthy dietary habit. Suku Anak Dalam with a primitive lifestyle, has not been affected by modernization, not eat junk food, eating only food from hunting and farming itself, and smoking is intresting factor for doing the research. The purpose of this research is to describe the levels of cholesterol and dietary habit to Suku Anak Dalam in Bukit Suban and Sekamis villages. Methods: Thisis descriptive research. There is 44respondents by Systematic Random Sampling technique calculation. The research was conducted in Bukit Suban and Sekamis village at Sarolangunin 2016. The data were obtained from blood samples and conducting interviews. Results: The results showed that 79.5% had abnormal cholesterol levels, 45.45% of children-adolescent group had normal cholesterol levels, 40.91 % female gender group had normal cholesterol levels, 45.45% are not married have normal cholesterol levels, 50% eat two times a day, 59.1% consumerice as staple food, 36.4% consume animal chicken and fish as well as chicken and pork, 59.1% consume tempe and tofu, 4 people 31.4% consume vegetables that are spinach and kale, 45.5% consume Banana. Conclusion: The conclusion of this study is that the majority of Suku Anak Dalam have normal cholesterol levels with diet varied. Keywords: Cholesterol, Dietary Habit, Suku Anak Dalam

    Uji total kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan ekstrak daun kembang bulan (Thitonia diversifolia (Hemsley) A. Gray)

    Full text link
    Latar Belakang :Flavonoid merupakan senyawa yang berpotensi sebagai antioksidan dimana antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam radikal bebas. Tumbuhan Daun Kembang Bulan (Tithonia diversifolia (Hemsley) A. Gray) adalah suatu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa flavonoid. Tujuan untuk mengetahui kadar flavonoid dan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun kembang bulan. Metode :Penentuan kadar flavonoid total dinyatakan sebagai ekivalen dari kuersetin (µg/ml) dengan metode Spektrofotometer UV-Vis dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil :Hasil penelitian didapat bahwa kadar flavonoid total pada ekstrak daun kembang bulan adalah 0,00592667 % dan pengujian aktivitas antioksidan memberikan nilai IC50 sebesar 145,67µg/ml. Kesimpulan :Ekstrak daun kembang bulan memiliki aktivitas antioksidan yang sedang dimana nilai IC50 berada pada range 101-250

    95

    full texts

    105

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Riset Informasi Kesehatan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇