DINAMIKA
Not a member yet
109 research outputs found
Sort by
ANALISIS NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM BUKU TEKS SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) KELAS VII SMP
Indonesia adalah salah satu Negara yang dilihat dari aspek sosiokultur dan geografisbegitu beragam seperti Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha, Konghucu sertaberbagai aliran kepercayaan. Keragaman apabila tidak disadari bisa menjadi pemicu konflikdan kekerasan yang dapat menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegaraapabila tidak dikelola dengan tepat dan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisdan mendiskripsikan nilai-nilai multikultural yang dikembangkan dalam buku teks siswamata pelajaran PAI kelas VII SMP dan ketepatan nlai-nilai multkultural dengan komponenbuku. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitianyang bersifat kepustakaan (Library Research) dengan menelaah dokumen yaitu buku tekssiswa PAI dan Budi Pekerti kelas VII SMP. Teknik analisis data meliputi analisis isi (contentanalyssi) dan analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) muatan nilai-nilaimultikultural yang dikembangkan didalam buku teks PAI dan Budi Pekerti kelas VII SMPmencakup 4 nilai yaitu 1) Nilai Tooleransi, 2) Nilai Demokrasi, 3) NilaiKesetaraan/kesamaan, 4) Nilai keadilan. (2) Ketepatan dalam mengembangkan nilai-nilaimultikultural pada komponen buku teks siswa mata pelajaran pendidikan agama Islam (PAI)untuk kelas VII SMP dikatakan kurang tepat. Nilai-nilai multikultural secara keseluruhanhanya mencapai 21
STRATEGI SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Studi Kasus Di SMP Negeri 3 Peterongan, Jombang
Pendidikan merupakan faktor yang sangat esensial dalam kehidupan manusia, karena pendidikan disini adalah proses sosialisasi yakni manusia harus mampu menterjemahkan konsep pendidikan dalam realitas kehidupan untuk mewujudkan tujuan pendidikan tersebut dibutuhkan adanya lembaga pendidikan yang respek terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Keberadaan Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 3 Peterongan Jombang belum banyak mengubah keadaan. Disebabkan karena terjadinya sistem dikotomi pendidikan, di sebabkan pelajaran umum yang menomorduakan Pendidikan Agama Islam, sehingga guru agama kehilangan nyali untuk terus mengembangkan strategi Pendidikan Agama Islam, kalaupun terkadang potensi itu ada. Dalam pembelajaran sehingga anak didik jelas dengan mata pelajaran yang dianggap menoton dan tidak menoton sehingga mengakibatkan tidak berhasilnya sebuah pembelajaran. Jadi perlu adanya suatu bentuk strategi yang handal, supaya pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah umum menarik minat siswa. Berbicara mengenai strategi pembelajaran PAI di sekolah umum itu tentunya tidak cukup dengan satu strategi, harus ada tidak lanjud dan harmonisasi hubungan antara guru agama dengan guru umum serta masyarakat setempat.
Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Pembelajaran
Keutamaan Makan Sahur dengan Tamar (Kurma) (Kajian Kontekstual Hadits Abu Dawud)
oai:ojs.pkp.sfu.ca:article/101Pemahaman umat Islam dalam menafsirkan hadist terkadang masih secara tekstual, belumsecara kontekstual terutama pada hadist yang mengandung majaz. Sehingga mengamalkanperintah yang terkandung dalam hadist tersebut menjadi sebuah keutamaan. Artikel inimembahas mengenai keutamaan makan sahur dengan menggunakan tamar (Kurma). Tujuanyang hendak dicapai penulis yaitu untuk mengetahui makna secara kontekstual yangterkandung dalam hadist Abu Dawud. Metode yang digunakan penulis yaitu metodekuantitatif. Adapun langkah kajian yang ditempuh oleh peneliti untuk mencapai tujuantersebut yaitu kajian secara linguistik, tematis komprehensif, konfirmatif, realitas historis,generalisasi, dan praksis. Secara kontekstual, hasil yang diperoleh penelitiyaitu anjuranmakan sahur bukan hanya untuk mencegah haus dan lapar melainkan karena pada saatsahur Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang melaksanakan sahur,meskipun hanya dengan seteguk air. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk bersahurdengan makan kurma atau makanan yang manis-manis bergizi yang dapat menjadi energiketika menjalankan ibadah puasa.Kata Kunci: Keutamaan, Sahur, Kurma, Kontekstual, Hadist
Belajar dengan Sang Singa
Judul tulisan ini disengaja dengan maksud untuk mencakup ragam kebutuhan dan obyek belajar. Satu sisi bisa berarti belajar kepada hewan singa, atau belajar kepada obyek sumber yang mendapatkan label masyarakat dengan singa disebabkan karena memilliki sifat-sifat keperkasaaan layaknya singa dan bisa juga belajar kepada sebuah sistem yang dimiliki oleh negeri yang menggunakan simbol singa. Tulisan ini dimasudkan untuk memberikan wawasan pengertian kepada kita untuk mengambil pelajaran dalam meningkatkan peran yang kita sandang dalam keseharian
Budaya Sekolah Sebagai Hidden Curriculum Pembentuk Karakter Lulusan Lembaga Pendidikan Islam
The criticism addressed to Islamic Education Institutions (IEI) attribute to its incompetence to overcome the bad habit in this country such as corruption, collusion and nepotism, raise the need of IEI to realize the existence of hidden curriculum. It is side effect  of education when formal curriculum to be implemented, through school culture. Hidden curriculum embedded in school culture that participate in creating student’s character. Using literature studies, this article try to give undertstanding about the importance of hidden curriculum, including its existence and sources, and give recommendation for IEI’s administrators to evaluate the aspects contributing to school culture and impacting the hidden curriculum. It is hoped that realizing the existence of hidden curriculum will help IEI to evaluate many posibilities that cause unexpected output of education.     Keywords: hidden curriculum, school culture, Islamic education institution
تطوير الـمواد التعليمية لمهارة القراءة على أساس أسلوب العص٠الذهن
Brainstorming model or strategy has many values, one of them : easy to apply, efficient to use, possible to be equipped with amusements and games, developing useful way of thingking creatively raising self-confidence, encouraging to express ideas freely, raising creative ideas to solve problems, concerning students' awareness and transforming the interest to think. This study aims to : 1) know the process of subjects development in reading with brainstorming model to raise the ability of Arabic text reading. 2) know how effective so far the use of subject matter of reading with brainstorming model to develop the ability Arabic text
Problematika Qiraat Al-Qur'an: Pintu Masuk Munculnya Kajian Bahasa Arab
Dalam sejarahnya, ragam qira>at al-Qur’a>n menjadi permasalahan yang cukup pelik, hingga menimbulkan konflik di antara para umat Islam. Perbedaan tersebut disebabkan karakteristik aksara Arab yang pada saat itu sulit dibedakan antara huruf-huruf dengan kesamaan bentuk, dan belum mengenal tanda baca vokal. Sehingga paska ekspansi Islam ke berbagai bangsa, banyak orang ‘ajam yang masuk Islam mengalami lah}n. Hal inilah penyebab lahirnya ragam qira>at yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang menurut mereka benar. Berangkat dari problematika tersebut, muncul kesadaran pentingnya mengkaji bahasa Arab dengan tujuan agar al-Qur’a>n tetap terjaga baik lafad ataupun maknanya. Sebagai peletak batu pertama, Abu al-Aswad ad-Duali hadir dengan konsep pemberian titik sebagai tanda vokal. Dirasa belum cukup, Yahya dan Nashr datang dengan memberikan garis kecil sebagai pembeda antara huruf-huruf yang sama bentuknya. Kemudian disempurnakan oleh al-Farahidi dengan menjadikan titik sebagai pembeda huruf yang sama, dan mengambil huruf hijaiyah dalam bentuk yang lebih kecil sebagai tanda vokal, seperti fathah menggunakan alif kecil yang ditelentangkan, dhommah menggunakan wawu dalam bentuk yang kecil, kasrah menggunakan kepala ya’.Kata kunci: qiraat, al-Qur’a>n, kajian bahasa Ara
Metode Internalisasi Nilai-Nilai Moral Agama Islam Dalam Proses Pembelajaran Di Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang
This study aims to describe the strategy of Internalization of Islamic moralvalues in the learning process at the University of KH. A. Wahab HasbullahTambakberas Jombang. Through the description of the strategy, it isexpected to find the right method to internalize Islamic moral values in thelearning process at Universitas KH.A. Wahab Hasbullah TambakberasJombang. This research is descriptive research using qualitative approach.Research subjects are lecturers who teach in Information ManagementStudies Program, Economics Study Program Faculty of EngineeringInformation and Management, at the University of KH. A. WahabHasbullah Tambakberas Jombang. Data were collected through interviews,observation, and documentation. Technique examination of data validityused is triangulation technique. The results showed that the strategy ofinternalization of Islamic moral values in learning include: modeling,analysis of actual problems that are developing in society, the planting ofcontextual educational values, and the strengthening of Islamic moralvalues that have been previously owned by students
Silaturrahim Perspektif Filsafat Islam (Ontologi, Epistemologi, Aksiologi)
Gathering(silaturrahim) in a language derived from two words namely silah (relationship) and Rahim (Rahim women) that have meaning nasab Relations, as the verse above says al-Arham (womb) is defined as the gathering(silaturrahim). But in essence the relationship is not just a relationship nasab, but further than that relationships among Muslims is part of silaturrahmi, so God mengibarat the Muslims like one body. As the word of God. "Indeed the believers are brothers, therefore make peace between your brothers and fear Allah, that ye may obtain mercy." (Al-Hujurat [49]: 10). Fraternal relationship is what makes the fellow Muslims have an obligation to help each other, mutual respect, to visit when sick, drove up to the grave when he died, pray for one another, each denounced the ban, menghasud and others.Keywords: Philosophy and Gathering(silaturrahim)
Pendekatan Holistik (Whole Language) Dalam Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Arab
alam pembelajaran bahasa Arab, terdapat empat maharah yang harus dikuasaioleh para peserta didik, yaitu maharah istima’, maharah kalam, maharah kitabah danmaharah qiro’ah. Keempat maharah tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yanglainnya. Dalam tulisan ini penulis membahas tentang pembelajaran bahasa denganmenggunakan pendekatan holistik. Dengan menggunakan pendekatan holistik keempatmaharah tersebut dapat diajarkan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini yaitu untukmengetahui potensi peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab dengan menggunakanpendekatan holistik. Metode yang digunakan penulis untuk mencapai tujuan tersebut yaitudengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metodeobservasi non partisipasi (nonparticipatory observation). Hasil yang diperoleh dari penelitianini adalah yaitu meningkatnya spiritualitas peserta didik, meningkatkan pemahamanpelajaran bahasa arab, pembelajaran yang aplikatif dan efektif, dan mewujudkan pribadiberkarakter. Selain itu, peserta didik dapat belajar bahasa arab secara utuh, lingkunganbelajar yang berintergritas, mewujudkan pribadi berintegritas antara individu dan sosial,fokus dalam belajar, mengembangkan peserta didik sesuai potensi