DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment)
Not a member yet
3762 research outputs found
Sort by
PERSONAL KNOWLEDGE MANAGEMENT AND EMPLOYEE PERFORMANCE NEXUS WITH THRIVING AT WORK AS A MEDIATING FACTOR IN A PUBLIC ORGANIZATION CONTEXT
This study examined the relationship between personal knowledge management and employee performance by accounting for the mediational effect of thriving at work. The study used a cross-sectional survey to obtain data from 204 academic staff randomly sampled from state-owned universities in Delta State, Nigeria. The partial least squares method was applied to treat and analyze the data collected with the help of SmartPLS 4 software. The analysis revealed that knowledge sharing, creation, and acquisition were positively and significantly related to employee performance. Furthermore, the mediation role of thriving was also confirmed. In conclusion, personal knowledge management activities comprising knowledge sharing, knowledge creation, and knowledge acquisition, directly and indirectly, affected employee performance through thriving at work. The study recommended that public managers should incentivize and support the personalization of knowledge management activities across organizational levels, as it benefited thriving at work and employee performance, especially its adaptive aspects. Furthermore, personal knowledge management and thriving at work were driven or guided by knowledge, making organizations need to curate interventions to improve knowledge
Blockchain Technology and Quality of Accounting Information: A Systematic Literature Review
The purpose of this study is to examine the scholarly literature regarding the impact of blockchain technology on the quality of accounting information. The research methodology is a bibliometrically mapped Systematic Literature Review (SLR) comprising 36 reputable resources. The findings demonstrate numerous advantages of blockchain technology, particularly for accountants. One of the important advantages is distributed recordkeeping, which enhances information transparency and reduces information asymmetry. As a result, it significantly improves the quality of accounting information. The implication of this research is to provide comprehensive insights into the potential paradigm shift in accounting facilitated by blockchain adoption. Furthermore, the study serves as a foundational platform for future research on the implementation and impact of blockchain in accounting information quality
Pemaknaan Khalayak Mengenai Polemik Kebijakan KPI pada Tayangan Q&A Metro TV
Tahun 2019 acara talk show Q&A Metro TV mengundang komisioner KPI pusat sebagai narasumber untuk membahas kebijakan KPI yang menjadi polemik. Namun, jawaban KPI pada acara tersebut menjadi polemik lain bagi penonton. Pada penelitian sebelumnya ditemukan bahwa teguran yang diberikan KPI kepada pelanggar penyiaran hanya basa-basi karena tidak menimbulkan efek jera. Penelitian lain juga menemukan bahwa kebijakan KPI tidak berpihak pada publik. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan metode analisis resepsi, penelitian ini bertujuan untuk melihat pemaknaan khalayak terhadap polemik kebijakan KPI pada tayangan Q&A. Hasil penelitian dikategorikan berdasarkan posisi pemaknaan khalayak, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Dalam penelitian ini, dari 5 orang informan yang diwawancarai terbagi ke dalam 3 kategori posisi pemaknaan. Pada posisi dominan terdapat 1 informan yang setuju dengan alasan pembuatan kebijakan KPI yang menjadi polemik. Pada posisi negosiasi terdapat 2 informan yang setuju dengan tujuan kebijakan yang dibuat KPI, namun menolak alasan dan cara yang digunakan. Pada posisi oposisi terdapat 2 informan menganggap kebijakan yang dibuat KPI tidak perlu dan mereka tak setuju dengan alasan dibuatnya kebijakan yang menjadi polemik. Selain itu, 4 dari 5 informan menganggap kehadiran KPI hanya untuk membela diri dan menjaga citra lembaga di depan publik
Komodifikasi dalam Tayangan Anak di YouTube: Studi Kasus Ryan's World dan Super Duper Ziyan
Perkembangan dunia digital telah berkembang dengan pesat, termasuk perkembangan pada tayangan digital pada platform sosial media. Media sosial digunakan oleh setiap orang untuk memenuhi kebutuhannya yang berbeda-beda, seperti pemenuhan kebutuhan untuk hiburan dan informasi melalui tayangan yang ditontonnya. Berbagai jenis tayangan digital diproduksi oleh konten kreator pada berbagai platform sosial untuk memenuhi kebutuhan dan minat tiap orang yang menyaksikannya. Salah satu jenis konten yang dibuat adalah konten untuk anak-anak pada berbagai platform sosial media digital, salah satunya adalah pada platform YouTube. Beberapa konten untuk anak ini menampilkan seorang anak sebagai Kid Influencer di dalam kontennya. Beberapa channel dengan konten untuk anak ini memiliki banyak viewers maupun subscribers yang memiliki potensi untuk mendapatkan pendapatan yang besar kepada pemilik channel atau akun tersebut. Dibalik kesuksesan beberapa channel dengan target audience anak yang seorang anak sebagai Kid Influencers bisa saja dikategorikan sebagai sebuah bentuk komodifikasi anak sebagai pekerja. Dalam manuskrip ini akan dibahas praktik komodifikasi anak sebagai pekerja dalam industri budaya media digital
Komunikasi Pemasaran Digital: Analisis Kolaborasi Konten Komedi pada Dua Merek Berbeda di Instagram
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kolaborasi konten komedi di Instagram dari dua perusahaan dengan merek berbeda selama pandemi Covid-19, yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan makin populernya konten komedi. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah kolaborasi antara EsTeh Indonesia dan Baso Aci Akang sebagai bentuk komunikasi pemasaran digital dan salah satu sarana untuk mengingatkan merek dan produk mereka kepada konsumen. Metodologi yang digunakan kualitatif dengan metode analisis naratif dan berfokus pada story, plot, dan tokoh dalam unggahan komedi mereka masing-masing di Instagram selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten komedi mampu menarik perhatian dan bahkan hasil dari kolaborasi berdampak signifikan pada peningkatan jumlah pengikut Instagram. Temuan lain diketahui bahwa kolaborasi konten komedi merupakan strategi promosi yang tepat tidak hanya untuk memperkuat pengingatan merek, namun dapat membangun loyalitas konsumen atas produk dan merek dari kedua perusahaan. Konten komedi dengan aspek kejutan dan nilai kemanusiaan juga memiliki peluang lebih besar untuk menjadi viral
Proses e-WOM dalam Membangun Brand Awareness Bagi Kuliner Pedagang Kaki Lima di Surabaya
Aktivitas e-WOM bisa dilakukan oleh siapapun yang menjadi pengguna media sosial. Komunikasi mulut ke mulut adalah salah satu komponen komunikasi pemasaran untuk membangun brand awareness. Di era digital sekarang, bertumbuhnya kecanggihan media sosial maka semakin mudah memunculkan komunikasi mulut ke mulut berbasis internet, yaitu memiliki sebutan e-WOM (Electronic Word of Mouth). Kemudian kemunculan para celebrity endorser, seperti @Njajantok_sby membuat e- WOM menjadi aktivitas komunikasi yang menarik untuk diteliti. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus deskriptif dengan teknik wawancara langsung pemilik akun Instagram @Njajantok_sby. Hasil penelitian didapatkan bahwa keunikan @Njajantok_sby adalah salah satu celebrity endorser bidang kuliner yang aktif melakukan e-WOM khususnya mengenai kuliner pedagang kaki lima di Surabaya. Penelitian ini berfokus melihat proses e-WOM dari @Njajantok_sby dalam membangun brand awareness kuliner pedagang kaki lima di Surabaya tanpa ada unsur endorsement. Konsistensi dalam komunikasi e-WOM yang dijalankan oleh @Njajantok_sby mampu menarik perhatian banyak audiens sehingga menumbuhkan rasa trust pada @Njajantok_sby. Dalam proses e-WOM, @Njajantok_sby menggunakan tiga dimensi e-WOM, yaitu content, intensity, dan valence of opinions sebagai penguatan brand awareness kuliner pedagang kaki lima di Kora Surabaya untuk membantu pemasaran bagi pedagang di Surabaya
Ketika TikTok ‘Mengkhianati’ Kepercayaan Gen Z: Studi Uses & Gratification Penggunaan TikTok di Surabaya
Penelitian ini menyoroti TikTok yang telah berada di posisi teratas sebagai sosial media pilihan generasi Z di tahun 2023. Muncul beragam konten yang berdasar algoritma personal penggunanya, TikTok ingin meraih kepuasan mutlak generasi Z, menggunakan uses and gratification theory (UGT) telah dijabarkan analisis mendalam melalui beberapa indikator. Tidak seperti yang dibayangkan, hasilnya ternyata TikTok mengecewakan generasi Z dengan hanya memberikan kepuasan pada kebutuhan emosional, sosial, dan bisnis saja. Namun untuk kebutuhan hiburan dan kognitif ternyata belum mampu. Terbukti dari hasil temuan ini, generasi Z khususnya Surabaya kecewa dan merasa dikhianati kepercayaanya pada TikTok yang selama ini telah mereka akses lebih sering dibanding media sosial lainnya
Pendampingan Pembentukan Paguyuban Pedagang Pasar Plono di Kalurahan Pagerharjo Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta
Dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, pasar bukan hanya tempat bertemunya antara penjual dan pembeli tetapi juga sebagai wadah untuk berinteraksi, tempat untuk saling menukar informasi dan mempunyai peran dalam menggerakkan roda perekonomian. Walaupun memiliki potensi ekonomi yang tinggi bagi pengembangan desa, namun masih terdapat kendala dalam aktivitas perdagangannya. Sebagai unit usaha bumdes setempat, pedagang Pasar Plono belum merasakan kesejahteraannya, karena adanya beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu aktivitas rentenir yang mengganggu perekonomian pedagang, pelembagaan pedagang sebagai penyalur aspirasi belum terbentuk, konsumen menurun, daya saing dengan pelaku sejenis rendah, budaya kebersihan lingkungan usaha dan tertib parkir lemah. Mengacu permasalahan tersebut, maka pengabdi berusaha untuk turut memecahkan permasalahan dengan memberikan sumbangan bagi solusi berupa pembentukan paguyuban pedagang Pasar Plono. Untuk mewujudkan organisasi pedagang berupa paguyuban terkendala keterbatasan sumber daya pedagang tentang pemahaman sebuah organisasi. maka ditempuh dengan kerjasama antara tim pengabdi bersama pedagang dan BUM Desa Binangun Pagerharjo melakukan sosialisasi, pemetaan masalah dan kebutuhan pedagang dalam berorganisasi, pendampingan studi banding dan fasilitasi pembentukan kepengurusan paguyuban pedagang pasar. Hasil pengabdian, pedagang memiliki kesadaran akan potensi dan permasalahan yang harus dihadapi dalam menjalankan aktivitas ekonomi di Pasar Plono. Pilihan organisasi berupa paguyuban pedagang pasar menjadi solusi mengatasi permasalahan pedagang semakin mantap setelah melakukan studi banding di Paguyuban Pedagang Pasar Kasihan Ngentakrejo. Terbentuknya paguyuban pedagang bermanfaat untuk kelanjutan dan pengembangan usaha, meningkatkan daya saing serta kepercayaan masyarakat, sehingga mampu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat desa dan kesejahteraan pedagang
Perancangan E-Catalog Ardent Signature Sebagai Media Pemasaran Digital Produk Kursi Kantor Premium
Media pemasaran kini mengalami siklus perkembangan yang pesat sesuai dengan kebutuhan industri di beragam sektor dengan tujuan sebagai alat untuk mempromosikan produk-produk yang dimilikinya. Salah satu media pemasaran yang saat ini sangat dibutuhkan berupa produk pemasaran dengan berbasis digital terkait dengan informasi produk yang ingin dipasarkan dan kelengkapan jumlah produk yang dapat diketahui oleh audiens. Pada umumnya, media pemasaran merupakan suatu kolaborasi dalam bidang keilmuan menejemen dengan bidang desain komunikasi visual yang diharapkan mampu memberikan solusi terkait saluran pemasaran dengan berbasis digital yang mudah diakses, lengkap, dan menjawab permasalahan dari tim sales & marketing. Dalam alur penerapannya, metode perancangan design thinking digunakan guna mendukung berlangsungnya kegiatan perancangan ini. Metodologi design thinking yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan lima langkah, yaitu Emphasize, Define, Ideate, Prototype, dan Test/Implementation. Proses dalam design thinking menuntun desainer untuk mampu melaksanakan tahapan analisis, menuangkan ide, eksperimen pada pembuatan sebuah prototipe, hingga mengumpulkan feedback terhadap desain yang dibuat. Tujuan penelitian ini guna menghasilkan media pemasaran yang dapat berfungsi ganda, yaitu sebagai media informasi dan media promosi berbasis digital. Dengan demikian, dihasilkan desain buku katalog elektronik yang tepat guna dan sasaran, untuk kemudian dapat diterapkan sebagai media promosi oleh tim sales & marketing dari CV Ardent Furniture